
keeesokan paginya mereka berdua makan bersama di meja makan dengan tenang. tampak ricko sudah selesai makan namun nita masih belum menghabiskan nasi gorengnya.
ricko pun mengeluarkan dompetnya dan menyodorkan atm ke pada istrinya.
" untukmu" ujar ricko.
" ini kartuku pakailah sepuasnya setiap bulan aku akan mengisinya. dan ya aku tidak suka kau berhemat " jelas ricko.
nita menerima atm itu karena ia tidak mau membuat ricko tidak bertanggung jawab atas tugasnya sebagai seorang suami.
" terima kasih ya" ujar nita.
" sama-sama oh ya sayang, aku tidak bisa menjemput sahabatmu karena ada operasi nanti sore juga mungkin aku akan pulang sangat terlambat. nanti pulang saja duluan ya aku akan memberikan kunci mobilku nanti kau bisa menyetir kan?" tanya ricko.
" bisa tapi tidak usah aku pakai taksi saja, dan urusan xiaoqi aku minta kak aidan saja yang menjemputnya biarkan dia menginap dirumah bunda dulu" jawab nita.
" baiklah, tapi aku takut kau sendirian nanti karena aku akan pulang sangat malam. pulang kerumah bunda saja ya " kata ricko .
" tidak apa-apa lagi pula aku sudah biasa sendirian" ujar nita dengan santai.
" tapi sayang aku khawatir" ujar ricko.
" baiklah-baiklah aku akan kerumah bunda" kata nita yang tidak ingin berdebat itu.
" hmm begitu dong jadi istri yang nurut kalau begitu kan aku makin cinta " pungkas ricko sambil menyentuh rambut istrinya.
......
" wah ternyata indonesia sangat indah" ucapnya saat baru keluar dari bandara lalu menghirup udara dan tersenyum.
ia lihat pemandangan indonesia yang begitu indah dihadapannya.
" nita benar indonesia sangat indah lebih dari yang dibayangkan" ujarnya.
tinnnnn.....tinnnnn....tinnnnn
" kau xoqi?" tanya seorang pria berkaca mata hitam yang masih ada didalam mobil.
" xoqi? " gumam xiaoqi.
" iya kau teman adikku nita?" tanya nya lalu ia buka kacamata hitamnya itu.
" oh nita kau kakaknya? " tanya xiaoqi.
" ya masuklah " jawab aidan.
mereka pun berada di perjalanan nita menyuruh aidan untuk menjemput xiaoqi dari bandara, walau pun ia malas tapi nita memaksanya iapun terpaksa harus mengikuti kemauan adiknya itu.
" apa kau teman dekatnya adikku?" tanya aidan sambil fokus menyetir.
" oh ya dia teman baikku " ujarnya sambil terus melihat pemandangan di sekitarnya.
" xoqi kita harus menjemput adikku dulu dirumah sakit" ucap aidan.
" namaku xiaoqi bukam xoqi tapi x i a q o dibaca xiaoqi " titah xioqi.
" terserah kulah harus memanggilmu apa " ujar aidan.
akhirnya mereka pun sudah sampai di parkiran rumah sakit mereka keluar dari mobil lalu menunggu nita didepan mobil itu.
__ADS_1
" nita kau pulang sendirian mau kuantar?" tawar dr. fahri pada nita.
" terima kasih dokter atas tawarannya tapi tidak perlu, ada seseorang yang menjemputku" tolak nita dengan sopan .
" oh tidak apa -apa" jawabnya.
" setiap kali aku ingin mengantarmu selalu saja ada seseorang yang selalu datang menjemputnta terlebih dahulu dariku" pikir dr.fahri.
" baiklah dokter aku pergi dulu ya " pamit nita dokter fahri lalu menganggukkan kepalanya dan tersenyum.
" sayaaaaaang" teriak xiaoqi dari jauh dengan semangat nita pun ikut semangat lalu berlari berhambur kepelukan xiaoqi merekapun berpelukan.
" aku merindukanmu" ujar nita.
" aku juga sangat sangat merindukanmu sayang" jawab xiaoqi.
" apa kalian ingin terus berpelukan ?" tanya aidan dengan sedikit kesal karena ia hanya dianggap nyamuk saja.
" oh kakakku sayang terima kasih ya" nita pun memeluk kakaknya tangannya bergelantungan di leeher aidan.
" oh adikku jangan membuatku lemah seperti ini " ujar aidan.
" aku tau kakakku tidak bisa marah denganku" ujar nita.
" ayo kita pulang bunda sudah memberi kabar jika kalian berdua harus pulang dengan selamat" ujar aidan.
" baiklah , ayo xiaoqi" ucap nita
mereka pun masuk kedalam mobil nita berada di kursi depan bersama aidan sedangkan xiaoqi duduk di belakang.
setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh akhirnya mereka sampai dengan selamat. mereka pun turun dari mobil langsung masuk kedalam rumah.
" sayang kalian sudah sampai?" tanya bunda.
" iya bunda , yasudah aku ke atas dulu mau mandi " jawab aidan.
" baiklah sayang, bunda sudah menyiapkan pakaianmu di kasurmu ya" ujar bunda.
" terima kasih bunda" aidan pun segera naik ke lantai atas .
" bunda ini xiaoqi" nita menarik xioaqi lalu mendekatkannya pada bunda.
" ini xioaqi? " tanya bunda lalu xiaoqi menganggukkan kepalanya dengan tersenyum.
" cantik sekali " puji bunda pada xiaoqi.
" terima kasih bibi" jawab xioaqi.
" oh ya perkenalkan ini kakakku yang pertama namanya kak nathan , dan ini istrinya kakak namanya iren dan dia bi inah yang membantu kami mengurus rumah " jelas nita yang memperkenalkan semua orang pada xiaoqi.
" salam kenal semuanya perkenalkan saya xiaoqi temannya nita " ucap xiaoqi dengan sopan .
ya walalupun xiaoqi selalu bersifat agak kekanak kanakan tetapi ia sangat menghormati orang yang lebih tua darinya.
" baiklah sayang cepat antar temanmu kekamar tamu dan juga bersihkan diri . ricko bilang dia akan pulang malam dan jangan menunggunya langsung tidur saja" jelas bunda.
" baik bunda, ayo kita kekamarmu" ajak nita pada xiaoqi.
xiaoqi pun ikut kemana arah langkah nita membawanya. kamar xiaoqi berada di ujung di lantai bawah . segera nita buka pintu itu, kamar yany besar desain yang mewah juga ranjang yang besar.
__ADS_1
" wah rumahmu sangat mewah" ujar xioaqi.
" bukan rumahku ini rumah orang tuaku " telak nita.
" heheh sama saja" jawab xiaoqi lalu duduk diranjang merasakan ranjang empuk itu .
" oh ya dimana suamimu?" tanya xiaoqi.
" dia bilang ada operasi di rumah sakit" jawab nita lalu ikut duduk di samping xiaoqi.
" oh ya laki laki yang berdiri di sebelah kakakmu apa itu ayahmu?" tanya xiaoqi.
" hmm " jawab nita.
" kau tidak memperkenalkanku padanya tadi" ujar xiaoqi.
" tidak perlu kau kan sudah memperkenalkan sendiri' ucap nita
" mandilah aku akan kekamarku untuk mandi dan setelah itu aku akan memanggilmu untuk makan malam" ucap nita lalu bangkit dari ranjang.
dia pun menuju lantai atas dan segera masuk kekamarnya, ia lihat kamar itu berbeda dari kamar yang sebelum ia tinggalkan. kamar itu menjadi lebih banyak warna juga foto pernikahannnya dan ricko di pajang.
ia menghampiri foto itu, menatapnya lekat. disana terlihat wajah ricko yang tersenyum bahagia juga dirinya yang harus terpaksa tersenyum hanya untuk mengambil sebuah gambar.
" setiap kali aku melihat mu , aku seperti melihat sosok anak itu " gumamnya.
nita pun berhenti melihat foto dan bergegas masuk kekamar mandi.
dilantai bawah semua orang sudah berkumpul di meja makan, begitupun dengan makannanya sudaah tertara rapi.
sebelum makan mereka berdoa bersama kecuali xiaoqi.setelah selesai ayah menyuruh semua orang untuk makan.
setelah selesai makan semua orang kembali ke kamar masing-masing begitupun nita yang telah mengantarkan xiaoqi kekamar tamu lalu ia bergegas masuk kedalam kamarnya.
lalu segera ia tidur karena sudah merasa lelah seharian ini ia memiliki banyak pasien.
pukul 01.00 pagi barulah ricko kembali dari rumah sakit ia masuk kedalam kamar istrinya dan melihat wajah istrinya yang tertidur lelap itu.
ia tersenyum lalu mengecup bibir istrinya itu sekilas, nita yang merasa sedikit terganggu tidurnya langsung membuka matanya perlahan-lahan.
" ricko" ucapnya dengan serak.
" tidurlah sayang aku baik-baik saja" titah ricko sambil mengelus istrinya. nita pun menuruti perintah ricko lalu kembali tidur.
ricko mengganti pakaiannya dengan pakaian tidur segera ia ikut naik ke ranjang dan memeluk istrinya itu hingga tenggelam kedalam pelukannya.
" aku sangat merindukanmu hari ini istriku" gumanya sambil mempererat pelukannya.
keesokan harinya jam sudah menunjukkan pukul 6.30 pagi tapi ricko belum bangun juga, nita merasa ada yang memeluknya lalu membuka matanya. ia menatap wajah suaminya yang tertidur lelap.
sesaat ia berpikir kenapa laki laki ini begitu sangat mencintainya, apa istimewanya dirinya hingga ricko sampai mencintainya.
" aku tidak baik juga tidak bisa menjadi istri yang baik tapi kau tetap mencintaiku " ucapnya dalam hati.
" aku tidak tau bagaimana perasaanku sekarang tapi aku merasa sangat aman saat kau bersamaku" gumamnya.
lalu ia mengangkat tangan ricko yang melingkat di perutnya dan beranjak masuk kedalam kamar mandi.
" itu artinya aku sudah berhasil membuatmu mencintaiku " ucap ricko dalam hati lalu tersenyum.
__ADS_1
sebenarnya ia sudah bangun saat nita terus memperhatikan wajahnya ia sengaja tidak bangun agar wajahnya terus ditatap oleh istrinya.