
Keesokan harinya...
Tringg... tringg...
Tepat pukul 3 pagi alarm yang sudah di setting oleh cecil pun berbunyi...
"haduh, untung kedengaran alarmnya" ucap Cecil sambil mendudukan dirinya di kasur
"Ti bangun Ti" ucap Cecil sembari menggoyangkan tubuh sahabatnya itu
"hmm, 5 menit lagi Cil" jawab Titi yang malah merapatkan selimutnya
"udah jam 3 lewat ini ti, jam 4 kurang 15 kita harus ke masjid buat jamaah" ucap Cecil kembali menggoyangkan tubuh Titi
"iya iya ini bangun" jawabnya sembari duduk namun matanya masih tertutup
dreett... dreett...
"siapa pagi-pagi telfon?" tanya Titi kepada Cecil
"kak Aham" jawab Cecil
dia mengangkat telepon dari Aham
"ya kak?" tanya Cecil
"sudah bangun? aku kira belum bangun kamu" ucap Aham
"sudah kak"
"ya sudah cepat siap-siap buat ke masjid, habis dari masjid langsung ganti baju buat senam pagi ya" ucap Aham kepada Cecil
"hah senam pagi?" tanya Titi yang mendengar percakapan antara Aham dan Cecil
"kan emang ada senam pagi ti" jawab Cecil
"ya sudah cepat siap-siap, aku tutup dulu telepon nya" ucap Aham
"ya kak, makasih" jawab Cecil
Selesai telepon dengan Aham, Cecil langsung bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya sekaligus berwudhu...
karena kamar mandinya hanya satu, jadi mereka bergantian untuk mandi...
selesai mempersiapkan diri, saat mendengar adzan subuh mereka bergegas untuk keluar. tampak Abang-abang TNI yang berbaris untuk menuju ke masjid, mereka semua menyapa Cecil dan Titi...
"haduh ganteng-ganteng ya" ucap Titi berbisik ke Cecil
"inget lo udah punya ti" jawab Cecil
"la kan cuma memuji Cil, lo nggak tertarik gitu lihat gituan?" tanya Titi kepada Cecil yang bersikap biasa aja
"kak Aham lebih menggoda dari pada mereka" ucap Cecil sambil tertawa
"iya juga sih, kak Aham kayak buyutnya orang ganteng tapi kalau senyum. kalau nggak senyum mah b aja" jawab Titi sambil begidik ngeri membayangkan saat Aham sedang marah
tak terasa mereka sudah sampai di masjid, disana tampak ramai oleh jamaah laki-laki sedangkan jamaah perempuannya dapat dihitung dengan jari...
setelah selesai shalat, mereka bergegas untuk kembali ke barak mereka. namun di tengah perjalanan mereka bertemu dengan seorang ibu dan satu anaknya yang pastinya anak dan istri anggota disana...
"selamat pagi Bu" sapa Cecil dan Titi kepada ibu tersebut
"pagi dek, ini adek-adek yang KKN itu ya?" tanya ibu tersebut
__ADS_1
" iya Bu, perkenalkan saya Cecil dan ini teman saya Titi" ucap Cecil sambil bersalaman kepada ibu tersebut
"oh iya, saya Bu Dani dan ini anak saya Ani " ucap ibu tersebut
"betah-betah ya disini " sambungnya
"insyaallah Bu" jawab Cecil
"pasti betah Bu, pemandangannya bagus" ucap Titi sambil melirik ke arah abang-abang yang sedang lewat
hal itu membuat Cecil, Bu Dani dan Ani tertawa
"mbak Cecil sudah menikah ya, jangan sampai lepas cincin ya mbak. nanti anggota sini pada dekati mbak lagi" ucap Bu Dani
"iya mbak, anggota sini kalau ada cewek cantik behh langsung sat set nggak ada rem nya. haha" ucap Ani membenarkan
"hehe iya Bu, terimakasih" ucap Cecil
"kalau begitu kami pamit Bu, ada yang harus di siapkan lagi" ucap Cecil berpamitan kepada keduanya
"hati-hati mbak" jawab ibu tersebut
di perjalanan menuju barak, Cecil terus saja mengingat apa yang dikatakan oleh Bu Dani dan Ani tadi...
"jadi ini alasan kak Aham mindahin cincin ku di jari sebelah kanan" gumamnya sambil tersenyum
sesampainya di barak, mereka langsung berganti pakaian menggunakan baju untuk olah raga...
"udah siap cil?" tanya Titi kepada Cecil
"udah ti" jawab Cecil
sembari menunggu bunyi lonceng untuk kumpul, mereka mengecek handphone terlebih dahulu...
"la emang dia nggak ngabarin lo apa" tanya Cecil kepada Titi
Titi hanya menggelengkan kepalanya, memang sejak kemarin Kevin tidak mengabarinya sama sekali. bahkan tadi pagi saat shalat dia melihat Kevin sekilas, namun saat di panggil Kevin malah buru-buru pergi...
"ya udah nggak usah di pikirin" jawab Cecil
teng... teng... teng...
teng... teng... teng...
"eh udah bunyi tuh, yuk buruan keluar" ucap Cecil kepada Titi
mereka bertemu lagi dengan komandan yang akan mengikuti senam pagi...
"pagi ndan" ucap Cecil dan Titi bersamaan
"pagi" jawab komandan
"kalian bergabung saja ya di sebelah sana" komandan menunjuk ke barisan di pojok yang terdapat beberapa anggota wanita disana
"baik Ndan terimakasih, izin undur diri" ucap Cecil
"ya silahkan" jawab komandan
akhirnya mereka berdua berjalan menuju barisan tentara wanita itu. di sana hanya terlihat 3 tentara wanita karena menurut cerita Alvin , tentara wanita yang tinggal disini hanya yang rumahnya sekita kabupaten ini saja...
"selamat pagi kak" ucap Cecil kepada tiga tentara wanita yang sedang merumpi itu
"pagi dek" jawab salah satunya
__ADS_1
"kalian adek-adek KKN itu ya" ucap rekannya
"siap benar kak" jawab Cecil
"kalian gabung sini saja" ucapnya mengajak Titi dan Cecil bergabung
mereka saling bertukar cerita dan pengalaman, akhirnya acara senam tersebut berjalan dengan lancar...
tiba lah saatnya makan pagi, mereka bergabung dengan para prajurit lainnya untuk makan...
tampak kursi dan meja berjejeran disana, sebelum duduk mereka mengambil dulu makan dan minumnya kemudian meletakkannya di meja...
tahu sendiri kalau makan disana itu tubuh harus tegap, makanan yang di sajikan harus di habiskan dan tidak boleh ada suara selain suara alat makan...
setelah selesai makan, mereka kembali ke dalam barak karena agenda mereka hari ini masih kosong. hanya mereka diberi tahu bahwa nanti siang akan dilakukan upacara untuk penyambutan mereka, harusnya baru dilakukan hari Minggu. namun komandan akan melakukan perjalanan dinas selama satu Minggu kedepan, jadi mereka sekarang harus mempersiapkan pakaian yang di pakai...
"selesai juga akhirnya" ucap Cecil yang sudah selesai mempersiapkan pakaiannya
"hmm sehari disini aja udah berasa kayak TNI beneran gue" ucap Titi dan hanya mendapatkan kekehan dari Cecil
"oh ya kak Aham belum sampai cil?" tanya Titi karena sekarang sudah menunjuk pukul 8 pagi
"nggak tahu ti, nggak ada kabar" jawab Cecil
tok... tok... tok...
"siapa ya?" tanya Titi
"buka yuk" jawab Cecil
setelah membuka pintu terlihat kakak-kakak tentara wanita yang ada di sana....
"ya kak?" tanya cecil
"kalian diminta untuk ke lapangan, untuk acara gladi upacara nanti" ucap kakak itu
"pakai pakaian olah raga saja ya" sambungnya
"baik kak, kami ganti sepatu dulu" jawab Titi
"baik, saya duluan"
Titi menutup pintu dan bergegas menyusul cecil yang masuk ke dalam kamar...
"haduh nanti kita di apain ya pas upacara?" tanya Titi
"ya nggak tahu ti , bisa jadi lo di pajang di tengah lapangan haha" ucap Cecil sambil tertawa, dia sangat suka melihat ekspresi panik sahabatnya itu
"nggak lucu" jawab Titi
"udah yuk keluar" ajak Cecil
mereka akhirnya keluar menuju lapangan, tampak sudah ada banyak orang yang berkumpul disana...
sesampainya di sana, Cecil di panggil oleh komandan untuk maju kedepan bersama seorang kapten yang tidak di sebutkan namanya...
......................
......................
......................
......................
__ADS_1
jangan lupa vote yaa 🥰🥰🥰🥰