Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
aku ingin dirimu


__ADS_3

polisi? ada apa polisi tibatiba datang kerumah itu, bukankah aidan belum melaporkan celine. lalu mengapa tidak ada yang tahu, polisi itu masuk begitu saja membuat seluruh anggota keluarga terlihat bingung.


" ada apa?" tanya ricko.


" kami polisi, kami harus membawa saudari nita bersama kami" ujar sambil menyodorkan tanda pengenalnya.


" tapi apa masalah nya ?" tanya ricko lagi.


" beliau harus ditangkap karena tuduhan atas perbuatan tidak menyenangkan dan juga menguntit kehidupan pribadi orang lain" jelas polisi itu.


" menguntit?" gumam nita.


" siapa yang melaporkan kalian? " tanya nathan.


" atas nama celine nugraha" jawab polisi itu.


" apa?" gumam nita


" tidak ada yang akan pergi dari sini, anakku tidak bersalah justru wanita itulah yang hampir membunuh anakku" ucap bunda.


" maaf aku hanya menjalankan tugasku , kami harap kalian dapat bekerja sama dengan kami" ujar polisi itu.


" sayang tenanglah kau tidak akan pergi" bunda memegang tangan nita dengan kuat , tapi nita hanya diam saja. apa yang harus dia lakukan sekarang , apa hidupnya berakhir disini.


" tidak pak kami akan menghubungi celine dan menjelaskan semuanya" ujar aidan.


" kau tidak bisa membawa istriku karena dia belum sembuh secara total " tegas ricko.


" bawa dia" ujar polisi itu pada temannya.


" kau tidak boleh membawa putriku. tidak... tidak boleh dia belum sembuh " ujar bunda yang berusaha mencegah itu.


" bunda " gumam nita.


" sayang kau tidak bersalah " ujar bunda.


" aku akan pergi, ini tugas mereka " ujar nita.


" sayang " ujar ricko.


" aku akan ikut dengan kalian " ujar nita.


" sayang tapi kau tidak bersalah, kau juga belum sembuh sayang bagaimana mungkin aku..."


" ricko. ini konsekuensi yang harus aku terima, aku harus bertanggung jawab untuk semua" jelas nita.


" tidak nak jangan berkata seperti itu" ujar bunda lagi.


" aku akan pulang percayalah " ujar nita dengan meyakinkan.


" ayo kita pergi" ucap polisi.


akhirnya nita pun ikut pergi tanpa diborgol karena dengan suka rela ia pergi. bunda menangis sejadi-jadinya, sedangkan yang lainnya tidak tahu harus berbuat apa.


nita merasa terluka saat melihat anggota keluarganya mengkhawatirkannya , ia menoleh kebelakang melihat bundanya yang menangis juga ricko yang menatapnya dengan sedih.


" aku selalu membuat kalian dalam masalah" pikirnya.


" bagaimana apa kau sudah melaporkanny?" tanya karina.


" iya bu aku sudah menjebloskannya kedalam penjara dan kali ini kita tidak ada halangan apapun " jawab celine sambil menikmati camilan di sampingnya.

__ADS_1


" angin segar dan semua yang kita dapatkan ini itu berkat kesabaran ku menjadi madunya , aku akan menghancurkan anak itu " ucap karina lalu tersenyum .


" akhirnya dunia berpihak pada celine nugraha" ujar celine.


" sekarang ayo kita berkemas dan pindah kerumah kita " sambung celine.


" baik tuan putri " jawab karina lalu mereka pun tertawa bersama.


didalam kamarnya ricko berdiri di dekat jendela , ia harus berpikir bagaimana caranya mengeluarkan istrinya itu. ia tau istrinya tidak bersalah itu hanya tuduhan palsu agar istrinya menderita didalam penjara.


" ayah. aku harus menemui nya " pikirnya iapun mengambil kunci mobil di ranjang itu lalu turun kebawah dengan cepat.


" ricko aku sudah menghubungi pengacara keluarga sekarang" ucap nathan.


" keluarkan anakku dari tempat itu , aku mohon ricko" ucap bunda yang masih menangis itu .


" aku berjanji akan mengeluarkannya " tegas ricko.


" kau mau kemana?" tanya aidan.


" bertemu ayah dan juga wanita itu" ujar ricko.


" aku ikut " ujat nathan dan aidan bersamaan.


" harus ada seseorang yang menjaga bunda dan kak iren disini , kak aku akan pergi dengan kak aidan saja , aku takut nanti ada sesuatu yang terjadi" ungkap ricko.


" kau benar aku akan disini , pergilah " balas nathan.


" bunda tenang ya" ujar iren.


" adik pasti bebas " sambungnya lagi ia masih memeluk mertuanya itu.


" kau tau dimana ayah?" tanya aidan.


" kita kerumah " ujar ricko.


" ricko apa lebih kita temui nita dulu, aku takut karena kondisinya masih belum sehat" pungkas aidan.


" kakak benar " balasnya .


ricko pun memutarkan mobilnya lalu ia pergi menuju ke kantor polisi.


.....


di kantor polisi nita sedang duduk di hadapan seorang pengintrogasi. ia sudah ditanyai berbagai macam pertanyaan sesuai kejadiannya.


" apa kasus ini begitu berat?" tanya nita.


" dalam hal ini tentu saja jika dimusyawarahkan dalam kekeluargaan pasti akan selesai. sebenarnya ini adalah permasalahan keluarga tetapi wanita itu melaporkanmu dan kami harus menjalani tugas kami. untuk sekarang kau harus masuk kedalam " jelas petugas itu.


nita pun diam seribu bahasa , tidak mungkin celine akan mengeluarkannya begitu saja. ia bisa melihat watak celine yang pendendam dan keras kepala. bagaimana dengan ricko dan yang lainnya pikirnya.


polisi itu membawa nita kedalam sel dan memasukkannya disana. nita hanya berdiri tanpa tau apa yang harus dia lakukan.


" dimana istriku?" tanya ricko yang baru datang itu, polisi itu pun menunjuk ke arah sel dimana nita di masukkan. ricko segera berlari menghampiri istrinya.


" sayang" ujar ricko dengan pelan.


nita yang berdiri di ujung tembok itu pun langsung tersadar dari lamunananya" ricko" gumamnya.


ricko memalingkan wajahnya sekilas , ia sangat sedih melihat istrinya seperti ini. jika dia wanita mungkin dia akan menangis tetapi dia harus kuat ia menahan semuanya.

__ADS_1


" kau kemari" ujar nita.


" aku baik-baik tidak perlu khawatir" sambung nita lagi.


" bagaimana aku tidak khawatir? aku tidak suka melihatmu disini aku ingin kau pulang bersamaku" ujar ricko.


" maaf " nita menundukkan kepalanya sedangkan kedua tangannya ia memegang sel itu , ricko segera memegang kedua tangan istrinya dibalik sel itu.


" aku selalu membuat mu khawatir" gumam nita lagi.


" karena diriku kau selalu menderita" sambung nita lagi.


" kau tidak pernah membuatku khawatir atau pun menderita. aku tidak peduli semuanya yang aku tau aku ingin kau selalu bahagia " jawab ricko.


" dek kau baikbaik saja?" tanya aidan dengan khawatir.


" kakak? kakak sendirian?" tanya nita.


" kami pergi bersama aku sedang menghubungi pengacara agar segera tiba kesini " jawab aidan.


" sayang apa yang polisi itu katakan?" tanya ricko.


" aku menjelaskan semuanya. dia bilang seharusnya ini bisa diselesaikan baik-baik secara kekeluargaan tetapi sebelum celine mencabut gugatan ini maka aku tidak bisa bebas " jelas nita.


" wanita itu" ucap ricko dengan emosi yang tertahan.


" kau tenang saja kami akan menemui wanita itu " tegas aidan.


" waktu kunjungan sudah habis" ujar petugas polisi itu.


" sebentar lagi " ucap ricko.


" maaf tapi tidak bisa" tolak polisi itu.


" tapi ..."


" ricko... aku baikbaik saja disini, pulanglah ini sudah malam juga kakak bilang pada bunda jangan sedih , jika bunda menangis aku tidak akan pulang" ucap nita.


" kau masih saja bercanda" ucap aidan.


nita tersenyum kecil tapi dibalik itu ia sangat takut entah apa yang akan terjadi nanti.


" pulanglah" ucapnya.


....


malam harinya nita tidak bisa tidur tidak ada kasur ataupun kerpet kecil untuk tidur hanya lantai yang dingin. ia ingin tidur karena kelapanya terasa sangat sakit. ia belum pulih sepenuh juga , obat yang harus dia minum juga tidak dibawa mungkin ricko lupa membawanya.


iapun duduk dilantai dan bersedekap memeluk kakinya, lantai ini membuat tubuhnya dingin kepalanya juga pusing.


makanan yang diberikan itu hanya ada nasi dan juga tumis kacang panjang namun ia memiliki alergi terhadap lauk itu.


disisi lain ricko tidak pulang kerumah hari ini , ia berada di rumah sakit karena harus melakukan operasi darurat. 3 jam ia mengoperasi pasien hingga ia sangat lelah dan terduduk di lantai.


matanya menatap kedepan dan pikiranya terus kearah istrinya.


" bagaimana keadaanmu sayang , aku merindukanmu" gumannya ia menutup matanya lalu air matanya menetes.


" aku mengkhawatirkanmu kau belum sembuh " gumamnya lagi , iapun membuka ponselnya dan membuka galerinya ia melihat istrinya yang tersenyum disana. ia menyimpan foto itu diam diam saat istrinya sedang tersenyum dan ia memfotonya.


" aku ingin dirimu" ia pun menangis tanpa mengeluarkan suara sedikit pun.

__ADS_1


__ADS_2