
" dokter fahri" gumam nita
" hmm" fahri hanya tersenyum menanggapinya tetapi beda hal dengan nita , ia bingung setengah mati apa yang harus dia lakukan sekarang.
ceklek
nita menyadari kamar mandi itu akan terbuka
" dr. aku akan turun 5 menit lagi " ucapnya dengan cepat lalu ia segera menutup knop pintu itu.
" sayang ada apa?" tanya ricko ia keluar dari kamar mandi menggunakan mantel mandi milik hotel itu.
sedangkan fahri ia merasa bingung .
" apa ada yang dia sembunnyikan?" pikirnya.
" sudahlah aku tunggu dibawah saja" gumannya.
dibalik pintu itu nita merasa sangat lega , hampir saja ia ketahuan.
" sayang ada apa?" tanya ricko lagi.
" tadi .... tadi dr. fahri datang" jawab nya.
" kenapa dia datang pagipagi?" tanya ricko.
" aku juga tidak tau untung aku tutup pintu dengan cepat jika tidak apa yang harus aku jelaskan " jawabnya.
" aku turun sekarang ya, nanti dia datang lagi kesini " ujar nita.
ricko hanya berdiri memandangi nita yang sibuk dengan dirinya sendiri itu , ia bercecer mencari tas dan blezernya dan keluar dari kamar mereka.
sedangkan nita ia berlari menuruni tangga karena lift sudah penuh ia harus menyusul dr. fahri dibawah dan ternyata fahri sudah menunggunya di lobi hotel.
" dokter " panggil nita.
fahri pun menoleh lalu ia berdiri dan menghampiri nita.
" ayo kita pergi" ujar nita.
" apa ada sesuatu tadi?" tanya fahri.
" ah tidak ada apa apa dok hanya terkejut saja " jawab nita.
" hmm baiklah ayo kita pergi" ujar fahri.
mereka berdua akhirnya keluar hotel lalu memanggil taksi untuk mengantar mereka ke gedung seminar.
krurkkk..
perut nita berbunyi karena lapar , fahri meliriknya lalu ia membuka tasnya dan mengambil sesuatu disana.
" astaga aku lupa makan" ucap nita dalam hati.
" ini makanlah " dr. fahri memberikan sandwich pada nita.
nita menerimanya " terima kasih " ucap nita , fahri hanya tersenyum , secepat mungkin nita memakan sandwich itu karena ia benar-benar lapar sekarang.
" dia tetap cantik walau sedang makan begitu" ujat fahri dalam hati sambil terus memandangi nita yang sedang makan itu.
.......
dan akhirnya didalam gedung seminar itu nita dan fahri menerima penghargaan, mereka.kembali berfoto bersama dan setelah itu nita kembali keruangan yang telah disediakan lalu ia mencari tasnya.
__ADS_1
ia ingin pulang sekarang, karena mungkin ricko masih ada di hotel. ia tidak mau membuat ricko marah lagi .
" nita kau mau kemana?" tanya fahri saat mengetahui nita yang terburu buru itu.
" aku harus kembali ke hotel dok " jawab nita.
" apa tidak mau makan dulu?" tanya fahri.
" lain kali saja" jawab nita.
" baiklah ayo kita kembali ke hotel" ujar fahri.
setelah sampai di hotel nita langsung turun dari mobil , saat ia turun heels nya tidak sengaja hampir membuat nya terjatuh lalu dengan sigap fahri memeluknya hingga mereka saling berpelukan.
saat ricko baru sampai di hotel ia melihat keduanya sedang berpelukan, matanya menatap lekat kedua insan itu dan tangannya mengeram kesal.
" kau tidak apa-apa?" tanya fahri .
nita langsung melepaskan pelukan itu saat ia ingat kondisi mereka sekarang.
" tidak apa-apa dok, terima kasih " ucap nita.
" aku pergi dulu" ujar nita.
" tunggu" fahri menarik tangan kanan nita hingga nita menghentikan langkahnya.
" bisakah kita bicara sekarang?" tanya fahri.
" sekarang? (seketika nita mengingat tangannya yang digenggam oleh fahri itu iapun melepaskan tangannya sendiri) apa tidak bisa nanti saja?" tanya nita.
" tidak bisa" jawab fahri.
" baiklah" nita menganggukkan kepalanya.
nita dan fahri menyadari ada seseorang yang memanggil nama nita mereka mencari sumber suara itu lalu menghentikan sorot matanya di samping rerumputan itu ricko sudah berdiri menggunakan pakaian casualnya celana jeans berwarna hitam , atasan kaos dan juga jaket.
" dokter ricko" gumam fahri.
" ricko" ucap nita dalam hati.
ricko berjalan menuju kearah mereka berdua , lalu ricko menggenggam tangan nita begitu saja, fahri memperhatikan tangan itu , menatapnya nanar.
" apa ini?" tanya fahri.
" dokter ini ... dokter ricko itu .." ucap nita yang terbata-bata.
" aku suaminya dan dia istriku" jelas ricko.
" apa?" ujar fahri ia terkejut mendengar itu .
" nita dia berbohong kan ?" tanya fahri yang masih ingin membuktikan bahwa semua yang ia lihat hanyalah kebohongan.
" dia... dokter yang dokter ricko katakan itu benar , kami sudah menikah" jawab nita.
duar
bak disambar petir disiang hari , pernyataan itu membuatnya kecewa , hancur dan membuatnya patah hati. ia tidak menyangka nita adalah istri dari dokter ricko.
" jangan terlalu dekat dengannya itu tidak baik bagi kami , sebaiknya jangan menyukai istri orang lain" ujar ricko dengan santai.
" ricko " ucap nita.
" ayo kita pulang" ricko langsung menarik tangan nita begitu saja meninggalkan fahri yang masih shok itu.
__ADS_1
" tapi ricko" ujar nita.
ricko tidak mendengarkan semua ucapan nita dan malah semakin menarik nita dengan cepat ke dalam hotel.
" ricko seharusnya kau tidak berbicara seperti itu pada dokter fahri" ujar nita.
" kenapa? kau ingin terus didekati olehnya? apa kau mencintainya ? " tanya ricko dengan sorot mata yang tajam.
" tpi tidak seha...."
" apa tidak mau masuk?" tanya ricko sudah berdiri tepat di kamar mereka.
nita pun menuruti ricko dan masuk kedalam kamar.
" ricko kenapa kau sangat posesif seperti ini! aku tidak pernah mencintai dokter fahri. kau salah paham padanya " ujar nita .
" salah paham? apa yang aku lihat dibawah tadi itu hanya kesalahpahaman? dia memelukmu lalu menggenggam tanganmu, apa saat dia menyentuhmu kau hanya diam?" tegas ricko.
" ricko " gumam nita.
" ayo kita pulang sekarang juga " tegas ricko.
nita tidak lagi bicara, ia tidak mau berdebat dengan ricko. ia merasa sangat lelah untuk terus berdebat.
dilain halnya dokter fahri sudah berada di kamat hotelnya , ia sedang menatap foto yang barusan mereka lakukan itu.
dimana keduanya seperti pasangan yang sangat serasi dan juga bahagia , kenyataan ini membuatnya patah hati.
baru kali ini jatuh hati tetapi tuhan membuatnya patah hati. apakah jatuh cinta itu sebuah kesalahan? dia tidak tau jika nita sudah menikah , maka itu dia mencintainya.
" aku tidak bisa memilikinya sekarang , tetapi aku memilikimu dalam foto ini" ucapnya.
.....
ricko dan nita sudah berada di jakarta sekarang , sedari tadi ricko terus diam saja begitu juga nita ia tidak berbicara sedikutpun.
sopir membawa mereka pulang kerumah , nita masuk begitu saja tanpa memperdulikan ricko dibelakangnya.
ia masuk ke dalam kamarnya disusul oleh ricko dibelakangnya.
" dokter fahri itu mencintaimu" ujar ricko sambil tangannya mengunci pintu kamar.
" itu hanya pandangamu , aku dan dia hanya sekedar pembimbing dan anak murid tidak lebih. kenapa kau mempermasalahkan ini!" tegas nita.
" lihat ini ! " ricko menunjukkan instagram dokter fahri yang memasukkan foto dirinya dan juga fahri.
" dia tidak pernah memasukkan foto bersama seorang wanita ,lihat ini " ricko membukakan para komentar itu , hampir rata -rata yang berkomentar sangat menyetujui hubungan keduanya.
" lalu apa yang harus aku lakukan sekarang ? anggap saja dia memang mencintaiku tetapi dia bisa meeruskan itu karena kita sudah menikah" tegas nita.
" yang harus dilakukan sekarang , beritahu semuanya jika kita sudah menikah!" tekan ricko.
" memberi tahu semuanya?" gumam nita ia pun duduk di ranjang mereka.
" iya ! aku ingin hubungan kita jelas sekarang dan semua orang tau aku suamimu dan kau istriku " ujar ricko.
" baiklah , baiklah aku mau " ujar nita.
nita pun berdiri lalu ia masuk kekamar mandi, ricko hanya melihat nita sekilas lalu ia pun duduk di ranjang.
" maaf karena aku seperti ini, aku sengaja melakukan ini agar kau mau mempublikasikan hubungan kita. kau hanya milikku" ucapnya dalam hati.
memang benar, ricko tau jika nita tidak pernah memiliki perasaan apapun terhadap dokter fahri, ia sangat percaya pada nita tetapi yang tidak bisa ia percaya adalah dokter fahri. dia pikir setiap orang yang mencintai itu bisa nekat melakukan apapun.
__ADS_1
ia tidak mau mengambil resiko lagi sekarang. dia hanya ingin bahagia dan memulai kehidupan baru bersama nita.