
" paman aku pamit duluan ya , tadi aku keluar tanpa memberitahu suamiku jadi aku takut dia akan mencariku nanti dan ya terima kasih untuk traktiran belanja dan minumannya" ucap nita.
" hmm sama-sama" kata edward.
nita pun keluar dari cafe dari dalam edward memperhatikan putri hani itu , dia terus tersenyum. " apa aku punya kesempatan untuk memiliki orang yang aku cintai" ucapnya.
dia kembali tersenyum " kau harus berusaha edward" ucapnya.
sesampainya dirumah nita menaruh mie itu dilemari makanan , mendengar gemercik kolam renang nita pun menghampiri suara itu.
dari jendela luar dia melihat sosok suaminya yang sedang berenang menggunakan cenalan pendek dan bertelanjang dada. dia tersenyum melihat .
" hay" kata nita.
ricko pun berhenti berenang " sayang dari mana saja" tanya ricko.
" membeli sesuatu di indomaret depan, kau mandi ya?" tanya nita.
" hmm ayo ikut" ajak ricko.
" tidak nanti saja didalam" tolak nita.
" ayolah sayang kita berenang bareng, kita tidak pernah seperti ini" ricko menarik tubuh nita hingga tercebur kedalam kolam renang.
" apa kau senang?" tanya nita.
" belum ayo sini " ricko mengajak nita ketengah-tengah.
" kenapa memang sama saja kan tingginya " kata nita.
" buka jaketnya " ujar ricko.
" eh tidak aku ini hanya pakai kaos putih " tolak nita.
" buka sayang sini aku saja " ricko tersenyum setelah melepas jaket nita dan baju kaos nya berwarna putih membuat branya menjadi terawang.
" sangat sexy" bisik ricko di samping telinga nita.
" ini masih pagi jangan terus meggodaku , ayo cepat kita mandi saja " ujar nita.
" eh siapa yang menggoda , tunggu-tunggu apa istriku sedang berpikiran mesum hmm? ayo mesum kan" tuduh ricko.
" enak saja kau yang mesum , lihat wajahku yang imut bak bayi ini mana ada pikiran begitu" nita membuat wajahnya seperti bayi dan mengedipkan matanya.
" ck " ricko menarik tangan nita lalu seakan menggendongnya. dia menundukkan kepala dan mencium nita , ciuman itu berubah menjadi ******* , hingga akhirnya nita pun membalas ciuman ricko.
" cukup kita akan kebablasan nanti , ini sudah jam 9 kita harus sarapan dan menemui pengacara " ujar nita .
" sayang ini kan hari minggu pengacara tutup" gerutu ricko.
" hmm kita sudah janji , tidak bisa di ingkari" geleng nita..
" huft padahal tadi sudah hampir kena " ricko mencemberutkan wajahnya.
didalam kamarnya ricko sudah berganti pakaian namun karena nita masih didalam kamar mandi , dia hanya menggunakan celana pendek dan kaos saja, dia sedang mengeringkan rambutnya menggunakan handuk.
__ADS_1
melihat nita yang seperti itu , dirinya merasa nafsu lagi dia terus menahan itu, godaan nita begitu berat untuknya. jika saja tidak ada janji dengan pengacara mungkin dia akan menerbab mangsanya 😂.
" kau kenapa?" tanya nita seolah tidak terjadi sesuatu itu.
ricko hanya menggerakkan kedua kakinya , agar dia bisa meredakan rasa nafsunya. matanya tertutup rapat dan keningnya berkerut.
***
" bagaimana pak kasus ini apa bisa dimenangkan?" tanya ricko.
" dalam kasus ini kita harus mengumpulkan banyak bukti dulu, barulah bisa melawan. juga untuk pemeriksaan aku harus memastikan kondisi pasien tersebut apa benar adanya memang sangat sakit atau tidak. karena itu dapat membantumu " jelas pengacara.
" aku akan memberikannya besok" kata ricko.
" bagus dalam 2 minggu semoga kita bisa memenangkan pengadilan" kata pak pengacara.
" baiklah terima kasih pak " ricko dan pengacara itu berjabat tangan.
***
" sayang ini sudah sore mau pulang atau kemana?" tanya ricko , mereka sedang di parkiran restoran tempat keduanya bertemu dengan pengacara.
" pulang saja aku belum membuat laporan pasien" kata nita.
" baiklah " ricko membukakan pintu mobil untuk nita lalu setelah nita masuk diapun masuk ke pintu mobil sebelahnya dan pulang.
" hmm apa kau tidak mau mencoba dulu bermediasi dengan keluarga itu?" tanya nita.
" aku mau tapi bagaimana lagi mereka sepertinya akan tetap kukuh ingin meminta uang kembali , namun pihak rumah sakit tidak bisa karena itu sudah jadi prosedur rumah sakit" jawab ricko.
ricko tersenyum mendengarnya hingga beberapa saat kemudian mereka telah sampai di rumah, ricko memarkirkan mobil sedangkan nita menunggunya di hadapan mobil itu.
" ayo masuk" ajak nita.
" ayo " balas ricko.
" aku boleh pinjam laptopmu ? aku meninggalkannya dirumah sakit" tanya nita.
" pakai saja sayang , kerjakan disini saja ya temani aku bermain game " jawab ricko.
" hmm aku ambil dulu ya , di ruang kerjamu kan?" tanya nita.
" iya sayang"
setelah mengambil laptop ricko, nita pun ke arah sofa tempat ricko bermain game lalu duduk disebelah nya.
***
" pak adi ini saya mau memberi undangan pernikahan saya untuk anda" ujar deni yang menyodorkan undangan pernikahan itu.
" kapan ?" tanya adi.
" minggu depan pak" jawab deni.
" kalau begitu saya ucapkan selamat untuk mu, dan kau ambillah cuti selama beberapa waktu " jelas adi.
__ADS_1
" terima kasih pak tapi tidak perlu , saya dan calon istri saya hanya akan mengadakan pernikahan biasa saja " kata deni.
" kau bekerja dengan ku bertahun-tahun jadi jangan sungkan, aku juga telah menganggapmu sebagai keluarga ku sendiri" ucap adi.
" terima kasih pak " ucap deni.
" iya sama-sama" balas adi.
" saya pamit dulu pak mau mengantarkan undangan " pamit deni.
" baiklah hati-hati"
mendapati deni yang sudah pergi itu, rasa kesepian kembali menyelimuti dirinya. betapa tidak dia hanya tinggal sendirian dirumah ini, semenjak dia berpisah tidak ada lagi anak-anaknya yang datang hanya untuk sekedar bertanya tentang dirinya.
hanya ada kesepian, kegundahan dan penyesalan dalam dirinya. itulah akibat dari ketidaktegasan dan kebutaan dalam dirinya. penyesalan selalu datang diakhir.
ingin rasanya ia bertemu dengan anak-anaknya terutama putri yang telah ia sakiti. jika saja tidak ada perjanjian dengan mantan istrinya dia tidak akan mau pernah seperti ini.
" ayah merindukan mu nak. dulu kita selalu bertengkar setiap saat namun sekarang, mendengar suara mu saja tidak pernah apalagi melihat wajahmu" ucap adi yang memegangi foto itu.
***
" sayang ini sudah malam ayo tidur , tutup laptopnya " kata ricko.
" eh tapi aku belum selesai sebentar lagi" kata nita.
" sudah sudah lanjutkan besok saja mengetiknya , ayo sini" ricko merebut laptop itu.
" tapi kan "
" tidak ada tapi-tapian sayang ayo tidur ini sudah malam jangan membuatmu lelah " ricko menggendong nita lalu dia membawanya kedalam kamar, dia kembuka pintu kamar menggunakan dengkulnya .
lalu ia merebahkan tubuh nita di kasur , dia menyelimutinya hingga ke leher. lalu kembali menutup pintu dengan benar. " ada apa? kau tidak seperti biasanya" kata nita.
" tidak , lihat sayang ini jam 11 malam. sini mendekatlah aku akan memelukmu" kata ricko yang ikut tidur di sebelah nita.
" ini modusmu " kekeh nita.
" modus apanya sayang , jangan berpikiran yang tidak-tidak bagaimana nanti jika aku bereaksi hmm " ujar ricko.
" oh mataku ngantuk sekali" nita mengucek matanya.
ricko terkekeh melihat tingkah istrinya yang menurutnya sangat imut itu , dan menengelamkan tubuh kecil istrinya di pelukan hangatnya.
" tidurlah aku tidak akan meminta hari ini , kau pasti lelah seharian menemaniku " kata ricko.
" sayang besok mau makan apa?" tanya nita.
" aku saja yang masak, aku sudah lama tidak masak. nanti aku di cap sebagai istri yang malas" gumam nita.
" aku akan memarahi orang yang mengatakan itu pada istriku" ujar ricko.
" katakan sayang agar aku bisa membuatnya" kata ricko.
" hmm apapun yang kau buat aku pasti makan, karena yang membuatnya sangat tampan" goda nita.
__ADS_1
" apa ini penggodaan sayang?" tanya ricko yang tangannya mulai nakal itu.