
saat ini ricko dan nita tengah duduk bersama di sofa dan menonton acara sepak bola kesukaan ricko, nita datang membawa cup anggur dia duduk disebelah ricko.
" iya bagus ah kenapa meleset" gerutu ricko.
saat nita akan memasukkan anggur itu kedalam mulutnya ricko langsung mengambil itu dan memakannya" ricko kau ini kenapa memakan anggurku sih"
" ingin tau manis atau tidak sayang"
" ish menyebalkan "
nita kembali mengambil anggur itu ketika dia sudah memasukkan setengah anggur di mulutnya " eh tunggu" nita pun melihat ricko secepatnya ricko mengambil anggur itu dari mulut istrinya, nita membelalakkan matanya namun ricko kembali melajutkan tontonannya sambil makan anggur
" kau ini dari tadi terus menggangguku makan" gerutu nita.
ricko menoleh dan tertawa melihat wajah kesal istrinya " gemas sekali" ricko menarik pipi nita.
" aaaaa" ricko mengambil anggur dan memasukkanya kedalam mulut nita.
" enak ?" tanya ricko.
" hmm lebih enak karena kau yang menyuapinya " jawab nita.
" ricko " gumam nita dengan lembut.
" hmm " tanpa menoleh.
" lihat aku dulu" kata nita.
" iya sayang aku dengar " kata ricko lagi tanpa menoleh.
" tadi sore eh aku kerumah dokter fahri" ucap nita.
ricko segera menoleh dengan wajah datar " kenapa?" tanya ricko.
" hmm saat di rumah sakit aku menemukan anak laki-laki berusia 5 tahun sedang menangis katanya dia adik dokter fahri aku membawanya bermain kasihan melihatnya menangis . saat dia bermain dia menyuruhku menyimpan handphonenya ketika mereka pulang aku lupa memberikan ponsel itu lalu aku mengantarkan kerumah" jelas nita.
" kenapa tidak dokter fahri yang mengambil dirumah sakit?" tanya ricko lagi.
" dokter fahri sedang sakit aku melihat wajahnya sangat pucat jadi tidak mungkin dia mengambilnya dia saja pulang diantar oleh kapten dirga itu " jawab nita.
" ricko kenapa diam , aku sudah memberitahumu sungguh aku tidak menutupi apapun lagi aku sudah berkata jujur" sambung nita lagi.
" kali ini aku tidak marah tapi lain kali jangan melakukan itu , jika memang keadaanya harus maka telpon aku dan aku akan menemanimu" tegas ricko.
" iya aku tidak akan melakukannya lagi, maaf " ucap nita.
" aku sudah mengantuk kau mau masih menonton kan ? aku duluan ya "
" eh sebentar aku juga ikut permainannya sangat membosankan" kata ricko yang mematikan televisi itu.
....
keesokan harinya
nita menerima surat dari rumah sakit, dia belum membacanya karena terlalu sibuk ini juga sudah lewat jam 12 tetapi dia belum istirahat. berbeda dengan ricko yang sedang tidak ada pasien dia sangat santai diruangannya hanya mengerjakan beberapa laporan saja.
setelah selesai menangani pasien kecelakaan nita akhirnya mendapatkan istirahatnya , dia pun bergegas menuju keruangan nya .
dia lupa kalau telah menerima surat kemudian dia duduk dikursi dan membukanya. dia baca itu dengan seksama .
dia terus mengamati surat itu " ceklek" pintunya terbuka dia segera melihat yang ternyata ricko dia segera menyembunyikan surat itu.
" ricko ada apa?" tany nita .
" aku tidak punya pasien sekarang , sudah makan?" tanya ricko.
__ADS_1
nita menggeleng " aku pesan makanan dari resto depan ayo makanlah" ricko menaruh paper bag itu di meja dan menarik sebuah kursi lalu duduk dihadapan nita.
" sayang kenapa tidak memakai cincin pernikahan?" tanya ricko ketika nita tidak mengenakan.
" oh itu ini cincinnya aku melepaskannya ketika tadi perbantuan operasi aku pakai" jawab nita .
" pakai lah terus cincin itu , aku suka melihatnya " kata ricko.
" apa aku tidak cantik kalau tidak memakainya?" goda nita.
" sayang agar para lelaki tau kalau kau sudah menikah . jika saja kita tinggal di india ada tanda merah di dahimu tapi di negara kita tidak ada yang tau mana perempuan yang sudah menikah mana yang tidak "
" kalau begitu berilah tanda padaku "
" sungguh ? apa tidak menyesal jika aku melakukannya ?"
" iya tidak"
" baiklah aku akan memberi tanda di sini apa kau mau?" tunjuk ricko pada leher putih jenjang istrinya.
" ah dasar mesum , hmm ini enak sekali bahkan aku tidak bisa memasak seenak ini" ujar nita yang menikmati makanan itu.
" oh ya aku dengar ada seorang dokter nanti yang akan terpilih untuk melakukan pertukaran dokter ke jerman , siapapun itu dia beruntung karena ilmu kedokteran disana sangat maju "
" benarkah ?"
" iya tapi harus melakukannya selama 6 tahun"
" lalu apa kau sudah pernah ?" tanya nita.
" aku pernah tapi hanya mengambil 2 tahun saja , tapi harus benar-benar mengerti dan paham akan ada ujian akhir juga "
" oh begitu "
" ini sudah jam 3 aku pergi dulu ya , aku harus melihat laporan anak magang" kata ricko.
cup
" aku mencintaimu" ucap ricko setelah mengecup kening nita.
" aku juga mencintaimu" balas nita.
setelah ricko pergi kini dia melihat lagi surat itu ,ricko tidak tau kalau nitalah yang mendapatkan surat itu. dia harus pergi selama 6 tahun untuk menjadi dokter spesialis yang bersertifikat ahli di jerman.
impiannya memang bisa menjadi seorang spesialis lulusan jerman namun kini dia harus berpikir seribu kali tidak mungkin dia pergi selama itu hanya demi kariernya.
" nanti saja aku pikirkan ini masih ada waktu 1 bulan lagi"pikirnya.
....
" ah kepala ku mau pecah rasanya , melihat laporan keuangan ini " desis aidan di kantornya
" memang benar pekerjaan akan terasa ringan jika tidak dikerjakan " sambungnya.
delisa menahan tawanya ketika mendengar ucapan bossnya itu , " apa boleh saya bantu pak?" tanya delisa.
" tidak usah kau punya pekerjaan lain lakukan saja pekerjaanmu" jawab aidan.
drtt.....drrttt
"ikan lohan "
" kak aidan yang mana yang bagus ?" tanya xiaoqi dipesan lalu mengirimkan 2 gambar baju satu blouse berwarna biru dan dress selutut berwarna kuning.
" apalagi anak ini " desisnya.
__ADS_1
dia membuka pesan itu lalu langsung menelponnya .
" halo kenapa kau bertanya kepadaku kau yang mau memakainya jangan tanya aku" gerutunya di handphone.
📱" ish kakak aku ingin membelikan ini untuk nita , besok aku pulang keindonesia. aku sudah membelikan sesuatu loh untuk kakak" jawab xiaoqi.
" warna hitam bagus , kau belikan aku apa?" tanyanya
📱" tuh kan masih bertanya, aku belikan kakak sepatu pasti kakak suka "
" ck terserah kau saja. cepatlah pulang jangan merepotkan aku"
📱" eh kenapa kakak menyuruhku cepat pulang kangen ya sama aku " goda xiaoqi.
" masa bodo" aidan segera mematikan handphonenya dan mengusap kepalanya " ah aku ingin tidur rasanya" .
" bapak suka ya sama temannya adik bapak itu ? dia cantik dan baik lagi " ujar delisa.
" dia harus baik karena adikku juga baik dengannya " balas aidan.
" jangan begitu biasanya dari saling berdebat muncul rasa cinta pak "
" cinta hahah mana mungkin aku mencintai anak cengengesan itu "
" cinta tidak tau kapan dia datang" ujar delisa.
" itu karena kau menikah dengan Fitrah yang dulu kau benci kan jadi nya kau seperti itu entah apa yang kau sukai dari pria itu "
" dulu memang aku membencinya , hingga benci itu selalu membuatku menaruh namanya dalam hati untuk ku hindari namun aku lupa kalau kita terus memikirkan seseorang sebenarnya kita memiliki rasa padanya "
" suka suka mu lah , lagian mana mungkin aku dan dia jatuh cinta lalu menikah kami berbeda dari kepercayaan dan tradisi "
" kalau begitu saya angkat tangan " kekeh delisa.
" tapi benar juga kenapa aku tadi menyuruhnya cepat pulang" pikir aidan.
....
" besok hari minggu mari kita nikmati liburan di dalam rumah yang menyesakkan " ujar dokter obi sambil membuka jasnya.
" apa kau tidak keluar mengajak kencan pacarmu?" tanya dokter haryadi.
" apa pentingnya pacaran , menghambur-hambur uang saja" jawab dokter obi.
" dokter nita dia itu bukannya tidak mau tapi tidak ada yang mau dengannya " gumam dokter haryadi.
nita tertawa kecil mendengarnya " apa kau bilang jangan sembarangan ayah dan ibuku banyak menyediakan calon istri untukku aku saja yang menolaknya"
" standarmu sangat tinggi hingga bae suzy pun kalah , kau mau cari yang seperti apa! janda?" tanya dokter hariyadi.
" seperti dirimu dokter hariyadi" dokter obi mengedipkan matanya.
" ish geli aku " dokter hariyadi bergidik
" baiklah semuanya aku pergi dulu ya nanti dokter ricko menunggu terlalu lama " ucap nita yang kemudian melambaikan tangannya.
" oke hati-hati" jawab mereka serempak.
" bi ... aku dengar yang dapat kualifikasi ke jerman itu dokter nita apa benar?" tanya hariyadi .
" iya katanya memang dia , tapi itu pantas untuknya dia sangat berbakat dan cekatan walau baru jadi dokter " jawab dokter obi.
" iya aku juga salut , tapi bagaimana dengan dokter ricko apa mereka akan berpisah sementara?" ujar doktrr hariyadi .
" mana aku tau kau tanya saja sana " jawab dokter obi.
__ADS_1
" aku tidak bawa mobil aku menumpang ya " sambung obi.
" dasar hemat bensin " sindir dokter hariyadi.