Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
ke kantor suami


__ADS_3

" kau sudah bangun? " tanya nita pada ricko yang sudah berpakaian rapi.


" iya tadi kepala rumah sakit menelpon jadi aku terbangun" jawab ricko.


" ayo kita makan" ajak nita.


mereka bertiga pun duduk di meja makan dan menikmati sarapan pagi mereka.


" sayang aku tidak kerumah sakit hari ini . apa kau mau ikut denganku ke perusahaan?" tanya ricko.


" hari ini?" tanya nita lagi.


" hmm" ujar ricko.


" ikutlah dengannya kau belum pernah melihat perusahaan ricko kann" saut aidan.


"baiklah aku akan ganti baju dulu" ucap nita.


nita pun berdiri lalu ia naik ke lantai atas untuk berganti pakaian.


" apa perusahaan mu baik-baik saja?" tanya aidan sembari makan.


" iya tidak ada masalah. hanya saja sudah lama tidak mengecek perusahaan" jawab ricko.


" sekaligus aku ingin memperkenalkannya disana" sambung ricko.


" aku tidak yakin dia mau " ungkap aidan.


" kenapa?" tanya ricko.


" dia tidak pernah ke perusahaan ayah atau bunda dia tidak mau orang mengenalnya sebagai anak orang kaya " jelas aidan.


" dan ya ... dulu dia selalu curhat saat kecil. semua orang menjauhinya karena teman temannya menganggap tidak pantas berteman dengan mereka karena statusnya " sambungnya lagi.


" oh itulah alasan dia tidak mau membawaku kerumahnya waktu itu " ucap ricko dalam hati.


" apa kita berangkat sekarang?" tanya nita yang sudah cantik dengan pakaian casual nya .


" aku akan pulang bersama kalian , ricko aku pinjam dulu bajunya nanti dicuci dirumah" ujar aidan.


" tidak perlu kak , kakak boleh menginap disini lagi jika ingin" saut ricko.


" eh tidak tidak... sebaiknya kakak pulang saja , nanti bunda khawatir " cegah nita.


" bilang saja kau ingin berduaan dengan ricko kan " goda aidan.


" kalau iya kenapa" tegas nita.


ricko tertegun mendengarnya , lalu ia tersenyum senang dan merasa bangga pada dirinya.


" dulu saja tidak mau menikah sekarang ingin berduaan terus" goda aidan.


" aih sudah ayo kita pergi " ajak nita.


nita segera menarik tangan ricko keluar " sayang apa aku tidak usah kekantor? " tanya ricko.


" kenapa?" tanya nita saat ia sudah berhenti tepat di depan mobil ricko.


" tadi kan mau berduaan " goda ricko.


" aku itu bosan dirumah ayo kita pergi " rengek nita.


" jangan membuat wajah seperti itu atau aku tidak bisa menahannya sayang" goda ricko.


" ish kau ini mesum sekali" ejek nita iapun segera membuka pintu mobil itu dan masuk kedalam.


begitu juga dengan ricko, ia masuk dan menyetir mobilnya. " oh ya nanti kirimkan aku nomor telpon gurumu " ujar ricko.


" hmm" balas nita .


" sayang bagaimana kalau kita mengadakan pesta resepsi lagi" usul ricko.


" resepsi?" nita menoleh ke arah ricko yang sedang fokus menyetir itu.


" iya ... aku pikir saat kita menikah kemarin , hanya dihadiri keluarga saja. jadi aku ingin pernikahan kita dirayakan dan dihadiri oleh teman dan kerabat lainnya" ujar ricko.


" menurut ku lebih baik kita bicarakan itu sama bunda dan juga ayahmu , minta pendapat mereka " usul nita.

__ADS_1


" kalau ayahku pasti setuju , aku juga yakin bunda setuju" ujar ricko.


" iya tapi kita harus meminta pendapat nya saja agar orang tua kita merasa bahwa kita masih sangat membuthkan pendapatnya. walaupun kita tau mereka pasti setuju" jelas nita.


" hmm baiklah nanti aku akan menghubungi ayah dan nenek" ucap ricko.


setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit akhirnya ricko sudah sampai di perusahaannya . perusahaan yang berdiri kokoh dan menjulang tinggi itu.


" ayo sayang kita turun" ujar ricko sambil melepaskan belt selt nya. begitupun dengan nita , lalu ricko membuka pintu mobil .


ricko menggandeng tangan nita tetapi nita melepaskannya " ricko ini kantor tidak enak dilihat orang" ucap nita.


" ayolah sayang ini kantor milikku. lagipula kita sudah menikah kan ingat janjimu" ujar ricko.


" hmm baiklah " ucap nita lalu ricko kembali menggandeng tangan nita dan masuk kedalam kantor.


" selamat pagi pak ricko" ujar penjaga pintu.


" selamat pagi pak " ujar para karyawan yang melintas disana.


" eh siapa perempuan itu, bergandengan tangan lagi" selidik seorang perempuan.


ricko pun menghentikan langkahnya " suruh semua orang kemari!" perintah ricko.


nita hanya melihatnya saja ia tidak tau apa yang akan ricko lakukan.


" semua sudah ada disini pak" ujar karyawan itu.


" perkenalkan dia adalah istri saya , kalian harus menghomartinya sama seperti kalian menghormati saya " tegas ricko.


" ricko " gumam nita yang merasa terkejut karena ricko itu.


" kapan bapak menikah?" tanya seorang karyawati.


" kami sudah menikah hampir 5 bulan yang lalu, tetapi kami akan mengadakan pesta pernikahan,tunggu saja undangannya " jawab ricko.


" selamat pagi bu" ucap semua orang.


" eh sss...selamat pagi " ucap nita yang membalas nya.


setelahnya disana sudah ada sekretaris ricko yang tak lain adalah temannya sendiri , ia segera menghampirinya.


" kau datang?" tanyanya.


" hmm apa semua berkas sudah didalam?" tanya ricko.


" iya kau harus mempelajarinya " jawab sekretaris itu.


" oh iya tolong belikan camilan untuk istriku dan susu kotak ya " ujar ricko.


" susu kotak?" tanya nya.


" kenapa? mau mencela?" tanys ricko.


" hehheh tidak teman aku hanya bingung merk apa" ujarnya.


" rasa coklat terserah merk apa" jawab nita.


" oh lihat sangat cantik saat ia berbicara " goda temannya


" gajimu aku potong 10 persen" tegas ricko.


" hey kau tidak bisa seperti itu" ujar temannya.


" kalau begitu 15 persen " tegas ricko.


" hey boss kau ini pencemburu sekali " ucap temannya.


" ayo sayang masuk " ujar ricko tanpa memperdulikan temannya itu.


" dasar bucin" maki temanya.


ricko dan nita pun masuk kedalam lalu ia menutup pintunya.


" ini ruangamu? " tanya nita.


ricko pun melepaskan jasnya dan ia taruh di kursi.

__ADS_1


" iya " jawab ricko.


nita pun melihat lihat ruangan ricko yang besar itu , terdapat sebuah foto , disana ada ricko , ayah mertuanya dan mungkin foto ibunya.


" apa dia ibumu?" tanya nita.


ricko pun berdiri lalu ia berjalan ke arah bingkai yang sedang nita lihat itu.


" dia ibuku " gumam ricko.


" sangat cantik" puji nita


" ibu memang cantik sama seperti menantunya ini" ujar ricko lalu ia peluk nita dari belakang.


" pandai merayu" ujar nita.


" lakukan pekerjaanmu aku akan duduk saja " ucap nita yang melepaskan pelukan ricko itu.


"huft" umpat ricko.


lalu ia kembali ke meja nya untuk memeriksa berkas yang sudah bertumpuk dihadapannya itu. nita yang duduk di sofa itu merasa sangat bosan lalu ia menyenderkan kepalanya di sofa dan ia lihat wajah tampan ricko itu .


" kau bercahaya saat sedang bekerja, aku menyukainya" ucap nita dalam hati. ia terus memandangi wajah ricko dan tersenyum manis.


ricko yang sedang menunduk itu tibatiba ia mencari istrinya yang ternyata sedang memperhatikannya , ia tersenyum penuh kemenangan " akhirnya kau mencintaiku" ujar ricko dengan pelan.


lalu ia kembali melanjutkan pekerjaannya , ia biarkan istrinya yang sedang menatapnya.


tok...tok..tok


" maaf pak ini pesanan bapak, tadi pak harus keluar karena ada sesuatu pekerjaan jadi saya yang mengantarnya" ujar karyawan perempuan itu.


" hmm berikan untuk istri saya" ujar ricko.


" baik pak" ucap wanita itu.


lalu wanita itu menaruh beberapa camilan dan beberapa kotak susu coklat . " terima kasih" ucap nita.


" sama-sama bu" jawab perempuan.


" kalau begitu saya permisi " ucapnya lalu menundukkan kepalanya.


nita pun segera membuka sebungkus roti dan juga susu coklatnya , ia sangat menyukai susu coklat karena menurutnya rasanya yang begitu enak dan juga gemuk.


drrt....drtttt


ia melirik handphone nya yang tertera sebuah nama " guru lin yi"


ia menekan tombol hijau dan segera mengangkat nya.


" halo, selamat siang guru lin yi" ucapnya


^^^📱 " halo juga bagaimana kabarmu?' tanya guru lin yi .^^^


ricko yang mendengar guru lin yi itu lalu menghentikan aktivitas ia ingin mendengar pembicaraan istrinya itu.


" saya baik guru " jawab nita.


^^^📱" hasil mu akan ditanggal 2 april nanti " ujar guru.^^^


" benarkah ? berarti 1 bulan lagi aku bisa mendapatkan nilai ku" ucap nita dengan antusias.


📱" ya . semoga saja hasilmu sangat baik , tetapi aku yakin padamu jadi tunggulah" ujat guru lin yi.


" baik guru, terima kasih" ucapnya.


lalu ia memutuskan telponnya , 1 bulan lagi ia bisa bekerja nanti sebagai seorang dokter. ia tersenyum manis lalu tibatiba ricko sudah duduk didepannya.


" ricko" ucap nita.


" tanggal berapa?" tanya ricko.


" tanggal 2 bulan depan" jawab nita.


ricko pun tersenyum senang , ia sudah menunggu sangat lama dan akhirnya hari itu akan tiba pikirnya.


"kenapa kau tersenyum?" tanya nita.

__ADS_1


__ADS_2