
Mereka melanjutkan perjalanan sembari mengobrol, sampai pukul 12 siang barulah mereka sampai di tempat yang akan mereka tinggali selama beberapa bulan ke depan...
"hati-hati cik turunnya" ucap Titi sembari menggapai tangan Cecil yang akan turun
"iya ti, makasih banyak ya"
mereka semua berkumpul untuk mengikuti breafing di sebuah pendopo kecil, breafing dilakukan bersama dengan perwakilan masyarakat setempat juga Babinsa dan Babin kamtibnas yang bertugas disana...
Cecil belum melihat tanda-tanda aham di sekitar sana, ia hanya menoleh ke kanan dan ke kiri untuk mencari keberadaan aham...
"kalau jam segini semuanya masih stand by Bu, jadi tidak ada yang berkeliaran kesana kemari. nanti mungkin sekitar pukul 4 sore baru ada shift jadi ada beberapa anggota yang akan ber istirahat, mess nya ada di samping sekolah sana namun alangkah lebih baik ibu menunggu saya agar pak aham yang datang ke ibu. ibu jangan pergi kesana karena disini termasuk rawan" ucap om supir yang mengantar mereka tadi
"terimakasih om"
mengingat jumlah penugasan mereka juga di kurangi karena mereka memasuki daerah konflik, membuat Cecil memilih untuk menunggu saja dan tidak ingin mengambil resiko...
setelah selesai melakukan breafing mereka semua di arahkan menuju sebuah rumah yang letaknya juga berseberangan dengan mess, namun dengan jarak yang lumayan jauh karena di tengah-tengah tempat mereka ada sebuah sekolah...
"jadi kalian selama disini akan tinggal di rumah ini, ini adalah rumah milik salah satu warga yang sengaja di kosongkan untuk tempat tinggal kalian. mohon bantuannya untuk tetap menjaga keadaan rumah dari kalian datang seperti ini dan pulang nanti juga tetap sama kondisinya, untuk penjagaan akan ada penjagaan 24 jam dari rekan-rekan kami sehingga kalian tidak perlu khawatir. untuk daerah-daerah yang sudah ada di peta dan di tandai dengan tanda merah mohon untuk tidak di langgar atau tidak masuk ke daerah tersebut" ucap Babinsa
"baik terimakasih pak" ucap Cecil dan teman-temannya
__ADS_1
kali ini mereka hanya ber 6, 4 wanita dan 2 pria. 2 pria tersebut akan tinggal bersama dengan tentara-tentara yang mess nya tidak jauh dari tempat tinggal wanita, sehingga saat ada kegiatan mereka tidak perlu perjalanan terlalu lama...
mereka mulai memasukkan barang ke dalam rumah tersebut dibantu oleh om-om yang sedang berjaga di sekitar rumah tersebut..
karena hanya ada satu kamar, mereka akan tidur di kamar yang sama untuk mewaspadai terjadinya hal-hal yang tidak-tidak nantinya...
“kalau begitu saya pamit Kembali mbak, mas, bu” pamit om sopir tadi
“hati-hati om” jawab semuanya
“terimakasih atas bantuanya” ucap cecil
“sama-sama bu”
“udah cil duduk aja disitu, biar kita-kita aja yang bersih-bersih” ucap aisi teman mereka
“enggak deh si, aku mau bantu-bantu nyapu itung-itung buat olahraga soalnya hari ini aku belum banyak gerak jadi biar aku aja” jawab cceil
“yaudah tapi jangan sampai kecapai an ya” ucap aisi
“iya si”
__ADS_1
“eh cil aku tadi pas ambil air di luar kayak sepintas lihat kak aham lewat deh” ucap titi karena memang ia baru Kembali setelah mengambil air di tempat yang memang dekat dengan mess
“Tapi mungkin masih repot kak ahamnya, soalnya tadi bawa banyak barang masuk ke mess” sambung titi
“iya ti biarkan saja, toh kita kesini juga untuk pengabdian” jawab cecil
“titi” ucap cecil sembari menggenggam tangan titi
“ya kenapa cil?” tanya titi
“kamu nggak papa kan?” tanya cecil setelah memastikan bahwa di sekitar mereka tidak ada orang lain
“aku nggak papa cil, meskipun aku ketemu sama dia tapi aku nggak akan mengganti kebahagiaanku ini dengan kesedihan lagi” jawab titi
“aku tadi ketemu dia, dia juga ambil air disana. Untung saja ada kak riko jadi aku sama kak riko mengobrol” sambung titi
“alhamdulillah kalau begitu, ingat ti jangan pernah goyah lagi ya” ucap cecil
“pasti cil” jawab titi
"kamu tau kalau aku nggak akan pernah melupakan semua yang dia lakukan cil, meskipun dulu aku pernah ingin memberinya kesempatan namun hal itu nggak sepatutnya terjadi karena memang niat dia dari awal cuma untuk main-main. untung saja pertunangan kemarin bukan pertunangan besar-besaran kalau nggak udah malu aku, mau di taruh mana ini muka" ucap titi sembari tertawa
__ADS_1
"untung kamu suka hubungan yang kayak backstreet gitu yaa" jawab cecil ikut tertawa