Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
selalu jatuh cinta pada pandangan pertama


__ADS_3

di kantor nathan akan mengadakan pertemuan penting antar pemilik saham di perusahaanya. sekretaris dan karyawan lainnya sedang menyiapkan ruang rapat disana.


sedangkan dia masih berkutik di depan laptopnya mengerjakan laporan pemegang saham. kemudian dia teringat semalam istrinya menceritakan kalau adik tirinya itu datang juga bersikap aneh.


dia terus berpikir melamunkan sesuatu entah apa yang ia pikirkan.


" maaf pak semua orang sudah datang bapak silahkan masuk" ujar sekretaris andre.


" baiklah" jawab nathan.


iapun memakai kembali jasnya lalu merapikan pakaiannya, dia berjalan keluar ruangan menuju ruangan meeting yang dibelakangnya diikuti oleh andre sang sekretaris muda yang selalu setia pada nathan.


" selamat siang semuanya" ucap nathan.


para pemilik saham itu pun berdiri " selamat siang pak nathan " ujar semuanya.


" silahkan duduk" ujar nathan.


semuanya pun ikut duduk.


" andre bacakan agenda pertemuan kali ini" suruh nathan.


" baik pak" jawab andre.


" dalam pertemuan ini ada 3 point yang akan dibahas yang pertama masalah perubahan harga saham, yang kedua masalah saham yang dipegang oleh bapak hendra dari UJ group akan dialihkan kepada anaknya. dan yang ketiga keuntungan saham tahun ini" jelas andre.


" baiklah kita akan bahas satu persatu" ujar nathan.


mereka pun saling membahasa satu sama lain , beradu argumen saling berpresentasi satu sama lain. hingga akhirnya rapat pun berjalan mulus selama 3 jam.


" baiklah terima kasih semuanya , untuk kelengkapan berkas akan saya percayakan pada andre sekretaris saya" kata nathan.


" pak nathan saya boleh bertanya ? " tanya salah seorang yang duduk diujung.


" iya silahkan" kata nathan.


" aku dengar ayahmu pemilik perusahaan otomotif itu sudah menjual saham nya kepada pengusaha asing? bukankah kalian satu kolega kenapa tidak anaknya sendiri yang beli ? apa ada masalah diantara ayah dan anak?" ujat orang itu seperti menyindir nathan.


" kami memang memiliki perusahan yang sama , tapi dalam bisnis keluarga itu dipisahkan. biarkan bisnis ku berjalan karena usaha ku sendiri aku tidak mau membeli atau menerima investasi saham dari keluargaku sendiri " jelas nathan.


" aku harap tidak ada pertanyaan lagi tentang keluargaku" ujar nathan sambil berdiri lalu pergi begitu saja.


.....


celine ... dia sedang menikmati minuman nya di salah satu club malam itu, kadang-kadang dia tersenyum kadang -kadang juga dia menangis.


membuat wajah cantiknya seolah tidak ada artinya dibalik sikapnya yang sering berubah-ubah itu.


" nita ... aku akan merebut apa yang sudah kau miliki " ujarnya sambil tersenyum sinis lalu ia meminum kembali alkoholnya.


" ayah mu sudah menjadi milikku he kau selalu hidup dengan nyaman bukan. tapi kali ini aku akan membuat menderita tidak peduli kau itu anak ayahku ... ups apa aku anak ayah adi ? hahhaha. hmm kau bukan adikku, tapi aku juga bukan anak ayahmu " ujarnya dengan suara yang aneh.


" hey kau lihat wanita itu , aku rasa walaupun orang mabuk tapi tidak seperti itu" kata pelayan wanita disana.


" dia seperti terkena gangguan mental" timpal temannya yang juga sedang memperhatikan celine itu.


drrttt....drttt

__ADS_1


ponselnya berdering tertera sebuah nama " ibu"


ia hanya melihat tanpa ingin menjawabnya, dia tersenyum lagi seolah ada yang lucu.


.....


" sayang hari ini cuacanya tidak bagus, daripagi terus hujan jadi kita tidak bisa kepantai" ujar ricko yang masih tiduran di ranjang hotel itu.


karena seharian mereka tidak keluar , cuaca sedang buruk karena sedang turun hujan lebat. jadilah mereka hanya dikamar dan melakukan aktivitas panas selama beberapa kali.


diranjang itu ia tidak memakai pakaian hanya tertutup selimut saja. sedangkan nita ia sudah mandi karena tubuhnya yang lengket.


sedang memakai riasan di meja rias


" ricko sebaiknya kau mandilah ... apa kau tidak gerah terus di ranjang itu berjam -jam ?" tanya nita yang masih memakai riasan itu.


" tidak.... karena ada istriku tadi jadi aku tidak merasa gerah" jawab ricko.


" ck kau ini mandilah lalu ganti sprei nya minta pelayan membawakan sprei yang baru " kata nita.


" sebentar lagi" balas ricko.


setelah selesai nita pun berdiri dan menatap kaca dihadapannya , ia sudah bersih dan rapi sekarang memakai dress sederhana saja namun begitu dia terlihat cantik.


" aku pesan makanan ya " kata nita.


" hmm oh ya aku ingin makan kepiting " ujar ricko.


" iya aku pesankan " jawab nita.


ia memesan dari telpon setelah itu dia menghampiri ricko dan menatap nya lalu menggelengkan kepalanya.


ricko tersenyum lalu menarik nita kesampingnya.


" semenjak malam itu kenapa istriku berubah jadi cerewet?" goda ricko.


" aku bahkan bisa lebih cerewet dari ini, tapi aku tidak mau nanti aku cepat tua kalau marah terus" ujar nita yang tangannya mengelus kepala ricko.


" jangan menggodaku ya atau aku mau nambah nanti" ancam ricko.


" kau saja yang selalu tidak pernah puas. aku melakukan ini padamu karena aku sangat mencintaimu. aku tidak bisa melakukan ini pada orang lain selain padamu, karena aku milikmu aku sangat mencintaimu" ujar nita dengan lembut.


cup


tanpa ragu ia mengecup sekilas bibir ricko, ricko hanya tersenyum melihat perubahan nita , ia sangat bahagia karena hidupnya sungguh sangat lengkap.


saat nita akam berdiri lagi-lagi ricko menariknya hingga nita menindih tubuh ricko, mata keduanya saling bertemu satu sama lain.


" ish ricko lepaskan aku sudah mandi " ujar nita dirinya terus moranta untuk segera berdiri.


" siapa bilang istriku ini belum mandi ha? pikiranmu berubah mesum ya " goda ricko.


" oh astaga ricko sudah lepaskan aku mau minta sesuatu nanti sekarang mandilah aku mau membereskan kamar" tegas nita yang melepaskan pelukan ricko.


" iya sayang iya " balas ricko.


.....

__ADS_1


keesokan harinya


mereka berdua sedang berjalan-jalan di kota paris, mereka ingin membeli oleh-oleh untuk semua orang walaupun masa bulan madu mereka masih beberapa hari lagi tetapi ini hari terkahirnya di paris karena nanti malam mereka akan berangkat ke amerika.


disepanjang perjalanan itu keduanya terus bergandengan tangan, disana pula ricko membeli kan istrinya banyak sekali barang dari baju, sepatu hingga tas bermerk walaupun nita menentang tetap saja dirinya mau membelikannya.


setelah selesai berbelanja keduanya akan pulang kehotel untuk mengambil koper mereka. setelah sampai mereka pun mengambil kopernya lalu turun untuk bergegas menuju ke bandara.


" sayang visanya sudah disimpan?" tanya ricko saat didalam mobil.


" iya ada di tasku" jawab nita.


" maaf ya karena tidak lama disini karena sudah lama tidak ke amerika jadi aku memanfaatkan ini bersamamu" kata ricko yang merasa bersalah itu.


" eh kenapa minta maaf , lagipula aku sudah puas disini, sekarang giliran aku bertemu keluargamu aku juga ingin mengenal mereka " kata nita.


" nanti panggil saja eyang , walaupun yang lainnya memanggil nenek tapi dia lebih suka aku panggil eyang" jelas ricko.


" kenapa?" tanya nita.


" entahlah kenapa tetapi dulu itu nenek suka sekali menonton film , kisah itu menceritakan seorang nenek bersama cucu laki-lakinya yang menyebutnya eyang. darisitulah nenek ingin aku memanggilnya eyang" jawab ricko.


" nenek penyuka film juga ya? aku juga sangat menyukai film atau drama " saut nita.


" sepertinya kalian berdua sangat cocok" kata ricko.


shitt


tak terasa mereka sudah sampai di bandara, ricko menurunkan kopernya lalu mengurus tiket dan yang lainnya. dan sekarang mereka sudah berada di dalam pesawat.


" sayang ingat tidak saat pertama kali bertemu di pesawat itu?" tanya ricko saat mengingat nya dia tersenyum karena nita juga sedang bersender di bahunya sambil membaca buku.


" kau masih mengingatnya?" ujar nita.


" tentu saja itu momen yang tidak akan pernah kulupakan dan momen momen lainnya bersama istriku ini" kata ricko.


" waktu itu kau meminta nomor handphoneku kau curang sekali " ujar nita


" aku tau itu modusmu kan ingin meminta nomor wanita cantik ... dasar pria hidung belang" kata nita.


" apalagi saat pertama kali aku melihatmu sudah jatuh cinta. aku terus jatuh cinta saat melihatmu untuk pertama kali. tidak dulu maupun sekarang kau membuatku berdegub kencang." bisik ricko di telinga nita.


" lalu ada lagi?" kata nita.


" ehmm ( dia sedikit berpikir) dan juga tubuh istiku sangat candu untukku hingga membuatku selalu ingin melakukan itu" bisik ricko.


nita segera mengangkat kepalanya dan menatap ricko.


" ricko aku sedang membaca buku kau tidak lihat ya?" tanya nita sambil menahan senyuman .


" rupanya istriku ini nakal juga ya " ricko menarik hidung nita.


" aku serius ini bacalah ? kau saja yang sangat mudah merespon ucapanku " kekeh nita.


" ehmm ricko ... apa aku boleh bertanya dimana kau menyimpan hasil tes DNA itu?" tanya nita.


" untuk apa? aku menyimpannya di ruangan kerja " jawab ricko.

__ADS_1


" tidak ada... aku hanya membaca berita katanya saham ayah dijual ke perusahaan asing. lalu 25% diberikan kepada celine" ujar nita.


__ADS_2