Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
pembacaan wasiat


__ADS_3

semuanya telah turun kebawah, mereka tengah mengadakan pengajian, namun tidak terlihat ricko dan nita disana. aidan mencari keduanya namun ricko terlihat baru keluar dari kamar dan akan menuruni tangga.


ricko duduk disebelah aidan " apa dia belum bangun?" bisik aidan.


" biarkan saja dulu dia istirahat aidan"kata bunda yang mendengar perkataan aidan.


hingga selesailah acara itu, semua tamu perlahan pulang dan keadaan rumah menjadi sepi. semuanya berkumpul di ruangan tamu , bi inah membawakan teh hangat untuk mereka.


" ricko ... tolong jaga dia ya , jangan biarkan dia sendirian. dia hanya akan mendengarkanmu" kata bunda.


" iya bunda. aku tau itu , aku akan menjaganya sebaik mungkin" jawab ricko.


" hmm ini sudah larut aku mau melihat istriku dulu" sambung ricko.


" iya" jawab semuanya.


ricko telah masuk kedalam kamar itu , nita masih tertidur di ranjang dengan pulasnya. ricko pun ikut naik ke ranjang dan memeluk istrinya.


dia memandangi wajah itu, wajah yang biasa tersenyum kepadanya. " cup" dia mengecup bibir istrinya.


malam harinya nita terbangun , dia merasa sesuatu yang berat menimpa perutnya. dia menoleh kesebelah yang ternyata adalah suaminya.


dia menyingkirkan tangan itu dan bangun dia merasa sedikit pusing pada kepalanya. merasa ada sesuatu yang bergerak ricko juga ikut terbangun dan melihat istrinya yang akan turun dari ranjang.


" sayang kau bangun "


" hmm "


" mau kemana ?" tanya ricko, nita menoleh kelapadanya.


" toilet " jawab nita.


ricko membiarkan nita ke toilet dia lupa harus melakukan tes itu, " ceklek" suara pintu terbuka.


" sayang aku akan panaskan makanan tunggu disini ya" ujar ricko yang bangun dari kasur.


" tidak usah yang itu saja" tunjuk nita pada nakas itu.


" tapi sudah dingin sayang, tidak apa tunggulah disini" tolak ricko.


nita membiarkan ricko keluar untuk memanaskan makanan nya , dia menyentuh kepalanya yang terasa sakit itu. dia mengambil handphonenya dan melihat betapa banyak nya pesan masuk yang mengucapkan turut berduka cita.


dia hanya melihat tanpa ingin membalasnya dan menaruhnya lagi .


" sayang aku buatkan teh hijau kau suka kan ?" kata ricko yang datang membawa nampan makanan.


" aku suapi ya " ricko pun menyuapi nita dengan perlahan.


" minum" kata ricko.


dia seperti sedang mengurus seorang anak yang kecil yang baru menginjak usia 5 tahun , namun dia tidak pernah ingin mengeluh baginya dia rela melakukan apapun untuk orang yang dia cintai.


" aaaa" ricko menyodorkan lagi nasi kedalam mulut nita.


" besok mau pulang atau mau tetap disini?" tanya ricko lembut.


" pulang "


" baiklah ayo tidur, besok kita akan pulang" ricko merebahkan tubuh nita keranjang , nita melihati ricko yang tengah membereskan sisa makannya.


" ricko" panggilnya.


" hmm"


" biarkan saja itu disana, tidurlah disini "


ricko tersenyum padanya lalu mengikuti permintaan istrinya , ketika ricko akan mematikan lampu nita langsung memeluknya.


" biarkan aku seperti ini" gumam nita matanya masih terpejam.

__ADS_1


" lakukan apa yang kau mau lakukan padaku" lirih ricko.


...


keesokan paginya dikediaman bunda semua pelayan membersihkan rumah dan halaman bekas kemarin. dan keluarga itu telah berada di meja makan untuk sarapan, hanya tinggal menunggu nita saja.


tak lama nita pun turun tanpa senyuman diwajahnya pagi ini. semuanya melihat tersenyum mereka tidak ingin terus-terusan sedih hal itu akan membuat nita makin sedih.


" sayang duduklah" kata ricko yang membukakan kursi itu.


" terima kasih" ucapnya.


" dek lihat bunda memasak semua makanan kesukaanmu , kakak minta dibuatkan gulai ayam kata bunda tidak ada semuanya hanya kesukaanmu" ujar nathan yang tengah menghibur adiknya.


" iya jadi jangan murung atau semuanya akan kuhabisi" timpal aidan.


" heheh iya dek kakak juga tadi membuatkan salad kesukaanmu cobalah" irene menyodorkan salah buatanya.


untuk menghargai irene dia mengambil itu dan mencobanya " bagaimana enakkan ?" tanya irene.


" hmm enak" jawab nita.


" bunda merasa bersalah padamu nak, , bunda yang telah membuatku jauh dengan ayahmu" ucap bunda dalam hati.


semuanya makan tanpa mengeluarkan suara sedikit pun, melihat wajah putrinya yang seperti itu membuat hani merasa bersalah. dia berpikir kalau dia seharusnya tidak pernah mengatakan hal itu pada adi.


" nita " panggil bunda.


" iya "


" setelah makan bunda ingin bicara sesuatu"


" hmm" nita menganggukkan kepalanya.


nita berdiri ketika selesai makan , ricko juga telah selesai dan yang lainnya juga mereka semua duduk di sofa ruang tamu.


" bunda apa yang ingin bunda katakan?" tanya nita.


" kenapa?" tanya nita.


bunda menghirup udara dan menghembuskannya kasar


" setelah semua kejadian yang menimpa mu waktu itu, semenjak kau masuk rumah sakit. bunda sangat marah pada ayahmu , kami berdua tidak sengaja bertemu , ayahmu memohon ampunan pada bunda "


" dia juga telah menyesal karena telah menyakitimu , tapi bunda sangat marah dan menyuruhnya berjanji untuk menjauhi dirimu dan kalian berdua nathan , aidan. bunda menyuruhnya melupakan keluarga ini karena bunda berpikir selalu ada masalah yang menimpa kalian terutama dirimu sayang , bunda tidak ingin melihatmu menderita lagi" lirih bunda dia mengucapkan itu sambil menyeka air matanya agar tidak terjatuh.


mendengar itu air mata nita pun kembali jatuh ke pipinya, ricko merangkul istrinya .


" bunda mohon maafkan perbuatan bunda hiks..." isaknya.


nita menyeka air matanya , kemudia berdiri dan berjongkok dihadapan bundanya dia mengambil kedua tangan bunda dan mengelusnya.


" bunda tidak perlu minta maaf, hidupku sekarang telah digariskan oleh takdir. aku mengerti bunda melakukan itu untuk diriku , dan kakak. aku memang kecewa ketika bunda mengatakan itu. tapi aku juga harus mengerti bagaimana perasaan bunda , bundalah yang paling menderita diantara kita , bunda telah menerima pil pahit begitu banyak "


" aku telah kehilangan ayah untuk selamanya , kini hanya ada bunda yang menjadi orang tua tunggal untukku dan kakak , kami akan selalu menyayangi bunda berjanji untuk tidak pernah menyakiti hati bunda " nita memeluk bundanya keduanya menangis dalam rangkulan , aidan dan nathan mendekati kedua itu juga ikut memeluk nya.


" kalian jangan khawatir , ayah memang sudah tidak ada. tapi kakak sebagai kakak tertua akan selalu menjaga dan menayayangi kalian seperti sosok seorang ayah" ucap nathan.


" kami menyayangi bunda dan juga kau nita " timpal aidan.


" kau adik kami satu-satunya , kau sama seperti anak bagi ku. selama ini kita memang selalu bertengkar tapi itu semua tanda bahwa aku sangat menyayangimu , walaupun kau sudah menikah dan ada ricko yang telah menjagamu tapi rasa sayang kami untukmu tidak akan pernah berkurang sedikitpun" sambung aidan lagi.


" hmm bunda bahagia memiliki anak-anak seperti kalian " ucap bunda.


" sudah ... sekarang tersenyumlah, kita harus meneruskan hidup seperti biasa. kita boleh sedih tapi jangan terlalu larut , itu sama saja membuat kita seperti orang yang tidak punya jalan , masih banyak hal yang harus kalian lakukan. bunda yakin semua anak-anak bunda anak yang kuat dan tegar " bunda mengelus satu per satu kepala anaknya.


" permisi bunda... diluar katanya ada pak pengacara dari almarhum tuan " kata bi ina.


" pengacara?" gumam nathan.

__ADS_1


" suruh masuk bi" jawab bunda.


bi inah menganggukkan kepalanya lalu memanggil pengacara untuk masuk.


" selamat siang " ucap pak pengacara.


" selamat siang" jawab bunda.


" perkenalkan saya pengacara utusan dari bapak Adi Nugraha , nama saya Sukma Wijayanto " ujarnya.


" saya telah menerima surat wasiat dari pak Adi , saya ingin membacakannya kepada keluarganya" sambung nya.


" duduklah dulu " kata bunda.


aidan berdiri lalu duduk disebelah nita , dia memberikan kursinya kepada pak pengacara. dia membuka tasnya mengambil sebuah map.


" ini adalah surat nya , beliau telah menitipkan semuanya untuk keluarga "


" saya akan langsung membacakannya"


" seluruh kekayaan telah dilampirkan dalam surat ini, namun bapak adi meminta semua harta kekayaannya di pegang oleh ibu Hani priyanto dan membagikan semua harta dengan adil kepada anak-anak yaitu Nathan Daniel Nugraha, Aidan Putra Nugraha dan putri bungsu Keyla Anittha Nugraha"


" adapun harta atau aset yang dimiliki bapak Adi Nugraha melainkan sebagai berikut.




perusaha lokomotif AH group




Rumah pertanian di Bandung.




Tanah 6 Hektare.




10 mobil yang berada di garansi kantor milik pribadi tuan Adi.




Berlian dan Emas .




Tabungan




berlian dan emas serta tabungan ditaruh dalam brankas rumah milik bapak adi , dia bilang ibu hani tau dimana bapak adi menyimpan kuncinya "


" sebanyak itu ?" tanya hani.


" iya ... beliau telah mengumpulkan itu semenjak kelahiran putri nya "

__ADS_1


" ini peganglah surat asli dan saya telah mencopynya, semuanya telah menjadi milik ibu hani , saya permisi karena tugas saya telah selesai. selamat siang semuanya" pamit pengacara sukma.


" akan saya antar " kata nathan .


__ADS_2