TNI Dingin Suamiku

TNI Dingin Suamiku
IBU IBU JULIDD 2


__ADS_3

Karena pertanyaan yang di berikan oleh Bu Hadi dirasa merujuk pada suatu hal yang akan menimbulkan fitnah, maka ibu ketua memutuskan untuk mengakhiri tanya jawab untuk cecil...


"baik, terimakasih kepada Bu aham sudah melakukan perkenalan. Saya rasa sudah cukup untuk Bu aham, silahkan dilanjutkan untuk berikutnya" ucap ibu ketua


"terimakasih ibu ketua, mohon izin sebelumnya maaf apabila ada salah kata. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh" ucap Cecil kemudian berjalan untuk kembali duduk di tempatnya...


"udah nggak usah di pikirin Tante, memang begitu orangnya" ucap Bu Sulaiman


"iya Bu, saya nggak ambil hati Bu" jawab Cecil


"tutup telinga aja pokoknya" ucap Bu Ida


"oh iya ini kenalkan Bu Sahrul, istrinya Serka Sahrul" sambung Bu Ida


"izin, salam kenal ibu saya Cecil istri letda aham" ucap Cecil


"salam kenal Tante, selamat datang di asrama" ucap Bu Sahrul

__ADS_1


"terimakasih Bu" jawab Cecil


Tak terasa acara sudah selesai kini Cecil, Bu Ida, Bu Sulaiman dan Bu Sahrul keluar dari aula. Mereka ber empat berjalan menuju parkiran, begitupun ibu-ibu lainnya...


Sesampainya di parkiran banyak ibu-ibu yang berkenalan dengan Cecil dengan menghampiri ke arah mobil Bu Ida terkecuali Bu Hadi dan geng nya yang sedari tadi menunjukkan sikap sinis kepada Cecil dan lainnya...


Bu Hadi dan teman-temannya yang memang tinggal di asrama langsung berjalan menuju tempat mereka memarkir motor dan pergi begitu saja tanpa menyapa...


Mereka yang melihat hal itu pun sudah tidak heran lagi dengan kelakuan Bu Hadi


"udah Tante nggak usah di gubris kalau berhubungan sama geng mereka mah" ucap salah seorang ibu di samping Cecil


"yasudah kalau begitu kami pulang dulu ya Bu" ucap Bu Ida berpamitan


"baik Bu, hati-hati di jalan"


"siap terimakasih" jawab Bu Ida

__ADS_1


Cecil kemudian masuk ke dalam mobil


"mari Bu" sapa Cecil


"iya Tante" jawab mereka semua


Cecil dan Bu Ida pun meninggalkan asrama, banyak yang ingin Cecil tanyakan kepada Bu Ida terkait Bu Hadi...


"izin Bu, ada yang ingin saya tanyakan" ucap cecil


"silahkan Tante, tanya apa aja selagi saya paham akan saya jawab" jawab Bu Ida.


"terkait Bu Hadi Bu, kenapa Bu Hadi seperti tidak suka dengan saya ya?" ucap Cecil


"hmm, bukan tidak suka dengan kamu tapi dengan semua orang yang tidak memihak geng nya" jawab Bu Ida


"jadi dalam organisasi kita ini pasti ada saling iri satu sama lain, dan menimbulkan perpecahan menjadi dua golongan yaitu istri anggota yang bekerja dan tidak bekerja. Sebetulnya hal ini sudah pernah di rapatkan atau di musyawarah namun dari golongan ibu-ibu yang tidak bekerja menyatakan keberatan jika kamu yang bekerja hanya mengikuti kegiatan bulanan saja, padahal hal tersebut sudah ada peraturan tertulisnya dan tidak ada larangan kepada seorang istri anggota untuk bekerja selagi pekerjaan tersebut tidak menyalahi aturan yang ada. rasa iri Bu Hadi semakin menjadi saat suami Bu Sahrul mendapatkan penghargaan dipercepat kenaikan pangkatnya karena suami mereka berasal dari satu letting, sebenarnya hal itu tidak perlu terjadi namun bagaimana yang namanya iri kan"

__ADS_1


"setiap ada anggota baru masuk dari golongan istri Bintara dan tamtama pasti Bu Hadi dan geng nya mendekati mereka, jika ditanya mereka bekerja maka otomatis akan di musuhi atau di biarkan begitu saja namun jika tidak bekerja akan di sanjung dan akhirnya anggota geng mereka bertambah"


__ADS_2