
hari minggu pagi andrean telah menjemput xiaoqi di depan restoran, xiaoqi telah berpakaian rapi mengenakam dress selutut berwarna hijau dan rambut yang dia urai.
andrea tiba di depan restoran lalu xiaoqi masuk kedalam mobilnya.
tak lama mereka telah sampai di gereja, dan keduanya turun dari mobil.
" xiaoqi" panggil andrean
" ya andrean" jawab xiaoqi.
" kau sangat cantik hari ini" puji andrean
"terima kasih kau juga tampan hari ini , ayo masuk nanti kita telat" ajak xiaoqi.
" baiklah "
keduanya pun masuk bersama melalui pintu utama, hingga selesai mereka pun keluar dengan pintu berbeda.
andrean menunggu xiaoqi di depan tangga sedangkan xiaoqi baru keluar , dia memandangi tubuh andrean.
" yang nita katakan benar , aku mungkin bisa melakukan apapun segalanya demi cinta. tapi apa aku bisa menghianati tuhanku ? aku memang menyukai kak aidan tapi aku tidak mau membuatnya jauh dari tuhannya. sedangkan aku pasti ayahku melarang nya , andrean kami satu iman dia juga mencintaiku apa aku terima saja ajakan dia menikah ?" pikirnya dalam hati.
andrean menoleh kebelakang dan tersenyum ke arah xiaoqi begitupun sebaliknya xiaoqi tersenyum kepada andrean.
" sudah selesai ? bagaimana kalau kita jalan-jalan mumpung hari libur " kata andrean.
" iya boleh " kata xiaoqi.
diperjalanan itu terkadang xiaoqi melirik kearah andrean , aandrean tau xiaoqi sering memperhatikannya lalu dia melepaskan kacamata hitamnya.
" apa kau sudah memikirkan perkataanku?" tanya andrean.
" hmm itu aku ... mari kita makan dulu ada hal yang harus aku katakan padamu " ujar xiaoqi.
" baiklah aaku akan mengajakmu ke restoran pasta "
sesampai nya di restoran keduanya duduk berhadapan " andre apa aku boleh bertanya?" tanyanya.
" silahkan"
" apa kau benar mencintaiku ?" tanya xiaoqi.
" kau meragukannya ? " tanya balik andrean.
" tidak hanya saja aku ingin mendengarnya langsung darimu kare.."
" aku mencintaimu " ujar andrean yang memotong pembicaraan xiaoqi.
" apa keluargamu setuju denganku ?" tanya xiaoqi lagi.
" mereka tidak pernah melarangku . katakan saja aku akan mendengar apapun jawaban darimu , aku memang mencintaimu tapi jika kau menolakku mungkin aku akan sakit hati tapi aku rela jika kau memilih orang lain aku tidak akan membuatmu tertekan"
" beri aku waktu aku akan memikirkannya lagi"
" besok... aku ingin mendapatkan semua jawaban darimu besok sore "
" oke "
***
karena ini hari minggu ricko tengah membereskan kamar untuk bayi mereka, dia sedang mengecat kamar itu menjadi warna kuning berpadu dengan ungu seperti apa yang istrinya suka.
nita menemaninya tetapi dia hanya duduk melihatnya saja.
" Ricko yang disana masih belum rapi " tunjuk nita pada dinding bagian tengah.
" iya sayang sebentar aku akan menambahkan cat lagi disana " jawab ricko.
" kau tidak lelah ? kita suruh tukang saja biar dia yang melakukannya " kata nita.
" tidak sayang ini untuk anak kita aku tidak pernah lelah " tolak ricko.
__ADS_1
" minggu depan apa kita datang ke pernikahan dokter fahri?" tanya nita.
ya dokter fahri memang akan menikah katanya dia telah dijodohkan oleh ibunya dengan anak temannya seorang pramugari.
" kita lihat kondisinya , aku khawatir denganmu yang semakin hari semakin cepat lelah atau nanti kita titip saja " kata ricko.
" kalau aku tidak bisa kau saja yang datang , bagaimanapun dokter fahri rekan satu dokter setidaknya ada perwakilan "
" baiklah " ujar ricko kemudian melanjutkan pekerjaannya.
" ricko apa menurutmu xiaoqi akan menerima si andrean itu ? aku khawatir padanya semoga siapapun pria yang menjadi suaminya dia orang yang baik "
" instingku mengatakan iya " kata ricko.
" tapi aku melihat pandangan kakak pada xiaoqi berubah , dia seperti mempunyai rasa padanya. aku juga selalu memikirkan kakak "
" sayang " ricko menghentikan aktivitasnya dan mendekati nita lalu duduk disamping nita.
" jangan terlalu memikirkan sesuatu yang nanti membuat tubuhmu tidak normal, aku percaya semuanya pasti akan mendapatkan orang -orang yang baik. kak aidan pria yang baik begitu juga dengan xiaoqi "
" jangan pikirkan apapun lagi, aku tidak mau terjadi sesuatu padamu. kau tau aku bahagia karena akhirnya impian ku menjadi orang tua akan tercapai , disisi lain aku memikirkan dirimu aku tidak bisa melihatmu kesakitan seorang diri " ricko menggengam tangan nita dengan lembut dan nita menyenderkan kepalanya di dada ricko.
" itu semua sudah kodrat kami para wanita , aku tidak pernah takut jika sesuatu terjadi padaku. karena sebagai gantinya ada anak-anak kita. kau orang yang paling kupercaya untuk menjaga mereka berdua jika aku tidak bisa bersama kalian lagi "
" jangan pernah mengatakan itu , walaupun kita dokter semua hal yang kita katakan bukan berarti adalah keputusan mutlak. jika kita terus berpikir positif tidak akan ada yang terjadi"
" baiklah kau harus terus bersamaku agar aku merasa kuat , aku sangat mencintaimu " gumam nita.
" aku lebih mencintaimu sayang"
***
keesokan harinya
xiaoqi telah datang ke pantai yang telah ditentukan oleh andrean , dia melihat andrean yang menunggunya di dekat tebing.
" xiaoqi "
" aku pikir kau tidak datang" kata andrean.
" aku datang mana mungkin tidak "
" aku sudah memikirkan semuanya , jawabanku..."
" iya ! aku mau menikah denganmu" tekan xiaoqi.
" apa ? aku tidak salah dengarkan ?" ujar andrean
xiaoqi langsung menggelengkan kepalanya , andrean langsung memeluk xiaoqi dan dibalas dengan xiaoqi.
" aku mencintaimu " gumam andrean
" aku juga mencintaimu"
andrean mengecup puncak kepala xiaoqi, mereka bahagia satu sama lain. akhirnya xiaoqi telah memutuskan siapa yang dia pilih untuk cintanya.
dia pikir ini adalah kenyataanya dia telah memilih jalan yang benar dengan memilih andrean. didepan xiaoqi andrean berlutut dihadapannya dan memegang sebuah cincin.
" xiaoqi ... will you marry me ?"
" yes i will" jawab xiaoqi.
andrean memasangkan cincin itu di jari manis xiaoqi lalu keduanya berciuman dengan lembut.
***
sesampainya di restoran keduanya bergandengan tangan , andrean berniat mengantar xiaoqi sampai kedalam restoran. tak pernah sedikitpun mereka melepaskan pandangan satu sama lain.
" sudah sampai" ucap xiaoqi.
" hmm , secepatnya aku akan menikahimu aku akan memberitahu keluargaku dan melamarmu dengan benar nanti "
__ADS_1
" iya , aku percaya padamu "
" dah aku pergi dulu ya , besok aku kesini lagi. jaga dirimu baik-baik " andrean menggenggam tangan xiaoqi.
" iya hati-hati" ucap xiaoqi.
setelah kepergian andrean , xiaoqi duduk di meja . melihat mobil nya andrean telah pergi dia berniat untuk memberi tahu nita kemudian dia memesan taksi online.
tak butuh waktu lama taksi itu sampai dan melesat menuju kerumah nita.
" ini uangnya terima kasih pak" ucap nya yang menyodorkan uang satu lembar berwarna biru.
" terima kasih nona"
xiaoqi turun dari mobil dia menekan bel dari luar pagar. lalu masuk kedalam halaman, ada mobil ricko yang berjejer dengan mobil nita itu tandanya keduanya ada dirumah saat ini.
pintu utama terbuka, ricko yang membukanya karena suara bel.
" hay aku mau bertemu nita dia baik-baik saja kan ?" tanya xiaoqi
"hmm ayo masuk " ajak ricko.
xiaoqi masuk kedalam rumah mengikuti sang tuan rumah.
" duduklah aku panggil dia dulu "
ricko naik ke kamar mereka untuk memanggil nita , tak lama xiaoqi melihat nita yang turun dari tangga dibantu oleh ricko.
" nita apa kabarmu ? " tanya xiaoqi yang langsung memeluk nita dan dibalas oleh nita..
" aku baik , kau sendiri kenapa tidak kemari apa pemilik restoran yang memiliki banyak cabang begitu sibuk "
" hehehe sedikit " ucapnya yang memeragakan dengan jarinya.
" sayang duduklah jangan terus berdiri, aku akan membawakan minumana " kata ricko.
" hmm " nita mendekati kursi , xiaoqi membantunya lalu keduanya duduk di kursi yang sama.
" nita perutmu besar sekali , pasti keponakanku sudah besar kan didalam " dia mengelus perut itu.
" namanya juga kembar oh iya apa kabarmu aku khawatir padamu " tanya nita.
" aku baik ... nita ..." ujar xiaoqi.
" ada apa?" tanya nita.
" aku sudah dilamar oleh andrean "
" ha ? andrean ? kapan ?"
" hari ini "
" selamat ya , akhirnya si pemilik restoran china terkenal sudah sold out " ledek nita.
" apaan, aku tidak tau apa ini benar atau salah . tapi aku merasa pilihanku sudah paling tepat sekarang "
" xiaoqi... jangan khawatir aku tidak tau bagaimana perasaanmu yang sebenarnya tapi sebagai sahabat aku akan terus mendukungmu apapun keputusanmu. aku selalu mendoakan yang terbaik untukmu, jika andrean menyakitimu aku akan marah padanya dan memukulnya " ucapnya sambil tersenyum dia mengatakan hal itu seperti sedang bercanda tapi dalam hatinya dia sangat serius.
" tapi xiaoqi... apa yang membuatmu yakin menerima lamaran andrean?" tanya nita.
" aku tidak tau tapi aku merasa dia orang yang baik, saat berada didekatnya aku merasa nyaman yang terpenting kami satu iman"
" baiklah itu artinya kau sudah menemukan orang yang tepat untukmu. jangan pikirkan apapun lagi aku akan selalu ada disampingmu"
" minumlah aku hanya membuat syrup saja " kata ricko.
" tidak masalah , kau tau setiap hari saat kami masih kuliah kami tidak bisa lepas dari minuman yang namanya syrup "
" kenapa ?" tanya ricko.
" karena harganya murah " jawab nita.
__ADS_1