
sore harinya ricko baru keluar dari ruang operasi dia telah melakukan operasi selama 4 jam, dia merasakan sakit punggungnya. dia menepuk-nepuk bagian pinggang belakang.
" hayo calon papa sudah tua tulang-tulangnya sudah rapuh" kata dokter chandra.
" tidak apa yang penting mukaku tetap muda seperti usia 25 tahun "
" muji sendiri" balas chandra.
ricko menepuk bahu chandra lalu dia bergegas untuk mengganti pakaiannya dan akan pulang, Ketika di jalan dia melihat nita sedang mengambil air minum sambil mengelus leher dan kepalanya , dia pun masuk kedalam.
" sayang "
nita mematikan dispenser dan menoleh kearah ricko " ya "
ricko menghadap nita dan memijit kepala nita " ricko aku tidak apa-apa " ujar nita.
" mulutmu mengatakan tidak tapi urat-urat ini mengatakan hal yang sebaliknya "
" ricko kita langsung pulang saja ya , tunggu libur saja kita belinya "
" kenapa sayang ?" tanya ricko.
" tidak hanya saja kepalaku sedikit pusing dan mual " jawab nita.
" baiklah kita pulang apa sudah minum obat?" tanya ricko.
" sudah tapi tadi siang aku belum makan " jawab nita.
" ayo keruangku nanti kita langsung pulang" ajak ricko.
" tunggu sebentar aku mau minum " sekali tegukan air itu habis , memang sekarang dia menjadi mudah haus.
" ayo " ricko menggandeng tangan nita yang tak jauh ruangannya sudah terlihat.
ceklek
" duduklah " ricko membantu nita untuk duduk .
" kenapa aku merasa cepat lelah sekali " pikirnya.
sedangkan ricko dia mengganti pakaiannya di dalam kamar mandinya dan menaruh baju bekas operasi ke limbah medis.
" sayang aku sudah selesai " kata ricko.
" ayo "
...
sesampainya dirumah nita langsung naik kekamarnya seorang diri , padahal ricko telah melarangnya. ricko tidak melihatnya saja karena sedang mengambil makanan di dalam mobil jika tau ricko pasti mengomelinya.
nita menghembuskan nafas kasarnya ketika sudah sampai di kamar , dia langsung duduk di ranjang dan mengelus perutnya.
" sayang kenapa naik sendirian kan aku sudah bilang tunggu, aku. aku tidak mau melihatmu kesakitan lagi seperti beberapa hari yang lalu " oceh ricko.
" ini tidak sakit kok" balas nita.
" tidak sakit apanya lihat muka mu yang sudah memerah ini "
" iya iya lain kali tidak " nita mengalah begitu saja dia tau ricko marah karena mencemaskannya.
__ADS_1
nita menyenderkan kepalanya di ranjang dan menselonjorkan kakinya di ranjang, kepalanya terasa sakit lalu dja menidurkan diri.
ricko hanya melihat apa yang sedang terjadi itu , dia tau istrinya sudah kelelahan dia menjadi tidak tega apalagi bayi mereka ada dua. dia menyelimuti nita hingga ke leher.
...
" hani apa kau punya waktu besok malam ? " tanya edward , mereka saat ini berada di ruangan meeting di perusaan hani. tapi meeting telah selesai dan tinggal mereka berdua.
" ada apa ?" tanyanya.
" aku ingin mengajak mu makan malam , aku pikir sebagai teman kita harus saling bertemu " jawab edward .
" maaf edward aku tidak bisa , anak-anakku akan menungguku dirumah " tolak hani.
" kalau begitu undang aku makan malam dirumah mu" ujar edward.
" aku akan mengaturnya nanti " kata hani.
" hani apa kau masih belum melupakan adi ?" tanya edwars
pertanyaan itu membuat hani menghentikan pekerjaannya
" kau masih memikirkan adi kan ?" tanya edward sekali lagi.
" aku tidak suka membicarakan hal itu "
" aku masih mencintaimu " ucap edward
tapi hani tak menghiraukannya dia hanya melakukan pekerjaannya mengecek berkas.
" hani apa aku tidak punya kesempatan lagi seperti dulu ? bukankah kau tidak punya hubungan apapun, tidakkah kau mau menerimaku kali ini ?"
" kau berhak mendapatkan wanita yang lebih baik dariku. aku hanya seorang ibu dari tiga anak yang tidak punya apa-apa , lebih baik kau lupakan itu dan carilah wanita yang benar-benar mencintaimu "
" tapi menurutku wanita paling baik untukku hanya dirimu " ucap edward.
" sudahlah hari ini aku banyak pekerjaan , kita bahasa proyek nya lain kali saja " hani berdiri dan membereskan laporannya.edward pun ikut berdiri lalu memegang tangan hani.
" aku akan berjuang untuk mendapatkan cintamu " tegasnya.
" edward lepaskan " gumam hani , edward langsung melepaskan tangan itu.
" ini kantor tidak baik dilihat yang lain " katanya dan langsung pergi meninggalkan edward.
" hani aku tidak akan menyerah , aku akan membuatmu bahagia bersamaku " ucap edward dalam hati.
....
selama beberapa bulan belakangan hubungan andrean dan xiaoqi semakin dekat, mereka telah menjalin kerja sama bisnis dan xiaoqi telah berhasil membuka 4 cabang baru yang terbagi di beberapa wilayah.
keduanya sangat dekat karena merasa cocok. seperti saat ini mereka berdua tengah membahas desain restoran baru yang akan mereka buka di luar kota.
tanpa tau aidan baru saja tiba di restoran menatap kedekatan mereka dari balik pintu kaca itu , dia membuka kacamatanya dan menatap dengan tajam.
" brak " dia membuka pintu dengan keras hingga mengejutkan semua orang.
" kak aidan" ujar xiaoqi.
" kenapa ada disini?" tanya xiaoqi.
__ADS_1
" apa aku tidak boleh makan disini ? suka suka aku lah aku yang makan aku juga yang bayar " jawab aidan.
" xiaoqi aku pulang dulu ya ini sudah sore , dan ya hari minggu aku akan menjemputmu disini " ucap andrean.
" hmm oke hati-hati dijalan " balas xiaoqi.
" mau kemana kalian?" tanya aidan pada xiaoqi.
" oh itu kami mau ke gereja bersama " jawab xiaoqi.
" kau dekat dengan dia ?" tanya dia.
" ya dia orang yang baik, pintar , tampan dan juga hangat dia selalu berkata lembut denganku seandainya aku punya pacar seperti dia " ujarnya seperti membayangkan itu.
" apa kau orang yang suka berpindah hati ? dulu bilang menyukaiku tapi sekarang beda lagi " oceh aidan.
" kan kakak sendiri yang bilang jangan mengharapkan kakak" timpal balik xiaoqi.
aidan terdiam tak bicara lagi , apa yang dikatakan xiaoqi benar adanya dialah yang tidak memberikan peluang untuk nya sedikitpun.
***
di supermarket itu , ricko dan nita tengah berbelanja untuk kebutuhan anak-anak mereka. karena usia kandungan hampir 8 bulan harus sudah menyiapkan segalanya.
ricko memilih pakaian anak perempuan sedangkan nita memilih pakaian anak laki-laki. keduanya merasa bahagia memilih popok , baju dan yang lainnya.
setelah barang belanjaan penuh , pelayan membawanya kekasir lalu keduanya berlanjut membeli tempat tidue bayi.
" ricko itu lucu sekali " tunjuk nita pada sebuah ranjang berwarna kuning.
" sayang kita harus beli 2 ranjang , bagaimana jika kita padukan warna pink dan biru?" tanya ricko.
" itu sudah lumrah, bagaimana dengan ungu dan kuning ? warnannya sangat manis " kata nita.
" baiklah sesuai permintaan tuan putri ayo kita pilih"
mereka akhirnya memilih ranjang bayi berwarna kuning dan ungu. setelah selesai semuanya ricko membayar di kasir. sedangkan nita menunggu di kursi yang telah disediakan.
" terima kasih" ucap ricko.
" sayang ayo kita makan dulu disana " ujar ricko.
" aku mau ice cream rasa mint " kata nita.
" dimana ? sebentar ayo kita duduk dulu disana nanti aku kebawah membelinya "
mereka berdua pun masuk kedalam restoran dan duduk di kursi paling pinggir.
" tunggu disini ya jangan kemana-mana " ucap ricko.
" hmm" nita menganggukkan kepalanya.
" maaf mbak ini pesanan suami mbak " kata pelayan.
" oh iya terima kasih" ucap nita
pelayan itu menyajikan makanan yang telah dipesan ricko , pelayan itu langsung pergi setelah selesai menghidangkan makanan. karena rasa haus dia meminum air putih dihadapannya hingga habis.
" sayang maaf lama tadi banyak pembeli" kata ricko yang baru tiba itu dan langsung duduk dihadapan nita.
__ADS_1
" iya tidak apa. terima kasih" ucap nita.