Taruhlah Hatimu Di Hatiku

Taruhlah Hatimu Di Hatiku
aku akan mencari tahu


__ADS_3

"sayang nanti aku jemput jam 5 ya " ujar ricko didalam mobil.


" iya " jawab nita.


" aku akan turun" sambungnya lagi.


" tunggu" ricko segera menarik tangan istrinya lalu mencium kening istrinya.


" selamat bekerja sayang" ucap ricko.


" kau juga" jawab nita.


ia pun segera keluar dari mobil dan masuk kedalam rumah sakit.


sedangkan ricko ia melanjutkan perjalanannya ke kantor nya karena ada urusan penting ia datang ke kantor.


ditengah-tengah perjalanan ia lihat ayah mertuanya sedang berjalan bersama seorang wanita yang tak ia kenal, mereka berjalan menuju sebuah restoran.


" ayah? siapa wanita itu ?" gumamnya.


drrttt....drrttt


handphone nya berdering ia langsung mengangkatnya saja.


" halo ricko apa dimobilmu ada kotak kecil berwarna kuning ?" tanya istrinya.


" eh iya sayang ada kenapa memang?" tanya ricko.


" tolong simpan ya nanti pulang aku akan membawanya terima kasih"


tut...tutt


" hmm kebiasaan dia selalu saja mematikan ponsel nya" gumam ricko.


ia pun melirik kotak kecil berwarna kuning itu.


" apa isinya?" pikirnya.


hingga tak terasa ia telah sampai diperusahaannya ia memarkirkan mobilnya di bassment khusus tempat parkir.


" hei akhirnya kau datang juga" teriak handi yang tak lain sepupunya.


" jangan terlalu norak" ucap ricko ia pun tak lupa sebelum keluar mobil mengambil kotak kecil itu dan membawanya.


" apa itu?" tanya handi yang menunjukkan ke kotak kecil itu.


" punya istriku" jawabnya dengen santai.


" rupanya seorang ricko mau membawa barang seperti ini ya, memang benar seorang wanita akan merubah laki-laki menjadi seorang pesuruh" ujar handi.


" aku tidak keberatan karena dia istriku. aku tidak akan menolak apapun yang dia ucapkan padaku" kata ricko sambil menekan tombol lift .


" dasar bucin " ejek handi.


mereka pun sudah sampai di lantai 25 dimana tempat ricko bekerja ia langsung duduk dan membuka berkas-berkas itu dan segera menanganinya.


ia sangat lelah bekerja seharian ini hingga tak terasa jam menunjukkan pukul 16.30 barulah pekerjaannya selesai dan ia meninggalkan makan siangnya.


sesaat ia melirik kotak kecil itu dan mengambilnya, ia putar-putar kotak itu dan perlahan ia buka.


hanya ada sebuah flashdisk dan sapu tangan yang bertuliskan nama istrinya.


" flashdisk dan sapu tangan? tapi kenapa ia membawa ini?" pikirnya.


" astaga aku lupa ini sudah jam nya" dengan cepat ia menutup kotak itu dan segera membereskan mejanya lalu menjemput istrinya di rumah sakit.

__ADS_1


disisi lain nita sudah menunggu ricko di depan halte rumah sakit, ia sudah menunggu hampir setengah jam semua orang sudah mulai masuk ke dalam kecuali dia yang masih menunggu ricko.


" sebenarnya kemana dia " pikirnya.


" sayang" akhirnya ricko sampai di depan halte masih didalam mobil.


segera ia masuk kedalam mobil.


" maaf ya tadi baru selesai langsung kesini" ujar ricko.


" iya tidak masalah" jawab nita.


mereka pun segera menuju kerumah ditengah perjalanan ricko masih memikirkan ayah mertuanya yang tadi pagi ia lihat bersama seorang wanita.


" oh ya sayang apa ayah berteman dengan banyak orang?" tanya ricko.


" entahlah aku tidak pernah ingin tahu " jawab nita dengan malas ia sangat tidak suka membicarakan tentang ayahnya.


" tadi pagi aku lihat ayah bersama seorang wanita masuk kedalam restoran bersama" jelas ricko.


deg


" apa kau benar melihatnya?" tanya nita dengan pucat wajahnya berubah pucat saat mendengarnya.


" sayang kenapa wajahmu pucat?" tanya ricko kemudian ia tepikan mobilnya dan menaruh telapak tangannya di kening istrinya.


" sayang apa kau sakit" tanya ricko dengan khawatir.


" katakan dimana restorannya?" tanya nita tanpa menjawab pertanyaan ricko.


" di resto golden" jawab ricko.


" siapa wanita itu?" pikir nita.


" sayang jawab dulu apa kau sakit? aku beli obat ya?" tanya ricko.


" hmm baiklah" ricko pun kembali melanjutkan perjalannya.


" ada sesuatu hal yang kau sembunyikan dariku" pikir ricko.


" aku akan mencari tahu apapun itu, kau begitu cemas dan takut hingga tubuhmu terasa dingin dan pucat. rasa takutnya begitu besar"


" apapun itu aku harus mencari tahu" pikirnya .


akhirnya mereka pun sampai tanpa berkata apapun nita segera masuk ke rumah pikirannya sangat kacau balau, hingga rasanya ia ingin cepat tidur dan melupakan segalanya.


ricko benar-benar curiga terhadap istrinya saat mendengar ayahnya bertemu seorang wanita dia langsung terkejut hingga kelakuannya berubah 180 derajat.


" aku harus bertemu dengannya sekrang juga" pikirnya.


ia pun meninggalkan istrinya sendiri dirumah lalu kembali pergi menuju sesuatu tempat.


" apa sudah tiba disana?" tanyanya ditelpon.


" ......"


" baik aku segera smpai" ujar nya lalu ia tutup telponnya.


diapun datang ke cafe coffe lalu mencari meja nomor 11.


" hey ricko disini" teriak seorang laki-laki yang tak lain adalah nathan kakak iparnya.


" apa sudah lama kak?" tanya ricko.


" tidak hanya saja aidan yang sudah dari tadi" jawab nathan.

__ADS_1


" hmm tidak masalah" ujar aidan.


" oh ya kenapa kau ingin bertemu dengan kami berdua?" tanya aidan.


" iya apa ada masalah dengan mu atau adik kami?" tanya nathan.


" sebenarnya aku ingin bertanya kak , ingin mencari tahu hubungan istriku dan ayah. jika aku tanya dengan bunda pasti bunda akan sedih jadi aku ingin bertanya pada kalian berdua saja" jawabnya .


" baiklah tanyakan " ujar nathan.


" jadi begini tadi pagi setelah mengantar istriku kerumah sakit aku melihat ayah sedang bersama seorang wanita di restoran lalu aku bilang padanya setelah itu wajahnya sangat pucat mendengarnya, sebagai seorang dokter tentu saja aku tau jika dia mengalami panic attack dimana dalam dirinya ada rasa takut, cemas dan ...." belum sempat ricko melanjutkan bicara aidan langsung saja memotong ucapannya.


" sebenarnya bukan kau saja yang ingin tau kadang dibalik sikap nita yang seperti itu aku tidak mengerti kenapa ia tidak mau dekat dengan ayahny sendiri " potong aidan .


" dari kelas 4 sd ia berbeda kelakuannya secara drastis, ia tidak pernah banyak berbicara dirumah. akhirnya bunda datang kesekolah nya bunda pikir ada masalah di sekolah tetapi gurunya berkata tidak ada malahan ia anak yang sangat baik dan suka membantu sesama temannya. tapi bunda bingung sampai sekarang kami pun tidak terlalu tahu" jelas nathan.


" apa yang terjadi hingga ia harus disekolahkan diluar negeri?" tanya ricko.


" hmm itu aku pernah bertanya pada ayah dia jawab hanya untuk membentuk karakternya saja. tapi jika dipikir kenapa hal itu perlu karena bunda tidak menyetujuinya" jawab idan.


" walalupun aku suka bertengkar dengannya dan mengejeknya tapi yang sebenarnya aku sangat menyayangi adik perempuan ku itu. aku sangat sedih saat hari dimana ia dibawa pergi, jika saja waktu itu aku sudah besar maka aku akan mencegahanya" sambung aidan dengan wajah yang sedikit sedih


" oh ya saat kami akan pindah dia pernah bilang jika seseorang menyakiti bundanya maka dia akan melakukan sesuatu. apa maksudnya?" tanya ricko lagi.


" aku juga heran, kerena dia tahu jika kami sangat menyayangi bunda maka tidak mungkin kami akan melakukannya" jawab aidan.


" kalau begitu ayah" ketus aidan sambil meminum cappucino itu.


" ayah?" gumam nathan.


" apa kau tidak memperhatikan nya semenjak ia pulang dari perkemahan sikap ayah berbeda pada nita ia lebih suka marah marah dengannya mungkinkah ayah melakukan sesuatu?" jelas aidan


" tidak mungkin" gumam aidan.


" marah ?" tanya ricko.


" hmm karena nita selalu menentang ayah mangkanya ayah selalu marah dan berteriak padanya" jawab aidan.


...............


" apa dia keluar lagi? inikan sudah pukul 8 " gumam nita yang baru saha bangun dari tidurnya.


" terserahlah lebih baik aku tidur lagi" sambungnya.


" sayang" panggil ricko yang baru saja pulang itu lalu menghampiri istrinya yang tertidur pulas itu.


ia mengelus puncak kepala istrinya dan menatapnya, setelahnya ia memutuskan untuk segera mandi karena badannya terasa lengket dan juga gerah.


didalam kamar mandi dibawah guyuran shower itu badan putih dan atletis itu sangat menggoda bagi siapapunn yang melihatnya ia memikirkan permasalahan istrinya yang tidak pernah ia ceritakan.


" yang paling dibenci olehnya ialah membuat bundanya sedih. apa yang ayah lakukan hingga membuat nya seperti ini sekarang" pikirnya.


setelah selesai ia keluar kamar mandi hanya menggunakan handuk saja hingga nemperlihatkan badan atletisnya itu.


kembali ia hampiri istrinya yang masih tertidur duduk disamping ranjang istrinya.


" menjauhlah dariku " gumam nita dibalik tidurnya sepertia ia sedang mengigau.


" sayang" panggil ricko.


" aku akan pergi tolong jangan sakiti bundaku" gumam istrinya lagi.


" hiks....hiks...hikss..." istrinya itu menangis dalam keadaan masih tertidur.


" sayang bangun " ricko menepuk pelan pipi istrinya.

__ADS_1


" berjanjilah ayah" gumam istrinya lagi.


" ayah ? ini sudah jelas sesuatu hal yang berhubungan dengan ayah mertua" pikir nya


__ADS_2