Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
kartu keinginan waktu smp


__ADS_3

ceklek pintu ruang operasi itu terbuka , bunda langsung menghampiri nita yang baru keluar itu.


" sayang " kata bunda yang ikut mendorong brankar itu.


" ricko bagaimana keadaannya ? " tanya aidan.


" harus masuk ruang ICU , selama beberapa hari ini kita harus mengawasinya , dia belum melewati masa kritisnya" jawab ricko dengan pelan.


" kau bisa menyelamatkannya ricko tolong selamatkan nita" kata adi.


" aku suaminya aku akan berjuang untuk kesembuhannya" kata ricko.


....


didalam ruangan ICU ricko tengah berdiri menggunakan pakaian sterilisasi dia menatap wajah yang sedang tertidur pulas menunggu nya bangun yang entah kapan itu. hanya terdengar suara tetesan infus dan juga alat defiblator itu.


dan dari kaca jendela semua keluarga dapat melihatnya , ketakutan, kecemasan dan kekhawatiran pada raut muka ricko namun ia tetap tenang.


" kau suka sekali tidur seperti ini, lihat kami yang terus menunggumu. ada begitu banyak orang yang membutuhkanmu di rumah sakit " kata ricko.


ceklek


dokter chandra masuk kedalam ruangan itu, dia begitu kasihan melihat ricko seperti itu. dia yang biasanya melihat sosok ricko yang berwibawa dan tenang kenapa dia melihat raut wajah yang berbeda dari biasanya.


" ricko ..seorang pasien membutuhkan dirimu diruang operasi" kata chandra.


" bisakah kau gantikan aku? aku tidak mau membuatnya kesepian disini" ujar ricko.


" aku mau , tapi aku juga ada jadwal operasi satu jam nanti " balas chandra.


" pergilah sebentar jika istrimu ada dia juga akan menyuruhmu menyelamatkan nyawa seseorang " ujar chandra.


" aku akan menyusul kau duluan saja " kata ricko.


chandrs pun keluar dari ruangan , sedangkan ricko ia mengecup kening istrinya.


" aku tinggal sebentar ya sayang aku akan datang setelah selesai" gumamnya sambil mencium kening nita sedikit lama.


dengan berat hati dia keluar dari ruangan itu, selain dokter tidak ada yang boleh masuk kedalam sana. bahkan keluarga sekalipun.


ricko menatap semua kakak dan bunda serta ayah yang berdiri di depannya .


" nak kau boleh mencemaskan nita tapi kau juga harus melaksanakan tanggung jawabmu, bunda akan memgawasinya kau tenang saja " ujar bunda yang mengelus bahu ricko.


" iya bunda. jika ada sesuatu panggil dokter saja" kata ricko.


" iya nak"


setelah ricko pergi , xiaoqi pun tiba disana ia langsung memeluk hani sembari menangis.

__ADS_1


" bibi maaf aku baru datang, bagaimana keadaanya?" tanya xiaoqi.


" kritis " jawab bunda.


" nini bangunlah aku tidak punya teman lagi aku sayang padamu" gumannya saat dirinya menerawang nita didalam dari jendela.


entah ada angin apa , aidan mendekati xiaoqi dia mengelue bahu xiaoqi hingga xiaoqi menyenderkan kepalanya di bahu aidan.


" dia tidak suka ketika orang lain menangis untuknya. jangan bersedih lebih baik kau doakan saja agar dirinya bisa berkumpul bersama kita lagi" kata aidan.


" paman " xiaoqi menatap adi.


" kau lihat ini ... ini kartu keinginan nya. saat kami smp guru menyuruh kami membuat kartu keinginan , aku tidak tau apa yang ia tulis karena dia selalu menyembunyikannya dariku. tapi aku mengambilnya diam-diam. bacalah dia itu sangat menyayangiMu" ujar xiaoqi yang menyodorkan kartu sedang itu pada adi.


adi menerimanya dan ia membuka nya disanna nita menuliskan dalam bahasa inggis.


dengan penuh hikmat dirinya membaca kartu keinginan itu , tak terasa air matanya menetes.


ia keluar tanpa menghiraukan orang disekitarnya , didalam mobil dirinya menangis tersedu-sedu.


" ayah tidak bisa memaafkan diri ayah sendiri nak. kenapa aku jadi seorang yang pengecut dunia sudah memberiku banyak kebahagiaan tetapi aku menghiraukannya karena nafsuku aku ayah buruk " dia memukul stir mobil itu.


" aku tidak pantas jadi ayahnya" isaknya lagi.


tok..tok..tok


nathan mengetuk kaca mobil ayahnya , dirinya paham pasti ayahnya begitu menyesal.


adi pun membuka pintu mobilnya lalu keluar dari dalam.


didalam kantin rumah sakit keduanya duduk berhadapan satu sama lain , adi terus menunduk meratapi kesalahannya. kesalahan yang sangat fatal dalam hidupnya.


" ayah menyesal?" tanya nathan.


adi masih menunduk dia tidak ingin menjawab pertanyaan nathan.


" mungkin bunda , aidan dan ricko akan tidak memperdulikan ayah karena bagi bunda adik adalah hidupnya , bagi aidan nita adik kesayangan begitu juga denganku. sedangkan bagi ricko adik adalah dunianya segala pusat kebahagiaannya hanya ada pada diri nita "


" semua orang punya defini masing-masing dalam meletakkan kasih sayangnya pada adik. bagi ayah adik hanya keraguan . tetapi itu dulu ...mungkin sekarang ayah menyesel karena sudah menelantarkannya tetapi jika kau benar-benar menyesal , masih ada waktu untuk memperbaikinya ayah. " kata nathan dirinya memang marah pada adi tapi semarah apapun dia adi tetap ayahnya juga dia dapat melihat penyesalan di mata ayahnya. hingga dia yakin dia bisa membuat ayahnya kembali pulih dan berdamai.


" ayah tidak pantas mendapatkan maaf dari adikmu , bunda dan juga ricko. ayah dulu benar-benar buta sampai ayah tidak bisa melihat nya " adi mengucapkan dengan penuh penyesalan.


" memang benar aku mengakui kalau kesalahan ayah mungkin tidak bisa dimaafkan , tetapi kita hanya manusia yang sudah biasa punya kesalahan. namun jika kita menyesali dan meminta maaf dengan tulus tidak ada orang yang tidak menerima itu. tetapi juga kesalahan hanya dilakukan satu kali kalau berkali-kali itu bukan kesalahan namun kesengajaan" jelas nathan.


" tolong ayah nak, ayah hanya ingin meminta maaf pada adikmu dan bundamu" pinta adi.


****


didalam penjara itu celine terus berteriak meminta dikeluarkan sedangkan karina ia juga mendekam di penjara yang sama namun dirinya hanya diam.

__ADS_1


" keluarkan aku ! aku tidak bersalah aku hanya mengambil kebahagiaanku" teriak nya sembari mengguncang sel itu.


" hey kau diamlah ini kantor polisi bukan hutan kami sedang bekerja" kata polisi yang sedang duduk mengetik sesuatu di laptop itu.


" lepaskan aku ! aku akan membayar kalian berapapun kalian pinta aku tidak mau dipenjara " teriak celine.


" irawan coba kau bawa dia kedalam penjara bawah tanah saja. aku tidak tahan mendengar teriakannya dari tadi " kata polisi yang bernama indra itu pada teman sebelahnya.


" kita harus menunggu kasus ini dicatat dulu , tunggu letnan amri datang " ujar irawan.


" keluarkan akuuuuuuu " teriaknya lagi.


" telingaku bisa bisa copot kalau begini , hey diamkan anakmu itu ini bukan rumah sakit jiwa" kata indra pada karina.


" aku akan membunuhmu polisi sialan , jelek, tidak berwibawa" maki celine.


irawan terkekeh mendengar makian celine pada indra itu , karena memang raut muka indra bisa dibilang tidak ganteng:v 😆


" biarin gak ganteng juga istrinya 2 lah kamu wajah ganteng pacarpun tidak ada " ejek indra pada irawan.


***


berhari-hari nita di dalam ruangan ICU itu dia masih juga belum melewati masa kritisnya , celine dan karina sudah tercatat didalam kepolisian sebagai tersangka tinggal menunggu sidang yang akan dilakukan 2 minggu lagi untuk menentukan hukuman yang seadil-adilnya untuk mereka.


hubungan hani dan adi sangat renggang , saat adi mendekati mantan istrinya itu hani langsung menjauh seolah tidak suka didekati oleh adi. dirinya terus memohon pada hani agar dimaafkan atas semua kesalahannya.


ricko...setiap hari selalu dirumau sakit bahkan tidak pernah pulang semenjak nita masuk rumah sakit, dirinya merasa seperti jiwanya sudah pergi tidak ada semangat lagi.


" dokter ricko pasien sudah melewati masa kritisnya kita bisa memindahkannya kedalam ruang perawatan biasa" jelas dokter sabrina, dokter yang selama ini menangani nita.


" benarkah? " tanya ricko antusias.


" hmm istrimu sudah baik-baik saja sekarang " sahut dokter sabrina.


mendengar hal baik itu ricko memeluk nita dan menngecup bibirnya singkat lalu beralih mengecup keningnya sedikit lama.


" terima kasih sayang... terima kasih sudah kembali " bisik ricko tepat di telinga istrinya.


" dokter nita begitu beruntung memiliki dokter ricko sebagai seorang suami yang sangat mencintai dirinya" ucap doktet sabrina dalam hati.


***


sekarang nita sudah dipindahkan keruangan perawat biasanya namun kelas VIP. setiap pagi dan setiap saat ricko selalu memeriksa keadaan nita.


selalu ada perkembangan namun belum juga sadar, ini semua karena efek suntikan kedalam tubuhnya.


setiap hari juga adi selalu menjengkuk nita walau pun di tidak masuk dia hanya melihatnya dari jendela , walau begitu dia sangat senang. dia juga sudah bercerai dengan karina , ia meninggalkan semua masa lalunya dan hidup seorang diri dirumah minimalis.


Dia sering melihat hani dari kejauhan , wanita cantik walaupun usianya tak lagi muda namun tetap cantik seperti waktu muda dulu. kadang dia tersenyum melihat hani sedang mengasuh arga cucu mereka.

__ADS_1


" seandainya aku berada disitu " gumamnya.


__ADS_2