
" aku ingin memberikan beberapa peraturan!" tegas ricko.
" apa?" ujar nita.
" yang pertama, setiap aku hubungi baik itu lewat telpon atau pesan kau harus membalasnya langsung. yang kedua, jangan terlalu dekat dengan dr. fahri dan yang terkahir , tidak boleh ada kontak fisik dengannya " jelas ricko.
" ha? " nita mengerutkan keningnya , seakan tak percaya apa yang ricko ucapkan itu.
" ada tambahan lagi , harus ingat diriku kapan pun dan dimanapun" tambah ricko lagi.
" baiklah , baiklah aku sudah mengerti sekarang aku harus turun sekarang" ujar nita.
" dah" nita segera turun saja dari mobil ricko, ia tidak mengerti kenapa ricko sangat posesif padanya.
sementara itu ricko masih memandang istrinya dari dalam mobil.
" apa dia tidak mengerti kalau aku marah" gumamnya.
....
" dr. fahri apa kita berangkat sekarang?" tanya nita.
fahri pun berdiri lalu ia menghadap kan tubuhnya ke arah nita.
" iya tetapi kita akan menginap disana karena seminarnya dilaksanakan selama 2 hari" jelas dr. fahri.
" dua hari? " tanya nita.
" iya apa kau keberatan?" tanya dr. fahri.
" emm bukan begitu dok , aku tidak keberatan" jawabnya.
" baiklah ayo kita pergi sekarang" ajak dr. fahri.
mereka pun keluar dari ruangannya , berjalan bersama layaknya pekerja yang profesional. dalam rangka memperingati hari kesehatan nasional fahri ditunjuk untuk menjadi pembicara di acara seminar itu, ia harus membawa satu orang untuk nantinya diajak beradaptasi dalam mempraktekkan tentang kedokterannya.
sedangkan di sisi arah berlawanan ricko dan para suster juga sedang berjalan untuk memerika keadaan para pasien. merekapun berjalan beriringan saling melewati satu sama lain. wajah ricko yang dingin itu terus menatap ke arah depan , tetapi sebenarnya ia juga melihat istrinya yang berjalan dengan dr. fahri itu.
dibelakangnya para suster tersenyum melihat kedekatan antara nita dan dr. fahri.
" mereka sangat serasi " bisik suster dina.
" iya benar , sangat cocok aku pikir mereka pasti punya hubungan dibelakangnya" ujar suster mita.
" bagaimana jika mereka menikah dan punya anak ya ampun pasti anak nya tampan dan cantik" ujar perawat niko.
mendengar pembicaraan yang menyangkut istrinya itu ricko pun membalikkan badannya dan tangannya ia masukkan kedalam saku celananya. ia terlihat tampak gagah dan tampan walaupun wajahnya tidak tersenyum aura ketampanannya dapat ia pancarkan. tetapi dibalik ketampanan itu ia sedang marah sekarang lalu menatap para suster itu.
" apa kalian bekerja untuk membicarakan orang lain?" tanya ricko.
" maaf dok" ujar suster dina.
" lain kali jangan mengatakan hal yang tidak benar seperti itu, dokter magang itu sudah menikah " tegas ricko.
" menikah? apa dokter magang itu sudah menikah diam diam dengan doktet fahri?" tanya perawat niko , ia memang suka keceplosan walaupun ia seorang pria namun ia sangat suka bergosip seperti seorang wanita.
ricko memicingkan matanya lalu menatap nya.
" bukan dr. fahri " ujarnya.
" darimana dokter ricko tau?" tanya suster mita.
" karena ak....,sudahlah kita harus bekerja " ujar ricko.
" tanggung sekali" gumam suster niko.
ting
__ADS_1
ponsel ricko berbunyi tanda sebuah pesan masuk , ia langsung mengambil dari sakut jaket dokter nya .
my wife❤
" ricko aku akan menginap di bandung, seminarnya 2 hari jadi aku tidak bisa pulang "
itulah yang nita kirim pada pesan itu , ia hanya membacanya saja sebenarnya ia ingin menelponya tetapi waktunya sedang tidak tepat.
...
setelah menempuh perjalanan sekitar 50 menit menggunakan pesawat akhirnya nita dan fahri sampai di kota bandung , mereka langsung naik taksi untuk pergi ke gedung seminar.
baru kali ini nita pergi ke bandung , suasananya sangat bagus dan jalanannya juga sangat ramai. sebelumnya ia tidak pernah kebandung itulah mengapa ia sampai terkagum kagum melihat kota bandung.
fahri yang sedari tadi memandangi nita pun tersenyum melihat tingkahanya itu.
" apa kau baru kali ini ke bandung?" tanya fahri yang duduk disebelahnya itu.
" hmm baru pertama kali aku ke bandung , kotanya sangat nyaman" jawab nita tanpa menoleh ke arah fahri dirinya terus memandangi pemandangan apa yang ia lihat.
setelah 1 jam akhirnya merekapun sampai di gedung seminar kedokteran , nita dna fahri segera bergegas masuk dan ternyata disana sudah ramai diisi oleh para peserta dan para pengisi acara . disana fahri segera masuk ke dalam ruangan kecil dan mengganti pakaian begitu pun dengan nita , mereka mendapatkan baju dari acara itu.
" baik semuanya sekarang acara akan kita mulai" ujar pembawa acara.
semua peserta yang hadir disana memberikan tepuk tangannya.
" sebelum itu marilah kita dengar kata sambutan dari kementerian kesehatan indonesia" ujar pembawa acara itu lagi.
semua orang bertepuk tangan lalu menteri itu pun memberikan pidato sambutaannya.
sesudahnya semua kata sambutan telah dilaksanakan dan sekarang giliran fahri yang akan memberikan materinya.
ia didampingi nita duduk di depan panggung , ia membawakan materi dengan tenang begitu pun juga dengan nita yang membantu fahri membawa acara itu.
hingga akhirnya acara itu selesai pada pukul 16.00 waktu setempat. acara foto foto pun dimulai, nita dan fahri ditunjuk untuk foto bersama. fahri pun tersenyum lalu ia mendekat ke arah nita , nita yang hanya mengikuti arahan panitia itu pun tersenyum di depan kamera bersama fahri.
setelah selesai acata foto itu nita langsung turun ia sangat haus sedangkan fahri ia mendekati tukang foto itu lalu ia segera meminta foto dirinya dan nita untuk dikirim ke pribadi.
" apa kau lapar?" tanya fahri.
" hmm iya " jawab nita .
" ayo kita cari restoran " ajak fahri.
nita pun mengikuti fahri , ia lupa ia mematikan handphonenya , tanpa ia sadari. akhirnya merekan menemukan restoran lalu mereka memesan makanan.
sambil menunggu makanan fahri ingin lebih mengenal wanita yang ia sukai itu, ia pun membuka handphonenya lalu menunjukkannya pada nita.
" lihat ini sangat bagus , aku akan mengirimnya di grup rumah sakit " tunjuk fahri.
nita pun tersenyum lalu menganggukkan kepalanya.
" handphone?" gumamnya.
ia pun segera membuka tasnya lalu mencari benda persegi empat itu.
" ada apa?" tanya fahri.
" aku lupa ponselku aku matikan" jawab nita.
ia pun segera menekan tombol power pada handphonenya.
" apa ada hal yang penting?" tanya fahri.
'" eh.. aku... aku takut nanti bunda menelpon " jawab nita.
ia melihat ponselnya dan betapa banyak sekali panggilan tak terjawab dari ricko juga beberapa pesan lainnya .
__ADS_1
ia bukan sms itu
Ricko
" *kenapa mendadak seperti itu? apa tidak bisa pulang saja? "
" kau dimana? kenapa tidak mengangkat telponku ?"
" sayang angkat "
" ingat jangan terlalu dekat dengannya "
" sayang kenapa handphone nya dimatikan "
" ini sudah jam 3 apa belum selesai*? "
melihat pesan itu ia hanya menggelengkan kepalanya lalu tibatiba ricko menelponnya. ia sangat kelabakan saat ricko menelponnya sekarang.
" kenapa tidak diangkat?" tanya fahri.
" eh iya dok " jawab nita.
ia pun segera menggeser tombol hijau lalu mengangkatnya
" sayang kau baru mengangkat nya sekarang? apa aku tidak penting? aku sudah memperingatkan sebelumnya kan jangan terlalu dekat dia itu menyukaimu" oceh ricko dari telpon.
"" astaga dia seperti tukang promosi yang begitu banyak berbicara" ucap nita dalam hati.
" halo bunda , iya aku baik baik saja, aku sedang makan aku baru selesai tadi handphone ku mati, sudah dulu ya bund aku mau makan. nanti aku telpon lagi dah bunda" ucap nita.
iapun menutup telponnya itu lalu ia segera memakan makananya , dengan lahap ia memakannya tanpa rasa malu , biasanya seorang wanita akan makan dengan malu-malu ketika berhadapan dengan seorang pria. tetapi nita tidak peduli toh dia juga sudah menikah dan dia juga lapar. jangan menahan lapar mu hanya demi gengsi.
" bunda? aku begitu mengkhawatirkannya tetapi dia menutupnya begitu saja" gumam ricko yang masih berada diruangan nya .
" aku harus menyusulnya " pikirnya.
.........
" apa sudah kenyang?" tanya dr. fahri.
" hmm iya dok" jawab nita.
" apa kau lupa kalau diluar panggil aku fahri" ujar ricko.
" oh iya aku lupa " ucap nita seraya tersenyum.
" bundamu sangat perhatian ya " ujar fahri.
" iya karena bunda merasa aku masih kecil jadi dia selalu menghubungiku" ucap nita .
" aku dengar sebelumnya kau tidak disini ya?" tanya fahri.
" sebelumnya aku di china , aku sekolah disana semenjak kelas 5 sd , aku baru pulang kurang lebih 3 bulan yang lalu" jawab nita.
" apa kau sudah punya pacar?" tanya fahri.
" pacar?" ujar nita.
" iya pacar" ucap fahri yang ingin tahu itu.
" aku tidak pernah berpacaran " ujar nita.
mendengar itu fahri tersenyum kecil " kenapa tidak pacaran?" tanya fahri.
" hanya tidak mau saja, waktuku aku habiskan untuk belajar saja " jawab nita.
" apa dokter juga punya pacar?" tanya nita.
__ADS_1
" sayang nya tidak ada " jawab fahri.
" apa kau mau jadi pacarku?" tanya hari.