
"tu artinya kita akan berbulan madu" jawab ricko.
uhuk....uhuk
nita tersedak saat ia meminum susu coklat itu lalu ricko menepuk bahu nita.
" pelan-pelan" ucap ricko.
nita menaruh susunya di meja , ia lupa perjanjian itu
" apa kau lupa sayang?" tanyanya
" tidak... aku tidak lupa" jawab nita dengan cepat seperti ia tidak mau dianggap takut.
" heheh baguslah , oh iya aku sudah punya rencana nanti untuk pesta pernikahan kita nanti" ujar ricko.
" baiklah aku menurut saja " balas nita.
tok...tok...tokk
" masuk" ujar ricko.
" ricko kau harus ikut meeting karena kau kan jarang ada di perusahaan jadi aku ingin kau meninjau perkembangan perusahaan " ujar deni yang sudah masuk kedalam ruangan.
lalu ricko menatap istrinya seperti ia khawatir jika nita sendirian diruangannya .
" tidak apa-apa aku akan menunggu disini" ujar nita yang mengerti ricko itu.
" hmm baiklah jangan kemana-mana sebelum aku kembali !" perintah ricko.
" hmm" nita tersenyum lalu menganggukkan kepalanya.
cup
ricko mencium kening nita lalu ia segera keluar menuju ruangan meeting.
nita pun kembali makan camilannya . hingga 2 jam ricko belum juga kembali ia pun berjalan menuju ke arah jendela melihat lihat pemandangan kota disana.
" ayah" gumamnya.
" kenapa aku mengingatnya" pikirnya.
ia pun menggelengkan kepalanya agar ia tidak memikirkan hal yang tidak-tidak. walaupun sejujurnya ia ingin melihat ayahnya tapi entah kemana ayahnya pergi semenjak perceraiannya dengan bundanya.
mungkin mereka hidup bahagia sekarang pikirnya.
" aku hanya berharap kau selalu bahagia bersama keluarga barumu" ucapnya dalam hati.
.....
" baiklah kita akhiri rapat hari" ujar ricko.
" baik pak" ucap yang lain.
iapun segera berdiri dan keluar ruangan meeting ia takut istrinya menunggu dirinya karena pintu ruangannya ia kunci.
" hey kenapa kau buru-buru?" tanya deni.
" aku takut istriku menunggum dan ya tolong pesankan makan siang kami " perintah ricko.
__ADS_1
" baiklah aku juga mau pesan makanan" jawab deni.
ceklek
ia membuka pintu ruangan yang ia kunci , lalu ia melihat nita yang sedang tertidur di sofa itu dengan posisi duduk.
ia segera menghampirinya , ia menatap wajahnya terlebih dahulu. kemudian ia duduk disebelahnya dan perlahan-lahan ia taruh kepala nita di bahunya.
ia pun ikut memejamkan matanya dan menaruh kepalanya diatas kepala nita.
tak berapa lama nita merasakan kepalanya sangat berat, ia segera membuka matanya perlahan-lahan ia mengedarkan pandangannya lalu ia sadar ternyata kepala ricko berada di atas kepalanya dan dia berada di atas bahu ricko.
" kau bangun?" gumam ricko dalam tidurnya.
" kau tidak tidur ya " ucap nita.
" aku hanya memejamkan mataku dan aku sangat nyaman" ujar ricko , lalu ia mengangkat kepalanya.
" jam berapa ini?" tanya nita.
" jam 2 , sebentar lagi deni akan membawakan makanan " jawab ricko.
" maaf karena membuatmu kesepian disini" ujar ricko.
" tidak apa-apa " balas nita.
.......
aidan sudah keluar dari perusahaan , ia berjalan menuju area parkir mobil nya . dia ingat hari temannya mengundang dirinya ke acara ulang tahun pernikahan , ia harus pulang cepat.
lalu ia masuk kedalam mobil lamborghini nya dan melajukan mobilnya. hingga ia sudah sampai dirumah sekarang. ia segera turun dan masuk kedalam rumah.
" iya nak ,kau sudah pulang? mau makan dulu?" tanya bunda.
" tidak bunda aku ada undangan jadi nanti aku pulang malam" jawab aidan.
" undangan? siapa yang menikah?" tanya bunda.
" anniversary pernikahan bun, oh ya bisa pilihkan fashion ku?" tanya aidan.
" tentu saja, bunda akan pilihkan pakaian yang sangat cocok hingga anak bunda ini memukau dan ya... mungkin saja ada seorang gadis yang akan kau bawa pulang untukmu" goda bundanya.
" bunda" ucap aidan dengan malu-malu.
" mandilah dulu bunda akan ke atas nanti"
" siapp bunda" ucap aidan.
....
" sayang kita sudah sampai " ujar ricko saat ia menghentikan mobilnya di depan rumahnya.
disepanjang perjalanan nita hanya tidur mungkin dia sangat lelah hingga ketiduran, melihat istrinya yang tidak bangun ia pun turun lalu membuka pintu mobil istrinya , ia buka selt belt itu lalu menggendong nita .
" enteng sekali" gumam ricko seraya tersenyum.
iapun mendorong pintu mobil menggunakan tubuhnya lalu ia masuk kedalam rumah , ia langsung naik kekamar dan merebahkan tubuh nita di atas ranjang. melihat nita yang masih menggunakan sepatunya ia pun melepaskan kedua sepatu yang masih lekat di kaki istrinya itu.
ia sudah gerah lalu memutuskan untuk mandi , setelah mandi ia melihat nita yang masih tidur , melihat jam yang baru pukul 8 itu ia belum ingin tidur. lalu dia duduk saja di sofa dan terus menatap nita yang kini masih tidur itu.
__ADS_1
.....
aidan sudah sampai di hotel menggunakan mobil lamborgini nya , ia sangat gagah menggenakan jas berwarna navy dan poni yang dia angkat. ia berjalan menuju ke tempat acara , disana ia disambut oleh teman-temannya .
" kau tampan sekali hari ini" puji temannya.
" tentu saja aku ini aidan " ujarnya seraya tersenyum.
mereka pun tertawa bersama " lihat aku tidak menyangka pernikahannya sampai 4 tahun" ujar temannya .
aidan pun menoleh kearah dua orang yang sedang berbahagia itu.
" mereka yang mempertahankan pernikahan akan selalu ada jalan kebahagiaan diujung perempatan , namun jika salah satu nya pergi ke arah lain maka yang lainnya akan mencari jalan lagi hingga mereka dipertemukan oleh arah jalan" ujar aidan.
temannya tersenyum karena dia tahu bagaimana dulu kondisi rumah tangga aidan.
" kapan kau bisa move on" ujar temannya.
" ini pertanyaan atau pernyataan?" ungkap aidan.
" pertanyaan" jawab temanya.
" aku tidak pernah memikirkan masa laluku , masa depanku adalah masa sekarang karena tidak ada masa depan jika tidak ada masa sekarang" jelas aidan dengan serius baru kali ini sepertinya ia menjadi sosok seseorang yang sangat serius.
" itu artinya kau masih menyimpannya di hatimu, tetapi pikiranmu tentangnya sudah tidak ada lagi " balas temannya.
aidan hanya tersenyum menanggapinya lalu meminum jusnya , temannya memberinya kode jika dia akan pergi aidan hanya menganggukkan kepalanya.
ia berdiri sendirian disana sembari terus melihat apa yang ada didepannya, ia dulu juga seperti itu merayakan hari ulang tahun pernikahan bersama wanita yang ia cintai. tapi apalah daya masa cintanya hanya berlaku satu tahun saja.
hari sudah menunjukkan jam 11 malam pesta masih dilakukan aidan sudah merasa bosan ia ingin pulang setelah makan dengan temannya tadi.
ia pun berdiri menuju keluar hotel ia terus berjalan hingga ia menghentikan langkahnya dan menatap apa yang ada didepannya.
" amayra" gumamnya.
wanita cantik berdiri dihadapannya menggunakan gaun panjang berwarna merah dan belahan paha yang sangat tinggi. ia tersenyum pada aidan dengan penuh cinta.
" aidan" panggilnya.
aidan diam saja tidak ingin menyahut sekali pun , wanita itu berjalan bak seorang model mendekati aidan. ia semakin tersenyum lebar saat sudah dihadapan aidan.
" apa kabarmu?" tanyanya.
" kenapa kau ada disini?" tanya aidan.
amayra pun tersenyum " aku sudah kembali " jawabnya.
" dimana gathan apa dia tidak ikut ?" tanyanya lagi.
" jika aku menjawab dia sudah pergi apa kau akan kembali padaku?" tanya amayra.
" kemana dia?" tanya aidan.
" kami sudah berpisah , dia mengkhinatiku " jawab amayra.
" apa kau sudah menikah?" tanya amayra.
" aku rasa itu bukan urusanmu lagi. aku pergi dulu" ucap aidan.
__ADS_1
aidan meninggalkan amayra sendirian , melihat aidan yang seperti itu amayra tersenyum penuh kemenangan " aku tau kau tidak bisa melupakanku " ucapnya.