SUNSET

SUNSET
Eps 176


__ADS_3

Reyhan berjalan dengan tergesa-gesa melewati lorong demi lorong rumah sakit. Wajah yang terus tersenyum menampakkan bahwa dia sedang bahagia saat ini


"Assalamu'alaikum"ucap Reyhan memasuki salah satu ruang rawat inap


"Wa'alaikumusalam"jawab bik Minah


"Diva tidur bik ?"tanya Reyhan ketika melihat sang kekasih sedang terpejam


"Iya dok"jawab bik Minah


"Ya sudah tidak apa-apa, saya mau bilang sama bik Minah kalau sebentar lagi Diva akan melakukan operasi karena sudah ada pendonor untuk Diva"jelas Reyhan


"Alhamdulillah, beneran dok ?"tanya bik Minah


"Beneran bik, Diva pasti bahagia dengar kabar baik ini"ucap Reyhan seraya menggenggam tangan sang kekasih


"Pasti itu dok"balas bik Minah


"Maaf bik, bukan maksud saya mengusir tapi gimana kalau bibik pulang aja. Bibik juga butuh istirahat, untuk malam ini Diva biar saya yang jaga besok pagi baru gantian bibik lagi karena saya harus kembali bekerja"jelas Reyhan


"Apa saya tidak merepotkan dokter ?"tanya bik Minah


"Nggak bik, saya malah senang bisa merawat Diva. Bibik pulang saja untuk istirahat jangan sampai bik Minah ikutan sakit nanti saya bingung mau jagain yang mana"ucap Reyhan seraya bercanda


"Dokter Reyhan bisa aja"bik Minah tersenyum malu


"Kalau gitu bibik pulang ya dok, sekalian bibik mau bawa baju kotornya non Diva"bik Minah memasukkan baju Diva kedalam tasnya


"Iya bik, hati-hati dijalan ya bik. Maaf saya nggak bisa antar bibik"ucap Reyhan


"Iya nggak apa-apa dok. Kalau gitu bibik pulang dulu ya dok, sekalian bibik titip non Diva ya dok"setelah berpamitan bik Minah menatap Diva sejenak lalu pergi meninggalkan ruangan


Tak lama kepergian bik Minah, ponsel genggam Reyhan berdering. Ketika dilihat ternyata panggilan masuk dari sang ibunda tercinta

__ADS_1


"Assalamu'alaikum bunda"ucap Reyhan


"Wa'alaikumusalam nak, Abang pulang jam berapa nanti ?"tanya Amanda


"Maaf bunda, Abang nggak pulang malam ini soalnya Abang jagain Diva dirumah sakit. Kasian bik Minah dari kemaren belum istirahat"jelas Reyhan


"Iya sudah tidak apa-apa nanti bunda kesana bawain makan malam, sekalian kita makan bersama ya"ucap sang bunda


"Makasih bunda"balas Reyhan


"Sama-sama nak, ya sudah assalamu'alaikum "ucap sang bunda


"Wa'alaikumusalam bunda"Reyhan langsung menyimpan kembali ponsel genggamnya. Melepaskan almamater nya dan duduk seraya terus menggenggam tangan sang kekasih


***


"Harumnya, bik Inah lagi masak apa ?"tanya Nathan yang baru keluar kamar


"Wih, enak tu. Udah lama Nathan nggak makan semur jengkol buatan bibik"Nathan mendekati bik Inah dan membantunya menggoreng ayam


"Ayam bumbu ya bik ?"tanya Nathan ketika melihat ayam yang sudah di tiriskan


"Iya den"jawab bik Inah


"Wah, rajin nya anak bunda"Amanda tersenyum ketika melihat sang anak bungsu sedang membantu di dapur


"Iya dong, siapa dulu Nathan"ucapnya


"Bunda mau kemana ?"tanya Nathan ketika melihat sang bunda membawa paper bag


"Bunda sama papa mau kerumah sakit, mau menjenguk kakak ipar kamu"jelas Adimas


"Terus itu isinya apa ?"tanya Nathan menunjuk paper bag yang di letakkan sang bunda di atas kursi

__ADS_1


"Itu baju ganti untuk Abang kamu, malam ini dia nggak pulang karena mau jagain calon istri nya"jawab Adimas


"Kamu mau ikut nggak ?"tanya Amanda


"Ikut ajalah, sekalian makan malam bareng kita"ajak Adimas


"Oke deh, tapi tungguin bentar ya Nathan mandi dulu"ucap Nathan


"Iya, buruan"Nathan langsung berlari menaiki anak tangga untuk menuju kamarnya dengan segera


"Bik Inah mau ikut sekalian nggak ?"tanya Amanda


"Nggak buk, saya dirumah aja"jawab bik Inah


"Beneran ?"tanya Adimas


"Iya pak"jawab bik Inah kembali


"Ya sudah. Sayang ini barang-barang nya mas bawa ke mobil dulu ya"ucap Adimas seraya menenteng paper bag dan rantang makanan


"Iya mas, hati-hati tumpah yaa"balas Amanda


"Siap"dengan hati-hati Adimas membawa bawaannya kedalam mobil


"Ayo bunda, Nathan udah siap"Nathan menuruni anak tangga dengan celana panjang dan baju kemeja kotak-kotak tak lupa dengan masker di tangannya


"Masya Allah gantengnya anak bunda"ucap Amanda seraya mencubit pipi sang anak dengan gemas


"Harus dong, bundanya aja cantik, papanya keren masa anaknya jelek. Nggak boleh dong"jelas Nathan


"Berangkat sekarang ?"tanya Adimas


"Iya pa, ayo bunda"Nathan merangkul sang bunda menuju mobil sang papa dan tak lupa berpamitan terlebih dahulu kepada bik Inah

__ADS_1


__ADS_2