Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
menginginkanmu pergi


__ADS_3

Keesokan harinya


Ricko tengah rapat Bersama ketua rumah sakit dan wakil rumah sakit juga beberapa dokter yang sudah bekerja lama menjadi dokter dirumah sakit itu. Dalam rapat kali ini akan berkaitan tentang pertukaran kerja dengan rumah sakit di kanada dan setiap tahun ada seorang dokter yang akan mewakili rumah sakit selama 3 tahun.


Ada beberapa nama yang telah ditulis dan akan dipilih dalam pemilihan kali ini. Ada dokter Andika Sanjaya,  Dokter Fahri Wiratama dan juga Dokter Sabrina Chairunisa.


“ dari ketiga ini kita harus benar-benar memilih dokter yang tepat karena ini bukan tentang wawasan dokter saja tetapi membawa nama rumah sakit juga” jelas dokter alex.


“ ya! Benar sekali. Dari 3 pilihan ini semua dokter terbaik yang kita miliki di rumah sakit sangat sulit kita menentukanya” timpal dokter idham.


“ kita kupas dulu semua sisi yang akan membawa dampak nya sehingga kita bisa memutuskan dengan benar” ujar dokter alex.


Ricko mulai membuka lembaran dari laporan yang dia berikan dia banyak memikirkan segala hal tentang ini , dalam kertas itu ada 3 foto yang tertera dia mengamati satu per satu foto itu.


“ Dokter Andika .. dia sudah bekerja sama dengan rumah sakit ini selama kurang lebih 6 tahun, dia juga sudah menikah dan istrinya masih mengurus seorang bayi. Dia dokter yang kompeten di bidang jantung jika kita mengirimnya tentu kita tidak perlu khawatir” jelas dokter alex.


“ Dokter Fahri … sudah bekerja disini selama 5 tahun dia orang yang professional dan juga memiliki keahlian yang baik. Dia juga sudah pernah ikut kualifikasi ke jerman, aku rasa dia juga tidak ada masalah” sambung dokter alex.


“ dokter sabrina, dia baru 3 tahun dokter muda pada bidang kebidanan, dia juga sama kompetennya” sambung dokter elex.


“ menurutku dokter Fahri adalah orang yang cocok dia memiliki banyak sertifikat dari luar negeri tentang kedokteran” usus dokter idham.


“ tapi dokter Andika juga bisa” saut dokter lain.


“ menurutku dokter sabrina sudah cocok, dia masih lajang tidak ada beban jika harus pergi” saut dokter wanita.


“ Dokter Ricko bagaimana menurutmu? “ Tanya dokter Alex.


“ Menurut ku Dokter Fahri Wiratama dokter yang terbaik yang harus kita kirimkan. Dia juga tidak ada seorang istri maupun anak kalau untuk mendalami tentang kehidupannya. Seperti yang dikatakan dokter Gina tadi tidak ada beban jika harus pergi. Dia sering mengikuti lomba-lomba bersamaku dan juga memiliki hasil kualifikasi yang bagus dari jerman” jelas Ricko Panjang lebar.


Semuanya menganggukkan kepalanya seolah mengerti apa yang ricko jelaskan.


“ dokter ricko benar kami setuju pada pendapatnya” saut dokter lainnya.


“ baiklah kalau begitu kita tutup rapat ini, terima kasih untuk semua yang terlibat selanjutnya saya akan memberikan keputusan 2 hari lagi “ ujar dokter Alex.


 ****


“ kenapa ricko lama sekali” pikir nita yang menunggunya diruangan ricko.


“ eh maaf dokter saya tidak tau kalua ada istri dokter ricko disini” ujar anak-anak magang.


“ iya tidak apa , oh ya apa dokter ricko masih di ruang rapat?” tanyanya.


“ maaf dokter kalau itu aku juga tidak tau, aku kemari hanya mengantarkan rangkuman untuk tugas mingguan ku apa aku boleh menitipkannya disini?” tanya anak magang laki-laki itu.


“ iya boleh aku akan memberitahu dokter ricko” jawab nita.


“ ini dokter , terima kasih saya permisi” ucap anak itu.


“ iya “


Ketika dia menaruh laporan anak magang itu di dalam lacinya ricko, ricko langsung datang dan tersenyum pada nita.


“ sayang kau disini?’’ tanya ricko

__ADS_1


“ iya … aku ingin mengajakmu makan siang apa kau sudah makan?” tanya nita.


“ kebetulan belum “


“ duduklah aku membawa makanan dari rumah sengaja untuk makan siang diruanganmu” kata nita yang Menyusun makanan itu.


“ terima kasih sayang ini pasti lezat” puji ricko.


“ tentu saja ini buatan ku pasti lezat”timpal nita.


Ricko tersenyum mendengarnya lalu mereka makan dengan hikmat tanpa mengeluarkan suara sedikitpun. Nita berdiri Ketika ricko tidak ada air minumnya dan mengambilnya segelas penuh air.


“ minumlah” kata nita.


Ricko segera meminum air itu lalu Kembali melanjutkan makannya, ditengah-tengah makan dia memperhatikan istrinya sedang focus makan itu.


“ aku sudah mengambil keputusan yang tepat hari ini, tidak akan ada kerikil yang menganggu pernikahan ku dengan nita” ucapnya dalam hati.


“ kenapa kau terus memandangiku hmm?” tanya nita walaupun dia tidak melihat langsung tapi dia tahu ricko sedang memperhatikannya.


“ tidak aku hanya ingin melihat wanita tercantikku ini” ujar ricko.


“ semua wanita cantik dimata suaminya sendiri” kata nita.


“ tidak.. tapi bagiku kau wanita paling cantik di dunia, sayang sekali hanya aku yang bisa memilikimu “ goda ricko.


“ makanlah ricko jangan terus gombal nanti tersedak” kata nita.


Ricko mengelus kepala nita yang tertunduk sedang makan itu.


 ***


" ha ? pertukaran" ujar fahri.


" ya ... semua orang membicarakan itu " timpal dokter itu.


" aku tidak pernah diberitahu untuk itu bagaimana mungkin bisa" pikir fahri.


" selamat ya kau akan bertemu dokter cantik-cantik nanti" ucap dokter itu lalu segera pergi.


" siapa yang melakukannya " pikirnya.


seketika dia melihat ricko yang lewat dan tersenyum pada anak buahnya. melihat ricko tersenyum lebar seperti itu dia tersenyum.


" aku sudah tau siapa dalangnya" gumam fahri.


" dokter ricko apa kau punya waktu sebentar?" tanyanya dari kejauhan.


ricko menoleh padanya , sedangkan fahri berjalan mendekatinya " ada apa?" tanya ricko.


keduanya sudah berada di atap rumah sakit tempat para dokter dan suster sering istirahat karena ada taman buatan disana.


" langsung saja kau bukan yang memberikan namaku untuk melakukan pertukaran ?" tanya fahri.


" kau mau aku jujur ? ... baiklah aku akan jujur " kata ricko.

__ADS_1


" aku tidak tau kalau ada namamu disana , kami rapat dan langsung ada 3 dokter yang terdaftar salah satunya dirimu" jelas ricko.


" apa kau sengaja melakukan ini ? kau pikir dengan menjauhkan aku dari Nita kau bisa mengurungnya ?" kata fahri.


" mengurung ? maaf .... kata itu tidak tepat seharusnya mempertahankannya. aku bisa melakukan segala cara hanya untuk mempertahankan pernikahanku " ujar ricko dengan santai.


" kau sengaja ricko... kau memilihku agar aku tidak bisa melihat nya, sebelum dekat denganmu dia lebih dulu bersamaku "


" lebih dulu sebagai apa ? sebagai pembimbing dan anak murid ? hubungan itu hanya formal belaka. sedangkan aku ... aku sudah menikahinya lebih dulu"


" lagipula kami memilihmu karena kompetensi mu sendiri dan bakatmu , kau diakui dirumah sakit ini sebagai dokter yang unggul seharusnya kau bangga untuk itu karena hanya dokter pilihan yang bisa pergi" tegas ricko.


" itu alasan mu , tapi yang aku tau alasanmu hanyalah Nita " tekan fahri.


" benar kau sangat benar itu alasanku yang kedua"


" Ricko "


kedua orang itu segera menoleh dan nita sudah berdiri di tengah pintu yang menghubungkan atap rumah sakit.


" sayang" ujar ricko.


" Ricko ayo kita pulang, aku sudah selesai praktek" kata nita.


" Nita apa kau tau bagaimana kelakukan suamimu?" ujar fahri.


" Ricko ayo " nita segera menghampiri ricko dan menggengam tangannya tanpa memperdulikan fahri.


" dia mengirimku ke kanada agar aku tidak bisa bertemu denganmu. dia menyalahgunakan kekuasaannya padaku " fahri mencekal tangan nita yang sedang menggenggam tangan ricko.


" jangan pernah menyentuh apapun dari nya " tegas ricko lantang.


" maaf ini bukan urusanku " ujar nita.


" nita kau harus bicara padanya dan cabut semua itu " pinta fahri.


" aku disini bekerja sesuai dengan apa bagianku. aku tidak berhak ikut campur dalam keputusan anggota dokter lain yang lebih senior dariku. didalam rumah kami memang suami istri tapi ketika bekerja aku hanya seorang dokter , dia senior dan aku junior aku tidak bisa mengatur seniorku"


" aku masih ingat ketika kau mengatakan padaku jika kau ingin menjadikan lisensi dokter mu sebagai dokter terbaik kau akan mengikuti langkah apapun demi mendapatkannya. dan saat ini rumah sakit memberikan kesempatan itu padamu lalu kenapa kau harus menyianyiakannya "


" tapi nita aku ha.."


" sudah berapa kali aku harus mengatakan ini padamu , berulang kali juga aku menyuruhmu untuk menganggapku hanya sebagai rekan kerja saja. aku sudah mempunyai kehidupanku sendiri , aku sudah menikah menjadi seorang istri untuk ricko dan ibu dari anak-anaknya. seberapa kerasnya tuhan menguji kami dengan kerikil-kerikil kami akan tetap bersama. karena cinta kami "


" Aku mencintai ricko ... bukan dirimu... dokter Fahri Wiratama ! " ucap nita dengan pelan tanpa emosi namun menekankan kata-katanya.


" ayo kita pulang" kata nita.


lalu ricko segera pergi bersama nita dan keduanya terus bergandengan tangan.


kata-kata barusan itu sangat terngiang-ngiang di telinga fahri " Aku mencintai ricko ... bukan dirimu dokter Fahri Wiratama"


melihat kedua orang itu yang bergandengan tangan , berbahagia dalam kehidupannya sendiri. hatinya sangat sakit air matanya menetes dan wajahnya memerah.


" jadi kau ingin aku pergi" gumam nya.

__ADS_1


 


__ADS_2