Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
aidan si pengganggu


__ADS_3

setelah pulang kerumah jam 10 malam barulah mereka sampai , nita memutuskan untuk mandi terlebih dahulu sedangkan ricko ia sedang berada di lantai bawah ia merasa lelah hari ini tetapi ia sangat bahagia sekali .


ia memejam kan matanya di sofa itu , hingga dari atas nita melihatnya yang sedang tertidur itu , iapun turun kebawah lalu ia duduk disamping ricko.


" kau tidur?" tanya nita.


ricko pun segera membuka matanya lalu menatap nita.


" tidak. ada apa?" tanya balik ricko.


" mandilah dulu , aku akan membuatkan latte untuk mu " ujar nita.


" hmm " ricko pun berdiri lalu ia naik ke kamar nita.


sedangkan nita melihat barang belanjaan mereka, ricko membelikannya begitu banyak barang.


" nanti sajalah aku juga capek" ucapnya.


iapun berdiri dan berjalan menuju dapur , lalu ia mulai membuat latte untuk ricko , kemudian ia buka lemari dapur dan mengambil satu buah roti.


setelah itu ia membawanya ke atas dan ia taruh di samping nakas .


hoamm


ia menguap tetapi ia belum ingin tidur ia pun memutuskan untuk membuka hpnya , saat membuka kontak ia mengingat xiaoqi yang sudah beberapa bulan terakhir tidak ada kabar semenjak ia pindah ke dubai.


" bagaimana kabar nya sekarang " gumam nita.


" ada apa ?" tanya ricko yang baru keluar dari walk in closet.


nita pun segera menaruh ponselnya, lalu ia duduk di ranjangnya .


" tidak ada hanya sedang tidak ada kerjaan" jawab nita.


" ini minumlah nanti dingin jadi tidak enak" ujar nita.


ricko pun segera mengambil gelas itu dan meminumnya.


" ricko ... aku punya sesuatu untukmu" ujar nita.


dalam sekali tegukan ricko menghabiskan lattenya , dan ia taruh lagi gelas itu.


" apa?" tanya ricko


" tunggu disini" ujar nita ,


ia pun berdiri lalu mengambil tasnya yang ia pakai tadi ia pun duduk di samping ricko.


ia mengeluarkan kotak kecil berwarna hitam itu dari tasnya lalu memberikannya pada ricko


" ini" ucapnya.


" apa ini?" tanya ricko sambil tangannya membuka kotak itu , disana tertera sebuah nama " suami" .


" sayang ini " gumam ricko.


" itu bukan karena kau membelikanku kalung dan yang lain tetapi aku membeli itu sebelum aku tau kau mau membelikanku barang sebanyak itu, saat kau ke toilet aku melihat itu dan aku sangat menyukainya. aku pikir ini sangat cocok untukmu" jelas nita yang takut jika ricko akan berpikir hadiah ini hanya sebagai balas budi karena tidak mau dianggap berhutang.


" tapi... aku tidak tau apa kau menyukainya" ujar nita dengan pelan dan menundukkan kepalanya.


rickopun tersenyum dan memandangi jam tangan yang indah itu juga sebuah tulisan yang membuatnya sangat bahagia walau hanya tulisan tetapi baginya ini adalah hadiah yang terbaik sepanjang hidupnya.


" sayang aku tidak akan marah karena itu" ujar ricko.


" benarkah?" nita kemudian mengangkat kepalanya.


" hmm ini hadiah terbaik yang pernah aku miliki dan nama ini , aku sangat menyukainya" tunjuk ricko pada kotak itu.

__ADS_1


" aku tidak tau harus memberi nama apa tapi kita sudah menikah jadi aku menuliskan itu" ujar nita.


" terima kasih" ujar ricko dengan lembut.


mendengar ucapan ricko ia tersenyum manis , lalu ricko mendekatkan wajahnya perlahan -lahan nita hanya menatapnya lalu ricko mendaratkan bibirnya di bibir nita . ricko memejamkan matanya tetapi nita ia masih membuka matanya untuk manatap wajah ricko.


melihat istrinya yang hanya diam dia menganggap itu lampu hijau untuk dirinya ia berkali kali mengecup bibir kecil istrinya itu lalu ia **********.


nita pun membalasnya karena ia terbawa suasana , tanpa ia sadari tangannya sudah bergelantung di leher ricko.


lalu ricko tersenyum dan lagi lagi mengecup bibir nita


ting


ting


suara bel rumah , itu tandanya ada seseorang tamu tetapi di jam seperti ini siapa itu ? ricko tetap melancarkan aksinya terus ******* bibir istrinya.


ting


nita memundurkan wajahnya " ada orang diluar" ujarnya.


" biarkan saja" ucap ricko yang lagi lagi ia mencium nita dengan penuh nafsu seperti ia tidak mau melepaskan nya.


" tapi lihat dulu" ujar nita.


ricko pun memejamkan matanya menahan gairah nya lalu ia cium sekilas lagi dan ia bangkit dari ranjang.


" aku akan membukanya jangan keluar !" tegas ricko.


nita tidak menjawabnya kemudian ricko pun keluar kamar sedangkan nita ia menatap dirinya , kancing bajunya hampir terlepas lalu dengan cepat ia membenarkan kancingnya.


diluar itu ricko sudah membuka pintu ternyata aidan yang datang " kakak" ucap ricko.


" hehehhe maaf ya mengganggu malam-malam" ujar aidan seperti tanpa dosa.


ricko pun menutup pintunya dulu " ada 1 kamar kosong kakak bisa memakainya di sebelah kamar kami" jawab ricko .


" dimana adikku?" tanya aidan.


" dia sedang tidur " jawab ricko yang bohong ia sengaja karena tidak mau orang lain melihat nita dalam keadaan kacau .


" oh anak itu bisa juga tidur cepat , baiklah. apa aku boleh pinjam bajumu?" tanya aidan lagi.


" naiklah dulu keatas , aku akan memilihkan baju " jawab ri cko.


" hmm kau adik ipar yang baik" ujar aidan.


iapun naik keatas bersama ricko sedangkan ricko ia kembali kekamarnya untuk mengambilkan beberapa pakaian .


" siapa?" tanya nita.


" kak aidan ingin menginap disini, dia ada dikamar sebelah " jawab ricko.


" kenapa dia menginap disini? tanyanya lagi.


" katanya rumah bunda lumayan jauh dia sudah lelah karena lembur jadi mau menginap. dia juga mau meminjam baju " jawab ricko.


" aku akan menemuinya" ucap nita.


" disini saja , aku yang akan mengantar bajunya " ujar ricko.


nita tidak lagi berbicara iapun kembali tidur di ranjangnya.


" astaga apa ricko akan melanjutkan yang tadi?" pikirnya.


setelah memberikan pakaian ricko kembali kedalam kamar , ia melihat nita sedang tertidur memeluk bantal , ia tau istrinya tidak mudah untuk tidur dia hanya berpura-pura.

__ADS_1


ia naik ke atas ranjang " sayang" panggilnya .


" aku tau kau tidak tidur" ujarnya lagi.


nita segera membuka matanya dan tersenyum kikuk , ricko pun segera menarik nita ke dalam pelukannya.


" apa kau menghindar?" tanyanya.


" eh tidak kau hanya mengada saja" jawab nita.


" kalau begitu ayo lanjutkan" ujar ricko.


hoam


nita menguap sambil menutup tangannya , ricko tersenyum saja lalu ia semakin mengeratkan pelukannya.


" sayang apa aku boleh bertanya?" tanya ricko.


" hmm "


" apa kau tidak mau melakukan itu denganku?"tanyanya.


" itu? " ujar nita.


" maksudku apa aku tidak boleh menyentuhmu seperti seorang suami " jelas ricko.


nita sedikit memahami perkataan ricko ia diam sebentar lalu ia membalas pelukan ricko.


" saat nilai ku keluar dan hasilnya sangat baik aku akan menyerahkan nya untukmu" ujar nita.


" benarkah ? kapan itu?" tanya ricko.


" hanya guru lin yi yang tau , aku juga belum tau " jawab nita.


" kalau begitu berikan aku nomornya , aku akan menghubunginya sekarang" ujar ricko.


" ini sudah malam besok saja " ucap nita.


" hmm , aku akan selalu mengingat itu titah ricko.


" hmmm" nita pun memejamkan matanya dipelukan ricko, ia merasa sangat hangat dan nyaman begitu pula dengan ricko .


akhirnya ia ikut memejamkan matanya dan juga tertidur dalam posisi saling memeluk satu sama lain.


keesokan paginya , nita sudah terbangun lebih dahulu tetapi ricko masih tertidur ia pun mencium bibir ricko sekilas tanpa ricko ketahui lalu perlahan-lahan ia membuka pelukan ricko. ia segera bangun untuk mandi dan membuat sarapan untuk mereka bertiga.


setelah selesai mandi ia memasak didapur , hari ini ia membuat nasi goreng kesukaan ricko dan aidan.


setelah selesai ia menata 3 piring nasi goreng beserta telur dan sayuran lainnya seperti wortel , mentimun dan tomat.


" wah enak sekali baunya" ujar aidan dari belakang yang baru bangun itu.


" mandilah lalu turun makan , aku akan membangunkan ricko" ucap nita.


" eh tunggu tunggu" cegat aidan.


" ada apa?" tanya nita.


" buatkan kakak teh susu ya Heheh" kekeh nathan.


nita memutarkan bola matanya " iya sana mandilah akan kubuatkan gratis untuk mu " ujar nita.


cup


aidan mengecup pipi adiknya itu " ish" nita segera menghapus pakai tangannya " kakak itu bau jangan menciumku" teriak nita.


" apalagi aku sangat bahagia karena adikku sangat baik" ujar nathan.

__ADS_1


__ADS_2