
ya yang di sapa oleh anggota lainnya Cecillia yang dipikir Aham sedang tidur lelap, lain hal nya setelah Aham pergi latihan Cecil malah terbangun karena haus namun setelahnya ia tak bisa tidur kembali...
akhirnya ia memilih untuk menyirami tanaman yang sehari an kemarin ia tinggalkan menginap, karena melihat tanamannya sedikit kering akhirnya ia menyiram semuanya satu persatu...
Aham tersenyum kikuk setelah matanya bertatapan langsung dengan mata Cecil, sedangkan disisi lain Cecil tersenyum penuh arti...
"ada apa Ndan?" tanya Bima yang berada di samping Aham sembari tertawa
"pulang ke rumah siap-siap perang dunia" bisik nya
pada awal mulai latihan sampai latihan berakhir, Aham tetap profesional melakukan semua tugas-tugas nya. namun saat latihan usai dan anggota lain sudah bubar, ia malah tampak lemas dan duduk di pinggir lapangan...
"tadi aja pas latihan semangat banget sekarang jadi loyo gini, ternyata cuma kuat segitu latihan seorang Abraham Bagas Gautama" sindir Tino
"Yee, kalau latihan sampai subuh pun Aham kuat-kuat aja no, yang nggak kuat cuma satu" ucap Bima sengaja di jeda
"apa Bim?" tanya Riko yang kepo
"nggak kuat menghadapi amukan Nyonya Cecillia Abraham hahaha" ucap Bima sembari tertawa
"Lo sih ham, pakai acara buka baju segala" ucap Riko
"la yang nyuruh kalian lepas baju semua siapa?" tanya Aham karena dia merasa tidak menyuruh mereka lepas baju
"kan Minggu kemarin lo sendiri yang bilang kalau minggu ini jadwalnya lari nggak pakai baju" jawab Riko
"heh kata-kata lo perlu di ralat ko, bukan nggak pakai baju tapi tela*jang da*a" ucap Tino membenarkan
"bayangin aja kalau lari nggak pakai baju udah di cincang sama Cecil" ucap Bima
"kalian ini bukannya ikut mikir solusi nya malah nambah pikiran" ucap Aham
"yaudah jelasin aja kalau emang lo kemarin bikin aturan seminggu pake seminggu nggak" ucap Riko menyarankan
"kayaknya lo malam ini bakal tidur sendiri lagi deh ham" ucap Tino sembari memperhatikan Cecil yang sedang berjalan menuju gerbang
"kenapa?" tanya Bima
"tu lihat" ucap Tino sembari menunjuk Cecil yang ia lihat sedang berbincang dengan seseorang
tanpa basa-basi Aham langsung berlari menuju gerbang menyusul Cecil yang sedang berdiri di sana, bahkan ia sampai lupa jika belum memakai atasannya...
"yang" panggil Aham kepada Cecil saat sudah dekat
Cecil kebingungan karena melihat Aham berlari ke arahnya
"kamu kenapa sih mas?" tanya Cecil setelah Aham sudah berada di depannya
__ADS_1
"yang jangan nginep di mama lagi ya please" ucap Aham ngos-ngosan
"siapa sih yang mau nginep di mama?" tanya Cecil balik
"kamu kan, kamu jalan ke gerbang buat apa kalau nggak mau keluar?" tanya Aham
"please yang jangan ya, aku nggak bisa tidur kalau nggak ada kamu" sambungnya
Cecil hanya bisa menepuk jidat karena kepolosan Aham, pikirnya apa Aham tidak melihat jika disekitarnya ada orang lain...
"mas, kamu itu kenapa sih" ucap Cecil
"aku pesen ini nih" ucap Cecil sembari memperlihatkan makanan yang ia pesan lewat aplikasi online dan juga bapak driver nya masih ada di depan mereka berdua
"tanya ke bapaknya kalau nggak percaya" ucap Cecil lagi
"iya kok pak, ibu nya cuma pesan makan aja. nggak mau kabur kemana-mana kok" ucap Bapak driver tersebut
"ini Bu kembaliannya" ucap driver tersebut memberikan kembalian
"makasih pak" jawab Cecil
driver tersebut meninggalkan Cecil dan Aham setelah selesai memberikan kembalian...
Aham hanya bisa menggaruk-garuk kepalanya karena malu, ini karena ulah Tino yang sok tau dan bodohnya dia terbawa hasutan Tino...
"lain kali kalau mau ngejar itu dilihat dulu badannya pakai atasan apa nggak ya mas, lihat tu jadi tontonan banyak orang" ucap Cecil kemudian berlalu meninggalkan Aham
"haduh makin marah" gumam Aham kemudian berjalan cepat agar jalannya sejajar dengan Cecil
sementara Tino, Bima dan Riko yang masih berada di lapangan terus saja memperhatikan pasangan suami istri itu...
"Ndan" teriak Bima sembari melempar kaos Aham
Aham menangkapnya kemudian langsung memakainya
"yang tunggu dong" ucap Aham kepada cecil saat hampir sampai rumahnya
Cecil berhenti berjalan membuat Aham tak sengaja menabrak dirinya
"kenapa dipakai kaos nya?" tanya Cecil
"nggak papa yang" jawab Aham pasrah
Cecil melanjutkan langkahnya diikuti Aham yang ada di belakangnya, jika Cecil sudah bertanya seperti itu maka bisa jadi ia akan tidur di luar malam ini...
setelah sampai di rumah, Cecil menyibukkan diri nya sendiri untuk menghindari Aham. Sementara Aham sampai rumah langsung membersihkan diri dan mengikuti kemanapun Cecil melangkah...
__ADS_1
"yang dengerin dulu penjelasan aku dong" ucap Aham meraih tangan Cecil
"mau jelasin apa?" tanya Cecil yang sedang duduk di meja makan
"kan aku udah bilang ke kamu kalau aku buat kebijakan, lari seminggu pakai baju seminggu enggak" ucap Aham
"dan kamu juga bilang kalau kamu bisa pakai baju terus tanpa ikut itu kan?" tanya Cecil
memang Aham pernah berbicara seperti itu kepada Cecil namun sepertinya ia melupakan hal itu...
"maaf"
"kenapa sekarang pakai baju?" tanya Cecil
"hah?"
"kenapa sekarang pakai baju, sedangkan tadi aja nggak pakai baju jalan kemana-mana malah dirumah nggak ada siapa-siapa pakai baju terus" ucap Cecil
"siap salah" jawab Aham
"yaudah"
"yaudah?" tanya Aham
"sekarang sampai besok pagi di dalam rumah nggak usah pakai baju" ucap Cecil
"yang, dingin lah" ucap Aham
"hei Bambang, tadi di luar juga angin gede kamu duduk-duduk di lapangan nggak pakai baju nggak kedinginan kan?" tanya Cecil
Aham hanya menggeleng-geleng kan kepala
"yasudah, apa susahnya kalau di rumah nggak pakai baju?" tanya Cecil lagi
"nggak ada yang" jawab Aham kemudian melepas baju
"masak di dalam rumah yang lihat istri sendiri malah nggak mau, kalau dilihat cewek-cewek aja semangat" ucap Cecil
"kalau kamu mau lihat tubuh aku kapanpun kamu mau ya aku lihatin yang" ucap Aham polos
"pede banget, dahlah capek" jawab Cecil kemudian masuk ke dalam kamar
"yang, udah dong jangan ngambek gini" pinta Aham
"ini harusnya kamu bersyukur mas cuma aku suruh buka baju, milih mana buka baju atau aku tidur di tempat mama?" tanya Cecil
"udah aku rela buka baju selama yang kamu mau tapi jangan nginep di mama ya, nggak bisa tidur aku yang sumpah" jawab Aham
__ADS_1
"yaudah sana makan, kamu belum makan kan" ucap Cecil meminta agar Aham makan karena tadi siang dia hanya makan bakso