
" sebelum kasus itu selesai aku tidak akan masuk kerumah sakit" kata ricko.
" apa?" ujar nita yang shock itu.
" hmm sekarang aku jadi seorang suami pengangguran" kata ricko.
" aku mengantuk sayang besok saja ya ceritanya" gumam ricko.
" hmm tidurlah "
nita pun memandangi wajah ricko yang tertidur lelap itu , dia tau ricko sedang bersedih tetapi tidak mau menunjukkannya dihadapannya, dia memeluk kepala ricko dan mengelus kepalanya.
***
keesokan paginya , ricko sudah terbangun lebih dahulu. karena tidak akan masuk kerumah sakit jadi dia mengurus istrinya saja. nita masih tidur sekarang entah jam berapa dia tertidur yang jelas walaupun ricko tidak bisa bekerja untuk sementara dia akan lebih memperhatikan istrinya.
ricko mandi terlebih dahulu lalu ia turun ke bawah dan memakai celemek , dia akan membuat sarapan untuk istrinya. dia juga sudah termasuk kesiangan jadi akan membuat nasi goreng saja.
nita pun turun setelah dia tadi bangun , karena melihat ricko tidak ada disampingnya ia tau pasti ricko sedang membuatkannya makanan. dia belum mandi hanya menguncir rambutnya saja. dia melihat tubuh tinggi ricko yang sedang memasak itu.
" ricko apa kau mau mengantarku?" tanya nita.
" iya mandilah dulu aku akan menyiapkannya sebentar lagi" ujar ricko.
" hmm 15 menit aku akan turun" kata nita yang kembali lagi kekamar.
setelah beberapa menit makanan pun sudah jadi. nita juga sudah turun dia memandangi nasi goreng spesial buatan suaminya.
" sepertinya suamiku ini sudah pindah profesi ya" ujar nita seraya tersenyum.
" hmm sekarang waktuku akan lebih banyak dirumah, aku akan mengurus segala keperluanmu dan juga lebih banyak memperhatikan istruku" jawab ricko.
nita tersenyum lebar mendengarnya lalu segera menyendokkan nasi goreng itu.
" bagaimana rasanya?" tanya ricko yang penasaran itu.
" hmm sangat enak " puji nita
" kalau begitu habiskan" kata ricko.
***
dibandara sukarno hatta itu bunda dan aidan sudah tiba lagi di indonesia, aidan membawa dua koper miliknya dan juga bunda. karena sopir sudah menjemput mereka tidak perlu lagi menunggu.
" ayo pak tolong aku" kata aidan yang memasukkan barang barang di bagasi. dan sopir itu pun segera membantunya.
" nak bunda ingin menemui nita dan ricko apa kau mau ikut? bunda khawatir karena masalah ini keduanya merasa sedih " kata bunda.
" kalau begitu ayo kita kesana dulu" timpal aidan.
" ayo pak bawa kami ke rumah ricko" perintah aidan.
" baik pak" jawab sopir itu.
***
dirumah itu ricko sedang sibuk berbenah rumah , dia seperti asisten rumah tangga yang memakai celemek dan memegang kain lap ditangannya. ada sapu dan kain pel dilantai dia sibuk membersihkan rumah itu , persis sekali seperti bapak-bapak rumah tangga.
__ADS_1
" lelah juga " gumamnya.
" hey ayolah ricko , semangat kau harus membersihkan rumah agar istrimu senang" sambungnya.
dengan semangatnya dia membersihkan penjuru rumah.
tok..tok..tok
ricko menoleh lalu ia keluar tanpa melepaskan celemeknya.
" siapa?" tanya ricko.
" rick.." aidan yang tadinya bersemangat memanggil nama ricko kini berubah wajahnya menjadi melotot. dia tidak pernah melihat ricko yang seperti itu sebelumnya.
" bunda sudah pulang?" tanya ricko.
" iya nak" jawab bunda.
" ricko ck ck ck kau ini berubah jadi suami yang takut istri ya sejak kapan kau seperti asisten rumah tangga begini?" ujar aidan.
" itu artinya ricko paham kalau suami juga harus membantu istrinya , dia suami yang baik " puji bunda.
" iya aku tau bunda tapi kalau melihat ini sungguh aku tidak habis pikir bagaimana nanti nita melihat ini" kekeh aidan.
" ayo bunda kakak masuk dulu. maaf aku baru saja bersih-bersih" kata ricko.
" iya nak tidak masalah" kata bunda.
" nita sudah pergi?" tanya aidan.
" iya . aku sudah mengantarnya nanti pukul 6 aku jemput" jawab ricko.
" tidak bunda hanya air putih tidak repot" kata ricko yang memberikan gelas dan air putih.
dia pun duduk di kursi , bunda nampak melihat wajah ricko.
" nak apa kau baik-baik saja?" tanya bunda.
" iya bunda aku yakin bunda dan kakak sudah tau masalahku karena sudah menyebar luas. tetapi jangan khawatir aku bisa menanganinya , itu hanya kesalahpahaman saja" jawab ricko.
" bunda yakin anak bunda pasti bisa melewati ini, lakukan semua nya dengan kejujuran percayalah semua jalan akan terbuka untukmu. bunda tidak bisa membantumu selain doa agar kau terus melakukan hal yang benar" kata bunda.
" terima kasih bunda, aku tidak mengecewakan bunda" ujar ricko.
***
dirumah sakit
setelah selesai memeriksa semua pasien akhinya nita mendapatkan jam istrihatnya , dia akan pergi kekantin bersama dokter hariyadi. namun ditengah perjalanan dirinya melihat orang yang sedang berseteru dengan ricko kemarin.
" hari aku kesana dulu kau duluan saja aku akan menyusul nanti" kata nita.
" eh yasudah " kata hariyadi.
secepat mungkin nita berlari mencari orang itu hingga ia lihat dari atas ternyata pria itu akan keluar , dia segera menuruni tangga eskalator itu.
hingga keperakiran dia mengejar orang itu " tunggu" teriaknya.
__ADS_1
" hey tungguu" teriaknya lagi.
pria itu pun menoleh dan berhenti " ada apa?" tanyanya.
" aku istri dokter ricko yang menangani ibumu" kata nita.
" ternyata kau istrinya, kau sangat cantik kenapa mau dengan dokter penipu itu. kalau mau memintaku mencabut masalah ini tidak perlu repot-repot karena aku tidak akan mencabutnya" tegas pria itu.
" aku tidak akan memintamu mencabut gugatan itu, karena aku yakin setelah mendengar ucapanmu tadi. kalau suamiku tidak bersalah " tegas nita juga .
" kau yakin sekali" ujar pria.
" aku yakin karena dia suamiku. selama aku mengenal dan hidup denganya dia orang yang penuh tanggung jawab dia tidak pernah menipu pasiennya dia dokter yang jujur yang pernah aku temui. tetapi kau lah yang mencari masalah dengannya" kata nita.
" aku ingatkan dirimu jangan membelanya atau aku juga akan menyeretmu" ancam pria itu.
" kau ingin mengambil kembali uang ibumu untuk membayar hutangmu sendiri, kau menipu ibumu sendiri" kata nita.
" apa urusanmu ha ? ( pria itu mendorong sedikit bahu nita) dia ibuku terserah diriku kalau mau menipunya" kata pria itu.
" aku tidak peduli tentang itu tetapi kau harus tau jangan pernah menyangkut pautkan itu kepada suamiku. karena jika kebenaran ini terungkap kau sendiri yang akan malu. lagipula kondisi ibumu memang benar-benar sudah parah kalau dia tidak segera dioperasi maka aku tidak yakin tentang nyawanya" ujar nita.
" apa kau tuhan yang bisa menentukan hidup dan mati ibuku . dasar suami dan istri sama saja . sana pergilah aku tidak mau melihat hati busuk kalian" laki-laki itu mendorong nita hingga dirinya hampir terjatuh tetapi dari belakang fahri memegang pingganta hingga dirinya terjaruh di pelukan fahri.
" dokter fahri " gumam nita yang langsung berdiri itu.
" kau baik-baik saja kan?" tanya fahri.
" hmm" nita menganggukkan kepalanya.
" kau tidak bisa bermain fisik kepada perempuan apalagi dia dokter disini " tegas fahri.
" siapa pula kau ini , kalian benar-benar cocok" kata pria itu.
pria itu pergi meninggalkan fahri dan nita, sedangkan fahri mendekati nita " terima kasih dok" ucap nita.
" iya sama-sama" kata fahri.
" tapi tidak ada yang sakit kan?" tanya fahri lagi.
" iya dok tenang saja " jawab nita.
" sebaiknya kau jangan ikut campur urusan mengenai ini, banyak pasien sperti itu bahkan ada yang lebih parah " kata fahri.
" maaf dokter fahri aku harus meralat perkataanmu itu, aku istrinya ricko jadi apapun masalahnya aku akan berusaha untuk membantunya, tetapi aku tau status ku juga sebagai seorang dokter. profesi kami sama hanya berbeda bagian saja. jika dokter lainnya difitnah dan diperlakukan tidak baik aku juga akan melakukan hal yang sama" jelas nita.
" kau sangat mencintainya , aku iri padamu ricko" ucap fahri dalam hati.
" apa kau akan melakukan hal itu juga padaku?" tanya fahri.
" tentu saja , sebagai seorang rekan kerja aku akan membantumu dokter" jawab nita.
" dokter fahri aku pulang duluan ya" kata dokter edisa yang lewat itu.
" hmm hati-hati"
" kau lihat dokter tadi ? namanya Edisa Pratiwi. dia dokter wanita muda yang sama seperti ricko , sebelum denganmu ricko dirumorkan berkencan dengannya. dokter edisa juga sepertinya menyukai ricko" kata fahri.
__ADS_1
" itu dulu , dan sekarang akulah yang menjadi istrinya"
" dokter aku tau kau mencintaiku. aku tidak akan menyuruhmu untuk tidak mencintaiku karena hati tidak pernah ingin tau tentang siapa dan seperti apa orang yang dicintai itu. tetapi kau harus tau kalau aku mencintai ricko dan begitu juga sebaliknya. dia sangat mencintaiku. walau ada begitu banyak pria dan wanita dihadapan kamu lebih cantik atau lebih tampan kami tidak peduli. karena aku yakin dengannya "