Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
Ada Apa Dengan Aidan ?


__ADS_3

malam hari ini , nita belum tidur padahal sudah jam 10 malam. dia berjalan kesana kemari hanya untuk menunggu ricko di ruang tamu.


baru dua hari dia sudah sangat merindukan suaminya itu, 2 jam lalu ricko mengabari kalau sudah di dalam.pesawat dan sekarang mungkin ricko sudah dijalan menuju pulang.


irene yang membawa air putih dari dapur itu melihat nita dan langsung mendekatinya


" nita apa yang sedang kau lakukan ?" tanya irene.


nita pun berbalik " eh kakak , aku... aku sedang menunggu ricko "


" sebentar lagi juga ricko pulang , lebih baik tidurlah." kata irene.


" iya kak tidak apa aku ingin menunggunya dulu " tolak nita.


" baiklah kalau begitu kakak naik keatas ya"


" iya kak "


30 menit berlalu nita menunggu hingga dia tertidur di sofa dalam posisi duduk. handphonenya bergetar ... ricko sedang menelpon tapi dia tidak mengangkat nya.


ceklek


dari pintu utama ricko sudah datang membawa kopernya dia berjalan perlahan lalu menghidupkan lampu hingga dia mampu melihat nita yang sudah tertidur.


segera dia berlaro menghampiri istrinya , dia menatap wajah itu . " maaf aku sudah membuatmu menunggu" gumamnya kecil.


nita menggerakkan matanya dan membukanya " ricko" ucapnya serak.


" sayang "


" kau sudah pulang?" tanya nita seraya tersenyum.


" kenapa tidur disini hmm? ayo kita keatas " ajak ricko


nita menganggukkan kepalanya , sesampainya di dalam kamar ricko membantu nita merebahkan tubuhnya di ranjang dan menyelimutinya.


" apa perjalanannya lancar?" tanya nita.


" iya sayang , tadi itu apa ... lain kali jangan menungguku seperti itu aku tidak mau membuatmu repot " ujar ricko pelan.


" tidak , aku hanya ingin menunggu suamiku pulang. aku sangat merindukannya "


ricko tersenyum dan dia mengecup kening nita sedikit lama , nita memejamkan matanya merasakan hangatnya ciuman itu.


" aku lebih merindukanmu sayang , rasanya aku tidak ingin lagi pergi seperti ini"


" kau sudah makan ? aku ambilkan makanan ya ?" kata nita.


ricko menggelengkan kepalanya " aku sudah makan di pesawat, sekaeang tidurlah aku sudah pulang. aku mandi sebentar setelah itu aku akan memeluk dan mengelus perutmu nanti"


" hmm" nita menganggukkan kepalanya , dia tersenyum melihat ricko yang akan masuk kedalam kamar mandi itu.


selesai mandi ricko hanya keluar menggunakan celana panjang nya dan tidak memakai pakaian , nita masih belum tidur karena ingin menunggunya , melihat itu lantas ricko bertanya " sayang masih belum tidur juga "


" aku ingin tidur bersamamu "


ricko memakai kaos nya dan kemudian menyisir rambutnya , dia naik keatas ranjang dan mendekati nita.


cup


ricko mencium bibir nita sekilas " aku merindukanmu " ucap ricko serak. nita memeluk ricko dan menaruh kepalanya didada ricko.

__ADS_1


" ricko " panggil nita lembut .


" iya sayang "


" apa kau besok akan kembali kerumah sakit ?" tanya nita.


" kenapa ? apa mau aku tidak bekerja ?" tanya balik ricko.


" aku ingin bersama mu besok , bisakan kau tidak masuk "


" baiklah besok aku tidak masuk, aku akan menemani istri kecilku ini "


" aku mencintaimu " nita mengecup bibir ricko.


" sayang apa ini siasat mu untuk menggodaku hmm ?"


" apaan tidak kok "


" tapi kenapa aku merasa ini godaan , ck jika saja dokter mengizinkan" desah ricko.


" maaf " ucap nita.


" sayang kenapa kau minta maaf hmm ? ini bukan salahmu , tenang saja aku bisa menahannya hanya sekitar 2 bulan bukan ?"


" iya "


" tidak apa aku hanya ingin kau sehat , kesehatanmu lebih penting untukku "


" terima kasih " ucap nita.


" sudah tidurlah ya "


ricko mengelus-ngelus rambut nita hingga sang empu tertidur nyaman dipelukannya.


" andrean yang mana yang bagus?" tanya xiaoqi ketika memilih cincin untuk tunangan.


" hmm yang ini , tapi terserah kau saja yang kau suka kau boleh memilihnya " jawab andrean.


" tidak yang kau pilih ini sangat bagus "


" tolong bungkuskan yang dipilih calon istriku" kata andrean pada pelayan.


" baik tuan"


mendengar kata calon istri hati xiaoqi sangat bahagia , ketika bersama andrean dia merasa menjadi wanita yang paling bahagia. karena andrean sosok yang penyayang menurutnya.


" ini mas silahkan bayar di sana " tunjuk pelayan itu pada kasir di sebelah kanan.


" ayo sayang " kata andrean , lalu xiaoqi menggandeng tangan andrean.


selesai membayar keduanya mencari cafe dan duduk berhadapan mereka memesan americano. " sayang kapan orang tuamu kemari apa kita saja yang datang kesana ?" tanya andrean.


" oh itu apa aku boleh mengatakan hal sejujurnya tentang orang tuaku ?" tanya xiaoqi.


" tentu saja aku senang malahan "


" ayah dan ibuku sudah bercerai , ayah sudah menikah lagi dan ibu sedang membangun usaha pabrik teh milik keluarga di china tadinya dia ingin tinggal disini karena nenek sudah tiada jadi ibu pulang "


" tapi aku sudah memberi tahu mereka berdua , ibu akan datang bulan depan tapi ayah katanya dia tidak bisa hadir "


andrean mengelu tangan xiaoqi dan mengenggamnya erat " jangan sedih aku tidak akan berubah pikiran karena latar belakang keluargamu , kau tau aku mencintaimu karena sifat mu, kau selalu ceria , selalu tersenyum dan ramah juga baik hati "

__ADS_1


" terima kasih andrean , kau tau selama aku punya pacar aku tidak pernah mendengar pacarku mengatakan ini tapi kali ini aku baru tau pria yang benar-benar mencintai kita bukan hanya perlakuan tapi perkataan juga berjalan seiringan "


" setelah menikah aku akan membawamu kerumah ku kau mau kan ?" tanya andrean.


" kenapa tidak "


dari dalam cafe ternyata aidan ada disitu bersama sekretarisnya delisa , dia melihat xiaoqi dan andrean sedang bersama.


seakan dunia ini sangat sempit hingga terus mempertemukan dia dengan kedua orang itu.


" pak apa ada sesuatu?" tanya delisa.


" oh tidak ayo kembali ke kantor " jawab aidan.


aidan memliih jalan lain, walaupun delisa merasa aneh kenapa aidan memilih jalan dari samping padahal dari depan itu semakin dekat dengan mobil tapi dia mengikutinya saja.


" hmm delisa maaf aku tidak akan kembali ke kantor kau pesan taksi dan minta biaya ganti rugi nya di kantor tidak apa kan ?" tanya aidan.


" iya pak tidak masalah "


" baiklah saya duluan "


aidan masuk kedalam mobil meninggalkan delisa sendirian , delisa memesan taksi online dari handphonenya.


diperjalanan itu aidan hanya menatap jalanan yang sedang sepi itu , hingga dia tak memperhatikan laju mobilnya lagi.


dari depan ada seorang perempuan yang sedang lewat menyebrangi jalan " brukk" aidan menabrak orang .


aidan diam seketika lalu tersadar , banyak orang yang melihat nya , dia keluar dari mobil dan membalikkan perempuan itu.


" hey apa kau tidak apa-apa ?" tanya aidan yang menggoyangkan tubuh perempuan itu.


perempuan itu mengeluarkan darah dari kepalanya , perempuan itu juga sudah tidak sadarkan diri lagi. " maaf bisakah kau membukakan pintu mobilku aku harus membawanya kerumah sakit" pinta aidan pada orang sekitar.


" iya ...iya " kata seorang pria .


dia mengangkat tubuh wanita itu , dibantu orang lain dan menggulingkannya di kursi belakang.


" ini tas perempuan itu " kata pria yang membuka pintu tadi.


" terima kasih pak "


aidan segera melajukan mobilnya untuk menuju kerumah sakit terdekat, dia merasa khawatir pada perempuan itu dia harus cepat atau perempuan itu akan meninggal karena mengeluarkan banyak darah.


" tinn...tinn...."


dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi melewati mobil didepannya .


15 menit kemudian dia telah sampai dirumah sakit , perawat membawakannya brankar dan membawanya ke dalam ruangan UGD.


aidan mengelus wajahnya kasar , dia memegang tas wanita itu mencari sebuah identitas disana.


" Tiara Dinamika " ucapnya ketika memegang KTP .


" dokter ... apa yang terjadi pasien baik-baik saja kan ?" tanya aidan ketika doktet membuka ruangan .


" pasien harus segera dioperasi , kau tunggu saja "


dokter itu segera pergi dari belakang perawat membawa brankar wanita itu , aidan hanya mampu memandanginya dia merada sangat bersalah.


" bagaimana jika terjadi sesuatu padanya , aku akan di cap sebagai pembunuh" ucapnya dalam hati.

__ADS_1


" Ricko aku harus memberi tahu ricko " ucapnya.


__ADS_2