Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
menyesal


__ADS_3

setelah diparkiran saat nita akan membuka pintu mobilnya, dia menerima telpon dari seseorang yang ia tidak kenal. dia sejenak berpikir kemudian mengangkatnya.


" halo" ujarnya.


" ada sesuatu yang harus aku beri tahu tentang bundamu... datanglah ke hotel samuel sekarang juga " ujar si penelpon yang suaranya disamarkan.


" siapa dirimu? jangan macam-macam dengan ku aku akan melaporkanmu " ujar nita.


" kau akan menyesal setelah ini karena tidak datang kemari " ancam nya.


" terserah" tegas nita


kemudian ia mematikan telponnya lalu ia masuk kedalam mobil. xiaoqi yang sudah masuk itu ia bingung karena raut wajah nita sedikit berbeda.


" nini apa ada sesuatu?" tanyanya.


" tidak ada sudahlah ayo kita pulang aku akan mengantarmu" jawab nita.


kemudian dia melajukan mobilnya , diperjalanan itu dirinya terus memikirkan si penelpon itu.


" kenapa dia tau nomorku? jika tentang bunda apa dia orang dekat kami. tapi apa yang terjadi pada bundanya bukankah bundanya baik-baik saja" pikirnya.


" hmm xiaoqi maaf ya aku harus pergi ke suatu tempat. kau naik taksi saja ya aku buru-buru sekali" ujar nita.


" tapi mau kemana?" tanya xiaoqi.


" emm itu ricko tidak membawa mobil sekalian aku menjemputnya pulang nanti" jawab nita.


" aku akan mencarikan taksi untukmu ya, kita berhenti didepan" ujar nita.


xiaoqi hanya diam saja , lalu setelah menepikan mobilnya dia melambaikan tangan untuk memanggil taksi.


" pak tolong antarkan ke perumahan city garden ya , aku akan membayar nya sekarang juga " ujar nita.


" baik masuklah" ucap sopir itu


" xiaoqi maaf ya ... aku tidak bermaksud untuk meninggalkanmu sendirian seperti ini " kata nita.


" tidak masalah aku pulang ya nanti ibuku akan mengoceh"


nita melambaikan tangan pada xiaoqi setelah mobil itu berjalan dia pun kembali masuk kedalam mobil dan langsung memutarkan mobilnya untuk menuju ke hotel samuel.


beberapa menit kemudian dia sudah sampai di hotel ia memarkirkan mobilnya , lalu mengambil tas dan handhphonenya.


dari pintu utama hotel itu dia melihat ayahnya yang akan masuk ke hotel sedangkan dari jarak 10 meter dia melihat bundanya yang sedang berjalan menuju parkir.


begitu banyak pertanyaan dibenaknya, kenapa kedua orang tuanya ada disini? bukankah ayahnya tidak ada disini tapi barusan yang ia lihat itu adalah nyata.


sekarang dia tidak memikirkan bundanya yang akan pergi itu, dia akan mengejar ayahnya. lalu berjalan cepat untuk masuk kedalam.

__ADS_1


setelah didalam ia pun ke lobi hotel lalu mengikuti ayahnya dari belakang. ayahnya menuju ke restoran hotel dan disana sudah ada karina yang menunggunya.


karena restorannya dibuat seperti ada penyekat ia tidak terlalu terlihat lalu ia pun mencari meja yang bersebelahan dengan ayahnya lalu duduk disana.


" aku ingin tau apa yang terjadi baik masa lalu maupun masa sekarang" gumam nita.


dimeja itu karina sedang menikmati makanannya lain dengan adi yang sedang mengecek laporan perusahaannya.


" kita sudah sejauh ini sekarang tapi kenapa kau tidak pernah seperti dulu lagi di?" tanya karina.


" maksudmu?" tanya adi yang berhenti mengecek laporan itu.


" maksudku...semenjak kau bercerai dengan nya kita hidup bersama dengan putri kita, tapi kenapa aku merasa kau tidak mencintaiku lagi di? aku ingin kita seperti dulu. sekarang tidak ada lagi yang mengganggu hubungan ini baik istrimu , anak-anakmu juga orangtuamu" kata karina.


" anak? dia bukan anakmu ayah , kau sedang ditipu olehnya" ujar nita yang mendengarnya.


" apa kau mencintai hani ?" selidik karina.


" hmm aku mencintainya" jawab adi santai.


" he ( karina tersenyum miring) sudah kuduga, kau sudah mencintainya dari dulu tapi kau tidak memahami perasaanmu sendiri. aku bertanya kenapa kau mencintainya?" tanya karina.


adi sejenak diam , dia mengingat kembali memori-memori kehidupannya bersama hani. dari pernikahan , hamil nathan hingga hani melahirkan dan mereka bermain bersama sampai mereka dikarunia kan 2 anak .


" dia tidak pernah menuntut, wanita mandiri dan bijaksana, selalu mementingkan keluarga dibanding dirinya sendiri" jawab adi.


" kau munafik adi. setelah bercerai darinya kau baru mengakui kalau kau mencintainya. tapi cintamu itu tidak bisa membuat dirimu sendiri yakin, karena kalau kau yakin kau tidak akan menyelingkuhinya. itu artinya kau sama bejadnya dengan diriku"


" kalian berdua memang cocok, sama-sama menyelingkuhi pasangan kalian " ujar nita dalam hati.


" apa kau menyesal berpisah denganya?" tanya karina lagi.


" aku pikir ini jebakan bukan? " tanya di.


karina terkekeh dia pun menyedot minumannya.


" adi.. adi kenapa aku mencintai pria selemah dirimu ha?" tanya karina sendiri.


" aku menyesal bercerai dengannya, jika saja nita tidak kembali" gumam adi tetapi tetap bisa didengar.


karina tersenyum mendengar ia merasa puas atas jawaban adi, dia tau adi mudah sekali dipancing.


nita melototkan matanya saat mendengarnya , rasanya begitu sesak hingga dia seperti tidak bisa menghirup oksigen. mendengarnya membuat dirinya seperti orang buangan yang hadir dalam kehidupannya.


" dan putrimu itu kau tidak menyukainya dari dulu kenapa?" tanya karina.


" apa karena rumor selingkuh itu?" tanya karina.


" aku tidak mengingatnya, lagipula celine anak yang baik itu sudah cukup bagiku. jika anak yang lainnya membangkang maka tidak ada harapan lagi selain aku melupakannya "

__ADS_1


" apa kau yakin nita adalah putrimu?" tanya karina.


" entahlah...hanya hani yang tau. sudalah lebih baik kau memperbaiki celine sekarang jadikan dia seorang wanita yang mandiri dan bertanggung jawab " kata adi.


" ayah tidak yakin jika aku anaknya, itu sebabnya dia tidak menyukai selama ini. dia hanya menerimaku karena bunda sangat menyayangiku. " pikirnya.


drtt....drtt


ponselnya berdering dia melihatnya ternyata ricko yang menelpon.


dia menolaknya lalu iapun berdiri untuk meninggalkan hotel itu. matanya tidak berhenti berkedip sedikitpun mengingat ucapan ayahnya begitu terasa menyakitkan.


dia diragukan oleh ayahnya sendiri. bahkan anak orang lain lebih dianggap sebagai seorang putri dari anak kandungnya.


" nita" panggil dr. fahri saat ia sedang ada di meja resepsionis.


dia segera menghampiri nita yang sedang melamun sambil berjalan itu.


" nita kenapa kau disini ?" tanyanya.


nita masih tidak menjawab, lalu fahri menyenggol bahunya. segera nita tersadar.


" dr. fahri" ujar nita.


" iya... ada apa kau disini? kenapa melamun ? dimana dr. ricko?" tanya nya .


" hmm aku sedang menemui seseorang, ricko ada dirumah sakit mungkin akan pulang sebentar lagi" jawab nita.


" kau sepertinya ada masalah , ayo duduk lah dulu kita berbincang sebentar" ajak fahri.


" eh maaf dok , maaf sekali karena harus menolak nya tapi aku sudah janji untuk pulang lebih awal sebelum ricko kembali" tolaknya.


" tapi ricko sudah pulang dari tadi" kata nya.


" apa?(dia melihat jam tangannya) dokter benar aku sudah sangat terlambat. maaf dokter aku harus kembali" ujar nita.


dia langsung segera berlari keluar , fahri ditinggalkannya begitu saja.


" apa aku tidak punya kesempatan lagi?" gumam fahri.


nita pun melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, rasa marah dan kecewanya begitu amat besar hingga dia tidak tau harus meluapkannya dengan cara apa.


" rasanya aku ingin bertanya pada bunda, tapi sama saja kalau aku meragukan bunda. bundaku tidak seperti itu, mana mungkin berselingkuh. dia tidak seperti ayah " pikrinya.


" drttt....rrtttt" berulang kali ricko menelpon tapi dia tidak mengangkatnya , dia sedang sibuk menyetir takut akan mengganggu pengguna jalan lainnya.


" mulai sekarang tidak akan ada lagi rasa cintaku ayah...aku tidak peduli siapa yang kau anggap anak, bagimu hanya celine saja " desisnya.


ia menambah kecepatan mobilnya , ini sudah jam 7 tetapi dia belum sampai juga tiba-tiba didepan ada mobil truk yang melaju dengan kecepatan kuat sama seperti mobilnya.

__ADS_1


" hey menyingkir mobil ini rem nya blong" teriak sopir itu.


__ADS_2