Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
curahan hati bunda


__ADS_3

" aku menyayangi kalian semua" guman nita.


bunda pun tersenyum lalu kembali memeluk putrinya itu, aidan tersenyum melihatnya. lalu ia segera pergi tidak tau kemana.


ricko segera menghampiri istrinya itu untuk memeriksanya, bunda yang mengerti pun ia lepaskan pelukan untuk putrinya.


" suamimu akan memeriksamu sayang" ucap bunda.


ricko membantu nita untuk tidur kembali ia membenarkan posisi selimut istrinya kemudian mengelus rambut istrinya dan menghapus bekas air mata istrinya.


nita pun menatap wajah ricko, dengan jelas ia tahu ricko sangat menghawatirkannya, laki-laki itu sangat mencintainya ia sangat berterima kasih pada ayahnya yang telah menikahkannya dengan laki-laki ini. tapi ia juga membencinya untuk hal lainnya.


" terima kasih" ucap nita dengan tulus.


" tidak perlu berterima kasih sayang, bukankah aku sudah bilang. aku akan jadi orang pertama yang akan menyelamatkanmu " ujar ricko.


" bunda lupa membawa makanan yang bunda bawa, bunda ke mobil dulu ya" ucap bundanya.


" iya bunda" jawab ricko.


nita hanya melihat bunda yang pergi itu. sedangkan ricko ia menggengam tangan istrinya lalu mengecupnya. nita pun kembali menatap ricko.


" bagaimana dengan magangku?" tanya nita.


" aku sudah memberikan izin untukmu. jangan khawatir" jawab ricko.


" bagaimana caranya?" tanya nita.


" aku memberi tahu kepala rumah sakit , tenang saja tidak ada yang tau " jawab ricko lagi.


mendengar itu nita sangat merasa bersalah, ia tahu seharusnya ia tidak menyembunyikan pernikahannya bersama ricko, dia sudah menikah secara sah. jadi tidak perlu khawatir hanya saja ia merasa semua ini masih sangat cepat.


" maaf karena masih harus menyembunyikan ini" ujar nita dengan penuh sesal.


" aku tidak keberatan sayang. aku memahami segala pola pikirmu dan semua kebiasaanmu. kau melakukannya karena tidak ingin semua orang menganggapmu hanya memanfaatkan posisiku iya kan?" tanya ricko


" tidak , aku hanya tidak mau kau di cap pedofil. karena menikahi ku" ucap nita yang sebenarnya itu sebuah lelucon.


" oh jadi sudah berani mengejekku ya, awas ya setelah kau sembuh aku akan membalasnya nanti" ucap ricko dengan wajahnya yang cemberut, ia ingin menghibur istrinya itu dengan wajahnya itu.


nita tersenyum melihat ricko yang cemberut itu, sekilas ricko meliriknya lalu kembali memasang wajah cemberut


nita tertawa melihatnya , ricko pun menyentuh hidung istrinya lalu mencium kening istrinya.


" aku senang istrimu kembali tersenyum" gumam ricko.


dibalik jendela itu, bunda melihat kedua anaknya itu, ia sangat bahagia untuk putri dan menantunya. ia bersyukur karena orang yang menjadi teman hidup putrinya ia orang yang baik, memiliki cinta yang penuh untuk anaknya.


air matanya menetes, ia taruh rantang makanan itu di depan kamar nita ia tinggalkan dikursi , lalu ia keluar untuk mencari udara segar.


diusianya yang ke 49 tahun, yang hanya ia inginkan adalah keluarga yang utuh, selalu bersama dalam keadaan apapun. seorang suami, anak dan cucu itu adalah harapannya.


tetapi takdir membuatnya kehilangan impian itu, ia dikhianati tanpa ia ketahui, bertahun-tahun lamanya ia hanya dibodohi oleh lakilaki yang amat ia cintai. terlalu bodoh hingga tidak mengetahui jika suaminya hanya mencintai orang lain.


" aku berterima kasih padamu, karena masih memberikanku anak-anak yang sangat menyayangiku. aku tidak menyalahkanmu, tapi tolong dengarkan keinginan seorang ibu ini, berikanlah pada putra dan putriku kebahagiaan. jangan buat mereka merasakan ini" ucapnya sambil memandangi langit.


dari jauh , aidan melihat bundanya yang sedang duduk di taman seorang diri. ia tau pasti bundanya sedang memikirkan sesuatu, mengingat semua kejadian yang telah terjadi , ia ingin menghibur bundanya.

__ADS_1


ia pun membeli 2 eskrim pada pedagang, lalu ia berjalan menuju bundanya.


" ini" aidan menjulurkan eskrim itu.


bunda tersenyum lalu menerima es krim pemberian anaknya itu. lalu aidan ikut duduk di sampingnya.


" apa bunda ingat aku dulu suka sekali es krim buatan bunda, rasanya tidak terlalu manis dan lembut" ujar aidan .


" kau masih ingat ya?" tanya bunda.


" hmm bagaimana lupa dengan bunda" ujar aidan.


" adik sendirian? " tanya aidan


" ricko sedang menjaganya, bunda biarkan mereka berdua" jawab bunda.


" bunda " panggil aidan dengan lembut.


" ada apa sayang" ujar bunda yang masih mengemut es krim itu.


" jangan sedih ya, ada kami disini. kami akan selalu berada di samping bunda" nathan menatap wajah bundanya.


" sangat bohong rasanya jika tidak sedih, bunda sangat sedih karena ayahmu seperti itu, tapi juga bunda bersyukur karena memiliki anak-anak seperti kalian" ucap bunda.


" apa yang akan bunda lakukan?" tanya aidan lagi.


" apalagi sekarang, bunda akan membiarkan ayahmu pergi dengan keluarganya. bunda tidak memaksakan diri ayah kalian. jika dia bahagia dengan keluarganya itu , maka bunda akan melepaskannya" jawab bunda.


" bunda tau kalian pasti sedih atas keputusan bunda, bunda hanya tidak mau membuat ayahmu terus membohongi perasaanya, wanita yang ia cintai dan anak mereka membutuhkan ayahmu " sambung bunda lagi.


bunda tersenyum mendengarnya lalu menunduukan wajahnya , putranya benar. dia membutuhkan suaminya karena dia sangat mencintainya, tapi dia tidak boleh egois hanya karena cintanya seorang diri.


" bunda lebih membutuhkan anak anak bunda itu saja" jawab bunda.


.......


" ibu... ayah sangat marah padaku, ayah tidak mau berbicara padaku" ujar celine .


" diamlah celine , kepala ibu sangat sakit mendengarnya" ucap karina.


ia terus duduk di kursi itu sambil memijat kepalanya sendiri.


" aku tidak berniat mendorongnya bu, aku tidak sengaja " ucapnya lagi.


" aku sangat marah karena ucapannya sangat menyakitiku, itulah aku mendorongnya" ujar celine lagi.


" kau sama saja ingin membunuhnya" teriak karina.


" bukankah ayah tidak menganggap nya sebagai anak , dia hanya pembawa masalah diantara kalian berdua jika dia mati maka tidak ada yang menganggu kalian bu, aku sangat membencinya selama ini . semoga saja dia mati " maki celine.


" celine" teriak adi yang baru sampai rumah itu.


" ayah" gumam celine , karina juga terkejut mendengar teriakan suaminya itu.


" ayah sudah datang?" tanya celine.


" dia adikmu kau tidak seharusnya berbicara seperti itu" bentak adi.

__ADS_1


" kenapa kau membentak anakku?" tanya karina dengan kesal.


" ayah kan tidak suka padanya seharusnya ayah senang dia sekarat seperti itu " tegas celine.


" dan ayah harus tau, dia bukan adikku. aku tidak mau menganggap nya sebagai adikku" sambungnya lagi.


" bagiku aku anak kalian satu-satunya" teriaknya lagi.


" celine kau harus bertingkah laku yang baik" ucap adi yang merendahkan suaranya itu.


karena ia tahu sifat celine yang tidak pernah ingin dikalahkan.


" kau sudah lihat kan , semuanya sudah terbongkar maka ceraikanlah hani dan bawa aku kerumah itu" ucap karina.


" cerai?" tanya adi.


" ya , bercerailah denganya dan bawa aku kerumah mewah itu, aku istrimu aku yang berhak untuk itu" jelas karina.


" iya ayah aku mau tinggal di rumah itu, dan usir semua orang " tegas celine.


malam harinya


ricko baru kembali setelah mengoperasi pasien, ia terlihat sangat lelah saat datang kekamar . nita melihatnya dengan rasa kasihan , ia tahu suaminya pasti habis dari ruangan operasi.


" sayang bagaimana apa kepalamu sakit? atau yang lainnya?" ricko mencerca begitu banyak pertanyaan untuk istrinya itu.


" aku baik-baik saja, karena dr. ricko yang mengurusku" nita tersenyum tulus pada suaminya itu.


" kau sangat letih kembali lah kerumah dan istirahatlah aku baik-baik saja disini" ujar nita.


" tidak sayang aku ingin menjagamu disini" tolak ricko.


" tapi kau sangat lelah. lihatlah rambutmu tidak terurus dengan baik dan juga lihat kantung matamu ini, pulang dan tidurlah di kamar kita, aku akan menelpon bunda atau kak aidan nanti" ujar nita lagi .


" tidak sayang aku akan tetap disini, bunda seharian disini nanti bunda lelah , dan kak aidan juga seharian kan disini, biar aku saja kau kan istriku " tolak ricko lagi.


" baiklah baiklah aku tidak akan melarangnya lagi" nita akhirnya pasrah begitu saja, ia tahu betul suaminya itu kalau mengenai dirinya dia tidak mau mengalah.


" ricko" panggil nita.


" iya sayang ada apa?" tanya ricko .


" kapan aku pulang? " tanya nita .


" sayang baru saja satu hari siuman , tunggu hingga kondisimu pulih aku baru mengijinkan " jawab ricko.


" kenapa hmm apa kau bosan?" tanya ricko.


.....


ricko membawa istrinya ke taman rumah sakit, menggunakan kursi roda ia mendorongnya, nita terus tersenyum saat ricko membawanya keluar dari kamar , karena ia merasa bosan hanya terus di dalam.


" sayang kau tidak kedinginan? " tanya ricko.


" hmm tidak" nita mengelengkan kepalanya.


" dr. ricko" panggil seseorang dari belakang.

__ADS_1


__ADS_2