TNI Dingin Suamiku

TNI Dingin Suamiku
TUNANGANNYA?


__ADS_3

mereka yang mendengar pengumuman tersebut langsung bersiap pada posisi masing-masing, karena Cecil menjadi perwakilan jadi Titi diberikan tugas untuk membawakan baki...


setelah siap pada posisi masing-masing, mereka mulai gladi kotor tersebut...


disisi lain, Alvin dan kawan-kawan nya masih penasaran dengan hubungan antara sang kapten dengan Cecil. karena pengumuman tadi ucapan Titi jadi terpotong...


"gue masih penasaran, kenapa juga tu pengumuman muncul di saat yang tidak tepat" batinnya


acara gladi kotor berjalan dengan lancar namun ada beberapa petugas yang melakukan kesalahan sehingga harus di latih ulang, Cecil dan Aham tetap berada pada posisi mereka...


"kamu nggak papa kan?" tanya Aham kepada Cecil yang terlihat menunduk karena kepanasan


"nggak kok" jawab Cecil


tiba-tiba Aham melepas topi nya dan memasangkan ke kepala Cecil


"biar nggak kepanasan" ucapnya sambil tersenyum


"makasih" jawab Cecil


Di saat itu pula banyak prajurit lain yang memandang ke arah mereka, tak terkecuali anggota Aham yang sudah mengetahui status Aham dan Cecil...


"Emang enak ya kalau bisa kerja bareng pasangan" ucap anggota Aham


"iya bener, jadi iri sama si Aham" jawab salah satu temannya, anggota Aham jarang memanggil Aham dengan sebutan kapten karena Aham sendiri yang memintanya


"Aham nggak tau sikon emang temennya panas-panas an, eh di malah mesra-mesra an" jawab Bima yang juga berada di barisan tersebut


"lah ini si kakak nya malah ikut nge buli"


"gue kakaknya malah belum ketemu lo sama adek gue, aham dari tadi nempel mulu" jawab Bima


"haha, statusnya udan tinggi Aham bro sekarang. kakak sepupu sama calon suami mah jauh..hahahaha" ucap salah satu temannya


"ya ya ya" jawab Bima sambil tersenyum


tak di sangka ada beberapa orang yang mendengarkan percakapan mereka. orang itu tak lain adalah Alvin dan kedua rekannya...


rekan Alvin menepuk bahu Alvin saat mendengar ucapan tersebut...


"masak iya Cecil tunangannya si kapten sih" gumam Alvin


"bisa jadi emang bener Vin"


"gimana? lo masih mau maju?" tanya rekannya sambil terkekeh

__ADS_1


"semoga aja ada celah, pantang mundur sebelum janur kuning melengkung" jawab Alvin


"nekat sih lo kalau gini" kata temannya yang heran dengan keberanian Alvin


acara demi acara telah selesai, kini tinggal upacara sungguhan yang akan mereka lakukan..


tiba lah saat serah terima tugas yang dilakukan oleh komandan kepada Cecil dan juga Aham sebagai perwakilan dari rekan-rekannya...


mereka berdua di pasangkan pita di tangan kanan sebagai tanda, saat itu pula komandan melihat cincin yang mereka gunakan dan tersenyum...


komandan memberikan pesan kepada mereka berdua namun tidak menggunakan mic..


"selamat atas pertunangan kalian, jaga baik-baik hubungan kalian namun ingat kalian sekarang sedang dalam tugas. utamakan yang lebih utama, atau bisa di bilang utamakan tugas dari pada pasangan kalian. menjadi pasangan seorang prajurit memang tidak mudah, kamu harus sabar menunggu setiap kabar yang akan diberikan olehnya. menjadi prajurit yang sudah mempunyai pasangan juga tidak mudah, kamu harus mengerti keadaan pasanganmu bagaimanapun caranya dan selalu ingat kalau kamu sudah punya pasangan . usahakan di medsos ada foto kalian berdua, sehingga banyak yang tahu kalau kalian ada ikatan. ingat ham, kamu tahu sendiri bagaimana sikap anggota mu saat ada wanita cantik di antara mereka. maka jaga dia" ucap komandan kemudian tersenyum


"siap komandan" jawab aham


di belakang mereka tampak semua orang penasaran dengan pesan yang diberikan oleh komandan kepada Cecil dan Aham


"komandan ngasih pesan apa ya ke mereka?" gumam Alvin


"nggak tahu Vin"


disisi Bima dan teman-temannya


"iya kayaknya sih gitu" jawab Bima


setelah upacara selesai, mereka semua di berikan waktu untuk saling melepas rindu dengan teman-temannya yang sudah lama terpisah...


tiba-tiba Aham memeluk Cecil membuat Cecil dan Titi yang berada di sana kaget..


"aku kangen sama kamu" ucap Aham


"kan baru kemarin nggak ketemu" jawab Cecil


"ya biasanya ketemu kan" ucap Aham


Bima, Tino, dan Riko langsung berjalan ke arah Aham, Cecil dan Titi...


" woi" ucap Bima sambil menepuk pundak Aham, sontak hal tersebut membuat Aham kaget dan melepas pelukannya dengan Cecil


"apaan sih lo Bim?" tanya Aham sebal


"lo itu ya, gue yang kakaknya aja belum peluk Cecil" jawab Bima


"hmm yayayay" jawab aham

__ADS_1


kemudian beralih Bima yang memeluk Cecil


"gimana kabar lo dek?" tanya Bima


"baik kak" jawab Cecil singkat


"eh kak Tino sama kak Riko ikut juga?" tanya Cecil yang baru sadar akan keberadaan Riko dan Tino di belakang Bima


" ya ya dong Cil, kita kan soib nih jadi kemana-mana barengan" jawab Tino


"oh ya pacar mu mana ti, kok nggak kelihatan?" tanya Aham kepada Titi karena se ingat aham kemarin mereka berangkat bersama


"eh ngg... nggak tahu kak. dari kemarin kami nggak ketemu, dia cuma kirim pesan beberapa kali saja" jawab Titi yang memang tidak tahu keberadaan Kevin saat ini


"yaudah yuk cari tempat teduh" ucap Bima


akhirnya mereka duduk di bawah pohon yang rindang


"oh ya dek, ayo nanti malem kita jalan-jalan bareng" ajak Bima kepada Cecil


" lo ikut juga ya ham" sambungnya


Aham dan Cecil saling melirik, sebelumnya mereka berdua sudah janjian untuk pergi bersama hanya berdua saja..


"haduh gimana ya, gue mau istirahat dulu capek" ucap Aham berbohong


"lah nggak asik lo ham, biasanya lo juga langsung keliling kalau sampe sini" ucap Tino


"bener tuh kata Tino" ucap Riko membenarkan


"kali ini beda, gue bener-bener capek. belum lagi tadi nata ulang barak gue yang super duper berantakan, waktu gue gladi aja belum selesai nata nya" jawab Aham berbohong


"oh gitu, lo ikut ya dek sama Titi juga" ajak Bima kepada Cecil dan Titi


"emm anu kak, aku kayaknya nggak ikut deh. biar Titi aja ikutan, dia pingin jalan-jalan dari kemarin" jawab Titi


"loh kok gitu sih cil, gue sendiri dong. lo ikut ya..." ucap Titi kepada Cecil


Cecil hanya bisa melihat ke arah Aham yang juga sedang memandangnya, mereka tidak sadar jika Bima, Tino, Riko, dan Titi sedang memperhatikannya...


"kayaknya ini anak udah janjian duluan deh" batin Bima kemudian memberi isyarat kepada teman-temannya


"yaudah kalau gitu lo sama aham istirahat aja deh nggak papa, kita nanti jalan-jalan sendiri dulu. tapi besok-besok kalian harus ikut" ucap Bima yang mengerti


"oke, makasih ya bro" ucap Aham kepada Bima

__ADS_1


__ADS_2