Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
akal bulus aidan


__ADS_3

"dokter aku tau kau mencintaiku. aku tidak akan menyuruhmu untuk tidak mencintaiku karena hati tidak pernah ingin tau tentang siapa dan seperti apa orang yang dicintai itu. tetapi kau harus tau kalau aku mencintai ricko dan begitu juga sebaliknya. dia sangat mencintaiku. walau ada begitu banyak pria dan wanita dihadapan kamu lebih cantik atau lebih tampan kami tidak peduli. karena aku yakin dengannya "


" bahkan dalam hidupnya hanya dia sisakan untuk mencariku , itu sudah cukup untuk membuktikan betapa besar cinta nya padaku. lebih baik dokter lupakan aku dan aku percaya dokter orang baik dan akan mendapatkan wanita yang lebih baik pula dari diriku" sambung nita


" aku permisi" nita pun pamit meninggalkan fahri sendirian.


dari belakang pepohonan dokter chandra mendengarkan dan mendengar semua perkataan nita , yang membuat nya takjub karena dia tidak pernah mendengar itu dari mulut istri temanya.


" jika dia tau aku yakin ricko akan senang , itu cukup untuk menghiburnya " kata chandra.


" hmm aku harus mengajaknya bertemu " sambungnya.


***


sore harinya ricko sudah sampai diparkiran rumah sakit dia menunggu di depan mobil sambil memainkan handphonenya.


bukan nita yang keluar melainkan chandra yang berjalan gontai kearahnya dengan senyuman sumringahnya.


" aapa kabarmu ha? sedang menungguku ? tidak perlu aku Bwa mobil sendiri kok" tanya chandra sendiri dan ia jawab sendiri.


" ck tidak ada pekerjaan sekali menjemputmu" desis ricko.


" hey teman jangan berdesis seperti kau mau lihat sesuatu tidak ? aku jamin setelah melihatnya kau akan terbang kelangit" ujar chandra.


" kau terus menipu orang ujung-ujungnya minta like video" jawab ricko


" ini berbeda ini tentang istrimu dan fahri kau mau lihat tidak" kata chandra


mendengar nama fahri dan istrinya dia pun segera tegap dan menampakkan raut muka penasaran.


" aku sudah tau ini kau lihat videonya" chandra pun menunjukkan video itu pada ricko.


ricko memutar video yang ditunjukkan oleh sahabat karib nya itu, dia marah pada pria yang mendorong nita, juga fahri yang seakan menghasut nita untuk meragukan cintanya. tetapi dia tersenyum saat mendengarkan jawaban nita.


setelah video itu selesai ricko segera memberikannya kepada chandra , lalu dari depan pintu utama rumah sakit nita sudah keluar ricko melihatnya dan segera berlari lalu berhambur dipelukan.


" bukannya berterima kasih malah memeluk istrinya dasar bucin" chandra terkekeh dan tertawa kecil melihat ricko yang sangat tergila-gila itu dengan nita.


" eh ricko kenapa?" tanya nita yang terkejut itu.


" terima kasih" gumam ricko yang berbicara seraya memeluk nita dan memejamkan matanya.


" ricko ini kan rumah sakit disini banyak orang" ujar nita.


ricko tidak mendengarkan itu namun pelukannya semakin ia eratkan, dari arah samping juga fahri melihat ricko yang sedang memeluk nita.


" ricko ada apa?" tanya nita karena ricko masih memeluknya.


ricko melepaskan pelukannya lalu ia mencium kening istrinya , hal itu membuat fahri melengoskan wajahnya karena tidak mampu melihat orang yang dicintai nya bersama suaminya.


" ayo kita berjalan-jalan, kita akan beli dan makan apapun sepuasnya" ajak ricko.


nita tersenyum dan sedikit tertawa mendengarnya " suamiku kan pengangguran apa punya uang?" goda nita.


" aku akan menjual seluruh harta yang kupunya , tapi aku yakin istriku ini tidak akan melihatku dari harta tapi dari hati" jaawab ricko.


" aku mencintaimu istriku" ucap ricko.


" hmm aku juga mencintaimu suamiku" jawab nita. lalu keduanya pun tersenyum, ricko menggandeng tangan nita dan mereka pun masuk kedalam mobil.

__ADS_1


melihat ricko dan nita telah pergi , fahri masih menatap tempat sebelumnya ricko dan nita berdiri bayang-bayang ricko memeluk dan menciumnya pun masih segar diingatannya.


***


" hmm hmm hmm" dikamarnya aidan bersenandung dikala sedang mengeringkan rambutnya yang basah karena habis mandi.


" acara nanti malam jadi tidak ya" ucapnya lalu iapun mengecek jadwal nya di handphone.


" yes jadi" girangnya, dia melempar hp itu ke ranjangnya.


" nathan kau dimana ?" tanya aidan saat masuk kekamarnya.


" ganti bajuuu" teriak aidan.


" cepatlah" kata nathan.


" baru saja masuuuuk" teriak aidan.


" hey bagaimana jadi tidak reunian nya " bisik nathan.


" kau kenapa bisik-bisik takut kak iren dengar ya" kata aidan.


" diamlah aku akan beralasan pergi menemani mu , kau buatlah alasan jangan sampai iren tau bisa gawat " bisik nathan.


" iya kak nathan kakak ipar tidak akan tau kok" teriak aidan yang sengaja.


nathan membekap mulut aidan itu " kau ini bisa kompromi tidak , ini demi selena kita " bisik nathan.


" baiklah tetapi kau harus bayarkan tiket masukku" kata aidan.


" tidak masalah cepatlah pikirkan alasannya" kata nathan.


***


" ricko ayo main tembakan itu aku ingin dapat sesuatu dari sana " tunjuk nita kearah tukang mainan.


" pak kami mau bermain" kata ricko.


" eh iya , ini silahkan tembakkan itu kearah kertas kalau 9 kertas itu bisa jatuh dan tepat sasara bebas memilih hadiah untuk pasangan" jelas bapak itu.


" kau bisa kan?" tanya nita.


" tentu saja aku kan ricko" ujar ricko dengan nada yang sedikit sombong.


nita terkekh melihatnya bisa juga pikirnya ricko seperti itu, dan ricko akan memulai tembakannya namun saat tembakan pertama itu melesat.


" itu..itu percobaan sayang sengaja mengukur seberapa jauhnya" bela ricko pada dirinya sendiri.


" hmm terserah saja " nita tersenyum kecil mendengar itu, dia ingin tertawa kuat untuk tingkah ricko itu.


sekali tembakan lagi , dua tembakan hingga beberapa tembakan ricko berhasil , nita bersorak dan bertepuk tangan melihatnya. lalu tembakan yang terkahir " sayang berikan aku sebuah ciuman maka aku jamin ini akan berhasil" ujar ricko.


" yakin?"


" hmm tentu saja " kata ricko.


cup


nita mencium pipi kiri ricko dan tembakan terkakhir dilayangkan " berhasil" ricko berhasil menembak ke seluruh kertas itu.

__ADS_1


" wah kau hebat aku tidak menyangka " sorak nita.


" silahkan pilih bonekanya" kata bapak itu.


" hmm aku mau....mau boneka teddy yang memakai seragam dokter itu" tunjuk nita.


" berikan pak" kata ricko.


bapak itu pun mengambilkannya dan memberikan itu pada ricko.


" ini sayang"


" ah gemash sekali , lihat lah dia mirip denganmu. memakai pakaian dokter dan terlihat tampan " kata nita dirinya mensejajarnya boneka itu bersama ricko.


" kau bahagia sayang ?" tanya ricko


" tentu saja aku bahagia " jawab nita cepat.


sambil berjalan keduanya bercerita , membicarakan sesuatu sambil tertawa kecil. kebahagiaan itu sederhana apa yang kau pikir bisa membuatmu senang itu adalah kebahagiaan. tidak perlu harta, jabatan dan kesempurnaan. aku memandang kebahagiaan sebagai hadiah dari kesengsaraan. maka nikmati kesengsaraanmu maka kau akan dapatkan kebahagiaan.


" sayang mau eskrim?" tawar ricko.


" yang ini aku tidak bisa menolaknya" kata nita.


ricko pun menggandeng tangan nita ,lalu mereka berlari ke arah stand ice cream, mereka membeli eskrim. lalu membeli makanan lainnya , mereka menghabiskan malam itu dengan berjalan-jalan.


***


" hey nathan , aidan si kakak adik konglomerat nan tampan" teriak temannya karena disana mereka sedang berada di club.


" he" nathan tersenyum kecil tetapi aidan tidak senyum sama sekali.


" aku tidak berpikir kalau kami harus kesini" ucap nathan dalam hati.


" kenapa tempatnya seperti ini katamu karaoke biasa saja. inisih bukan karaoke tapi tempat maksiat" ujar aidan.


" tenang aidan , kita sudah membookingnya malam ini khusus untuk perayaan reuni kita , juga ada selena si anak osis itu behh makin cantik brooo "


" matilah aku kalau iren tau aku ada disini" rutuk nathan pada dirinya sendiri.


" kakak kalau ketahuan aku tidak akan menjamin keselamatanmu , aku juga harus memberikan jaminan hidupku pada bunda nanti" bisik aidan.


" ayo kita keluar saja aku tidak mau masuk neraka nya iren" kata nathan.


" ayo ayo" kata aidan.


" hey mau kemana kalian" tanya temannya itu.


" pulangg" teriak nathan.


.....


" ish dimana suami ku itu sudah hampir jam 11 malam tidak pulang juga , pasti pergi ke suatu tempat awas saja " ucap iren.


" nak apa nathan belum pulang?" tanya bunda.


" eh bunda masuk bun, iya nathan belum pulang" jawab iren.


" hmm aidan juga belum pulang katanya aidan mengajak nathan untuk menemaninya ke acara ulang tahun teman sekolahnya" jelas bunda.

__ADS_1


" apa mereka berdua benar pergi ke tempat ulang tahun?" pikir iren.


__ADS_2