Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
keponakanku sangat tampan


__ADS_3

dirumah sakit ricko sudah berada di ruangannya sendirian, setelah seharian panjang dia melakukan pemeriksaan dan juga operasi yang menghabiskan waktu hingga berjam-jam. dia membuka berkas-berkas semua kebohongan celine, tes rumah sakit bahkan DNA nya.


drttt....drttt


"aku sudah berhasil masuk keperusahaan adi nugraha. celine telah memilihku"


itulah pesan yang ia dapatkan , karena memang dia mengirim adik dokter chandra untuk mengawasi celine.


dia menatap foto celine yang ada di map itu dan yang lainnya bersangkutan dengan celine. dia akan membongkar semuanya sebelum celine melakukan hal jahat lainnya pada nita.


***


sepulangnya kerja dia menyetir mobilnya lalu dia berhenti di sebuah cafe, cafe itu tidak terlalu ramai hanya ada beberapa pengunjung itupun anak kuliahan yang mungkin sedang mengerjalan tugasnya.


dia duduk di depak jendela sepertinya dia menunggu seseorang. tak butuh waktu lama seorang pria bertubuh tinggi, pakaian rapi dan tampan datang duduk dihadapannya.


" satria" ujar ricko.


dia satria seorang dokter prikologi yang baru lulus, sekaligus adiknya dokter chandra temannya ricko.


" apa kau menemukan sesuatu?" tanya ricko.


" aku baru masuk dihari pertama...aku mengamatinya dari jauh dia seperti biasa saja. tapi terkadang dia marah marah sendiri, tersenyum lalu bahkan kadang ia seperti menangis"


" dalam dunia psikologi itu dinamakan hypomania , gangguan yang dikaitkan dengan masalah kejiwaan" jelas satria


" maksudmu gangguan bipolar? tanya ricko.


" hmm bahasa yang sering kita dengar, bipolar. seseorang dengan mudahnya mengubah suasana hatinya dia bahkan orang seperti mempunyai kelainan atau hipersexsual " jelasnya lagi.


" apa yang mungkin menyebabkan dia seperti itu? " tanya ricko.


" faktor utama nya faktor genetik, keturunan. dan yang lainnya faktor lingkungan bahkan perekonomian. banyak pasien yang aku lihat saat aku magang dulu. kalau tidak ditangani dengan baik , efeknya semua orang yang mungkin dia tidak suka atau siapapun yang dia pikir membuat mood nya jahat , dia bisa melakukan apapun tanpa berpikir panjang lalu dia melupakannya seolah tidak terjadi apapun" jelas satria.


" fakfor keturunan? dia bukan anak ayah adi. apa keturunan itu dari ibunya ? " pikir ricko.


" memangnya kenapa ? apa dia melakukan sesuatu?"tanya satria.


" bisakah kau membuat laporan kalau dia mengalami bipolar ? ck tapi itu tidak bisa . profesi kita memiliki batasan" ujar ricko.


" karena kau dulu membantuku masuk ke universitas impianku , kau bisa mengandalkan aku " balas satria.


***


" duh...perutku sakit sekali" desis iren saat akan turun dari ranjang.


" ahhh sakit " isaknya menahan perutnya itu.


" bundaaa" teriaknya sambil meringis menahan guncangan di perutnya.


" bundaaa aku mau melahirkan " teriak iren lagi.


" aah sakit sekali... nak sabar ya perut mama sakit sekali" usapnya.


" eh sayang kau melahirkan nak ? " bunda datang dengan cemas karena dari depan dia mendengar teriakan iren.


****


iren sudah berada di rumah sakit, didalam kamar rumah sakit dia ditemani nathan. sedangkan keluarga yang lainnya ada didepan menunggu kecuali nita dan ricko yang mungkin sedang dijalan.


" ahhhh iren sakittt" teriak nathan.


" eh kenapa nathan yang teriak apa anak yang ada dalam kandungan berubah posisi kedalam perut nathan" ujar aidan.


" irennn rambutku ingin lepas" desis nathan.


" diamlah ini lebih sakit aaaaaa" ia mengedan sekuat tenaga.


" iya tapi jambak yang lain saja " teriak nathan.


" sebentar lagi bu kepalanya sudah terlihat" kata dokter.


" aduhhhh sayang kalau begini lebih baik aku saja yang melahirkan. rasanya kepalaku ingin lepas aduuh sayang jangan kuat kuat" iren semakin menjambak rambut nathan lebih kuat.


" eeeeee" dia terus mengedan.


" oek..oek" hingga suara tangisan bayi pun terdengar.

__ADS_1


"hufttt" iren melepaskan nafas kasarnya tapi tangannya tetap menjambak nathan.


" sayang sakit lepaskan " gumam nathan.


" oh lupa" ujar iren.


" selamat pak, bu bayi nya laki-laki dia sangat tampan" kata dokter.


" wah bunda selamat yaa... akhirnya bunda menjadi seorang nenek" ucap aidan.


" iya bi.. selamat ya" ucap xiaoqi.


" selamat hani pasti kau sangat senang ya punya cucu sedangkan aku anakku pun masih sendiri " ujar ruan xing.


bunda terkekeh mendengarnya " iya terima kasih" ucap bunda.


***


keesokan paginya nita pun ikut berangkat dengan ricko kerumah sakit, karena iren melahirkan di rumah sakit punya ricko.


mereka berjalan bersama beberapa perawat dan dokter menegur mereka. lalu sampailah mereka ke ruangan iren.


" kakak" ujar nita.


" kenapa baru datang?" tanya nathan.


" aish kakak , semalam aku sangat lelah " kata nita.


" lelah kenapa? " tanya iren.


" lelah membuat anak" jawab aidan.


" lebos sekali sih mulut mu itu kak, tidak ada yang mengatakan kakak bisu kalau tidak berbicara" gerutunya.


" iya kan ricko?" tanya aidan.


" he iya kak" jawab ricko tersenyum dengan santainya.


nita mendengarnya merasa sangat malu begitu lemesnya mulut kedua laki-laki itu.


semua orang tersenyum melihat wajah nita yang sudah memerah itu. " dimana keponakan ku? " tanya nita ia melihat ranjang bayi di sebelah iren.


" iri itu bilang jangan mencemooh" ucap nathan.


" mau menggendongnya tidak?" tawar iren.


"ha?"


" iya gendonglah " ujar iren.


" iya sayang... gendonglah keponakanmu , ricko kau juga ayo " kata bunda.


ricko menyusul ke arah keranjang bayi .


" eh tapi aku tidak bisa kak , aku saja tidak pernah menggendong bayi diatas 1 tahun apalagi bayi baru lahir" ujar nita.


" belajar siapa tau nanti tidak lama lagi kalian juga menyusul" kata iren.


bunda pun mengambil bayi nathan lalu memberikannya pada nita, nita masih kaku untuk mengangkat tangannya, pelan-pelan dia membentuk tangannya seperti orang sedang menggendong.


" seperti ini?" tanya nita.


" iya " bunda pun menaruh bayi nathan di gendongan nita.


nita tersenyum saat menggedongnya ia bisa melihat wajah seorang bayi kecil dihadapannya sekarang, selama hidupnya ia bahkan tidak pernah melihat bayi yang baru lahir secara nyata.


ricko menatap nita dengan lembut seakan membayangkan kalau itu adalah anak mereka. baru pertama kalinya dia melihat nita seperti seorang ibu sungguhan.


" lihat nini kau sudah cocok menjadi seorang ibu" kata xiaoqi.


bunda dan ibu xiaoqi tersenyum senang melihatnya.


ricko mengelus pipi bayi kecil itu " siapa namanya kak?" tanya ricko.


" argantara nugraha" jawab iren.


" hmm tampan seperti wajahnya" gumam nita.

__ADS_1


" ricko kau menggendongnya?" tanya nita.


" hmm kemari" kata ricko.


dengan hati hati ia memberikan baby arga pada ricko, ricko juga menggendongnya , dia seperti sugar daddy sungguhan kali ini.


" ah indahnya aku seperti melihat pengeran dipagi hari yang sedang menidurkan anaknya" ucap nita dalam hati.


ceklek


pintu terbuka , semua orang menatap ke arah pintu yang terbuka itu, disana berdiri seorang adi nugraha dan disebelahnya ada celine.


" ayah" gumam nathan.


ricko menaruh bayi arga di ranjangny lagi, lalu dia memegang tangan nita.


" kenapa ayah datang?" tanya nathan yang seperti tidak suka.


" ayah ingin melihat putramu" jawab adi.


dia pun berjalan masuk berserta celin yang terus menggandeng tangan adi sambil membawa bunga.


nita melihat lengan ayahnya yang terus dipeluk oleh celine seperti takut lepas saja.


" ricko...ayo kita keruangamu" kata nita.


bunda menatapnya begitu juga yang lainnya, mereka tau betul hal ini sangat canggung.


" siapa dia kak?" bisik xiaoqi pada aidan.


" ikan piranha" jawab aidan.


" oh yang kakak bilang kemarin itu kan" tanya xiaoqi.


" sebenarnya siapa sih namanya celine atau ikan piranha?" pikir xiaoqi


" iya"


" ikan piranha kenapa kau kesini kemarin kau seperti marah pada bibik?" tanya xiaoqi.


aidan melototkan matanya , xiaoqi benar-benar polos. tetapi iren ia tersenyum ia sangat senang mendengarnya.


" hey siapa kau? jangan sembarangan ya namaku itu celine... celine nugraha putri satu satunya ayahku. karena selain aku tidak ada putri lain kecuali kedua kakakku , iya kan ayah?" tanya celine ia sengaja ingin memanas-manaskan nita.


" ayo ricko" ajak nita.


" kenapa kau keluar ? takut ya ?" ejek celine.


nita masih diam saja ia tidak ingin membuat ruangan itu seperti tempat ring tinju.


" hey jaga bicaramu , datang-datang membawa masalah saja" geram aidan.


" ayo" nita menarik tangan ricko , saat nita sedang berjalan kaki selin menjulurkan ke arah nita hingga nita hampir saja terjatuh beruntunglah ricko memegangnya hingga erat lalu nita jatuh kedalam pelukannya.


" nita"


" sayang" bunda sangat terkejut.


" kau " geram ricko.


" jangan menyakitinya sedikitpun atau aku akan membuangmu kedalam penjara " ancam ricko.


celine hanya tersenyum " celine jaga sikapmu" kata adi.


nita melepaskan pelukan ricko, kemudian berdiri tepat dihadapan celine.


" kau senang ya? bermain seperti anak kecil?"


" kalau iya kenapa?" tegas celine.


" karena kau menganggap aku anak kecil ya? lalu kau mau mengajak ku bermain. tapi coba lihat umurmu dan juga tubuhmu yang besar ini, tapi orang dewasa tidak bermain dengan anak-anak. pasti ayah yang sangat kau kau agungkan itu sedih, tapi.. kalau saja ayah yang kau banggakan itu tau kalau kau itu sebenarnya ad...."


" nitaaa" teriak celine.


" kenapa? aku belum selesai" kata nita ia mempermainkan celine.


" baiklah karena aku masih kecil tidak sebanding dengan mu, aku tidak mau bermain-main lagi denganmu. tapi coba dengarkan anak kecil ini. jangan iri pada keluarga ku , terutama diriku. kau sendirilah yang membuang milimu sendiri termasuk ay..."

__ADS_1


" kau sekali saja kau bicara aku akan merontokkan gigimu" ancam celine.


" celine" teriak adi.


__ADS_2