Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
mengakhiri dan memulai


__ADS_3

" aku akan menandatanganinya" ujar adi


ia menaruh surat itu dimeja lalu segera ia menandatangani surat itu , kemudian diikuti oleh hani yang juga menandatangani surat itu.


" baiklah sekarang kalian sudah resmi bercerai , maka pembagaian harta ini akan dibagi secara adil dan merata" jelas pak pengacara.


" yang pertama rumah ini atas nama ibu hani maka bapak adi tidak berhak atas rumah ini . yang kedua pihak ibu hani tidak menginginkan apapun dari semua bisnis bapak adi nugraha maka hal ini tidak ada pembagian. dan yang ketiga karena anak anak sudah besar maka sebagai orang tua harus menerima apapun keputusan sang anak untuk ikut dengan salah satu dari kalian" jelas pak pengacara.


" apa kau tidak mau meminta apapun dariku?" tanya adi dengan lembut.


" tidak perlu, aku akan menghidupi diriku dan anak anakku dengan caraku sendiri " jawab bunda.


" baiklah jika ada kebutuhan lainnya maka temui aku , aku akan membantumu" ujar adi.


" dan kalian berdua , nathan juga aidan. jika kalian membutuhkan sesuatu katakan pada ayah " sambung adi sambil matanya menatap ke arah kedua anaknya itu.


" aku tidak akan meminta apapun lagi ayah. aku tidak akan membencimu tapi jangan temui aku lagi mulai dari sekarang" ucap nathan.


" mas kau tidak boleh berkata seperti itu" ujar iren.


" aku akan berhenti dari kantormu mulai dari sekarang. jangan memikirkan kami lagi. aku dan kakak akan menjaga bunda dan adikku , kami berdua akan menggantikan posisi ayah dalam kehidupan nita" jelas aidan.


" baiklah. ayah tidak akan memaksa kalian untuk menganggap ayah. " ucapnya lalu ia berdiri.


" dan juga tolong sampaikan pada adik kalian, gapailah mimpinya itu karena sekarang tidak akan ada yang menghalanginya lagi" sambungnya lagi , iapun pergi meninggalkan anak dan istrinya itu.


saat didalam mobil ia merasa sesuatu hal yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. hatinya tidak menginginkan ini tapi nyatanya ia harus mengakhiri keluarga yang telah ia bangun selama 30 tahun itu.


" kenapa aku tidak bahagia sekarang" ucapnya.


.......


malam pun tiba , ricko sudah menunggu nita di parkiran karena ini sudah jam 8 seharusnya nita sudah pulang dari tadi , tetapi mungkin karena ada pekerjaan mendesak ia harus terpaksa lembur.


ricko mengerti karena menjadi seorang dokter haruslah mementingkan keadaan pasien , karena bagi seorang dokter pasien adalah hal utama , tidak peduli siapa dia , ras , golongan atau agama manapun mereka sama.


drrtt...drrtt.


my wife ❤


" ricko aku baru selesai operasi maaf ya , aku akan turun 5 menit lagi"


itulah kira kira pesan dari nita , melihat pesan itu ia berpikir tidak mungkin membawa istrinya untuk berjalan berduaan. karena istrinya itu pasti sangat lelah maka ia memutuskan untuk menundanya saja.


dari kejauhan nampak nita mendekati mobilnya , ia pun membukakan pintu dari dalam lalu nita masuk begitu saja.


" maaf ya aku sangat lambat " ujar nita sambil tangannya memasang selt belt.


" iya tidak masalah , oh iya lebih baik kita undur saja ke bioskopnya. pasti sangat lelah kan?" tanya ricko.

__ADS_1


" hmm kakiku sangat pegal karena tadi berdiri sangat lama , mungkin sudah lama aku tidak berdiri jadi kakiku harus menyesuaikan lagi" jawab nita.


" baiklah kita pulang saja " ujar ricko.


segera ia lajukan mobilnya itu, sesampainya di rumah mereka pun masuk ke dalam kamar , lalu nita ia segera turun kembali untuk memasak.


ricko sedang mandi di atas , sebenarnya ia juga meraga gerah tetapi ricko pasti lapar untuk itu akan membuatkan makan malam untuk ricko.


ia menyiapkan beberapa bahan sayuran lalu ia mulai menumis dan yang sebelahnya ia menggoreng ikan saja. karena ricko juga bukan pemilih dalam soal makanan maka dari itu ia tidak perlu menyiapkan hal yang khusus.


setelah sayuran matang dan ikan juga sudah digoreng ia taruh di meja makan lalu mengambil dua piring dan yang lainnya.


" aku mandi saja dulu , gerah sekali" gumanya.


" sayang" ujar ricko saat ia akan turun ia melihat istrinya yang akan naik itu.


" eh kau sudah selesai?" tanya nita.


" iya '" jawab ricko.


" baguslah aku sudah memasak kau makan duluan saja aku akan mandi sebentar " ucap nita.


" aku akan tunggu dibawah ya " ujar ricko.


nita pun tersenyum seraya menganggukkan kepalanya.


ricko juga turun ke bawa lalu ia lihat apa yang dimasak istrinya untuk makan malam, ia duduk di kursinya lalu menatap masakan istrinya itu.


hanya sekitar 10 menit nita sudah selesai mandi ia tidak ingin membuat ricko menuggu lama karena juga ini sudah malam jadi tidak bagus untuk berendam lama lama di kamar mandi. lalu ia lihat ricko yang sedang fokus melihat ponselnya.


" ayo kita makan" ujar nita.


" sudah selesai?" ricko menatap nita seraya tersenyum sambil mematikan ponselnya itu.


" hmm " nita menganggukkan kepalanya lalu ia mengambil setengah centong nasi dan lauknya , ia memang tidak suka makan nasi kalau makan oleh sebab itu ia makan sedikit saja untuk mengganjal perutnya yang kosong itu.


lain hal dengan ricko ia makan dengan lahap karena ia sangat menyukai masakan rumahan. apalagi istrinya yang membuatnya ia makin lahap memakannya.


setelah selesai memakan nya ricko membereskan semua piring lalu membawanya ke wastafel untuk dicuci sedangkan nita ia mengelap bekas mereka makan. ricko selalu tidak mau memberatkan istrinya sendiri oleh karena itu ia selalu berbagi pekerjaan rumah tangannya dengannya.


" apa sudah selesai?"tanya nita.


" sebentar lagi " jawab ricko.


" apa kau mau makan ice cream untuk dikamar?" tanya nita.


" boleh " jawab ricko.


...

__ADS_1


dikamar itu mereka duduk di sofa sambil memakan ice cream nita sangat suka sekali makan ice cream sebelum tidur , mereka menikmati rasa lembut dan manis dari ice cream tersebut.


setelah itu nita naik ke atas ranjang begitu juga dengan ricko yang menyusul istrinya itu.


" sayang " panggil ricko.


" ada apa?" nita menoleh pada ricko saat ia sudah menidurkan tubuhnya di kasur.


" aku mau..." ujar ricko yang menghentikan pembicarannya itu.


" mau ? mau apa?" jawab nita.


" aku mau...." ucapnya ricko lalu ia sedikit bergeser mendekati tubuh nita , nita merasa sedikit takut saat ricko mendekatinya ia memundurkan sedikit tubuhnya tapi langsung saja ricko menahan punggungnya dengan tangannya


" ricko ... kau mau apa?' tanya nita yang wajahnya mengekspresikan ketakutan itu.


" aku hanya mau mengatakan ayahku akan datang besok , dia ingin menemui " jawab ricko.


nita menghembuskan nafasnya kasar , ia lega saat ricko tidak meminta hal lain padanya.


" kenapa? apa kau berharap sesuatu?" goda ricko.


" tidak hehe tentu saja tidak" ucap nita.


" tapi aku tidak melihatnya begitu, pasti kau berpikir aku akan menginginkan hal itu kan?" tanya ricko lalu matanya menatap ke tubuh istrinya.


nita yang menyadari itu langsung telentang agar ricko tidak memperhatikanya.


" aku pasti menginginkan itu , tapi aku tau ini belum saatnya jadi aku akan menunggu hingga hari itu tiba" ucap ricko.


" sebenarnya ayah diundang teman bisnisnya karena anak temannya akan menikah jadi ia pulang hanya 2 hari , sekalian ingin melihat menantu cantiknya ini " sambung ricko.


" kenapa ayahmu tidak tinggal indonesia saja?" tanya nita.


" dulu ayah tinggal disini, tapi .... sayang dekatkan kepalamu kesini " pinta ricko.


nita menatap ricko lalu segera ricko menarik tubuh nita agar ia dapat memeluknya , nita hanya diam saja dan tidak sedikit pun memberontak.


ia juga ingin sedikit mengenal ricko , maka ia harus terbiasa atas sikap ricko.


" tapi apa?" tanya nita.


" disana ayah lebih dekat dengan nenek , lagipula jika disini ayah sendirian karena aku jarang pulang kerumah jadi ayah memutuskan untuk tinggal di amerika setelah kita menikah" jawab ricko.


" kau masih punya nenek?" tanya nita lagi.


" hmm nenekku sudah tua tapi ia masih segar bugar karen ia sangat suka berolahraga" jawab ricko.


" oh iya jika nanti ayahku kesini, jangan merasa sungkan terhadapnya. anggap saja ayah sendiri karena aku juga sudah menganggap bunda sebagai ibuku sendiri " ujar ricko sambil tangannya mengelus pundak istrinya.

__ADS_1


" iya aku akan melakukannya" ucap nita.


" aku mencintaimu" ujar ricko lalu ia mengecup kening nita , nita hanya memejamkam matanya saja.


__ADS_2