
di ruangan operasi
" ricko kita membutuhkan banyak darah " ujar dr.chan.
" siapkan 6 kantong darah " perintah ricko yang masih menangani istrinya itu.
berbagai peralatan medis disediakan dengan lengkap 2 dokter bedah dan 3 suster sedang menangani nita saat ini.
" baik dok" salah satu suster itu keluar untuk mempersiapkan darah.
sambil mengoperasi istrinya ia terus memandangi wajah istrinya yang tengah pucat itu. wajahnya yang polos membuat dia tambah sedih.
setiap kali dia mengoperasi pasien dia tidak pernah memiliki rasa takut sekalipun. tapi kenapa kali ini berbeda , yang ia tangani adalah istrinya sendiri. hidup dan matinya ada ditangannya sekarang.
" dokter denyut nadinya rendah" ujar suster .
" ricko , tenanglah terus tangani istrimu" ujar dr. chan.
ricko hanya mengangguk sambil terus fokus mengoperasi istrinya.
di tengah -tengah operasi ia mengingat ucapan istrinya itu saat istrinya bertanya " apakah kau akan menyelamatkan ku jika suatu saat nanti aku terluka?" tanya nita.
" inikah yang kau maksud sayang? aku takut kau meninggalkanku. aku akan mengusahakan yang terbaik untuk dirimu. tolong jangan tinggalkan aku" ucap ricko dalam hati.
sementara di luar ruangan operasi iren sangat khawatir , tangannya penuh darah dan juga pakaiannya. ia duduk menyenderkan kepalanya , ini sudah jam 12 malam sedari sore ia belum makan. kepalanya terasa pusing. tapi ia hanya menahannya saja.
" sayang" panggil nathan lalu ia mengejar istrinya dan duduk di samping istrinya.
" nak dimana adikmu?" tanya bunda.
" suster apa putriku baik-baik saja? " tanya bunda saat suster akan masuk kedalam ruangan operasi.
" dr. ricko sedang menangani pasien , kalian tenang saja " jawab suster itu lalu ia berlalu masuk kedalam ruangan operasi.
lagi-lagi bunda menangis, aidan pun ikut sedih melihatnya . ia memeluk bundanya agar tenang walaupun dia juga sama takutnya kehilangan adiknya tapi dia harus menguatkan bundanya.
" dimana ayahmu apa dia tau keadaan putrinya?" tanya bunda.
" jangan mencarinya bunda, dia tidak akan datang" jawab aidan.
" tapi kenapa?" tanya bunda.
" adik begitu karena ayah " jawab iren.
" apa?" nathan dan bunda sama terkejutnya.
" bunda kita harus berdoa untuk adik" ujar aidan.
" hiks...hikss... bunda tidak mau kehilangan adikmu , bunda menyayanginya aidan hiks..hiks " isak bunda.
aidan lagi-lagi memeluk bundanya. menggantikan sosok ayahnya yang seharusnya menenangkan istrinya. sebagai anak laki-laki ia harus menjaga bunda dan adiknya.
beberapa jam kemudian ricko sudah berhasil melakukan operasi pada isrtrinya , ia lega istrinya berhasil selamat. selama 5 jam ia mengoperasi istrinya bertaruh antara hidup dan mati.
__ADS_1
" bawa pasien keruangan ICU " ucap dr. chan.
lalu ia menatap temannya yang terduduk di lantai.
" percayalah dia akan bangun, dia tau kau yang menanganinya, kau bilang istrimu tidak suka berhutang budi. maka dia akan membayar hutangnya kali ini" ucap dr. chan.
" aku hanya tidak pernah berpikir. jika pasien ku kali ini adalah istriku sendiri" ujar ricko.
" berdirilah, bersihkan tubuhmu dan rawatlah istrimu" ucap dr. chan.
ia pun mengikuti ucapan temannya, ia membuka masker dan sarung tangannya. saat ia didepan ia lihat aidan dan nathan sedang menunggunya.
" kau baik-baik saja?" tanya nathan, ricko hanya menganggukan kepalanya
" bagaimana keadaannya?" tanya aidan.
" masih harus di awasi selama beberapa hari, setelah sadar aku baru bisa memutuskan hal lainnya" jawab ricko dengan lesu.
" katakan apa yang terjadi pada istriku?" tanya ricko.
" aku hanya tau apa yang kulihat saja. tapi yang sepenuhnya tau adalah nita" jawab aidan.
" luka yang aku tangani itu, dia tidak mungkin terpleset itu terkena dorongan atau ada yang sengaja menjatuhkannya" jelas ricko.
" aku akan menagih penjelasan padamu " ujar ricko , aidan hanya menundukkan kepalanya. sedangkan ricko ia pergi membersihkan tubuhnya.
........
keesokan paginya
sedangkan ayahnya, sedari semalam tidak ada kabar entah apa yang terjadi setelah aksi penjatuhan itu.
ricko semalam berada di samping istrinya yang masih tertidur itu. lukanya sangat berat karena ia banyak kehilangan darah.
ia memeriksa tubuh istrinya dengan hati-hati, mengingat kebiasaan pagi istrinya yang selalu bersemangat untuk bekerja dirumah sakit. tapi pagi ini sangat berbeda, ia kehilangan sosok yang membuatnya tersenyum di pagi hari.
begitu juga bundanya yang merasa amat terpukul atas kejadian yang menimpa putri satu-satunya itu, ia tidak pernah melihat putrinya sebegitu tidak berdayanya.
anak yang ceria, selalu tersenyum tapi kali ini tidak bisa melakukan apapun.
ia merasa sangat kehilangan untuk mengurus masa kecil putrinya itu, dipisahkan oleh jarak dan waktu yang begitu lama.
membuatnya sangat merasa bersalah pada putrinya. air matanya tak pernah berhenti menetes setiap kali melihat tubuh lunglai anaknya itu.
" bunda makanlah sesuatu " ujar nathan ia menyodorkan sekotak nasi pada bundanya tetapi lagilagi bundanya hanya menggelengkan kepalanya saja.
" bunda jika bunda tidak makan, maka bunda akan sakit lalu siapa yang akan mengurus kami?" tanya nathan lagi.
" bunda tidak lapar, bunda hanya ingin putriku sadar" jawab bunda dengan lesu.
melihat itu, ricko tidak tega iapun menghampiri ibu mertuanya itu.
" bunda. jika istriku ada disini dan melihat bunda tidak makan. maka dia akan sedih, dia akan merasa jika dirinya yang membuat bunda sakit. makanlah sedikit saja " bujuk ricko pada bundanya.
__ADS_1
" bunda hanya akan makan jika seseorang mau menjelaskan semuanya" ujar bunda.
" bunda, adik melarangku untuk mengatakan semuanya. tapi aku akan menceritakan ini untuk semuanya" ucap iren.
" apa maksudnya ?" tanya bunda.
" bunda... ayah telah lama berselingkuh dari bunda" ucap iren.
" apa?" gumam nathan.
" ayah" gumam ricko.
bunda meneteskan air matanya begitu saja, mendengar penjelasan dari menantunya itu. tentu sakit hatinya mendengar semua kebenaran tentang suaminya.
" saat adik membawa dua wanita kerumah kita, itulah orangnya. wanita itu bernama karina dan anak perempuan itu adalah anak mereka bernama celine berusia 25 tahun" jelas iren.
" aku melihat ayah sedang dipeluk anak itu, aku berbicara pada adik. tapi sebelum itu dia tidak mau berbicara , maka aku mengatakanya jika aku melihat ayah. akhirnya dia mengatakan semuanya"
" ayah membuatnya pergi karena adik mengetahui perselingkuhan ayah. dia tidak ingin bunda tau dan merasa sedih, jadi dia menyetujui perjanjian bersama ayah. sebagai imbalannya ayah tidak akan mengkhianati bunda lagi dan meningalkan wanita itu dengan syarat dia harus pergi meninggalkan bunda dan semuanya" sambung iren.
" putriku hiks...hiks" isak bunda yang begitu sedih mendengarnya.
" jadi dia pergi karena demi menukar kebahagiaan bundanya dengan dirinya" ucap ricko dalam hati.
" aku sudah menduga dari dulu, ada sesuatu yang terjadi itulah aku berpikir ayah sangat tidak masuk akal" ucap aidan.
" aku tidak mengerti kenapa ayah melakukan ini" tanya nathan.
" nita ingin menyembunyikan ini dari bunda, membuat ayah sadar betapa besarnya cinta bunda untuk ayah. dia berusaha banyak hal tetapi semalam , ia melihat ayah bersama perempuan itu dikamar bunda. ayah mengatakan begitu banyak hal pada adik. ayah bilang kehadiran adik hanya sebuah kesalahan, dia tidak pernah menganggap nya sebagai putri hanya karena bunda menyayangi adik itulah ayah menerimanya." jelas iren lagi.
" aku tidak habis pikir ayah melakukan ini" ucap nathan.
" adik mengatakan dia tidak peduli jika ayah tidak menganggap nya seorang anak. dia hanya ingin ayah mencintai bunda, maka dia akan pergi. lalu saat nita akan pulang celine menghentikannya entah apa yang ia bicarakan pada adik. lalu aku keluar dan lihat adik sudah terjatuh dengan darah yang begitu banyak dikepalanya " sambung iren.
" aku yakin pasti wanita bernama celine itu yang mendorong istriku" tegas ricko.
" maafkan bunda hiks... bunda telah membuat kalian bersedih " isak bunda.
" adikkulah yang paling menderita" ucap nathan.
.......
3 hari telah berlalu pasca kehadian itu, hingga saat ini nita masih juga belum sadar. semua orang menunggunya dengan setia di sampingnya, setiap mereka bergantian menjaga nita.
ricko yang seorang dokter pun tidak bisa selalu di samping istrinya, tugasnya menjadi seorang dokter bukan hanya untuk istrinya tetapi untuk semua orang. ia hanya bisa menemui istrinya di pagi hari sebelum memulai pekerjaan dan juga malam hari.
siang ini ia memiliki waktu senggang, ia bisa merawat istrinya dan memandangi wajah istrinya yang polos itu. mengenggam tangan mungil istrinya yang putih itu. menciumnya berkali-kali.
" sayang aku merindukanmu" gumamnya.
" hari ini aku hanya makan roti saja, aku pikir kau akan bangun dan membuatkanku sarapan yang sehat dan juga enak" ucapnya lagi tanganya mengelus rambut istrinya itu.
" bukan hanya aku yang menunggu, tetapi juga bunda dan kakak. kau tau sayang , bunda sudah tau semuanya. kau tidak perlu memendam nya sendirian karena kami akan terus bersamamu" sambungnya lagi.
__ADS_1
" tolong cepatlah bangun" air mata ricko menetes tepat di kelopak mata nita saat ia kencium kening istrinya itu.
tangan nita sedikit demi sedikit bergerak , atas kuasa apa dia akhirnya merespona tindakann seseorang. apakah itu bukti jika cinta sejati akan selalu saling membutuhkan baik dalam pertarungan hidup maupun mati.