TNI Dingin Suamiku

TNI Dingin Suamiku
MELIHAT RUMAH


__ADS_3

Selesai acara lamaran tersebut, selang 1 Minggu mereka semua mendapatkan kabar bahwa kepulangan Bima dan teman-teman dari Papua dimajukan menjadi seminggu lagi...


Kabar tersebut juga sudah sampai ke telinga keluarga Titi yang tak sabar ingin mengetahui calon menantu keluarga mereka...


Hari-hari ia jalani dengan gembira karena tidak lama lagi sang calon suami surah kembali ke Jakarta dan ia sudah tidak perlu mengkhawatirkan bahaya yang akan mengintai Bima seperti saat di Papua...


Disisi lain, Cecil yang mendapatkan kabar bahwa kepulangan suami nya di percepat pun semakin bahagia, pasalnya hpl nya sudah tinggal dua hari lagi namun ia masih belum merasakan apapun sekarang ini...


Karena sekarang ia berada di rumah mertua nya, sang mama maupun Tante nya pun sering sekali berkunjung untuk melihat kondisi Cecil...


namun sang bumil malah semakin aktif dan tidak mau diam, setelah mendengar kabar bahwa suami nya akan pulang. Cecil memilih untuk segera merenovasi rumah yang akan mereka tempati bersama...


Saat sang mama dan Tante nya baru sampai di rumah besannya, mereka melihat Cecil sudah rapi dengan membawa tas kecilnya...


"sayang mau kemana?" tanya mama Cecil


"mau ke asrama ma, mau lihat perkembangan renovasi nya" jawab Cecil santai


"sayang ini dia hari lagi sudah hpl kamu loh, lebih baik banyak istirahat ya" pinta mama Bima


"aku kalau di rumah terus suntuk mi, jadi pengennya jalan-jalan terus. Apalagi kalau di asrama itu bawaannya nyaman banget makanya aku sering lihat-lihat kesana" jawab Cecil


"saya juga sudah larang jeng, tapi katanya kalau di rumah bosan" ucap mama mertua Cecil


"yasudah kalau begitu sekalian bareng-bareng saja, biar sama-sama jagain cecil nya" sambung mama mertua Cecil


mereka semua masuk ke dalam mobil mama Cecil, tampak di dalam mobil terdapat barang-barang yang di persiapkan untuk sewaktu-waktu jika Cecil tiba-tiba merasakan kontraksi....


"aku beruntung banget ada di keluarga ini, punya mama papa, mami papi yang baik banget dan perhatian ditambah pas nikah punya mertua yang super duper baik banget dan perhatian juga" ucap cecil


"kami juga beruntung punya anak sekaligus menantu seperti Cecil yang cantik, baik, perhatian, pengertian, pokoknya banyak plus nya lah" ucap mama mertua Cecil


"ih mama bisa aja"


"kami semua beruntung memiliki kamu sayang" ucap mama Cecil

__ADS_1


mereka semua tampak tersenyum bahagia...


"oh iya sayang, kamu belum kerasa gimana-gimana?" tanya mama Cecil


"belum kerasa apa-apa ma, sama sekali malah kayak biasanya" jawab Cecil


"hpl nya tinggal dua hari lagi kan, kita tunggu aja sampai dua hari lagi. Kalau semisal belum ada tanda-tanda kita ke dokter ya" pinta mama mertua Cecil


"iyaa ma siap" ucap Cecil


"oh iya pak, kalau ada minimarket tolong berhenti dulu ya beli camilan" ucap mama Cecil


"baik Bu" jawab pak sopir


"oh iya bi, nanti ikut saya turun ya" pinta mama Cecil


"baik Bu"


"tumben banget mama ngajak pak suryo sama bibi?" tanya Cecil


"kedepannya akan terus seperti ini sayang, tiap mau ketemu kamu mama sekalian ajak bibi juga biar kalau kamu kerasa sewaktu-waktu banyak yang temenin" jawab mama Cecil


"jangan nenek dong, grandma gitu" pinta mama Cecil


"oh iya belum ada nama panggilan buat kita yang jeng"


"kalau mama mau di panggil grandma isma aja deh"


"kalau mami, grandmi aja"


"oke oke, baby twins kalian sudah dengar kan permintaan panggilannya. Jadi jangan sampai salah yaa nanti" ucap Cecil sembari mengelus perutnya


Tak lama terlihat minimarket, pak suryo menghentikan mobil kemudian para mama turun bertiga meninggalkan Cecil, bibi dan pak suryo di dalam mobil...


"selamat ya non, sebentar lagi akan menjadi ibu. Semoga sehat-sehat ibu dan bayi nya, kalau bibi rasa baby nya nunggu papa nya pulang deh non" ucap bibi

__ADS_1


"sepertinya begitu bi, soalnya Cecil pernah ajak ngobrol baby biar nunggu papa nya pulang dulu. supaya bisa di adzani langsung sama papa nya" jawab Cecil


"semoga lancar ya non persalinannya"


"aamiin bibi makasih"


"gender nya belum mau di kasi lihat ini non?" tanya pak suryo


"aduhh kasih tau nggak yaaaa" ucap Cecil


"biar jadi surprise aja deh pak, nanti kalau di kasih tau dari sekarang malah nggak surprise" jawab Cecil


Tak lama para mama kembali ke dalam mobil dengan membawa banyak sekali camilan, kedua tangan mereka penuh dengan kantong belanjaan...


"mama mama mau bikin minimarket sendiri disana?" tanya Cecil


"ini stok jajan buat disana, kan kalau ada jajan jadi anteng kita" ucap mama Bima


"sama isi-isi lemari dapurmu itu soalnya kan masing kosong kemarin pas dilihat" jawab mama mertua nya


"okelah apa kata mama mama" jawab Cecil


Mereka melanjutkan perjalanan beberapa menit dan sampai lah di asrama...


Cecil dan Aham memilih untuk tinggal di asrama terlebih dahulu agar Cecil bisa berbaur dengan ibu-ibu dan lingkungan disana. Mengingat Cecil ini anaknya sangat introvert jadi membuat Aham ingin membiasakan Cecil bersosialisasi...


Setelah melewati pos provost dan selesai melapor, mereka melanjutkan masuk menuju lingkungan perumahan yang menjadi tempat tinggal Cecil nantinya...


mobil di parkir tepat di teras rumah karena memang memiliki space untuk parkir mobil...


Rumah ini memang seperti rumah dinas pada umunya untuk bagian depan, namun bagian dalam dan belakang rumah sudah di rombak oleh Cecil dan mama mama nya atas persetujuan Aham, dengan tidak melanggar aturan di asrama...


Banyak perubahan yang ada di rumah tersebut, hal tersebut membuat Cecil nyaman karena ia bisa menerapkan konsep rumah impiannya di rumah ini...


mereka masuk ke dalam rumah dan menuju ruang makan yang sudah terdapat meja makan dan kursi, sebenarnya tujuan mereka datang hari ini karena ada beberapa barang yang akan sampai dan dikirim hari ini...

__ADS_1


"nanti rencana mau tidur di kamar depan atau di tengah sayang?" hanya mama mertuanya


"kayaknya mau di tengah aja deh ma, soalnya aku takut kalau ada jendela nya ma. Ya kalau mas Aham di rumah terus nggak papa, kalau sering di luar pas malam-malam kan gimana gitu" ucap Cecil


__ADS_2