
" dokter nita anda dipanggil keruangan bapak idham katanya ada yang harus dibicarakan" kata staff itu .
" baiklah terima kasih" ucapnya.
staff itu pergi meninggalkan nita sendirian yang baru keluar dari kamar pasien itu, dia memasukkan kedua tangannya kedalam saku jas dokter itu.
" ini pasti tentang pemindahanku" pikirnya.
dia bergegas untuk keruangan dokter idham , wakil kepala rumah sakit. dia mengetuk pintu dan masuk kedalam.
" selama siang dokter " ucap nita ramah.
" oh dokter nita silahkan duduk" jawab dokter idham yang mungkin berusia 60 tahunan.
nita tersenyum menanggapinya dan duduk di hadapan dokter idham .
" bagaimana apa sudah dipikirkan?" tanya nya.
" waktunya masih 10 hari lagi, ini kesempatan yang luar biasa dalam kariermu sebagai dokter. dokter juga masih muda kan , 6 tahun kalau dijalani itu sangat singkat setelah itu dokter pulang dengan gelar profesor "
nita masih terus mendengarkan itu dengan seksama
" aku berpikir memang banyak dokter lainnya , tapi melihat caramu bekerja dan menangani pasien kau memiliki kemampuan yang besar di bidang kedokteran hal itu tidak akan membuat nama baik rumah sakit kita ini tercemar "
" sebelumnya , saya ucapkan terima kasih dokter. sebagai seorang dokter pendatang baru saya memang harus banyak belajar dari pekerjaan ini apalagi yang kita lakukan menyangkut hidup dan mati seseorang "
" saya sangat bangga dan senang atas apresiasi yang bapak berikan kepada saya. mengklasifikan saya ke jerman , jujur itu adalah mimpi saya , tapi saya masih membutuhkan waktu untuk.memikirkannya " jawab nita dengan sopan.
" aku tau dokter nita merasa berat karena telah menikah dengan dokter ricko bukan ? apa dokter ricko tau kalau dokter akan diklasifikasikan ke jerman ?" tanya dkkter idham.
" belum , saya ingin memikirkan matang -matang untuk ini baru saya akan mengatakannya "
" baiklah menyangkut itu bukan urusan saya lagi karena itu masalah pribadi. tapi dokter ricko orang yang modern dia tau kecanggihan dan teknologi kedokteran setiap tahun meningkat di dunia , 6 tahun bagi mereka dimabuk cinta seperti 6 abad. tapi menurut saya terimalah penawaran ini , dokter ricko orang yang pengertian dia bukan anak kecil yang menangis ketika ditinggal ibunya kepasar"
" kalian juga bisa berhubungan lewat telpon atau video call manfaatkanlah teknologi yang ada " sambung nya.
" hmm iya pak saya akan memikirkan nya lagi , pak saya ada jadwal dengan pasien saya permisi " pamitnya undur diri.
" iya baiklah setelah memikirkan nya segera hubungi saya "
nita tersenyum dan menganggukkan kepalanya , dia keluar dari ruangan itu , hatinya semakin dilema dengan penjelasan tadi.
****
sementara itu diruangannya ricko sedang mengetik di komputernya namun ketika melirik ke arah kalender 2 hari lagi adalah hari ulang tahun pernikahannya yang pertama. dia memegang kalender itu dan tersenyum.
" senyum-senyum sendiri " kata chandra yang masuk begitu saja tanpa mengetuk pintu.
" apa kau tidak punya tangan untuk mengetuk pintu?"
" eh santai saja lah , kenapa raut wajahmu itu sepertinya sangat senang?" tanya chandra yang telah duduk di sofa
" 2 hari lagi ulang tahun pernikahanku dengan nita " jawab ricko.
__ADS_1
" wah tidak terasa ya sudah satu tahun , dimana kau akan merayakannya ?" tanya chandra.
" rahasia "
" ayolah ingin kurekomendasikan tidak dimana tempat yang romantis ?"
" tidak ! bukannya romantis malah kronis "
" yasudahlah terserah "
" oh ya tadi aku lihat nita baru keluar dari ruangan dokter idham memangnya kenapa? jarang sekali dokter masuk kalau tidak ada yang penting " tanya chandra.
" kapan ? aku tidak tau " tanya ricko.
" barusan saat aku mau kemari"
ricko berdiri dan keluar dari ruangan terburu-buru meninggalkan chandra sendiri " dasar budak cinta " gumam chandra .
nita sedang menyusuri lorong rumah sakit sendirian, namun dari depan dia melihat ricko berlarian.
" ricko kenapa berlarian ? apa ada sesuatu ?" tanya nita.
" sayang aku mencarimu" kata ricko.
" ayo duduk dulu , ini minumlah " nita memberikan air botol untuk ricko, dia menerimanya dan langsung menegak habis air itu.
" ada apa?" tanya nita.
" kau tadi menemui dokter idham ? ada apa?" " tanya balik ricko.
" yakin ? karena yang aku tau dokter idham tidak pernah memanggil dokter jika tidak perlu , dia hanya akan memanggil dokter yang bermasalah dan berprestasi saja " jelas ricko.
nita tersenyum lembut " tenang saja aku tidak punya masalah apapun " nita menggenggam tangan ricko lembut.
" syukurlah aku lega "
ricko memperhatikan wajah nita yang menurutnya aneh , wajahnya seperti sedang memikirkan sesuatu dan takut .
" sayang kenapa wajahmu begitu ? jika ada masalah katakan padaku?" tanya ricko.
nita memperhatikan wajah ricko seksama , wajah suaminya itu. " bagaimana jika aku pergi apa kau akan merelakanku ricko. maafkan aku... aku belum bisa memberitahumu" ucapnya dalam hati.
" sayang" ucap ricko sedikit keras .
" ah ya ada tidak ada aku baik-baik saja " jawab nita seraya tersenyum.
" kau pikir aku tidak tau ? wajahmu mengatakan hal lain " ucap ricko dalam hati.
***
malam harinya ketika ricko tertidur pulas, dia melirik ke arah jam ternyata ini jam 12 malam. dia bangun dari tidurnya , membuka pintu ke arah balkon dan memandangi langit malam yang penuh cahaya akan bintang dan bulan.
dia memejamkan matanya mengingat kembali momen-momen keduanya bersama. " aku sangat mencintaimu tapi aku juga ingin meraih mimpiku. apa aku wanita yang egois " gumamnya.
__ADS_1
***
dua hari kemudian , ricko sengaja tidak masuk ke rumah sakit dan mengatakan kepada nita kalau dia sedang kekantor , dia membersihkan rumah dan berberes-beres dia ingin membuat kejutan spesial di hari ulang tahun pernikahannya.
dia telah menata meja dan 2 kursi dia telah menyiapkan kue tart , lilin, bunga, dan minuman. dia sangat senang akhirnya lika-liku percintaannya telah berjalan selama satu tahun walau sebenarnya mereka telah bersama dan saling mengengal selama belasan tahun.
" selesai " ucapnya .
dia takjub ketika melihat hasilnya yang tidak terlalu buruk menurutnya , rumah itu menjadi sangat romantis bernuansa mawar merah dan putih.
" aku harus menelpon xiaoqi " dia menekan nomor xiaoqi dan menelponnya. setelah selesai dia menuju kekamarnya untuk mandi dan berganti pakaian , karena ini sudah sore sebentar lagi nita akan pulang.
dia memakai jas berwarna hitam dan kemeja putih, dia menyemprotkan minyak wangi dan menyisir rambutnya agar rapi.
dia tersenyum memandangi tubuhnya yang sudah rapi dan tampan itu.
drttt....drtttt
"Xiaoqi message"
" cepatlah dia mungkin sudah sampai"
dia membacanya dan segera turun , rumah itu sangat gelap karena ini malam, dia berada di atas tangga melihat pintu yang terbuka.
" ricko kau sudah pulang ? " teriak nita.
" kenapa gelap " gumamnya.
" xiaoqi ini kenapa lagi menyuruhku memakai gaun seperti ini" gerutunya dia susah karena belahan roknya sangat tinggi dan memakai heels tinggi.
" ricko .... mobilmu ada didepan , kau dimana " teriak nita.
" eh lilin kenapa banyak sekali ?" apa memang lampu sudah padam?" pikirnya.
lampu pun hidup secara merambat , namun tidak keseluruhan ricko telah merencakan agar suasana menjadi romantis.
" ricko " dia melihat ricko berdiri di atas tangga.
ricko tersenyum lalu turun perlahan menuruni anak tangga. " ada apa ini ? ini semua ?" tanya nita yang tak mengerti itu.
" happy anniversary pernikahan yang ke 1 tahun sayang" ucap ricko .
" ha ? " nita sedikit berpikir dan tersenyum, dia baru ingat hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan.
" ricko kau menyiapkan ini semua ? " gumam nita.
" hmm " ricko mendekatkan wajahnya untuk mencium bibir nita namun ketika sudah sangat dekat nita menghalanginya menggunakan telapak tangannya.
" happy anniversary yang ke 1 tahun ricko , sebenarnya ini bukan 1 tahun tapi 16 tahun " ucap nita dengan lembut.
ricko tersenyum mendengarnya " kalau begitu selama hari pertemuan dan persatuan cinta kita yang ke 16 tahun, aku harap bukan hanya 16 tahun melainkan kita dapat bersama untuk tahun-tahun berikutnya hingga aku mati nanti " kata ricko yang tangannya menggengam wajah nita yang sangat cantik karena memakai make up dan baju yang sangat sexy menurutnya.
" jangan berkata kematian dihari seperti ini, ini malam yang sangat spesial untuk kita berdua , aku mencintaimu dan saaaaagat mencintaimu " lirihnya dengan mata nanar dan berkaca-kaca.
__ADS_1
" aku lebih mencintaimu " ricko mendekatkan bibirnya dan keduanya saling berciuman , nita memejamkan matanya menikmati perlakuan lembut ricko.