
keesokan harinya
ricko yang sudah terbiasa bangun pagi itu sudah rapi dengan setelan kemeja ditubuhnya itu sangat tampan, sambil mengancing kemeja lengannya. ia memperhatikan wajah istrinya yang masih tidur itu. apalagi , nita selalu bangun pukul 7 lebih jika tidak ada hal yang penting.
ricko tersenyum lalu ia lihat wajah istrinya yang terus bergerak akibat cahaya dari luar iapun berinsiatif menutupinya dengan tubuhnya hingga membuat nittha tampak nyaman.
" bahkan saat tidurpun kau terlihat cantik" ucapnya.
hampir lima menit ia berdiri memandangan wajah istrinya itu , kemudian nita terbangun menatap orang yang menghalangi sinar matahari padanya, ia sedikit terpesona melihat suaminya itu.
" aku tau aku tampan juga mempesona,jika kau mau terus memandangiku aku siap hari ini untuk cuti" goda ricko pada istrinya itu.
" dasar pria narsis" ejek nita lalu bangun kemudian merapikan tempat tidur mereka.
" biar aku saja mandilah sekarang bunda sudah memanggil dari tadi" pungkas ricko.
" baiklah aku tidak menyuruhmu kau sendiri yang mau" jawab nita lalu ia masuk kedalam kamar mandi.
sedangkan ricko hanya tersenyum memandangi istrinya yang berjalan menuju kekamar mandi itu.
setelah selesai mandi nita keluar masih menggunakan mantel nya, sepertinya ia tidak tahu jika ricko masih berada di kamarnya ia hanya langsung ke lemari tanpa menghiraukan ricko. sedangkan ricko hanya menelan ludah karena melihat istrinya seperti itu.
" hanya seperti itu saja , tapi dia membuatku seperti ini" ucapnya pelan.
saat dimeja makan semua makanan sudah dihidangankan juga semua orang sudah duduk di kursi masing-masing.
" ricko apa ayahmu akan pindah ke perusahaan amerika?" tanya ayah pada ricko.
" sepertinya begitu ayah, lebih baik ayah ku mengurus perusahaan yang ada di amerika saja karena tidak terlalu berat" jawab ricko.
" hmm begitu, berarti kau yang akan mengurus di sini, lalu bagaimana dengan rumah sakit? apa kau masih mengambil 2 pekerjaan ?" tanya ayah lagi.
" iya ayah aku tetap mengambil peran ku sebagai dokter, sekaligus mengawasi perusahaan saja" jawab ricko.
" ternyata dia seorang dokter juga" pikir nita sambil mengoles rotinya dengan selai.
" kau hebat ricko, bisa mengambil 2 peran sekaligus " ucap nathan.
" kau lihat dek kau beruntung memiliki seorang suami seperti dia" sambung nathan pada nita.
" berarti kakak ipar tidak beruntung karena mempunyai suami seperti kakak" ejek nitha pada nathan
kakak ipar dan semua orang hanya tersenyum mendengar perdebatan kakak dan adik itu.
" buktinya kakak iparmu masih ada disini bersama kakak, jika tidak mungkin ia sudah menceraikan kakak" telak nathan lagi.
" oh kakak ipar , bagaimana jika aku temani kakak ke pengadilan agama. aku akan membuat kakak memiliki setengah harta kekayaan kakakku itu" telak nitta lagi yang tidak mau kalah itu.
" apa itu bisa?" jawab kakak ipar nita.
__ADS_1
" sayang apa kau mau meninggalkan aku yang tampan , gagah dan perkasa ini?" ujar nathan yang membuat raih memelasnya.
" tampan? gagah dan perkasa? apa kakak bisa membuktikannya?" tanya nita lagi.
" tentu bi...''
" sayang sudahlah apa kalian tidak malu dengan suami juga istri kalian ?" tanya bunda.
nita memeletkan lidah nya pada nathan juga nathan memberikan tatapan tajam pada adiknya itu.
" sayang aku pergi dulu ya, aku akan terlambat jika tidak pergi sekarang" ricko membersihkan mulutnya dengan tisu lalu mencium puncak kepala istrinya hingga membuat nittha mematung karena perlakuan ricko didepan semua orang.
" kau?" umpat nita.
" sayang kenapa teriak pada suami mu seperti itu?" tanya bunda.
"seharusnya kau memberikan ucapan juga ciuman pada suamimu"sambung bunda.
" dengar sayang bunda menyuruhmu melakukan itu padaku" goda ricko.
" aku mau kekamar" ujar nita lalu pergi meninggalkan ricko dan semua orang disana.
ricko dan bunda hanya tersenyum melihatnya.
didalam kamar itu nita terus diam berdiri di hadapan kaca jendelanya itu .
" bagaimana ini? apa pihak tempat ku magang disana mengizinkanku memundurkan waktu?"
" ah benar, aku pergi dulu lalu baru memberitahu ricko dan juga semua orang?" pikirnya
ia pun membuka ponselnya untuk memesan tiket pesawat ke china .
" aku harus mengambil resiko ini dengan pertimbangan yang matang" ucapnya.
" maaf bunda, kali ini aku akan mengurus diriku sendiri" ucapnya.
ia pun bersiap-siap untuk bandara tapi ia tidak membawa baju karena disana ia masih banyak pakaian yang belum ia bawa semua. lalu tak lupa ia menuliskan sebuah surat lalu bergegas pergi.
tampak rumah yang sepi semua orang berangkat bekerja kecuali bunda yang mungkin sedang mengurus kebunnya di belakang rumah.
dengan cepat ia menggunakan taksi kebandara.
" sayang" teriak bunda di dalam rumah itu.
" sayang bisa kau turun sebentar?" panggil bunda.
tapi setelah beberapa kali memanggil putrinya itu ia tidak mendapati jawaban.
" kemana dia " pikir bunda lalu naik kelantai atas.
__ADS_1
saat didalam kamar ternyata tidak ada satu orang pun lalu bunda mengecek kamar mandi juga walk in closet tapi tetap ia tidak menemukan putrinya.
hingga ia kembali ke arah ranjang dan ia lihat kertas kecil berwarna kuning ada di meja kecil lalu ia ambil itu.
" maafkan aku bunda aku harus pergi beberapa hari ke china aku akan kembali nanti" tulis pesan itu.
" astaga , anak ini. bagaimana jika ayahnya tau" cemasnya.
dengan cepat ia memfoto surat itu lalu mencari kontak ricko dan mengirimkan pesan gambar pada menantunya itu.
drrrt....drrrt....drrrt
ternyata ricko menelpon dan bunda langsung mengangkatnya.
📱 halo bunda apa istriku tidak memberitahu hal lainnya? " tanya ricko dengan cemas.
" tidak nak dia hanya menuliskan pesan ini bagaimana sekarang" jawab bunya.
📱"jangan khawatir bunda sekarang juga ricko akan menyusulnya" ucap ricko.
" baik nak , tapi tolong jika ayah nittha bertanya "
*📱"aku tahu bunda, jangan cemas aku tutup sekrang " titah ricko.
tut...tut..tut*
panggilan terputus begitu saja .
dengan cepat ricko menuju bandara menggunakan mobilnya, ia melaju dengan sangat kencang lalu menelpon seseorang.
" zaki cepat pesankan tiket pesawat ke china sekarang juga" ujar nya dan langsung mematikan ponselnya.
hingga beberapa saat kemudian ia sudah sampai di bandara ia terus menyusuri bandara mencari sosok istrinya itu.
tapi tidak ada dia terus berlari hingga hampir saatnya semua orang masuk ke pesawat dengan cepat ia masuk kepesawat mencari sosok istrinya dan ternyata ia lihat istrinya duduk disebelah pria sedang menatap keluar jendela.
ricko menahan kemarahannya dan segera menghampiri istrinya.
" saya suaminya bisakah kita bertukar duduk? aku duduk di kursi paling depan" tanya ricko.
nita yang kenal dengan suara itu langsung menoleh dan betapa terkejutnya ia melihat sosok suaminya sedang berdiri dihadapannya menatapanya dengan tajam.
" kkk....kau? ucap nita dengan terbata-bata.
" kenapa? apa lebih suka duduk bersama pria tadi? tanya ricko penuh selidik .
" tidak. tapi bagaimana bisa kau datang kesini" tanyanya dengan bingung.
" bagaimana mungkin tidak bisa , istriku ini berbeda dari wanita lainnya jadi aku pun harus waspada dan menyiapkan segala hal " sindir ricko.
__ADS_1
" kau berhutang penjelasan padaku" tegas ricko lalu menatap kearah depan.
nita yang melihatnya ada rasa sedikit takut ia tahu ricko sedang menahan amarahnya. mungkin saja setelah sampai ia akan ditatap oleh ricko seperti malaikat penyabut nyawa pikirnya membayangkan itu saja membuatnya bergidik ngeri