Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
tanpa sadar aku memikirkannya


__ADS_3

" kenapa kau tidak masuk? disini sangat dingin " kata kapten itu.


" oh itu.. aku...aku sedang mencari sinyal" balas nita.


" kapten sendiri kenapa tidak masuk ?" tanya balik.


kapten itu tidak menjawab dia malah duduk di depan bara api itu, sedangkan nita dia masih terus mundar-mandir mencari sinyal. kadang tangannya dia angkat hanya demi sebuah sinyal untuk menghubungi suami tercintanya.


ting


sebuah pesan masuk dari ricko dengan cepat dia membukanya.


"Ricko❤ message"


" *sayang sudah sampai?, baik-baik saja kan ? aku tidak bisa tidur karena terus memikirkanmu hubungi aku secepatnya"


" sayang , kenapa tidak membalasnya?"


" aku merindukanmu*"


seketika hatinya sedih mengetahui pesan ricko itu, dia akan membalasnya namun sinyal kembali hilang. dia tidak bisa membalasnya lagi.


" maaf aku juga merindukanmu" gumamnya.


dia pun pasrah lalu duduk di depan bara api berhadapan dengan kapten yang tidak dia ketahui itu namanya. malam mulai bertambah larut angin semakin berhembus kencang , kapten itu merasa kasihan pada nita , lalu dia masuk kedalam tenda dan keluar membawa sebuah selimut. dari belakang dia selimuti tubuh nita yang sedang kedinginan itu , nita pun menoleh padanya.


" kau akan sakit nanti" kata kapten itu.


" terima kasih" ucap nita.


" hmm"


.....


keesokan paginya semua orang kembali beraktifitas seperti kemarin, dan kini tim nita dan kapten tentara itu sedang melanjutkan perjalanan mereka. mereka sudah memasuki desa yang telah hancur sangat parah itu.


" dokter....dokterrrr" teriak salah satu orang laki-laki yang datang dengan tergesa.


" ada apa?" tanya nita.


" tolong bantu istri saya mau melahirkan saya tidak tau mau mencari dokter kandungan dimana lagi" jawab pria itu.


" melahirkann? "


" bagaimana ini aku bukan dokter kandungan" pikirnya .


" eh dimana istri bapak ?" tanyanya.


" ada di tenda pengungsian" jawab bapak itu.


" loli...dian ayo" ajak nita.


suster loli dan dian pun menganggukkan kepalanya mereka berlarian mengikuti bapak itu , kapten itu memberikan kode agar para anak buah nya mengikuti para medis itu.


" disana dok " tunjuk bapak itu pada tenda terkahir


nita menambah kecepatan larinya lalu dia masuk kedalam tenda bersama suster loli dan dian.


" dokter sakit sekali" desis ibu itu.


" bantulah dia dan permudahkan aku melakukan ini " ucap nita dalam hati.


" ibu tenang ... tarik nafas hembuskan pelan...pelan" perintah nita.


" ahhhhh dokter aku tidak tahan lagi" teriak ibu itu.


diluar para tentara itu mendengarkannya mereka meneguk ludah mendengar rintihan ibu itu.

__ADS_1


" ayo bu dorong " perintah nita.


ibu itu mulai mengedan , suster loli dan susteri dian membantu memegang tangan ibu itu.


" sedikiy lagi bu kepalanya sudah terlihat" kata nita.


" ehhhh " ibu itu mengejan sekuat tenaga hingga terdengar tangisan bayi.


nita tersenyum melihat bayi kecil yang berjenis kelamin perempuan itu . " ibu bayinya perempuan " kata nita.


setelah drama melahirkan itu kini mereka telah berhadapan dengan ayah sanga bayi.


" terima kasih dokter " ucap pria itu.


" sama-sama. saya ucapkan selamat untuk bapak , bayinya sangat cantik " ucap nita yang ramah itu.


" terima kasih dokter ... saya berharap anak saya seperti dirimu yang bisa menolong orang tanpa diberi jasa sedikitpun"


" bukan hanya saya tapi rekan saya suster loli dan suster dian juga tentara ini yang telah membantu "


" ya saya ucapkan terima kasih untuk semuanya " ucap bapak itu.


semuanya tersenyum dan mengangukkan kepalanya .


***


jakarta


sore harinya sehabis pulang dari rumah sakit ricko langsung bergegas kerumah bunda. dia telah sampai dan ternyata semua orang telah berkumpul di meja makan.


" eh ada tuan ricko" kata bi inah otomatis semua penghuni melihat.


" ricko... dimana nita?" tanya nathan.


ricko berjalan mendekati semua orang " dia bertugas untuk menjadi anggota medis di sulawesi" jawab ricko.


" apa?" semua nya terkejut mendengarnya.


" iya ricko kenapa kau tidak menghentikannya?" timpal nathan.


" nak kenapa hanya nita kau tidak ikut?" tanya bunda.


" aku kesini karena besok aku akan menyusulnya. aku juga belum mendapatkan kabarnya selama 2 hari ini. aku mengirimkan pesan tapi hanya ada beberapa yang dibaca namun yang lainnya tidak" jawab ricko.


" 2 hari ? bagaimana jika terjadi sesuatu kepadany?" tanya iren.


" biasanya sinyal terputus saat sedang terjadi bencana" jawab ricko.


" bunda...kakak aku kesini hanya untuk memberitahu itu , beberapa jam lagi aku akan ke bandara" kata ricko.


" baiklah jaga dirimu disana dan hati-hatilah ! tolong temukan nita dan jaga dirinya juga " pinta bunda.


" iya ricko kami mempercayakan dia denganmu" timpal nathan.


" hmm kalian semua tidak perlu khawatir , aku pamit dulu" ucapnya.


ricko pun pergi dia sudah membereskan barang-barangnya, dia mengecek handphonenya berharap istrinya akan membalas pesannya. namun tidak ada sama sekali dia merasa khawatir,takut dan resah jika terjadi sesuatu dengannya. dia juga sangat merindukannya.


dia masuk kedalam mobil dan bergegas memutar mobilnya menuju kebandara.


....


malam hari di desa itu, nita telah kelelahan seharian mengoperasi warga dan membantu mengobati pasien yang luka-luka, mereka telah membuat meja makan yang terbuat dari kayu semuanya telah duduk ada 7 orang dimeja itu.


" wah makan mie kuah memang sangat enak kalau dinikmati malam hari dicuaca yang dingin ini" kata felix.


" kau benar bro apalagi ada telur dijamin mantap" timpal diko.

__ADS_1


" kurang es teh nya , kalau dirumah sudah tersuguh teh " saut ibram.


" dokter apa dokter ricko tidak menyusul kesini?" tanya suster loli.


" entahlah aku juga tidak bisa membalas pesannya" jawab nita.


" biasanya dokter ricko akan datang setelah jadwal operasi nya selesai kemungkinan lusa dia menyusul " kata suster dian.


" benarkah?" tanya nita.


" hmm " dian mengangguk.


" jika saja itu benar aku bersyukur, aku sudah sangat merindukanya" ucap nita dalam hati.


" setelah makan selesai kalian beristirahatlah, besok kita akan membongkar gedung kemungkinan ada korban jiwa disana" kata kapten.


" siap kapten" tegas tentara itu


hingga membuat nita dan kedua suster itu tersedak saat makan minum.


" eh maaf maaf aku tidak sengaja" kata diko.


" heheh tidak apa aku mengerti" kata suster dian.


" oh perutku kenyang sekali" kata ibram lalu bersendawa.


" apa kau tidak malu dengan wanita yang ada dihadapamu" desis felix.


" oh maaf aku sudah terbiasa heheh" kekeh ibram.


nita pun berdiri , dia mendapati pakaian nya yang kotor itu , dia ingin mengganti pakaian .


" dokter mau kemana?" tanya suster dian.


" mau ganti pakaian , aku akan kesini lagi" jawab nita.


nita pun meninggalkan anggota itu , kapten sedari tadi terus memperhatikannya diam-diam. tak lama nita keluar dengan jaket dan celana baggy.


rambutnya yang ia urai terlihat sangat cantik, dia ikut kembali duduk di meja itu dan membuka roti yang dia bawa.


sekali lagi dia membuka handphonenya namun sama sekali nihil tidak ada sinyal.


" dokter pasti sangat menghawatirkan keluarga dirumah kan ? aku juga begitu tapi mereka pasti mengerti kenapa kita tidak membalasnya" kata suster loli.


" hmm aku belum mengabari bunda dan kakak kakakku " lirih nita.


" pasti dokter ricko yang memberi tahu keluargamu yang lain dok tenang saja dokter ricko kan pria yang best " kata dian.


" oh ya ampun dingin sekali aku ketenda duluan ya semuanya selamat malam" ucap suster loli.


" eh aku ikut aku juga kedinginan" timpal dian.


nita hanya menatap kepergian dua suster itu , dia mencocol roti itu dengan air itu menjadi kebiasannya.sambil memakannya dia terus memikirkan ricko dan keluarganya yang lain pasti sedang mengkhawatirkannya karena belum mengabari.


deg


" ayah apa dia juga mencemaskanku " pikiran itu tiba-tiba terlintas di pikirannya.


" ah tidak mungkin" dia menggelengkan kepalanya.


tentara itu melihattinya kenapa dengan dokter nita pikirnya.


" apa dokter sedang kerasukan ? " bisik ibram.


" apa yang kau katakn" saut diko.


" kalian masuklah ini sudah larut biar aku yang membereskan ini" tegas kapten.

__ADS_1


" baik kapten" tegas mereka , namun hal itu tidak membuyarkan lamunan nita.


" tapi kenapa aku merasa selalu memikirkan ayah belakangan ini tanpa aku sadar aku sangat merindukannya" ucapnya dalam hati.


__ADS_2