
" pak mau dikirimkan ke mana bunga ini ?" tanya sekretaris edward.
" kirimkan ke perumahan city garden untuk hani priyanto" jawab edward.
" baik pak " kata sekretarisnya yang langsung keluar dari ruangan kantor edward.
edward tersenyum menatap foto yang ada di mejanya itu , itu foto hani sewaktu muda dulu sangat cantik.
" kau masih seperti dulu hani , sangat cantik. selamat ulang tahun untukmu " ucapnya.
***
sementara itu dikantornya adi juga mengirimkan bunga dan hadiah ulang tahun untuk hani, dia mengirimkan itu tetapi tidak diberi nama dia sudah berjanji untuk menjauhi hani dan anak-anaknya walaupun sangat berat dia harus menjalaninya.
" selamat ulang tahun , maaf aku belum bisa membahagiakanmu selama kau menjadi istriku" ucapnya yang memandangi foto hani dari ponselnya.
" pak meeting akan mulai 5 menit lagi mari kita keruangan" kata sekretarisnya.
" oh iya saya akan kesana" dia menutup ponselnya lalu bersiap-siap untuk meeting.
***
" bunda aku keatas sebentar ya , aku mau ganti baju " kata nita.
" iya sayang " bunda mengangukkan kepalanya , sedangkan yang lainnya masih di taman kolam renang itu sedang makan besar.
" permisiii paket " teriak dari luar.
nita yang mendengar suara orang dari dalam itu pun membuka pintu . " ada apa mas?" tanyanya.
" oh ini mbak ada paket untuk nyonya hani priyanto " orang itu menyerahkan paket bunda dan paper bag.
" terima kasih" ucap nita.
" sama-sama saya permisi dulu mbak" ucap orang itu.
nita menganggukkan kepalanya lalu menutup pintu belum lama ia berjalan untuk menaruh paket itu di sofa tapi lagi-lagi ada suara bel , diapun berlari membuka pintu lagi.
" siapa ?" tanya nya.
" ini kak ada paket kiriman bunga dan ini " dia memberikan buket bunda papar bag.
" untuk siapa dan dari siapa ya ?" tanyanya.
" untuk hani priyanto tapi maaf mbak saya tidak bisa menyebutkan informasi pengirim dia sudah melarangnya" jawab si kurir.
" saya permisi dulu" ucapnya.
nita menganggukkkan kepala nya dan menutp pintu dia bingung banyak sekali kiriman bunga dan paper bag untuk bundanya.
dia telusuri bunga itu ada sebuah surat tapi dia tidak berani membukanya ia tinggalkan saja lalu naik kekamarnya untuk berganti pakaian.
setelah berganti pakaian menggunakan celana jeans dan kemeja dia pun turun berniat untuk memberitahu bundanya.
" bundaa" panggilnya.
semua orang menoleh kepadanya " ada apa sayang?" tanya bunda.
" diruang tamu ada 2 paket bunda dan kado untuk bunda aku tidak tau dari siapa tapi ada kartunya" jelas nita.
" bunda lihatlah dulu" katanya.
setelah di ruang tamu semuanya memperhatikan bunga itu juga paper bag yang bermerk fendy dan channel .
" ck ck ck mewah sekali " desis aidan.
__ADS_1
" tapi dari siapa bunda tidak pernah memberitahu orang lain" ujar bunda.
" ada kartunya bunda " ujar nita.
bunda mengambil satu persatu kartu yang terselip di buket bunga dan ia membacanya .
*selamat ulang tahun semoga kau selalu bahagia
~Edward
* selamat ulang tahun untukmu semoga kau terus menjaga kesehatanmu
" yang satu dari edward namun yang ini aku tidak tahu" pikirnya.
" dari siapa bun?" tanya nathan.
" eh ini dari teman bunda , apa kalian ingat paman edward ? yang waktu dulu mengajak kalian ke taman burung? " tanya bunda.
" eh oh iya aku ingat bunda paman tampan itu kan aku suka sekali dengannya tapi dia tidak muncul lagi sekarang" jawab aidan.
" iya bun aku juga ingat paman yang dulu suka membelikan aku mainan " timpal nathan.
" kau tau dek ?" tanya iren.
" tidak tau kak mungkin aku belum ada " ujar nita.
" iya waktu itu kau masih dalam proses " saut aidan.
" bunda dimana sekarang paman edward ? ajak main kerumah dong bunda " ujar aidan.
" eh itu iya nanti bunda undang " ujar bunda.
ricko menoleh kearah nita , nita paham kalau ricko sedang ada keperluan " bunda kami pamit dulu ya , ricko ada pekerjaan mendadak" pamit nita.
" iya bunda , aku harus melakukannya sekarang maaf tidak bisa lama" timpal ricko.
" iya bunda kak aku pamit ya , xiaoqi dah sampai ketemu nanti" nita melambaikan tangannya pada semua orang.
***
didalam perjalanan , nita sedang menikmati pemandangan luar , hatinya sedang sangat baik sekarang dia terus tersenyum melihat itu ricko menjadi paham kalau istrinya sedang bahagia , dia menepikan mobilnya setelah didepannya sedang lampu merah.
" istriku sepertinya sedang bahagia " ujar ricko.
" hmm eh tidak kok aku hanya senang karena tahun ini aku tidak menyangka kalau bisa merayakan ulang tahun bunda disini" nita menoleh dan menjelaskan kenapa dia sangat bahahia itu.
" kalau begitu berbahagialah " ujar ricko.
" mau kemana kita ?" tanya nita .
" bertemu dengan dokter alex dirumah sakit , akan ada anak magang baru jadi aku harus memilih nya " ujar ricko.
" oh begitu" nita mengangukkan kepalanya.
ricko kembali menjalankan mobilnya setelah lampu hijau kembali dan setengah jam kemudian pun mereka sudah sampai dirumah sakit.
" dokter nita bagaimana keadaanmu apa sudah membaik?" tanya suster mia.
" iya mia aku sudah sehat " jawab nita.
" hmm mia kau ada pekerjaan?" tanya ricko yang langsung dijawab gelengan kepala oleh suster mia.
" kalau begitu temani istriku dulu aku mau menemui dokter alex " ujar ricko.
" oke siap dokter " jawab mia.
__ADS_1
" sayang sama mia dulu sebentar ya aku mau bertemu dokter alex agar segera pulang nanti" kata ricko.
" hmm " nita menganggukkan kepalanya.
ricko pun pergi meninggalkan istrinya bersama mia, nita dan mia pun pergi ke kantin karena mia belum makan dia menemaninya.
" mia kau tidak makan berapa lama ?" tanyanya yang bingung melihat bagaimana cara mia makan.
" dokter nita kau tidak tau saja bagaimana para suster ini makan kami harus menunggu waktu kosong tidak pernah makan tepat jam 12 kadang jam 2 kadang jam 3 " jawab mia.
" jangan memanggilku begitu panggil saja namaku aku pikir usia kita sama " kata nita.
" iya juga ya " kata mia.
" dimana kau tinggal?" tanya nita.
" aku tinggal sendirian di apartemen keluargaku ada di kalimantan jadi aku sendirian di jakarta " jawab mia.
" oh begitu kau sama sepertiku aku juga dulu tinggal di apartemen sendirian jauh dari keluarga jika kau punya waktu nanti mainlah kerumah aku akan menyambut kalian"
" tentu saja mau kapan lagi makan gratis nita heheh"
" dan suster yang lain juga pasti mau " sambungnya.
***
" pak aku mau ke toilet " kata karina .
" baiklah tunggu sebentar" petugas polisi itu membukakan sel penjara , lalu menuntunnya ke toilet tahanan wanita.
didalam toilet itu karina bengong sendirian , lebih dari 15 menit polisi itu berjaga belum juga karina selesai hingga ia mengetuk pintu itu berulang kali.
" karina....karina kau dengar aku?" gedor polisi itu.
dia pun mendobrak pintu toilet itu , dia melototkan matanya ketika melihat karina sudah tidak sadarkan diri tergantung di langit-langit toilet.
" letnan yoga , letnan amriii" teriaknya.
2 letnan itu pun mendekatinya reaksinya juga sama terkejut ketika melihat karina sudah bergantung diri di langit-langit toilet.
" cepat turunkan dia dan periksa denyut nadinya" perintah letnan amri.
letnan yoga dan polisi herman itu menurunkan tubuh karina dari ikatan tali yang berada di lehernya. hingga tubuhnya mereka bawa keruangan kesehatan penjara.
dokter memeriksa denyut nadinya juga jantungnya dengan berat hati dia mengatakan kalau karina sudah tiada.
***
nita menjatuhkan ponselnya ketika ia ditelpon kalau karina sudah tiada karena bunuh diri, dia tidak menyangka akan seperti ini ujungnya.
dari belakang ricko melihat nita yang sangat terkejut itu hingga berlari ke arah nita.
" sayang ada apa?" tanya ricko.
" ricko ... ibunya celine bunuh diri" ucap nita yang masih dalam keadaan shock itu.
" apa ?"
" siapa yang menelpon?" tanya ricko.
" pihak polisi menghubungiku" jawab nita.
" ricko ayo kita kesana " ujar nita.
" untuk apa ?" tanya ricko.
__ADS_1
" dia tidak punya siapa-siapa lagi kecuali celine , celine juga tidak bisa berbuat banyak. kita harus mengurus pemakamannya" jelas nita.
duh readers karina nekat banget ya bunuh diri gitu , nita juga baik banget sih masih mau mikirin orang yang udah nyakitin keluarganya, yuk berikan komentar kalian buat episode kali ini tungguin terus ya up selanjutnya 😊