TNI Dingin Suamiku

TNI Dingin Suamiku
ES BATU


__ADS_3

Mereka semua masuk ke dalam apartemen termasuk cika yang turut serta karena ajakan Cecil...



bisa dibilang seperti itulah detail kebaya yang dikenakan oleh cecil


Mereka semua berfoto-foto terlebih dahulu sebelum makan-makan. setelah selesai berfoto, Aham maupun Cecil lebih memilih mengganti pakaiannya ke pakaian biasa karena merasa tidak nyaman jika dibuat bergerak...


mereka berdua berjalan menuju pintu kamar masing-masing dan masuk. namun saat Aham membuka lemarinya, semua bajunya sudah tidak ada di sana...


tanpa sepengetahuan Aham, orangtuanya sudah memindah semua barangnya ke kamar yang sebelumnya ditempati oleh Cecil...


"Loh baju ku kemana semua?" katanya bingung


akhirnya ia memilih untuk keluar dari kamar dan menuju ke tempat mama nya duduk...


"ma" panggil Aham sedikit pelan karena banyak orang


"kenapa ham? katanya mau ganti baju" tanya sang mama karena melihat Aham yang masih mengenakan jas


"kok baju ku nggak ada sih di kamar?" tanya Aham


"udah mama pindah ke kamar Cecil" ucap mama isma enteng


"loh ma"


"udah nggak usah protes, sana ganti" jawab mama Isma


"mulai hari ini kamu tidur di kamar Cecil" sambungnya


Akhirnya karena tidak ada pilihan lain, Aham pergi menuju kamar cecil. mama Isma yang melihat Aham menuruti kemauannya langsung tersenyum penuh arti...


Setelah sampai di depan kamar Cecil, Aham langsung mengetuk pintu kamar. tak lama ada sahutan dari dalam kamar...


"siapa"


"aku yang" jawab Aham sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal


"masuk aja" ucap Cecil


setelah masuk ke dalam kamar Cecil, Aham kaget karena melihat kamar Cecil yang di dekor dengan bunga-bunga...


"kenapa nggak masuk?" tanya Cecil yang heran melihat Aham berhenti di depan pintu


"eh iya" jawab Aham lalu masuk ke dalam


"baju ku dipindah kesini ya?" tanya Aham berbasa-basi


"oh, iya itu di lemari" jawab Cecil yang sedang melepas aksesoris di kepalanya


Aham berlalu menuju lemari yang ditunjuk oleh Cecil dan segera mengambil baju nya..


"yaudah aku ganti dulu" ucap Aham sedikit gugup lalu masuk ke kamar mandi

__ADS_1


"iya" jawab Cecil singkat


Aham keluar dari kamar mandi, rambutnya tampak basah karena habis mandi. Lalu dia duduk di ranjang yang banyak ditaburi bunga itu...


"kenapa nggak ganti?" tanya Aham kepada Cecil yang tengah sibuk dengan handphone nya


"emm, masih nunggu mama kesini" jawab Cecil


"kenapa mama?" tanya Aham tak mengerti maksud Cecil


"a... aku nggak bisa lepas kaitannya" jawab Cecil gugup


Tak di sangka Aham berjalan ke arahnya, hal itu semakin membuat Cecil gugup ...


"eh kakak mau ngapain?" tanya Cecil


"kakak?" tanya Aham menaikan alisnya


"eng.. enggak, maksudku kamu mau ngapain yang?" tanya Cecil lagi


"mau bantuin kamu" jawab Aham lalu melepas kaitan di kebaya Cecil


namun setelah terlepas, bukannya menjauh dia malah semakin mendekat ke arah Cecil. Membuat Cecil merinding sendiri karena sebelumnya belum pernah sedekat ini...


"minggir yang, aku mau ke kamar mandi" ucap Cecil memohon karena jaraknya dengan aham semakin dekat


namun bukan Aham namanya jika langsung menuruti ucapan Cecil, bahkan hembusan nafas Aham sampai terasa di telinga Cecil saat ini, membuat dirinya semakin gugup


sontak pipi Cecil sudah bersemu merah karena ucapan manja yang keluar dari mulut Aham. Aham yang melihat hal itu dari cermin di depan mereka tersenyum jahil...


"mau apasih kak" tanya Cecil begidik ngeri


"aku mau nginetin kamu, kalau..." jawab Aham tertahan


"kalau apa?" tanya Cecil curiga


"jangan lupa kamu hutang lari 2 putaran ya" bisik Aham di telinga Cecil


kemudian dia memberikan jarak kepada Cecil agar bisa berdiri


"kenapa merah gitu?" tanya Aham sambil tersenyum


"nggak". jawab Cecil singkat kemudian mengambil baju gantinya dan masuk ke kamar mandi


aham hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya sembari tersenyum karena berhasil menjahili Cecil...


Aham memilih untuk kembali bergabung dengan keluarganya setelah selesai membersihkan diri, sedangkan Cecil masih membersihkan diri di kamar mandi...


......................


di dalam kamar mandi Cecil merutuki kebodohannya karena sikap Aham tadi


"bisa bisa nya ini pipi, denger dia ngomong manja sedikit aja udah merah. malu-malu in banget sih" ucapnya sambil memelas

__ADS_1


"mau di taruh mana muka ini kalau nanti keluar kamar mandi ketemu kak Aham lagi" gumamnya


"haduuh bodo amat lah" ucapnya kemudian memuai acara mandinya


setelah selesai mandi dan berpakaian di kamar mandi, Cecil bergegas keluar namun sebelumnya dia mengintip dari balik pintu untuk memastikan keberadaan Aham...


saat dirasa Aham tidak berada di sana, Cecil langsung keluar kamar mandi dengan perasaan lega...


"Bisa-bisanya itu orang ya, bukannya istrinya di tunggu in malah ditinggal nemuin keluarga duluan" gumam Cecil merasa sebal karena Aham tidak menunggunya


"Baru nikah aja nggak ada romantis-romantisnya, huuh tabahkan lah hati hamba mu ini Ya Allah" omelnya lagi


"Punya suami esbatu able banget" sambungnya


"siapa yang kayak es batu?" tiba-tiba suara terdengar dari belakang Cecil


"mati kau Cecil" batin Cecil setelah mendengar suara tersebut


Cecil langsung melihat ke arah cermin di depannya, dan benar saja Aham berdiri di belakangnya membawa sepiring makanan dan gelas minuman...


"Siapa yang kayak es batu yang?" tanya Aham kembali


"Eh.. ini loh, aku nonton drakor suaminya kayak es batu banget" jawab Cecil sembari memperlihatkan layar handphone yang sedang menampilkan drama Korea


"untung aja tadi nonton drakor" batin Cecil


"mereka baru nikah juga?" tanya Aham sembari meletakan makanan dan minuman di meja


"Ha?" tanya Cecil bingung


"kamu tadi bilang katanya baru nikah nggak ada romantis-romantisnya" ucap Aham membuat Cecil kaget


"eh.. i... iyaa, mereka baru aja nikah" jawab Cecil gugup


"kayak kita dong" ucap Aham membuat Cecil panas dingin


"i... iyaa"


Aham yang saat ini duduk di sofa kamar terus-menerus melihat ke arah Cecil yang duduk di kursi riasnya...


"sini" ucap Aham meminta agar cecil duduk di sampingnya


"aku masih make up" jawab Cecil yang memang masih make up saat ini


"oke, kamu lanjut dulu" jawab Aham kemudian memainkan ponselnya


Cecil yang kembali fokus ke alat make up nya sesekali melihat ke arah Aham yang sepertinya asyik dengan handphonenya...


Setelah selesai make up, Cecil berpindah ke samping Aham sesuai kemauan Aham tadi. Namun Aham masih tetap fokus dengan handphonenya, Cecil yang merasa di cuek in berniat untuk keluar kamar dan bergabung dengan keluarganya yang lain namun dengan cepat Aham menahan tangan Cecil...


"Tunggu sebentar" ucap Aham tanpa melihat ke arah Cecil


Akhirnya Cecil memilih untuk duduk kembali di samping Aham dengan perasaan jengkel pastinya

__ADS_1


__ADS_2