Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
menemukan rekaman


__ADS_3

"he benar kan , kau ini pintar bersilat lidah. hey dek kau masih kecil jalanmu masih panjang jangan merusak hidupmu untuk pria seperti ini, kalian akan aku bawa kekantor polisi" ujar polisi itu.


" ck aku jujur pak , kalau tidak percaya tunggu aku punya foto pernikahan" kata ricko yang membuka handphonenya


dia membuka galeri lalu mencari-cari foto pernikahan mereka. dia mengeser kanan kiri atas bawah tapi tidak ketemu hanya ada foto yang dia ambil diam-diam dari istrinya dan foto bulan madu mereka.


" aduuh sayang bayinya menendang , cup..cup sayang sebentar ya , ayahmu sedang ada kerjaan hmm apa ? mau mie buatan ayah ? oke oke ibu akan bawa ayah pulang ya."


" pak polisi kami memang suami istri lihat perutku (dia mencoba menyondongkan perutnya yang rata itu) ini ada anak kami. ayolah pak apa kami harus bawa buku nikah setiap saat ?" aktingnya dia berusaha membuat itu sedramatis mungkin.


" perut apa orang datar gitu " ujar polisi.


" eh bapak mau pegang perutku ayo sini lihat dia menendang gitu" tantang nita.


" ck ah sudah sudah hari ini aku bebaskan kalian tapi lain kali jangan diulangi" ujar polisi itu.


" oh terima kasih pak polisi , anda baik sekali" ucap nita yang tersenyum lebar.


***


" oh tubuhku letih sekali" nita menidurkan dirinya di kasur itu.


ricko pun datang kekasur dan menarik tubuhnya untuk dipeluk olehnya.


" sayang bagaimana kau bisa memikirkan ide seperti itu hmm?" gumam ricko.


" otakku sangat cerdas lebih dari yang dibayangkan, ayo tidur aku mengantuk " ujar nita dengan suara yang parau.


" ayo " akhirnya ricko pun ikut tertidur bersama nita


***


disisi lain edisa tengah merapikan pakaiannya , dia memasukkan satu per satu barangnya ke dalam koper. sebuah tiket pesawat sudah ada dihadapannya.


" aku tidak punya keinginan lagi disini, cintaku sudah kandas aku harus merelakannya " gumamnya.


diapun keluar dari apartemen lalu pergi menuju kebandara. sebelum pergi dia sudah mengirimkan surat pengunduran diri sebagai dokter pertukaran di rumah sakit jakarta dia akan kembali dimana dia awal bekerja.


tidak ada yang menemaninya dibandara , dia hanya sendirian duduk di kursi tunggu dan membuka foto galeri di handphonenya.


" bahagialah bersama nita" ucapnya.


***


keesokan harinya para dokter mendatangi nita untuk memberikan rekaman kamera dashbord itu untuknya, dia mengucapkan terima kasih kepada siapa saja yang memberikan itu.


setelah 120 DVD terkumpul dia membuka handhponenya dan mencari nama sosok " aidan"


" halo kak , nanti malam tolong datang ke restoran xiaoqi ya ada hadiah untukmu" ujar nita.


📱 " awas saja kalau menipu , jam berapa ?" jawab aidan.


" jam 7 sudah ya aku tutup "


" 📱eh tunggu-tunggu aku ada di toko sepatu berapa ukuran sepatu mu?" tanya aidan.


" oh kakak ukuran kaki yang paling kecil , tapi tumben sekali apa ada udang dibalik bakwan?" ujar nita.


📱" diam sudah bekerja sana aku tutup"


nita memasukkan DVD itu ke kotak yang telah dia sediakan dan menaruhnya di laci mejanya. malam ini mereka akan menonton dvd itu di restoran xiaoqi.


" dokter nita mau makan denganku tidak ?" tanya suster mia.

__ADS_1


" oh baiklah " kata nita.


di kantin itu nita dan mia makan bersama , tetapi saat nita melihat cara mia makan dia jadi heran kenapa mia tidak ceria seperti biasanya. dia menuangkan air untuk mia.


" mia ?" ujar nita.


" iya ada apa dok?" tanya mia.


" ada apa kau tidak seperti biasanya ?" tanya nita.


" heheh tidak dok aku sedang berpikir saja apa aku harus pindah kerumah sakit lain " jawab mia.


" kenapa harus pindah ?" tanya nita karena penasaran.


" apalagi disini aku tinggal sendirian , biaya sewa apartemen mahal dan aku harus menyisihkan sebagaian uang untuk keperluan ibuku. kalau aku bekerja di samarinda aku bisa tinggal dirumah saja , gaji ku akan hemat " jelas mia.


" benar aku juga dulu merasakan hal itu , lalu kenapa tidak ibumu yang pindah kesini kalian bisa membeli rumah di jakarta " ujar nita.


" aih mana mungkin dok disana ada makam ayahku mana mau ibuku jauh dari makan suaminya dia sudah berwasiata kalau meninggal nanti ingin dimakamkan disebelah ayahku"


" hmm kalau begitu sayang sekali, kita sudah berteman tapi kau harus pergi" ujar nita.


" ada begitu banyak dokter dan perawat disini semuanya baik-baik " ujar mia.


" aku tidak pernah merasa dekat dengan yang lain" balas nita.


" aku hanya bisa mendoaksn yang terbaik untumu " timpal nita.


" hmm terima kasih dok" ucap mia.


nita terus memperhatikan mia yang sedang makan itu, setelah mia pergi tidak ada lagi bisa dia ajak bicars sedekat itu.


***


malam harinya aidan sudah datang terlebih dahulu di restoran china milik xiaoqi, pelayan menyambutnya dengan baik tapi dari tadi dia celingak celinguk tetap tidak menemukan sosok xiaoqi.


" kakakkk" teriak nita dari depan langsung berlari menghampiri kakaknya lalu memeluknya.


" mana sepatunya?" tanya nita.


" kau ini bukannya bertanya apa kabar kakak tapi langsung bertanya sepatu , ini " aidan memberikan paper bag itu.


" wah terima kasih kakak aku menyayangimu" peluknya lagi.


" aih cukup...cukup kau tidak malu dengan ricko ? nanti dia cemburu lagi" kata aidan.


" hmm ricko tidak akan cemburu pada kakak , bawa laptopnya kan ?" tanya nita.


" hmm "


" ricko aku lupa membawa kotak dvd nya ada di mobil" ujar nita.


" aku ambil dulu " ricko berdiri lalu ia keluar .


" dimana ya xiaoqi" pikir nita


diapun akhirnya berdiri dan menyusuri restoran itu dari gudang hingga kedapur namun tidak ada xiaoqi. dia melihat buku catatan restoran , ternyata xiaoqi sedang mengantarkan pesanan.


diapun kembali duduk dan ricko telah membawa kotak itu.


" sebanyak ini? " ujar aidan.


" hmm" kata ricko.

__ADS_1


" baiklah-baiklah ini demi dirimu" kata aidan.


" kakak sudah izin dengan bunda kan ? " tanya nita.


" tentu saja sudahlah ayo mulai " kata aidan.


mereka pun membuka satu per satu video itu, hingga tak lama xiaoqi datang dengan tubuh yang basah karena diluar sedang hujan.


" bos kenapa tidak menelpon aku akan datang menjemput?" tanya karyawannya.


" tidak apa-apa "


" eh xiaoqi kau sudah pulang?" tanya nita yang duduk itu , xiaoqi dengan sumringah datang kemeja itu.


" eh kenapa bajumu basah?" tanya nita.


" dijalan hujan jadi aku terobos saja" jawab xiaoqi.


" kau ini kenapa ceroboh sekali cepat ganti baju dulu nanti masuk angin. bibi akan repot nanti" oceh nita.


" iya iya sayang tunggu sebentar aku akan buatkan teh poci hangat untukmu" kata xiaoqi.


" hey ikan lohan aku juga mau " saut aidan.


" iya iya semua akan datang" teriak xiaoqi.


mereka bertiga terus menyetel kaset kaset itu hingga beberapa menit xiaoqi sudah datang membuatkah teh untuk nita dan yang lainnya lalu duduk di sebelah nita.


dia membantu nita mengamati rekaman itu hingga pukul 11 malam belum juga ketemu masih ada kira-kira 40 CD lagi , mata nita sudah kelihatan mengantuk tapi dia alihkan rasa kantuknya itu.


sesekali ricko mengamati mata istrinya yang terkadang terpejam itu.


" aduh nita aku sudah ngantuk, aku pulang dulu ya , ini kuncinya nanti gembok saja aku ada kunci duplikatnya " ujar xiaoqi.


" payah sekali" ujar aidan.


" hu mengoceh saja" balas xiaoqi.


" hmm hati-hati ya terima kasih sudah membantuku" ucap nita.


" sama-sama aku pamit dulu ya " pamit xiaoqi dan melambaikan tangannya.


mereka bertiga kembali mengecek itu hingga pukul 01.00 kantuk nita sudah tidak terbendung lagi dia tertidur bertumpu dengan tangannya yang kecil di atas meja , melihat itu ricko melepaskan jaketnya dan menutupi tubuh nita.


" ricko kau tidurkan saja di sofa itu, aku takut nanti tubuhnya sakit semua tidur seperti itu" ujar aidan.


" iya kak " segera ricko menggendong tubuh nita hingga dia baringkan di sofa panjang itu lalu menutupi tubuhnya dengan jaket jeans nya.


cup


dia mengecup singkat keningnya lalu kembali bersama aidan.


" ricko lihat aku menemukannya" kata aidan penuh semangat .


" mana kak" ricko melihat dvd yang di setelah aidan itu, ternyata benar semuamya terekam jelas kejadian itu. akhirnya dia bisa tenang sekarang. ini bukti yang akan membawanya kembali kerumah sakit.


" terima kasih kak , maaf telah merepotkanmu" ucap ricko.


" eh tidak masalah ayo bereskan aku mengantuk ini sudah hampir jam 2 apa kau mau pulang?" tanya aidan.


" ah itu "


" aku rasa lebih baik kita menginap disini lagi pula ada beberapa sofa kan disini, ini sudah larut kau pasti lelah dan mengantuk itu tidak baik jika kau berkendara" jelas aidan.

__ADS_1


" iya aku juga berpikir begitu" timpal ricko.


keesokan paginya , nita terbangun saat matahari menyeruak masuk dan mengenai wajahnya , dia memegangi kepalanya yang terasa sangat pusing , dan dibawah ada ricko yang tertidur beralaskan tikar biasa. sebelahnya lagi dia melihat aidan yang masih tertidur pulas.


__ADS_2