TNI Dingin Suamiku

TNI Dingin Suamiku
Hukuman 2


__ADS_3

”siap sudah” jawab mereka bertiga karena memang peraturan tersebut tertulis dan terpampang di masing-masing lemari anggota


“ambil posisi sikap tobat selama 15 menit untuk malam ini, untuk besok pagi kalian berjaga di masing-masing pos” ucap Aham


“apa kalian mengerti?!” tanya Aham


“siap mengerti” jawab mereka bertiga yang sudah mengambil posisi sikap tobat


Tak lama Aham juga memposisikan dirinya untuk menjalani hukuman sikap tobat seperti teman-temannya


“prada adi tolong hitung waktunya 15 menit dari sekarang” ucap Aham meminta tolong kepada pengganti bima


“siap ndan” jawab prada adi, meski pun sebenarnya dia bingung mengapa sang kapten juga ikut melaksanakan hukuman tersebut namun dia tidak berani menanyakan hal itu


“untuk yang lain, yang tidak melaksanakan hukuman silakan duduk” perintah Aham


“siap ndan” jawab semuanya serentak


Tak terasa waktu 15 menit berjalan begitu cepat, prada adi yang ikut duduk bersama dengan teman-temannya yang lain kemudian beranjak mendekat ke arah Aham dan yang lainnya yang sedang menjalankan hukuman…


“izin komandan, sudah 15 menit ndan” ucap prada adi


“baik” jawab Aham


Aham mengambil posisi siap terlebih dahulu sebelum memberikan instruksi kepada bima dan yang lainnya.


“untuk yang menjalankan hukuman, kembali ke posisi semula” perintah Aham


“siap ndan” jawab mereka bertiga


Setelah Bima, Riko dan Tino mengambil posisi siap, barulah Aham memerintahkan anggota yang lain untuk bergabung…


“untuk semuanya, kembali ke posisi masing-masing” perintah Aham


Mereka semua berbaris menuruti perintah Aham


“baik, kalian sudah menyaksikan pelaksanaan hukuman untuk yang melanggar kedisiplinan. Seperti yang saya bilang tadi, ada dua poin yang akan saya bahas pada pertemuan ini. Yang pertama sudah dilaksanakan oleh teman-teman kalian dan yang kedua mengenai penugasan kita semua ketempatan ini.” ucap Aham

__ADS_1


“prada adi, apakah aula kompi masih dibuka?” tanya Aham kepada adi


“izin menjawab ndan, masih karena setelah ini akan ada latihan bela diri” jawab prada adi


“baik, untuk semuanya kita pindah ke aula kompi saja” ucap Aham kemudian berjalan terlebih dahulu


“siap ndan” jawab semuanya


Banyak yang bertanya-tanya apa yang akan disampaikan oleh sang kapten sampai mereka harus berpindah dari lapangan ke aula kompi


“silakan duduk semuanya” ucap Aham meminta para anggotanya untuk duduk


“siap, terima kasih ndan”


“baik, tujuan saya mengumpulkan kalian disini adalah untuk membahas hal yang akan kita laksanakan mulai hari senin minggu depan” ucap Aham


“sesuai surat yang disampaikan oleh bapak danyon hari ini dan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya, tepat hari minggu depan kita bertugas menggantikan kompi B yang sudah melaksanakan tugas sebelumnya di daerah rawan konflik. Kita akan berangkat ke sana hari sabtu untuk melaksanakan serah terima tugas terlebih dahulu, maka dari itu mulai persiapkan diri kalian semua. Siapkan barang-barang yang wajib dan perlu kalian bawa untuk menjaga diri kalian masing-masing, jangan lupa membawa obat-obat an pribadi karena tidak ada rumah sakit besar disana. Jangan lupa berpamitan kepada orangtua kalian semua karena nantinya kita akan berada di sana kurang lebih tiga bulan lamanya. Apakah ada pertanyaan?” ucap Aham


“izin bertanya ndan” ucap salah satu anggota sembari mengacungkan tangan


“untuk tugas melatih anggota yang baru datang bagaimana ndan, karena kami belum menyelesaikan semua materi?” tanyanya


“kita masih punya waktu satu minggu dari sekarang, dalam satu minggu itu selesaikan semua materi. Waktu satu minggu itu saya kira cukup untuk melatih 1 kompi, karena dari anggota kita juga hampir semua menguasai seluruh materi, bisa dipahami?” jawab Aham


“siap bisa ndan”


“satu lagi, hari senin besok akan ada mahasiswa dari universitas C yang akan melaksanakan LDK disini selama tiga hari. Bapak danyon meminta kita semua untuk meng kondisi kan nya, karena hanya sekitar 100 mahasiswa maka kita hanya perlu mempersiapkan 3 barak yang nantinya masing-masing di isi 20 bed di dalam dan 13-14 bed di luar. Apakah ada yang ditanyakan?” tanya Aham


“izin bertanya ndan”


“ya silakan”


“untuk barak nya sendiri berada di area belakang atau depan ndan?” tanya anggotanya


“karena yang akan melaksanakan ldk hanya mahasiswi maka tempatkan di barak seberang lapangan utama” jawab Aham


“baik ndan”

__ADS_1


“apakah ada pertanyaan?” tanya Aham lagi


“siap belum ada ndan” jawab semuanya bersamaan setelah dirasa tidak ada yang bertanya lagi


“baik kalau begitu giliran saya yang bertanya” jawab Aham


“adakah di antara kalian yang belum memiliki pacar atau pasangan?” tanya Aham membuat semuanya terkejut


“silakan mengangkat tangan” perintah Aham


Aham mulai menghitung beberapa anggota nya yang mengacungkan tangan, namun dia berhenti saat melihat tino mengacungkan tangan


“sertu tino push up 20 kali” ucap Aham kepada tino


“siap ndan”


Tino mengerti alasan Aham memintanya untuk melakukan hukuman push up, sekarang tino menjadi bimbang akan statusnya dikarenakan masih digantung oleh titi sehingga dia ikut mengacungkan tangan


“kalahkan kembali ke tempat” ucap Aham kepada tino


“aduh olahraga malam gini banget” batin tino


“saya tanyakan sekali lagi siapa yang tidak mempunyai pacar atau pasangan, tolong di jawab dengan jujur” perintah Aham


Namun tetap saya orang-orang yang sama yang mengacungkan tangan, akhirnya Aham mencatat data-data anggota tersebut termasuk riko dan bima…


“untuk yang namanya saya catat, kalian yang akan bertugas mengawasi dan memberikan materi di tiga hari tersebut. Sesekali saya akan melihat kerja kalian nantinya, apakah bisa dimengerti?” ucap Aham


“izin bertanya ndan”


“iya silakan”


“mohon maaf sebelumnya ndan, kenapa hanya yang tidak memiliki pasangan yang di data ndan?” tanyanya


“pertanyaan yang bagus, pasti kalian semua bertanya-tanya kenapa setiap ada kegiatan berhubungan dengan mahasiswa yang saya minta untuk mengurus hanya yang masih sendiri atau tidak punya pasangan. Alasannya hanya satu, saya tidak ingin merusak hubungan kalian dengan pasangan yang sudah menemani kalian. Kalau kalian berselingkuh meski pun saya tidak tahu pasti saya kebagian dosanya karena yang menugaskan kalian adalah saya. kalau ada yang bilang ‘saya setia kok ndan’ , kesetiaan kalian memang tidak diragukan tapi kesetiaan itu hanya untuk negara bukan untuk pasangan. Saya akui kesetiaan kalian pada negara bahkan bisa di acungkan 4 jempol tapi apa kalian akan menjamin kesetiaan kepada pasangan kalian jika disuguhkan berbagai macam pilihan wanita di hadapan kalian? Meski pun tidak sampai menyebabkan hubungan kalian putus tapi hal itu membuat hati kalian goyah kan” tutur Aham


“saya bahkan sudah mengetahui siapa saja anggota saya yang bersikap seperti itu, saya juga pernah melihat sendiri tapi bukan kalian. Bahkan ada yang meminta adik letting nya untuk meminta nomor telepon cewek saat olahraga di lapangan seberang, itu hak kalian karena hal itu adalah salah satu upaya mendapatkan jodoh kan. Tapi itu hanya berlaku untuk para jomblo sedangkan yang sudah mempunyai pasangan namun masih bersikap seperti itu, sebenarnya apa yang kalian cari? Eh bukan apa yang kalian cari tapi pasangan seperti apa yang kalian inginkan? Mulai saat ini hargai lah pasangan kalian apa pun kekurangannya, kita disini sebagai pelengkap kekurangannya bukan malah menjadikan dia semakin kekurangan karena sikap kita. Saya percaya kalian masing-masing tahu seberapa besar pengorbanan pasangan kalian, jadi berhentilah bermain-main mulai sekarang. Umur kalian sudah banyak, sudah saatnya memikirkan masa depan kalian. Mengingat saat di perbatasan nanti jarang ada sinyal, maka manfaatkan seminggu ini untuk memberi kabar kepada keluarga juga pasangan kalian.” jelas Aham

__ADS_1


__ADS_2