
"Bim" seseorang menepuk pundak Bima dari belakang
Bima menoleh dan begitu kagetnya dia melihat siapa yang ada di belakangnya
"eh no" ucap Bima
"Lo udah lama disini?" tanya Bima memastikan karena ia takut Tino mendengar pembicaraan mereka
"gue baru sampai" jawab Tino
"ngapain lo malam-malam berdiri disini sendirian?" tanya Tino
"ah nggak, tadi gue sama Riko, Aham tapi mereka jalan duluan" jawab Bima
"Lo dari mana?" tanya Bima
"habis anter Nenci" jawab Tino santai, Nenci tinggal di mess yang menjadi satu dengan pos kesehatan
dengan jawaban tersebut, Bima sudah enggan meneruskan percakapan meskipun mereka berdua berjalan beriringan..
"yaudah balik yok" ajak Bima
di sepanjang jalan mereka berdua terdiam tanpa komunikasi satu sama lain, meskipun Bima ingin menanyakan perihal maksud dan tujuannya mencari Titi namun ia tahan karena tidak ingin terjadi perkelahian antara mereka lagi...
toh Tino bukan lah orang yang pantang menyerah, ia pasti akan berusaha menemui Titi lagi meskipun berkali-kali di tolak. saat kesempatan tersebut lah ia akan tahu apa maksud Tino sebenarnya...
"anak-anak itu rencana pembukaan program kerja kapan bim?" tanya Tino
"gue kurang tau no, kan baru aja tadi ketemu tapi nggak bahas program kerja" jawab Bima berbohong
"Oalah gitu"
__ADS_1
ia tidak ingin Tino membuat masalah, karena besok adalah hari pertama Cecil dan teman-temannya melakukan pengabdian, ada beberapa Om Om yang akan membantu mereka. tujuan program kerja mereka ialah untuk mendirikan sebuah alat untuk mengaliri air bersih dan listrik secara menyeluruh...
(jadi author random banget mengirimkan mereka ke perbatasan, demi Cecil dekat dengan Aham ðŸ˜)
sudah bisa di pastikan bahwa Aham tidak akan membiarkan Tino membantu mereka sehingga Aham jauh-jauh hari sudah menempatkan beberapa junior dan letting nya yang memang bisa membantu secara bergantian, sedangkan mereka ber empat fokus kepada tugas mereka yang sudah di bagi sebelumnya...
"yaudah gue duluan ya no, ngantuk mau tidur" ucap Bima karena sebelumnya Tino memilih untuk berpindah mess terpisah dengan teman-temannya alhasil mereka sekarang tidak bersama-sama lagi
"Yoi Bim" jawab Tino kemudian masuk ke mess nya
sampai di dalam mess, tampak Riko dan Aham yang sudah tertidur lelap sedangkan Bima tetap saja memikirkan ucapan Tino dan Aham...
.
.
keesokan harinya, kegiatan dilakukan seperti biasa. mereka yang bertugas menjaga pos akan tetap pada tugasnya, sedangkan yang ditugaskan membantu Cecil dan kawan-kawan sudah melakukan rapat bersama dengan penduduk setempat...
pembahasan program kerja mereka berjalan dengan lancar, dan sesuai rencana pelaksanaan akan dilakukan lusa. karena pengajuan proposal mereka sudah di acc dan dana sudah cair maka lebih cepat pengerjaan akan lebih baik...
setelah pembahasan mereka di ajak berkeliling meninjau lokasi yang akan dimanfaatkan untuk implementasi dengan berjalan kaki dari satu titik ke titik lain yang lumayan jauh. melihat Cecil yang jalannya mulai lambat, Titi pun menghampiri sahabatnya itu...
"are you okay cil?" tanya Titi
" i'm okay ti, biasa nggak pernah jalan kaki jauh. sekalinya jalan udah kayak habis maraton" jawab Cecil
"sini aku bawain tas nya" ucap Titi mengambil tas ransel Cecil
"aduh nanti kamu malah keberatan ti, itu banyak loh isinya" ucap Cecil
"alah ini mah nggak ada setengahnya tas si Ratih" ucap Titi sembari tertawa
__ADS_1
"jangan di omongin lagi, Ratih mah survey gini aja makanan se mess di bawa" ucap Aisi
"ih kalian ini, kalian tau kan kalau aku kelaparan itu nggak bisa mikir sama sekali. jadi demi menghindari kelemotan ini maka aku membawa banyak makanan sebagai stok" jawab Ratih
"hahaha ada aja" ucap Cecil
"setelah ini kita melanjutkan survey di dekat pos kesehatan ya kakak kakak" ajak salah satu warga
"baik pak" jawab semuanya
mereka berjalan menuju lokasi yang di maksud bapak tadi
"alasan kami mengusulkan tempat ini ialah karena yang pasti ini dekat dengan pos kesehatan dan beberapa sarana prasarana umum untuk warga sehingga jika nantinya bisa digunakan pasti akan sangat bermanfaat".
"baik pak akan kami pertimbangkan" jawab teman Cecil uang menjadi ketua program
"baiklah kakak kakak, kita istirahat dulu disini ya karena kita sudah banyak berkeliling pasti kakak kakak capek" ucap bapak bapak disana
"baik"
mereka memilih istirahat di warung depan pos kesehatan dengan memesan beberapa makanan dan minuman...
saat sedang asyik bercengkerama tiba-tiba ada seseorang yang datang
"assalamualaikum" ucap wanita tersebut
"wa'alaikummussalam" jawab semuanya
"permisi bapak-bapak dan Kakak kakak" ucap Nenci
"oh iya Bu Nenci mau belanja?" tanya salah satu warga
__ADS_1
"iya bapak" jawab Nenci