Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
selamat datang kembali


__ADS_3

semua keluarga tengah mengantar nita dan ricko yang akan pulang kerumah, mereka saling berpelukan.


" hati-hati dijalan ya, jangan menangis lagi putriku sangat jelek ketika sedang menangis" hibur bunda.


nita tersenyum tipis mendengarnya , ricko membukakan pintu mobil untuk nita , nita pun masuk kedalam diikuti oleh ricko. ricko menyalakan mobil dan perlahan-lahan mobil itu membawa mereka keluar dari kediaman bunda.


" ayo masuk " kata bunda.


***


sesampainya di rumah mereka , nita terduduk di sofa menyenderkan kepalanya di bantalan sofa. " sayang minumlah obat ini" ujar ricko.


" obat apa ?" tanya nita.


" asam lambung , kau harus memperhatikan pola makannmu sayang " jawab ricko.


nita mengambil obat itu dan meminumnya , lalu bilas menggunakan air. " aku ambilkan buah ya " ricko mengambilkan buah yang ada di kulkas dan membawanya keruangan tamu.


" apa kau masih marah padaku?" tanya nita yang memperhatikan ricko yang sedang mengupas apel.


" tentang?"


" di tenda itu"


ricko menghentikan aktivitasnya kemudian menaruh piring apel ke meja , dia beralih duduk ke samping istrinya dan merangkulnya. " sudahlah, lupakan saja. seharusnya aku yang minta maaf padamu karena terlalu cemburu " gumam ricko.


" aku yang salah karena sudah marah padamu. maafkan aku" ucap ricko sekali lagi dia merasa bersalah.


" sudahlah itu sudah berlalu. tapi kenapa hari itu kau tidak seperti biasanya yang selalu tenang?" tanya nita.


" hari itu aku mendengar suster dian dan loli membicarakan dokter fahri yang selalu berusaha ingin mendekatimu , dan aku... aku melihat foto dirimu tertidur di bahu fahri" jawab ricko.


" aku jadi marah dan sangat cemburu , aku ingin tenang tapi tiap kali dia dekat denganmu hatiku jadi khawatir dan takut" sambungnya lagi.


" aku tidak tau jika tertidur dibahunya , sama seperti waktu itu aku melakukannya di dalam pesawat"


" hmm iya aku tau, aku sudah memaafkanmu " kata ricko seraya tersenyum.


" besok aku mau bekerja lagi" kata nita.


" baiklah besok kita akan bekerja " ricko memeluk tubuh nita dan menutup matanya ia sedang merasa mengantuk ingin sekali tidur.


" ricko" gumam nita.


" hmn "


" tidurlah , kau pasti lelah menjagaku " gumam nita.


tidak ada lagi percakapan diantara keduanya , ricko menikmati waktu berdua dengan tidur sambil berpelukan dengan istrinya.


....


keesokan harinya


mereka berdua telah sampai dirumah sakit, semua dokter , perawat dan staff lainnya menyambut kehadiran keduanya di lobi para dokter.


memberikan bunga kepada nita dan ricko " selamat datang kembali dirumah sakit dokter ricko dan dokter nita " ucap dokter alex.


" terima kasih" ucap nita seraya tersenyum simpul.

__ADS_1


" dan kami juga...para pihak rumah sakit dan anggota baik dokter, perawat dan staff lainnya mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya ayah dari dokter nita" semua orang menundukkan kepalanya .


" sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada semuanya yang telah mendukung dan menghadiri pemakaman ayahku , semoga kebaikan kalian dapat menjadi pahala untuk kita "


" oke sekarang sudah waktunya kita bekerja dan melakukan aktifitas seperti biasa ... tetap semangat dan menjunjung tinggi rasa kemanusiaan" tegas dokter alex.


" iya dokter " saut semua orang.


semua orang perlahan bubar, nita dan ricko juga keluar bersamaan " sayang aku antar keruangan ya "


" hmm iya " kata nita.


" nanti siang kita makan berdua di kantin aku akan menunggumu"


" hari ini, aku akan pulang sedikit malam. dokter hariyadi akan telat karena menjemput kakeknya yang sakit" ujar nita.


" baiklah aku akan menunggumu " ujar ricko seraya tersenyum.


sesampainya di depan ruangan nita keduanya berhenti " sampai sini saja , pergilah ada anak magang yang menung di ruanganmu kau harus memberikan contoh yang baik untuk mereka" ucal nita tangannya membenarkan jas dokter ricko.


" aku sangat mencintaimu" ucap ricko.


nita mendongakkan wajahnya " aku juga sangat mencintaimu" balas nita.


" aku pergi yah" pamit ricko.


" hmm" nita menganggukkan matanya.


nita langsung masuk keruangan dan mengambil catatan kesehatan harian pasien. dia duduk di kursinya mengamati satu per satu lembaran kertas itu.


ceklek


" oh baiklah aku akan segera datang " jawab nya.


kemudian suater dian pergi dan nita memakai baju operaei berwarna biru , rambut nya ia sanggul dan memakai masker.


....


di lain hal bunda tengah berada di kediaman adi yang sangat sepi itu, tidak ada penghuni disana. dia mengitari dalam rumah itu " kau hidup dengan baik" gumamnya.


namun ketika dia sedang mengedarkan pandangannya dia melihat foto pernikahannya dan adi sewaktu dulu terpampang di meja. dia mengambil foto itu dan mengelusnya.


" aku berjanji akan melanjutkan semua usaha yang telah kau buat dan menjadikan nya sesuai apa yang kau impikan dulu"


" maaf bu , anda siapa ?" tanya seseorang dari belakang.


bunda memutarkan badannya dan mengernyitkan dahinya " eh apa ibu istrinya tuan adi ?" tanya orang itu.


" oh iya benar kau siapa?" tanya hani.


" saya aisten rumah tangga disini nyonya , saya mendengar kalau bapak telah meninggal jadi saya ingin mengambil barang-barang saya. saya akan mengundurkan diri" jawab perempuan paruh baya itu.


" iya baiklah , hmm ini terimalah untukmu terima kasih telah merawat rumah ini selama ini" ucap bunda memberikan sebuah amplop.


" terima kasih bu , tapi saya telah menerima gaji dari bapak sampai bulan depan seharusnya saya mengembalikkan uangnya " tolak perempuan itu.


" tidak masalah ambil saja , ini sebagai tanda terima kasihku"


" kalau begitu terima kasih banyak bu, bapak benar istrinya orang yang sangat baik dan dermawan. bapak selalu memuji ibu dirumah ini"

__ADS_1


" benarkah?"


" iya bu , saya selalu bertanya kepada bapak mau makan apa dia selalu menyuruh ku membuat soto daging dan ayam panggang katanya dia selalu ingin makan semua makanan yang mirip dengan buatan ibu"


" baiklah terima kasih , kau pergi sekarang" ujar bunda.


" iya bu saya pamit "


" jika saja dulu kau selalu mengatakan itu kepadaku, dan berkata kalau kau mencintaiku. aku akan selalu memberikan hal yang terbaik dari segala yang aku punya sekarang. kini aku tidak bisa melihatmu lagi, meski semua yang kau lakukan sangat menyakiti hatiku tetapi aku masih tetap mencintaimu adi" lirih nya dalam hati, matanya nanar ketika mengingat masa lalu mereka.


....


ricko telah duduk di kursi kantin dengan 2 piring makan siang , dia telah menyiapkann untuk istrinya. namun setelah 5 menit dia tidak mendapati istrinya.


lalu dia melihat suster loli yang akan mencari tempat dusuk.


" suster dimana dokter nita?" tanyanya.


" dokter nita sedang ada operasi darurat dok, mungkin sebentar lagi akan selesai" jawab loli.


" baiklah terima kasih" ucap ricko.


ricko melihat piringnya yang berisi tumis daun ubi, dia tau istrinya sangat menyukai itu dia pun memberikan sayur itu ke piring istrinya. hingga 10 menit nita tak kunjung datang.


" makanlah duluan jangan menunggu istrimu yang sedang diruang operasi" ujar chandra yang telah selesai makannya itu.


" urus saja pekerjaanmu" titah ricko.


" diberi tahu ngeyel" balas chandra.


namun dari pintu kantin nita terlihat sedang berjalan kearahnya, dia masih mengenakan pakaian operasi tadi hanya mencuci tangan dan wajah saja.


" sayang aku sudah mengambilkan ini suka kan?" tanya ricko.


" hmm terima kasih" ucap nita.


" kenapa kau tidak makan duluan , kau pasti menungguku kan " ujar nita.


" tidak masalah. hari ini aku ingin makan siang dengan istriku yang cantik" gumam ricko tangannya mengelus pipi nita.


" habis cuci muka?" tanya ricko.


" hmm tadi darah pasien muncrat kewajah " kata nita sambil makan.


" pelan-pelan atau tersedak nanti" kata ricko yang melihat istrinya makan dengan cepat.


" aku buru-buru setelah ini ada operasi lagi" balas nita.


" iya tapi pelan-pelan saja , oh ya nanti jam 5 aku ke kantor sebentar ya jam 7 aku jemput" ujar ricko yang juga sambil makan.


" ada masalah dikantor?" tanya nita.


" tidak hanya mau meresmikan manajer yang baru juga ada laporan keuangan yang harus aku cek" jawab ricko.


" baiklah "


" aku sudah selesai, aku duluan ya " kata nita yang kemudian berdiri dihadapan ricko.


" hmm " ujar ricko seraya tersenyum.

__ADS_1


" kau menyibukkan diri terus menerus untuk melupakan kesedihanmu. " ucap ricko dalam hati ketika melihat istrinya menjauh darinya .


__ADS_2