Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
pesta yang gagal


__ADS_3

didalam kamar itu ayahnya dan karina sedang berciuman , karina berusaha membuka pakaian adi. begitu liar mereka saling mencium satu sama lain.


" sayang , bukankah kau selalu mencintaiku?" tanya karina.


tapi adi tidak mendengarkannya, dia terus mencium tubuh karina.


" hentikan dulu " ujar karina.


" tapi sayang" kata adi , ia merasa kesal dengan karina karena memberhentikan aktivitasnya itu.


" bagaimana dengan istrimu? juga anak mu jika tau kita seperti ini?" tanya karina.


" hentikan itu aku hanya ingin dirimu"jawab adi.


" bagaimana jika anak perempuan mu itu tau? aku tidak suka dengannya , bukankah terakhir kali kita membuatnya pergi. jika kau ingin dirikuuu... jauhkan anak sialan itu dari ku" tanya karina dengan sensual.


" dia hanya kesalahan, aku tidak pernah menginginkannya. aku hanya menerima nya karena hani sangat menyayanginya" jawab adi.


karina pun tersenyum dan langsung mencium adi.


tanpa mereka sadari , nita mendengar semuanya. begitu teganya ayahnya, melakukan itu di rumah bundanya. ia menangis tanpa bersuara.


" aku harus kuat, demi bunda dan keluarga ini, aku tidak akan membuat bunda tertipu oleh cintanya itu " gumamnya.


ia pun berdiri berusaha menguatkan dirinya sendiri. ia menatap pintu yang didalamnya ada dua insan yang sedang berkhianat.


ia dorong pintu itu dengan kuat hingga dua orang itu terkejut dan menggentikan aktivitasnya.


karina melepaskan tangannya di leher adi, adi yang tadinya mencium karina langsung berdiri dan membenarkan pakainnya.


" kalian kurang ajar" ujar nita.


" kau lah yang kurang ajar karena mengganggu ibu dan ayahku" jawab celine ia masuk begitu saja.


" ini kamar bundaku, kalian tidak berhak berada disini tanpa izinnya" tegas nita.


" kenapa kau disini?" tanya adi.


" seharusnya aku yang bertanya padamu kenapa kau melakukan ini ha? kau tidak ingat berapa usiamu? " tanya nita dengan lantang.


ia sudah merasa sangat muak akan ayahnya, terus berkhianat dan berkhianat.


" aku tidak habis pikir bagaimana bunda mencintai laki-laki bajingan seperti mu" ujar nita.


" berhenti berbicara" teriak adi.


" kau laki-laki brengsek, kau tidak pantas di sebut manusia. kau aku akan mengatakannya pada bunda sekarang juga " teriak nita lagi.


" kali ini aku tidak akan diam saja, kalian bertiga sudah melewati batas , kau perempuan tidak tahu diri seharusnya kau sadar dia sudah punya istri tapi kau masih menganggu nya ucap nita.


" haaàaaaaaaaaaaaa" karina berteriak sekenceng mungkin.


dibawah iren sudah sampai ia mendengar teriakan itu dan segera naik keatas, diikuti oleh aidan yang baru sampai ia juga mendengar teriakan itu dan mengikuti iren yang berlari itu menuju ke kamar ayah dan bundanya.


" anak sialan berhenti lah bicara" teriak celine.


" apa ayah tidak pernah memandang bunda sedikit saja sebagai seorang wanita? apa yang tidak bunda lakukan untukmu? saat kau tidak punya apa-apa hanya bunda yang mau membantumu , dia relakan semua hartanya agar ayah bisa kembali bekerja hingga sekarang "


" katakan ayah kenapa kau menjadi seperti ini hiks...hiks...hiks" nita menangis sejadi-jadinya.


" nitaaaa" iren segera masuk membantu nita yang terduduk lemas di lantai yang terus menangis itu.


" nitaaa" aidan pun ikut memegang adiknya itu.


" ada apa ini? " tanya aidan.


" mereka? bukankah kalian yang waktu itu datang" ujar aidan.


" aku tidak peduli jika kau tidak menganggapku sebagai putrimu, aku hanya kesalahan yang seperti kau katakan tadi bukan? lalu kenapa kau masih menjauhkan ku dari bundaku?".

__ADS_1


" nita ada apa? ayah apa maksudnya ini?" aidan berdiri dan menatap ayahnya.


" ayah sudah berselingkuh" ujar iren.


" apa?" aidan sangat terkejut mendengarnya


" hmm adik sudah lebih dahulu tau ini" kata iren lagi .


" ayah apa maksudnya kau tidak melakukannya kan?" tanya aidan.


" bukankah kau sudah dengar , dia istri ayahku dan aku anaknya" ujar celine.


" kau?" aidan beralih menatap celine.


" hmm aku memang istri ayahmu, kami menikah sudah 25 tahun " jelas karina.


aidan menatap ayahnya dengan marah, ingin rasanya ia memukul ayahnya tapi dia masih shock akan kebenaran ini.


" aku ... aku tidak bisa berkata apapun lagi " ucap aidan sambil meremas rambutnya.


nita pun berdiri lagi lalu ia mendekati ayahnya.


" aku tidak akan memaafkanmu karena telah mengkhianati bundaku"


" aku akan mengatakan sekarang pada bunda"


nita segera berlari sambil ia menangis , celine mengejar nita


" tunggu" celine menghentikan langkah nita yang akan turun dari tangga.


" kau puas? aku tau kau sangat jahat. sebelumnya ayahku tidak seperti ini, kau dan wanita jahat itu yang melakukan ini pada ayahku" tegas nita.


" jaga mulutmu, ibumu lah yang merebut ayahku. ayah dan ibuku saling mencintai. dan sekarang mereka akan bersatu dan kau akan pergi dari rumah ini untuk selamanya" ucap celine ia pun tersenyum dan dengan sengaja mendorong nita.


" aaaaaa" nita terjatuh dari tangga atas tangga itu lumayan tinggi , nita terguling-guling di tangga itu.


.....


" eh kenapa aku tidak fokus begini" pikirnya.


" saya akan membereskannya pak" ujar pelayan yang siap membereskannya.


" terima kasih " ucap ricko.


" ricko, aku lihat kau tidak fokus" ujar nathan.


" entah kenapa aku teringat istriku kak" kata ricko dengan bingung.


" sayang dimana adik dan istrimu" tanya bunda yang sudah begitu cantik memakai gaun putih itu.


" aku akan menelponnya bunda" jawab ricko.


.....


nita sudah berada di ambulance, kepalanya terus saja mengeluarkan darah , aidan menyusul menggunakan mobilnya dan iren ikut di dalam ambulance.


wajah nita begitu pucat karena mengeluarkan begitu banyak darah. ia menangis melihat keadaan adik iparnya itu.


drrttt....drrrttttt


panggilan telpon untuk ricko dari dr. chandra.


📱 " segera kerumah sakit , ada pasien yang akan datang dan harus dioperasi' .


" ada apa?" tanya bunda.


" bunda ada panggilan untukku dari rumah sakit" jawab ricko.


" benarkah? kau harus pergi nak" ujar bunda.

__ADS_1


" tapi bunda acaranya...."


" ini tidak penting dari nyawa pasienmu nak, orang itu membutuhkanmu dan mungkin keluarganya berharap banyak pada mu" potong bunda.


" baik bunda, katakan pada istriku jika kembali nanti aku dirumah sakit" ujar ricko.


ricko segera berlari menuju parkiran , ia membuka jas nya dan hanya mengenakan kemeja saja. ia membuka ponsel dan mencari nama istrinya dia membuka aplikasi chatting dan mengirimkan pesan suara.


💬 sayang maaf ada pasien yang darurat aku harus mengurusnya , pulanglah dan langsung tidur nanti


ia pun segera mengemudikan mobilnya, setelah sampai is dengan cepat berlari ke dalam ganti dan memakai pakaian operasi , setelahnya dengan cepat ia masuk ke ruangan operasi.


" kau sudah datang?" tanya chan.


" hmm ayo" ujar ricko.


" ricko" panggil chan.


" ada apa? " tanya ricko.


" kau harus eh ... pasien itu, dia..." dengan terbata-bata dr. chan bingung mengatakan apa.


" kau ini bicara apa? katakan dengan jelas" tegas ricko.


" istrimu" ujar chandra.


" dokter... denyut nadinya semakin melemah" ujar suster itu.


ricko segera datang menghampiri pasien yang penuh darah itu di kepalanya.


" ricko" panggil chan dengan lemah.


" sss..sayang" ricko bak patung berdiri tanpa nyawa. tubuhnya gemetar melihat istrinya terbujur kaku diranjang itu.


" ricko lakukan lah sekarang, istrimu kehilangan banyak darah" ujar chan.


ricko begitu shock dan air matanya menetes , hingga suster merasa sangat bingung melihat dokter ricko baru kali ini menangis.


chandra mengelus punggungnya memberikan kekuatan pada ricko.


" pendarahan di otak istrimu sudah banyak, yakinlah kau bisa menyelamatkan istrimu" tegas dr.chan.


.........


" bunda" panggil aidan yang bajunya sudah terkena noda darah yang begitu banyak, wajahnya pucat dan rambut yang berantakan.


semua tamu undangan menoleh kearahnya menatapnya mereka semua mamandang ke arah aidan yang hanya berdiri di ujung pintu dengan baju yang penuh lumuran darah.


" aidaan" bunda menjatuhkan gelasnya melihat anak keduany itu.


" sayang" panggil bunda lagi dan ia berjalan menuju putranya .aidan meneteskan air matanya ia merasa sangat bersalah sekarang, ia tidak bisa melindungi adiknya.


" kenapa bajumu berdarah? kau terluka? ada apa ini? katakan pada bunda" bunda menguncang tubuh aidan yang hanya diam itu.


" aidaaann" teriak nathan.


" ada apa ini? cepat katakan kenapa kalian begitu ... bunda tidak mengerti" tanya bunda.


" nita..."


" ada apa dengannya? kenapa? jawab " tanya bunda lagi.


" bunda ayo kerumah sakit" ajak nathan.


" katakan dulu ada apa? aidan kau terluka? " tanya bunda yang begitu khawatir itu.


" adik masuk rumah sakit bun" jawab aidan.


" maksudmu nita?" tanya bunda.

__ADS_1


" bunda ayo kita kesana , istriku sudah disana" ajak nathan.


" kenapa dengan putriku? ha ada apa hiks....hiks...hiks" bunda tak kuasa menangis saat mendengar putrinya itu.


__ADS_2