Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
saling mengucap terima kasih


__ADS_3

perlahan-lahan nita membuka kertas itu , iapun segera membacanya


......bisakah kita berkenalan? kau sangat cantik ......


itulah yang ditulis dalam kertas itu, ia mengerutkan kedua alisnya , ricko langsung menarik kertas itu dan membacanya.


" pelayan" panggil ricko


" ada yang bisa saya bantu?" tanya pelayan yang menghampirinya.


" makanan yang saya pesan dibungkus saja , karena istriku sepertinya tidak sabar untuk pulang" ujar ricko dengan sedikit keras ia sengaja karena ingin para lelaki itu mendengarnya.


nita hanya tersenyum melihatnya ia tau ricko sangat pemcemburu.


" baik tuan" ujar pelayan itu dan segera pergi.


" kau cemburu ya?" goda nita.


sedangkan sekumpulan para lelaki itu tidak bersuara lagi , mereka sudah salah mengira dan hanya menerima rasa malu saja.


akhirnya mereka berdua pun pulang dan sudah berada di dalam mobil. tidak ada sama sekali percakapan diantara keduanya hanya keheningan dan suara mesin mobil , nita ia tidak mau membahas hal tadi karena ia tau ricko sedang kesal ia hanya makan burger disamping sambil memainkan handphonenya.


sekilas ricko melihat istrinya yang sedang asyik sendiri makan dan bermain ponsel, padahal dia cemburu tapi istrinya tidak sama sekali membujuknya.


hingga mereka sudah sampai dirumah, nita langsung menyajikan makanna yang dibeli ricko , masih dalam keadaan diam ricko pun makan.


sedangkan nita ia memasukkan semua bahan bahan masakan kedalam kulkas.


drrtt...drtttt


ponsel nita bergetar dihadapan ricko dilayar nya langsung tertera sebuah pesan yang nomornya belum disimpan.


"sayang besok jemput aku ya "


ricko memejamkan matanya untuk menetralisirkan rasa marahnya.


" siapa dia?" tanya ricko.


" apa?" kata nita masih dalam menyusun makanan itu.


" aku tidak tau untuk itu aku bertanya" balas ricko.


" biarkan saja aku akan membalasnya nanti" jawab nita tanpa melihat ke arah ricko.


" sayang besok jemput aku ya , siapa dia?" tanya ricko yang mulai berdiri dibelakang nita.


" sayang? " pikir nita.


" oh iya aku lupa mana ponselku" nita segera berbalik dan langsung menabrak tubuh ricko yang ada dihadapannya itu.


" ricko kau kenapa berdiri disini?" tanya nita.


ricko terlihat sangat kesal namun hanya diam sambil sedikit memanyunkan bibirnya tanda ia sedang merajuk.


" huft dia xiaoqi , aku belum menyimpannya nomor nya karena itu handphone ibunya " jelas nita.


" apa ada yang lain?" selidik ricko.


" kau berpikir terlalu jauh aku tidak pernah berhubungan dengan orang asing. lagipula yang direstoran tadi juga aku tidak menanggapinya kan" jelas nita lagi.


" kenapa kau begitu cantik hingga semuanya ingin mendekatimu" gerutu ricko


" aku memang cantik , tapi itu bukan kesalahan ku kan? tanya kan pada bunda ku kenapa anak gadisnya ini sangat cantik" ujar nita narsis.


" kalau begitu ayo kita buat anak yang sangat cantik seperti dirimu" ujar ricko dengan menggoda dan memeluk pinggang nita.


" aish aku sudah tau taktikmu ... ingat perjanjian kita " balas nita.


" ayolah itu sama saja.. 2 minggu lagi kita akan menikah lagi itu tidak masalah " rengek ricko.


" tidak bisa. harus tepat janji lagipula nilai ku kan belum keluar " ujar nita.


" sudahlah ayo kita masuk dan tidur atau bagaimana kita makan es krim saja?" tawar nita.

__ADS_1


" aku mau kamu" ucap ricko dengan manja.


" hmm manja sekali " segera nita melepaskan pelukan nita dan mengambil 2 mangkuk es krim.


" ayo kita masuk" ajak nita.


ricko segera mengikuti istrinya dan masuk kedalam kamar, nita menghidupkan tv sambil menonton sambil memakan ice cream.


" sayang " panggil ricko.


" hmm"


" apa nanti mau mengundang ayah?" tanya ricko.


mendengar nama ayah dia pun berhenti menyendok ice cream, lalu menatap ricko.


" apa kau mau mengundangnya?" ujar nita ia bertanya balik pada ricko.


" jika menurutmu tidak usah maka aku akan mendengarkan mu, aku tidak ingin dihari pesta pernikahan nanti istriku sangat sedih" ujar ricko.


" aku tidak tau dimana dia sekarang , jika kita mengundang pun mungkin dia tidak akan datang " balas nita.


ricko langsung menarik nita hingga menyandarkan kepalanya di bahunya lalu tangannya mengelus tangan nita.


" semenjak dia datang kerumah sakit , aku tidak pernah lagi melihatnya. mungkin mereka tinggal diluar negeri " ujar nita.


" jangan sedih ... jika aku bersamamu aku tidak akan membiarkanmu kesepian " ucap ricko dengan lembut.


" terima kasih" balas nita.


......


keesokan harinya nita sedang menyetir ia akan menjemput xiaoqi. ia sangat senang karena akhirnya ia bertemu lagi dengan sahabat baiknya itu. tidak peduli segala perbedaan mereka, yang paling utama adalah sikap saling menghargai maka setiap perbedaan akan terlihat indah.


setelah sampai ia lihat xiaoqi dan ibunya sudah berada di depan bandara sedang menunggunya , ia segera menghampirinya dan menghentikan mobilnya.


ia pun turun " xiaoqi" panggilnya.


merekapun berpelukan " aku merindukamu " ucap nita.


" apalagi aku" balas xiaoqi.


mereka melepaskan pelukan lalu menghampiri ibu xiaoqi.


" bibi apa kabar ?" tanya nita dengan sopan.


" jangan sungkan ayo peluk bibi hheheh" ujar ibu xiaoqi dengan ramah karena memang sifat ibu xiaoqi adalah orang yang ceria.


nita pun memeluk nya dengan hangat .


" ayo kita pulang ibuku sudah menyiapkan makan malam" ujar nita.


akhirnya mereka pun segera menuju kediaman bunda hani.


sedangkan ricko ia sudah lebih dulu sampai dirumah bunda menggunakan taksi karena mobilnya dipakai nita , ia langsung menghampiri aidan yang tengah bermain play station game itu.


" hey kau datang" ujar aidan.


" iya kak... dimana bunda? " tanya ricko.


" sedang menyiapkan makan malam didapur katanya si xio xiao ah siapa itu akan tinggal datang" ucap aidan.


" xiaoqi" ujar ricko.


" nah itu dia...susah sekali diucap" gumamnya.


" dia pakai mobilmu?" tanya aidan


" iya " jawab ricko.


" mau berduel?" tawar aidan.


" hmm boleh" tantang ricko.

__ADS_1


akhirnya mereka pun main play station bersama.


" menurutmu apa mobil yang cocok untuk nita?" tanya aidan.


" mobil? tapi kenapa?" tanya ricko.


" aku ingin membelikannya, dia tidak pernah memiliki mobil sebelumnya. jadi aku pikir sebagai tanda terima kasihku karena sudah datang ke pantai waktu itu aku akan membelikan sesuatu untuknya" jelas aidan.


" dia tidak terlalu suka yang mewah tetapi terserah kakak saja " jawab ricko.


" kau tidak melarangku kan kalau memberinya sesuatu?" tanya aidan.


" kenapa aku harus marah, lagipula yang memberi kan kakaknya jika lakilaki lain baru aku marah" jawab ricko.


" baguslah... karena banyak pria yang merasa rendah karena istrinya diberikan sesuatu oleh keluarganya" ujar aidan.


" bundaaa" teriak nita yang sudah tiba itu , segera ricko meninggalkan stick nya dan menghampiri nita.


" eh sudah pulang?" tanya nita pada ricko


" hmm tidak ada masalah kan?" tanya ricko.


" suamimu sangat agresif sekali bagaimana dia kalau di.." bisik xiaoqi.


" xiaoqi" gumam nita yang menghentikan ucapan nita.


xiaoqi terkekeh mendengarnya .


" sudah sampai ya?" bunda baru datang dari arah dapur dan segera menyambut tamunya.


" bunda ini ibunya xiaoqi" ujar nita.


" halo" ujar ibu xiaoqi.


" selamat datang" ucap bunda .


" bunda nama bibi ruan xing dan bibi ini bundaku namanya hani" jelas nita.


mereka saling tersenyum ramah seperti sudah mengenal lama.


" ayo duduk dulu, kalian pasti lelah kan terbang sangat jauh kemari ayo nak xiaoqi duduklah " ujar bunda.


" iya bibi" jawab xiaoqi.


merekapun duduk di sofa lalu bi inah membawakan jus jeruk untuk semua orang .


" maaf jadi merepotkan karena kami " ujar ruan xing.


" tidak masalah sama sekali , kami juga senang karena rumah ini akan banyak orang dan tidak kesepian " ucap bunda.


" nak xiaoqi juga pernah kemari jadi sudah aku anggap seperti anak sendiri" sambung bunda.


" ibu bundanya nita sangat baik, aku saja betah tinggal disini " ujar xiaoqi.


" xiaoqi selalu saja membicarakan kalian semua aku jadi merasa sangat berterima kasih karena sudah menjaga putri nakal ku ini" ujar ruan xing.


" ibu" gumam xiaoqi.


" aku juga berterima kasih karena selama di china putriku bertemu orang baik seperti kalian" balas bunda.


" nyonya makanan sudah siap" ujar bi inah.


" iya bi " jawab bunda.


" sudah ayo kita makan semuanya, eh diaman aidan?" tanya bunda.


" pakettt" teriak nita.


" dimana paketku?" tanya aidan dengan buru-buru.


" tuh bunda biasalah main play station sampai lupa waktu" ujar nita.


" awas kau ya " ujar aidan.

__ADS_1


__ADS_2