Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
berusaha menebus kesalahan


__ADS_3

perlahan-lahan nita membuka matanya , dia merasakan sesuatu yang berat ditangannya. dia melirik kesamping dengan tatapan sayunya.


" ricko" gumamnya pelan.


ricko yang tengah tidur sambil memeluk tangan nita itu pun terbangun ia mengerjapkan matanya karena merasa ada seseorang yang memanggil namanya.


" ricko" guman nita lagi.


" sayang...sayang akhirnya kau sadar , aku sangat khawatir tunggu aku akan memeriksamu dulu" kata ricko yang terkejut karena ini baru jam 6 pagi.


nita kembali memejamkan matanya, tubuhnya masih sangat lemah.


" kau baik-baik saja kan?" tanya nita.


" bahkan dalam keadaan seperti kau masih memikirkan aku" kata ricko dalam hati , hingga ia meneteskan air matanya.


" kenapa kau menangis? " tanya nita dengan pelan , tanganya berusaha untuk menggapai wajah ricko.


ricko mengerti kalau nita ingin dirinya mendekat , saat dirinya mendekat nita menghapus air mata ricko.


" aku kembali untukmu. aku tidak suka kau menangis" kata nita seraya tersenyum.


" aku hanya bahagia karena istriku sangat mencintaiku" gumam ricko yang menghapus air matanya.


" apa ada yang sakit ? katakan saja ?" tanya ricko.


nita menggelengkan kepalanya perlahan , hingga ricko mengecup kening nita , nita memejamkan matanya merasakan kehangatan cinta dari suaminya.


" jangan sakit lagi sayang aku tidak bisa melihatmu seperti ini" gumam ricko.


" kenapa wajahmu jelek kau tidak istirahat dengan benar " kata nita.


" biarkan saja lagipula aku sudah punya istri" jawab ricko.


nita tersenyum atas ucapan suaminya itu , begitu juga yang tersenyum. dia terus memegang erat tangan istrinya dan tidak akan membiarkannya jauh. begitu besarnya rasa cinta yang ia punya untuk istrinya.


***


didalam rumah sederhana dan minimalis namun tetap bernuansa elegan adi tengah menyusun barang-barangnya dia baru saja pindah kerumah yang baru ia beli. dia membuka salah satu kardus dimana itu adalah foto keluarganya bersama mantan istri dan anak-anaknya.


dia tersenyum memegang itu mengusap foto yang sedikit berdebu itu.


" pak yang ini taruh dimana ?" tanya sopirnya


" taruh saja disini dan nanti tolong carikan asisten rumah tangga satu saja untuk membersihkan rumah " perintah adi.


" siap pak" jawab sopir itu.


dia pun memajang foto itu didinding dengan hati-hati lalu mengeluarkan satu per satu foto anak-anaknya. dari nathan hingga yang terkakhir putri satu-satunya nita.


dia menatap foto itu penuh cinta seraya tersenyum melihat betapa cantiknya putri bungsunya itu.


" kau sangat cantik seperti bundamu" ucapnya.


" ayah akan memperbaiki semua kesalahan ayah, dan membuatmu merasakan kasih sayangku" sambungnya lagi.


setelah memajang satu per satu dia beristirahat di dalam kamarnya, lalu tak lama handphonenya bergetar dari meja itu.


dia segera mengambilnya dan membuka pesan itu.

__ADS_1


"***Nathan "


* adik sudah siuman***"


dia tersenyum melihat pesan itu, hingga ia langsung masuk kamar mandi untuk mandi dan merubah penampilannya untuk menjenguk putrinya.


***


" syukurlah si wanita aneh itu sudah masuk penjara , biarkan dia membusuk disana " kata iren berbicara pada nita.


nita tersenyum memdengar apa yang kakak iparnya lontarkan itu, didalam ruangan itu seperti perkumpulan keluarga. ada bunda, nathan, aidan, iren dan xiaoqi.


" xiaoqi kau tidak membantu ibumu membuka restoran?" tanya nita.


" hmm ibuku bilang aku harus menjagamu ada karyawan disana biarkan saja" jawan xiaoqi.


" oh ya ibunya xiaoqi membuka restoran cina kan ? bagaimana nanti kita semua mencicip masakan china ibunya xiaoqi setelah adik sembuh nanti" ujar iren.


" boleh...boleh nanti ibuku akan menyiapkan makanan spesial yang saaaaaangat enak! tentu saja gratis" ujar xiaoqi.


semua orang terkekeh mendengar nya.


" kau suka sekali mentraktir orang " kata aidan.


" kakak tidak tau saja disana setiap malam aku tidak pernah keluar uang. dia selalu mentraktirku tapi sebagai imbalannya aku harus menemaninya keliling kota " kata nita.


" kenapa harus keliling kota apa tidak punya pekerjaan?" tanya aidan.


" tentu saja ada ... tapi kami selalu menikmati hidup disana iyakan nini" xiaoqi menaik turunkan alisnya seraya tersenyum.


" hmm"


nita mengangukkan kepalanya , ricko pun meracik obat untuk nita hingga ia meminumkan obat itu pada nita lalu memberikannya air.


" hoamm" nita menguap ketika habis meminum obat , memang obat itu mempunya efek samping mengantuk jadi tidak butuh waktu lama obat itu langsung mencerna.


" ayo kita keluar biarkan nita istirahat " kata bunda.


" iya ayo dek ingat jaga dirimu baik-baik" ujar iren.


" hmm iya kak" jawab nita.


semuanya keluar kecuali ricko ia membantu nita tidur dan menyelimutinya. nita terus menatap ricko yang sedari pagi sangat protektif padanya itu tetapi dia sangat menyukainya.


" aku mencintaimu" ucap nita.


" aku juga mencintaimu sayang, sudah tidurlah kau harus istirahat yang banyak agar cepat sembuh" kata ricko yang mengelus kepala nita.


nita memejamkan matanya sedangkan ricko ia terus mengelus rambut istrinya agar merasa nyaman.


hingga nita tertidur pulas pintu itu terbuka berdirilah adi ayahnya yang datang membawa paper bag juga buah-buahan. ricko segera berdiri melihat kedatangan ayah mertuanya.


" ayah" gumam ricko.


" bagaimana kabarmu hari ini?" tanya ayah.


" baik" jawab ricko singkat.


" aku tau nak kau pasti marah padaku , kau marah saat melihat istrimu terbaring disana karena kelakukanku. aku benar-benar menyesal tolong maafkan ayah " kata adi.

__ADS_1


" aku memang marah padamu, karena kelakuan ayah istriku terbaring di rumah sakit untuk yang kedua kalinya. tetapi walau bagaimana pun aku hanya menantumu , sedangkan kau ayah dari wanita yang sangat aku cintai. kau harus meminta maaf padanya bukan padaku" jelas ricko.


" ayah tau ricko..begitu besar kesalahan ayah pada nya. mungkin juga tidak bisa dimaafkan aku tau betul bagaimana dirinya kalau sudah marah, tapi ayah akan tetap berusaha keras untuk mendapatkan kata maaf dan menerima ayah sebagai ayahnya"


" terima kasih nak! terima kasih kau sudah memahami ayah" ucap adi.


adi menaruh barang bawaannya di meja lalu menghampiri si putri bungsunya yang tertidur pulas di ranjang serta wajah yang pucat itu.


" nak ! ayah datang menjenguk mu... kau pasti sangat menderita " dia mengelus kepala nita , ia baru kali menyentuh putrinya dengan lembut juga berkata seperti layaknya seorang ayah pada putrinya.


" mulai hari ini ayah akan menjadi ayah yang baik untukmu. ayah berjanji tidak akan mengulangi hal itu lagi. kau putri ayah satu-satunya cepatlah sembuh " ujarnya.


ricko hanya mampu melihat ayah mertuanya yang sedang mengucapkan kata-kata yang indah itu , tidak dia pungkiri dia senang saat ayahnya sudah mengakui kesalahannya dan berusaha memperbaikinya. tetapi untuk urusan memaafkan hanya istrinya lah yang akan menentukan iya atau tidak.


" semoga setelah ini kalian berdua bisa kembali bersama sebagai seorang ayah dan anak yang saling menyayangi layaknya bagaimana para orang tua dan anaknya diluar" ucap ricko dalam hati.


***


saat adi sudah keluar dari ruangan nita , dia mendapat mantan istrinya tengah berada di taman rumah sakit sendirian , dia berniat menghampirinya hingga berusaha mengumpulkan keberanian penuh.


" hani" panggilnya.


hani pun segera menoleh kesumber suara itu " kau" gumamnya.


sekarang mereka sudah berada di cafe , keduanya duduk saling berhadapan.


" tolong maafkan aku " kata adi.


" bisakah kau memaafkan segala kesalahanku , aku merasa bersalah padamu. aku telah menyakiti hatimu beribu kali" sambungnya adi.


" hani tolong katakan sesuatu" pinta adi .


" apalagi yang harus aku katakan di ? rasanya mulutku ini tidak mampu lagi untuk bicara padamu. begitu banyak rasa sakit yang sudah kau berikan padaku. walau aku tidak pernah mengucapkannya secara langsung tetapi tentu saja aku juga punya hati" ujar hani suara bergetar seperti dia sangat merasakan apa yang ia sedang rasakan.


siapa yang tidak sakit hati jika dibohongi dan dicurangi selams berpuluh-puluh tahun lamanya. apalagi dia orang paling kalian cintai, rasanya seperti seseorang menusuk pedang tepat di jantung. membelah hidupmu namun bedanya ada darah yang keluar sedangkan sakit hati tidak dapat dilihat.


" aku bisa menerima hukuman apapun dari mu, kau bebas memberikan hukuman apapun padaku. aku tidak akan menolaknya" ujar adi penuh permohonan matanys menunjukkan pengharapan.


" kau yakin akan menerimanya?" tanya bunda.


" aku yakin. asalkan kau mau memaafkan aku" jawab adi cepat.


" kalau begitu... menjauhlah dari kehidupan ku dan juga anak-anakku. terutama putriku" tekan hani.


bak disambat petir , adi merasa sakit hati mendengarnya ia ingin memohon maaf bukan untuk menjauhi keluarganya.


" apa tidak ada cara lain?" tanya adi.


" tidak. setiap kali anakku berurusan denganmu selalu saja ada masalah hingga membuatnya berada dalam bahaya" tolak hani.


dengan berat hati adi mengangukkan kepalanya " hmm aku bersedia asalkan kau mau memaafkan aku" kata adi dengan pelan.


" dan mulai dari sekarang kita tidak punya hubungan apapun lagi" kata bunda yang sudah berdiri , lalu ia keluar dari restoran.


adi hanya menatap kepergian hani , dari luar dia melihat hani akan menyebrang menunggu jalanan sepi dari jauh dia melihat mobil yang melaju cepat. diapun segera berlari keluar menghampiri hani.


" hani awassss" dia segera menarik tangan hani , hingga tubuh hani berada dalam pelukannya.


hmm jadi gimana nih readers kisah selanjutnya , apa ayah akan dimaafkan sama nita ? atau saat adi memeluk hani malah membuat hani ragu akan keputusannya ?

__ADS_1


yuk ikuti terus kisahnya pada series novel " taruhlah hatimu di hatiku" jangan lupa berikan komentar terbaik kalian, like dan juga votee ya ❤


__ADS_2