Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
keputusan sidang


__ADS_3

hani pun pergi dari ruangan pertemuan yang sudah dipesan itu. dia berjalan menatap kedepan. hingga di ambang pintu dia menabrak seorang laki-laki yang memakai jas berwarna cream dan juga kacamata hitam.


" oh maafkan aku" ucap hani.


pria itu membuka kacamatanya dan menatap hani. keduanya merasa seperti tidak asing lagi.


" hani"


" edward "


***


keduanya sudah berada di cafe dan duduk berhadapan, edward masih menghirup kopinya sedangkan hani hanya melihatnya saja.


" kapan kau kembali?" tanya hani.


edward menaruh gelas dengan hati-hati kemudian tersenyum memandang wajah hani.


" satu minggu yang lalu , bagaimana kabarmu ? " tanya edward.


" aku baik-baik saja sepertinya kau juga sangat baik " jawab bunda dan edward langsung mengangukkan kelalanya.


" kabar adi bagaimana ? juga kedua anakmu ?" tanya edward.


" anakku ada 3 aku punya seorang putri" jawab hani.


" benarkah ? pasti adi bahagia bisa memiliki keluarga lengkap seperti itu " ujar edward.


" aku sudah tidak bersamanya lagi" kata bunda.


" kenapa ?" tanyanya.


" maaf aku tidak bisa memberitahumu" jawab bunda.


" pasti istri dan anak mu sedang menantimu aku pergi dulu ya " hani berdiri mengambil tas yang berada di kursi sebelahnya.


" aku belum menikah " kata edward.


mendengar itu hani terdiam , dia melihat sedikit ke arah edward yang tetap duduk tenang di kursi itu.


" oh maaf aku tidak bermaksud begitu , aku permisi dulu" pamitnya.


edward membiarkan hani pergi begitu saja, dia masih diam duduk lalu ia tersenyum kecil.


***


" ricko kau sudah tidur ?" tanya nita dirinya tidak bisa tidur karena merasakan sedikit nyeri di perutnya.


" ada apa ?" tanya ricko yang sudah terbangun itu ,lalu melirik ke arah jarum jam ternyata sudah jam 02.00 pagi.


" aku haus , aku ingin turun tapi perutku nyeri" kata nita.


" tunggu sebentar" ricko bangun untuk mengambil air di dekat meja depan televisi itu. dia memberikan pada nita hingga nita menelan habis air putih itu.


" terima kasih" ucap nita.


" apa sangat sakit?" tanya ricko lembut.


" hanya sedikit tapi membuatku tidak bisa tidur" jawab nita.


ricko pun naik keatas ranjang dia mendekatkan tubuhnya hingga sekarang memeluk nita yang sedang tiduran itu.


" katakan ada apa aku tau kau pasti memikirkan sesuatu kan sayang?" tanya ricko pelan.

__ADS_1


" tidak " jawab nita.


" tahukah sayang kalau ayah waktu itu menjengkumu saat sedang tidur, juga dia selalu menunggumu diluar ruangan" ujar ricko.


" benarkah?"


" hmm bahkan dia membawakan makanan juga buah-buahan, tapi ayah segera kembali katanya ada urusan pekerjaan"


bibir nita mengembang sedikit tersenyum " kau senang kan ?" tanya ricko.


" jujur aku sangat senang. tetapi waktu itu aku bertemu dengan ayah dia mengajakmu menemaninya makan aku berbohong padamu aku takut kau akan mengkhawatirkan aku maaf ya" ujar nita.


" aku tau saat itu kau sedang bohong , lalu apa yang kalian lakukan disana ?" tanya ricko yang tak marah itu.


" aku mungkin mengucapkan sesuatu hal yang membuatnya sakit hati , aku jadi merasa sangat bersalah" ujarnya.


" kalau begitu minta maaf saja mudahkan " timpal ricko.


" iya kau benar , tetapi apa dia mau bertemu denganku?" tanya nya.


" tentu saja, sekarang ayah sudah tau kalau istriku ini adalah putri satu-satunya yang ia miliki" ricko mengelus rambut nita.


" hmm" kantuk mulai menyerang matanya perlahan-lahan nita memejamkan matanya dia tidur dalam pelukan suaminya.


***


" sayang jangan turun aku akan kesana" teriak ricko dari bawah ia melihat nita akan turun dari tangga saat dia sedang menyajikan sarapan.


" kau sedang repot " balas nita.


setelah menata nya ricko berlari menaiki tangga untuk menjemput nita yang sudah berada di atas, dia kemudian mengecup bibir nita singkat lalu menggendong istrinya.


" apa aku berat ?" tanya nita.


" hmm tidak , istriku sangat enteng apa mau setiap hari aku gendong?" tanya ricko.


mata mereka tak henti-hentinya saling menatap satu sama lain.


" perutmu akan besar karena ada anak-anakku nanti " bisik ricko di telinga nita.


nita tersenyum malu mendengar wajahnya berubah menjadi merah " kenapa mukamu jadi merah hmm?" ricko mendudukkan nita di kursi makan.


" ah ricko jangan menggodaku aku sudah lapar" rengeknya .


" iya..iya ayo kita makan aku hanya memasak ini saja " makanan yang sudah terjadi begitu sehat ada ikan salmon, udang capcay , sayur sop juga pencuci mulut buah-buahan.


" ini saja sudah lebih dari cukup kok " saut nita.


***


setelah habis disidang , karina dan celine dibawa ketempat sel masing-masing. karina dikawal oleh beberapa polisi perempuan dan laki-laki.


matanya menatap nanar apa yang ada dihadapannya hakim telah menentukan keputusannya , dia selalu mengingat dan mendengar apa yang jadi hukumannya.


" saudari karina telah didakwa berdasarkan beberapa kasus diantara nya , pembunuhan berencana yang telah dilakukan atas nama Ferdiansyah yang tak lain kekasihnya atau ayah dari anaknya sendiri. kedua, pemalsuan dokumen negara dan dokumen lainnya , dan ketiga penipuan kepada keluarga hani priyanto. hukum telah memutuskan hukuman yang akan diterima saudari karina yaitu penjara seumur hidup dan denda 300 juta"


dirinya menangis meratapi takdir yang dihadapinya, dia hanya mampu menerima itu sebagai balasan yang ia perbuat.


sedangkan celine dia juga sama namun karena dia memiliki ganguan jiwa dia dimasukkan kedalam rumah sakit jiwa dan berstatus sebagai tahanan negara.


dua polisi dan beberapa petugas rumah sakit jiwa membawanya menggunakan mobil untuk dibawa kerumah sakit jiwa , dia tak lagi memberontak dia harus terpisah dengan ibunya sendiri. walaupun dia memiliki gangguan dia mengingat semua hal yang barusan terjadi padanya.


" saudari celine nugraha telah dituntut dan didakwa dalam beberapa pasal dan kasus yang telah ditujukan untuk beliau , diantaranya pemalsuan dokumen, perencanaan pembunuhan yang dilakukan atas saudara nita juga penembakan serta memiliki pistol ilegal akan menerima hukuman seumur hidup penjara dan denda 500 juta rupiah "

__ADS_1


***


semua televisi sudah memberitakan itu , hukuman keduanya sangatlah tepat atas segala perbuata kejam mereka. semua masyarakat mendukung hukum itu , saling berkomentar di media sosial untuk mendukung keluarga hani.


bahkan ada beberapa media yang ingin menjadikan bunda sebagai inspirasi wanita , namun bunda menolaknya. kini mereka sudah merasa lega tidak ada lagi si pembuat masalah dalam kehidupan keluarganya.


" bunda "


semua anak-anak bunda hani memberinya kejutan di hari ulang tahunnya tepat di hari ini, kolam renang itu dihias sedemikan rupa nan indah,


bunda tersenyum melihat anak dan menantunya merayakan ulang tahunya yang ke 55 , bunda terlihat sangat anggun memakai dress berwarna biru muda yang kontras dengen kulitnya berwarna putih.


" selamat ulang tahun bunda" teriak mereka lalu bersorak tepuk tangan.


" terima kasih anak-anak bunda. nathan, aidan, nita , iren dan ricko kalian semua anak-anak bunda terima kasih atas segala hal yang telah kalian lakukan selama ini bunda bersyukur memiliki kalian" kata bunda.


" dan bi inah juga yang bertahun-tahun betah bekerja membantuku dirumah mengurus rumah dan anak-anak dari nathan kecil hingga ia punya anak" ucap bunda pada bi inah.


" sama-sama bunda " jawab bi inah.


" ayo bunda potong kuenya aidan dari tadi sudah menargetkan itu" kata aidan.


" aidan memang tidak sabaran " kata bunda seraya tersenyum.


" tunggguuuuu" dari jauh xiaoqi datang membawa kado dan kue.


dirinya berlari menghampiri semua orang.


" nak jangan berlari nanti jatuh" kata bunda.


" Āyí shēngrì kuàilè" ucap xiaoqi dengan girang.


krik...krik...krik


semua orang tidak mengerti arti apa yang ia ucapkan itu semuanya bengong , kecuali nita yang terkekeh mendengarnya.


" artinya selamat ulang tahun bibi " kata nita.


" ohh " semua nya mengangukkan kepalanya .


" terima kasih nak tidak perlu membawa kado begini" kata bunda.


" hehehe aku hanya mau memberi sesuatu yang kecil saja bi" kata xiaoqi.


" cantik juga dia kalau berpakaian seperti itu" gumam aidan dalam hati saat ia lihat xiaoqi memakai dress berwarna pink.


" ayo ayo tiup lilin bunda jangan lupa berdoa dulu" ujar nita.


" baiklah...baiklah " bunda pun meniup lilin lalu berdoa memejamkan matanya setelah selesai dia memotong kue dan memberikan kue itu kepada semua orang.


" selamat ulang tahun bunda" ucap ricko.


" terima kasih nak" balas bunda.


" oh ya bunda tadi apa doanya?" tanya aidan.


" kakak kau terus saja kepo " timpal nita.


" kau juga ingin tau kan ? mengakulah " saut aidan.


" heheh" nita terkekeh mendengarnya.


" doanya supaya nathan dan iren mendapatkan kebahagiaan untuk keluarga kecil mereka , untuk aidan bunda berdoa agar segera menikah dan untuk putri kecil bunda ini bunda berdoa segera diberi tuhan sebuah kehidupan di dalam sini" bunda mengelus perut rata itu.

__ADS_1


" terima kasih bunda " ucap nita.


" terima kasih tuhan kau sudah memberikan kebahagiaan ini setelah pengkhianatan yang dilakukan ayah. semoga setelah ini bunda bisa bahagia walau tanpa ayah sekalipun " ucap nita dalam hati.


__ADS_2