Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
masa lalu bunda dan ayah


__ADS_3

ricko menuju keruang kerjanya , ia menyambungkan video kedalam laptopnya.


iapun menonton video dimana celine sedang berusaha akan membunuh ibunya sendiri.


" jadi dia melakukan itu karena merasa hidupnya tidak seberuntung nita, tapi ayahnya meninggal apa hubungannya dengan karina. apa karina yang membunuh ayah celine" pikir ricko dengan keras.


tok..tok...tok nita membuka masuk kedalam ruangan kerjanya, ricko tersenyum lalu segera menutup laptopnya saat nita masuk.


" ada apa?" tanya ricko.


" hmm apa kau tidak tidur?" tanya nita.


" tumben sekali apa ada sesuatu?" tanya ricko.


" ck sebenarnya aku mau ehmm..." nita mempermainkan tangannya dirambut ricko.


" sayang aku tidak bisa melakukan itu bukannya aku tadi membelikan pembalut kan?" goda ricko.


" ish kau ini kenapa isi otakmu sekarang hanya itu sih " rengek nita. ricko terkekeh melihat tingkah nita.


" tidak sayang baiklah katakan" ujar ricko.


" apa aku boleh tau sesuatu untuk pekerjaanku ? dimana aku akan diletakkan?" tanya nita.


" hanya itu? sekarang dirumah sakit sedang kekurangan dokter di bagian UGD , jadi mungkin kepala rumah sakit akan menempatkan mu disana. apa kau keberatan?" tanya ricko.


" hmm tidak juga , tadinya aku ingin jadi dokter spesialis gigi tapi aku juga tidak apa-apa kalau jadi dokter UGD. aku juga belajar kedokteran umum jadi aku tau ilmunya " jawab nita.


" tapi kan kalau di UGD itu aka ada pembagian shift , kau tidak keberatan kalau aku masuk malam?" tanya nita.


" mana mungkin aku membiarkanku masuk malam , aku akan mengatur jadwal mu tenang saja" kata ricko.


" ish kau tidak adil dengan yang lainnya" ejek nita .


" memangnya kenapa? itu rumah sakitku " ujar ricko.


nita pun tertawa mendengarnya begitu juga ricko ia tersenyum melihat wajah cantik istrinya yang tertawa.


" aku mencintaimu" kata ricko.


" aku juga sangat mencintaimu" balas nita.


***


besok nya saat makan siang ricko keluar rumah sakit, ia mendatangi restoran yang berada di depan rumah sakit. disana terlihat bundanya yang sedang menunggunya.


" bunda maaf aku baru datang" ucap ricko.


" tidak nak bunda juga baru tiba" balas bunda.


" pesanlah makanan dulu " ujar bunda.


ricko memilih makanan lalu memesannya. setelah memesan ia menatap bunda.

__ADS_1


" ada apa nak? bunda pikir ini mungkin sesuatu yang penting" tanya bunda.


" bunda...jujur saja aku sedang berbohong dengan nita, diam -diam aku mencari kebenaran tentang celine dan ibunya. aku hanya ingin mencari tau kebenaran dari bunda" ujar ricko.


" kebenaran apa nak?" tanya bunda.


" beberapa hari yang lalu istriku melihat bunda berada di hotel samuel bersama ayah" kata ricko.


" itu, untuk apa dia kesana?" tanya bunda.


" ada orang yang menerornya dan menyuruhnya datang kesana , dia mendengar semua hal yang seharusnya ia tidak dengan. dia mendengar ayah berkata kalau dia tidak yakin kalau nita adalah putrinya" jelas ricko.


bunda merasa kecewa mendengarnya bagaimana mungkin suaminya berkata seperti itu, dia sungguh tidak bisa mempercayainya adi sangat kejam pikirnya.


" adi kau tega sekali pada putrimu sendiri" ucapnya dalam hati.


" bunda setiap malam aku selalu melihat nita tidak bisa tidur dengan tenang. aku ingin mencari kejelasan agar aku bisa mengeluarkannny dari masa sulitnya ini. tanpa ada orang yang mengganggu istriku " kata ricko.


" katakan apa yang terjadi bunda" ujar ricko lagi.


" dulu bunda hanyalah seorang anak yatim piatu yang tinggal di panti asuhan. bunda bertemu dengan orang tua ayahnya dan mengangkat bunda jadi anaknya. hingga bunda berhasil dengan kerja keras bunda sendiri. bunda hanya perlu orang tua sedangkan urusan uang, bunda tidak pernah meminta. setiap hari bunda bekerja apapun hingga berhasil membangun usaha bunda sendiri"


" hingga suatu hari orang tua adi menjodohkan kami berdua, dulu bunda tidak mencintainya tetapi semenjak orang tuanya berkata kalau aku perempuan yang tepat untuk adi, bunda belajar untuk mencintainya hingga bunda merasa kalau bunda benar-benar jatuh cinta padanya. kami pun menikah tanpa bunda tau kalau sebenarnya adi mempunyai seorang kekasih"


ricko masih setia mendengarkan penjelasan mertuanya itu.


" kehidupan kami berjalan seperti pasangan suami istri seperti biasany hingga bunda melahirkan 2 orang putra, suatu hari dia bilang pada teman-temannya kalau dia sangat senang punya seorang putri. maka bunda hamil dan memberitahunya tetapi dalam keadaan hamil nita bunda memiliki masalah pada adi. dia menuduh bunda berselingkuh dengan partner bisnis bunda sendiri, padahak waktu itu bunda sedang menolong adi agar perusahaan yang ia bangun tetap jadi miliknya karena waktu itu usaha nya sedang turun"


" mungkin karena itulah dia berpikir aku berselingkuh dengannya. betapa bunda yang tidak pernah tau tentang dirinya kalau dia berselingkuh karena yang ia maksud anak perempuan yang ia sebut adalah putrinya dengan karina" ujar bunda matanya berkaca-kaca saat ia menjelaskannya.


" tetapi sedikitpun bunda tidak pernah menyesal karena melahirkan putri yang sebaik itu, tetapi bunda sangat menyesal karena tidak bisa membahagiakannya" bunda masih menahan air matanya mengingat betapa kerasnya dulu adi pada anak perempuannya itu.


" saat adi pulang membawakan mainan untuk kedua kakaknya , dia akan mengintip dari balik kamarnya mungkin dia berharap ayahnya akan membawakannya mainan tetapi tidak , besoknya saat ayahnya pergi bekerja diam diam dia memainkan mobilan kakaknya didalam kamar dengan polosnya"


" tetapi bunda sangat ingat waktu itu dia pernah bilang kalau dia membantu seorang anak yang jatuh dari sepeda dia sangat bahagia karena memiliki teman , mungkinkah itu kau nak?" tanya bunda.


" hmm itu aku bunda, dia menolongku seperti pahlawan bagiku waktu itu" jawab ricko.


" tolong jangan biarkan seseorang menyakitinya. bunda sudah gagal membahagiaakannya jadi sekarang bunda memberikan hak itu padamu bunda menyerahkan segala tanggung jawab bunda kepadamu " kata bunda.


***


" ini rumah yang cukup untuk dua orang, harganya juga tidak terlalu mahal. memangnya untuk siapa rumah ini apakalian pengantin baru?" tanya si pemilik rumah pada aidan dan xiaoqi.


" hmm iya kami pasangan baru , jadi berilah harga yang sedikit murah . kau pasti tau kalau harga gedung mahal jadi kami banyak hutang" ujar xiaoqi.


aidan meliriknya ia memasang muka lucu rasanya ia ingin membuang si ikan lohan ini sekarang juga.


" ah maaf nona ini harganya sudah murah " tolak si pemilik.


" ck baiklah kami beli sekarang" ujar aidan.


" tapi uangku tidak cukup" bisik xiaoqi.

__ADS_1


" tolong tanganmu singkirkan dari pinggangku, atau aku tidak akan berbuat baik padamu" ujar aidan.


xiaoqi tersenyum tanpa dosa pada aidan .


" 650 bagaimana? kami sudah tidak punya uang lagi" kata aidan.


" baiklah karena kalian pengantin baru jadi aku akan memberikannya" kata si pemilik.


" tapi uangku hanya ada 400 nanti saja cari yang murah" bisik xiaoqi.


" uruslah berkas-berkasnya aku akan membayar sekarang" kata aidan.


" baik pak" ujar pemilik.


didalam mobil aidan dan xiaoqi mendengarkan musik " thaousand year " xiaoqi sangat menyukainya.


aidan merasa tidak fokus kalau mendengar musik ia segera memutar mode mati.


xiaoqi kembali memutar mode on " hey ikan lohan! aku tidak fokus menyetir" gumamnya.


" baiklah...baiklah oh ya masalah uang tadi aku akan mengembalikan nya kalau nanti sudah bekerja" kata xiaoqi.


" tidak usah... bunda memberikan biaya nya padaku. kau tau rumah disini mana ada lagi yang seharga 400 juta , itu sudah bagus 650 dapat yang mewah " ujar aidan.


" bunda baik sekali ya " kata xiaoqi.


" bunda siapa dulu " ucap aidan dengan sombong.


" tapi kenapa kakak sangat pelit juga mulutnya pedas sekali" kata xiaoqi lagi.


" aku bukan pedas. tapi gayaku bicara memang seperti ini" ujar aidan.


" tapi aku suka kok" kata xiaoqi.


" jangan menyukaiku nanti kau jatuh hati lagi" kata aidan.


" memangnya kenapa kalau aku suka kakak?" tanya xiaoqi.


" tidak boleh kau masih kecil" jawab aidan.


" tapi nita dan ricko bisa menikah" timpal xiaoqi ia masih tidak ingin mengalah.


" kita berbeda " jawab aidan.


" kita sama kok emang apa yang beda?" tanya xiaoqi.


" kami tidak bisa menikah dengan mu karena agama kami melarang" jawab xiaoqi.


" eh kenapa hatiku sakit ya seperti aku tidak suka mendengar kak aidan mengatakan itu" ucap xiaoqi dalam hati.


hay readers ku tersayang , gimana nih kelanjutan kali ini? duh author sambil nangis bawang buat adegan ricko dan bunda , kasihan banget gak sih nita tuh. kira-kira apa yang balasan yang cocok untuk ayah dan si ikan piranha (celine) panggilan sayang dari aidan 😂 .


yuk ikuti terus kisahnya jangan lupa kasih komentar, like, komen dan vote ya teman-teman ♥️

__ADS_1


__ADS_2