Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
the power of istri


__ADS_3

" telpon fian saja diakan sahabat nathan dan aidan" ujar bunda.


" oh iya bunda benar" kata iren yang langsung menelpon alfian disana.


***


di club malam itu sewaan para alumni sekolah temannya nathan dan aidan itu nampak meriah, ada berbagai jenis minuman dan musik yang keras mengiringi mereka.


lalu? apa yang terjadi bukannya mereka akan pulang?


Flashback on


" ayo pulang " ajak nathan.


" wah dia tambah cantik ayo ayo kita lihat" segerombolan prian berlarian menuju kepintu.


nahtan dan aidan bingung ada apa memangnya , dia berusaha menjinjit untuk melihat itu , namun masih tidak dapat dilihat karena banyak nya para pria yang berkerumun disana.


" dito ada apa?" tanya aidan.


" selena sudah datang" jawab dito.


tak..tak ...tak


suara sepatu yang bergema dilantai itu, sepatu berwarna merah kaki jenjang yang mulus dan pakaian yang sangat mini itu , perempuan itu berjalan kearah nathan dan aidan sambil tersenyum manis.


nathan dan aidan tidak berhenti berkedip melihat selena yang datang kearahnya.


"*cantik sekali" ucap nathan tanpa sadar itu.


" apa kabar?" tanya selena pada nathan.


tetapi nathan masih melongo karena celine, begitu juga aidan. aidan tersadar dia seperti terhipnotis oleh kecantikan selena. dia menyenggol lengan nathan .


" eh iya apa?" kata nathan .


selena ersenyum manis " apa kabar kalian ? masih ingat aku?" tanya selena.


" suara nya masih sama seperti dulu astaga kenapa wanita ini sangat cantik" gumam aidan.


" iya kami baik " jawab nathan.


" kalian tidak bertengkar lagi kan ?" tanya selena .


" tentu tidak aa itu nathan sudah menikah bahkan punya anak" jelas aidan.


nathan menginjak kaki aidan membuat aidan meringis.


" kau kakiku sakit" desis aidan.


" pasti istrimu cantik lebih dariku , selamat ya. dan jangan bertengkar ayo kita nikmati acara reuni ini" ajak selena*.


flashback off


***


bunda dan ricko sedang berada di ruang tamu , karena tadi iren ingin melakukan sesuatu untuk suaminya itu. dia pun mendatangi nita untuk meminta bantuannya.


suara langkah kaki yang bergemuruh dilantai atas itu sudah terdengar , dua insan wanita itu sungguh berubah. ricko melongo melihatnya begitu juga bunda.


pakaian modern yang melekat ditubuh kedua wanita itu dan riasan yang sedikit mencolok di area bibir membuat dua wanita itu terlihat sangat sexy.


" saatnya menjadi singa betina untuk seorang suami" ucap iren.


" kita lihat saja apa mereka berdua akan berkutik" saut nita.


" sayang apa harus begini?" tanya ricko yang memperhatikan pakaian nita.


" apa itu tidak terlalu pendek?" tanya bunda.


" iya ganti saja aku tidak suka " timpal ricko.


" aku juga tidak nyaman tapi kan ini mau ke club sekali ini saja setelahnya aku tidak akan pakai lagi" kata nita.

__ADS_1


" iya ricko jangan marah ya , sebentar saja aku pinjam adik. ini untuk membasmi pria pria hidung belang" tekan iren pada pria hidung belang.


" aku antar" tegas ricko.


" hmm tidak masalah" kata iren.


***


didalam mobil itu ricko sering sekali merubah arah pandangannya ke samping istrinya, dia harus akui kalau istrinya sangat berani melakukan ini, namun tidak dia pungkiri istrinya berubah menjadi wanita yang cantik dan sexy, iren pun sadar kalau ricko sering memperhatikan nita dia menahan tawanya.


" kenapa ricko kau terpana ya ?" tanya iren.


" eh itu tidak kak, aku tidak suka, tapi kali ini saja aku bolehkan" jawab iren.


nita dan iren menahan tawanya melihat kecemburuan ricko itu.


....


nathan dan aidan tertawa bersama selena dan temannya mungkin mereka membicarakan kenangan sewaktu sekolah dulu juga hal hal yang membuat mereka tertawa .


" aku tuangkan untukmu" kata selena pada nathan.


" oh terima kasih" ucap nathan.


" hey lihat mereka berdua siapa bukannya dulu tidak ada dua wanita itu?" tunjuk dito.


semua orang melihat kedatangan dua insan wanita yang sedang berjalan ke arah mereka bak seorang model yang sedang meragakan busana.


" siapa mereka?" pikir aidan.


karena iren dan nita memakai kacamata hitam , jadi mereka tidak mengenalnya.iren dan nita mengusir selena yang duduk di sebelah nathan dan tersenyum padanya.


" permisi tolong geser" kata iren.


sedangkan nita duduk disebelah aidan.


" halo ! apa kau melupakanku sayang?" tanya nita.


" eh aku seperti kenal suara ini" pikir aidan.


matakeduanya membalalak seakan akan mau keluar daru tempatnya melihat istri dan adiknya berada disana.


" sayang bagaimana kau bisa masuk"? tanya nathan debgan suara yang gemetar.


" tentu saja bisa sayang, kan aku istrimu ck ck ck kau senang sekali ya disini karena ada si penerang " kata iren.


" oh sayang aku kesepian dirumah kau tega sekali tidak mengajakku" kata nita pada aidan.


" wah kalian sepertinya sedang dalam masalah hahahha" semua teman-temannya menertawakan mereka.


" ya masalah nya , suamiku dan adik iparku akan ikut pulang dengan ku untuk bersenang-senang ya kan sayangg?" iren melambatkan suaranya dan mempermainkan kata-katanya.


" eh sayang anak kita siapa yang ngurus?" tanya nathan.


" tenang sayang aku sudah mengurusnya apa kau mau mencari kan anak kita ibu yang baru hmm?"


" ayo kita pulang kak , ini juga sudah malam . teman -teman kami pulang dulu ya nikmati acara kalian" kata aidan.


****


diluar club ricko sedang menunggu kedatangan kakak beradik itu , dirinya sudah melihat nathan yang dijewer oleh iren. sedangkan nita dijewer oleh aidan.


" aduh kakak lepaskan ini sakit , aku hanya disuruh kakak" rintih nita.


" kau ini kecil-kecil masuk ke club pakaian begitu " kata aidan.


" duh sakit kak telingaku bisa lepasss" teriak nita.


" eh kakak kenapa istriku dijewer seperti itu " kata ricko


" aduh kakak lepas ini sakit" rengek nita.


" heh alasan aku tidak kuat tau " sungut aidan.

__ADS_1


" sayang lepas dong ini sakit malu tau diliat orang" rintih aidan.


" siapa suruh yang bohong ha? kalian berdua hati-hati karena setelah ini bunda yang akan menghukum kalian" kata iren.


" ish sudahlah kak iren aku pulang dulu aku sudah mengantuk sekali , kakak beri saja pelajaran pada keduanya. aku tau akal ini punya kak aidan tapi yang menyuruhnya mencari ide itu kak nathan " kata nita.


" nitaaa " teriak nathan dan aidan bersama.


" ups sorry kelepasan kak , ayo ricko kita pulang" nita menggandeng tangan ricko lalu menjulurkan lidahnya.


muka nathan dan aidan bersunggut-sunggut saat melihat nita memaki dirinya.


...


keesokan paginya


karena ini hari minggu nita tidak ke rumah sakit , tanpa membangunkan ricko dia pergi membeli mie instan di indomaret depan perumahan. karena tidak terlalu jauh dia hanya berjalan kaki saja sambil berjalan pagi.


didalam indomaret dia memilih mie instan hingga ranjang itu penuh, saat akan kekasir dia berpapasan dengan edward yang sedang bertransaksi itu.


" dokter nita" kata edward.


" hmm siapa?" tanya nita yang lupa itu.


" mungkin dokter lupa aku yang pernah berkonsultasi waktu itu , apa yang sedang dokter lakukan disini?" tanya edward yang berbasa-basi itu.


" oh iya aku ingat , aku sedang membeli mie " jawab nita.


" tolong hitung semuanya dan bayar pakai kartu ini" edward menjulurkan kartu atm nya.


" eh tidak perlu pak, terima kasih aku bawa uang kok tidak perlu repot repot" tolak nita.


" tidak repot " kata edward


" kalau begitu terima kasih" ucap nita.


" apa dokter ada waktu ? ada sesuatu yang ingin aku bicarakan?" tanya edward.


***


mereka berdua ada di cafe kecil di dekat perumahan itu, mereka duduk berhadapan dan nita sedang menyedot ice americanonya.


" perkenalkan namaku edward pratama, aku teman bundamu hani priyanto" ujar edward


" benarkah?" tanya nita.


" hmm aku memang baru kembali dari amerika setelah 23 tahun" jawab edward.


" waktu aku main kerumah kau belum ada , mungkin masih didalam kandungan" sambung edward.


" oh begitu , kalau begitu perkenalakan namaku keyla anitta nugraha aku putri bungsu dari bunda hani" ujar nita.


" iya aku sudah tau kemarin aku bertemu dengan hani dia bilang kalau dia punya seorang putri yang cantik. ternyata itu benar bahkan sangat cantik" ujar edward.


" anda terlalu memuji pak " kata nita.


" tidak itu benar , oh iya bagaimana kabar ayahmu adi?" tanya edward.


" ha? ayah?" gumam nita.


" iya " edward menganggukkan kepalanya.


" hmm itu ayah sedang sibuk di kantornya jadi kami belum bertemu" jawab nita.


" oh begitu, apa kau sudah menikah?" tanya edward.


" iya sudah " jawab nita.


" apa aku boleh main kerumah bundamu nanti?'" tanya edward.


" tentu saja boleh aku akan menyuruh bunda untuk mengundang anda pak"


" jangan panggil pak panggil saja paman" kata edward

__ADS_1


" iya paman"


__ADS_2