
"iya ti aku paham, tunggu aku pulang satgas nanti ya. aku akan langsung datang ke rumahmu, tapi kalau di tengah penantianmu ada seseorang yang lebih bisa membuatmu nyaman maka pilihan ada di tanganmu" jawab Bima
"insyaallah aku akan menunggu kak, terimakasih atas pengertiannya" ucap Titi
setelah pembicaraan itu baik Titi maupun Bima melakukan aktivitas mereka seperti biasanya, mereka menjadi semakin dekat karena Bima yang semakin hari semakin menunjukkan perhatian kepada Titi....
Satu bulan sebelum Cecil, Titi dan teman-temannya kembali ke Jakarta
mereka hampir tidak pernah bertemu Aham, Bima dan Riko karena terjadi kontak senjata di beberapa distrik sehingga mereka semua siaga...
baik Cecil maupun Titi memilih untuk berpamitan melalui pesan SMS kepada Aham maupun Bima karena sampai hari dimana mereka kembali ke asrama belum juga melihat keberadaan dua laki-laki yang mereka cintai...
seperti hal nya saat berangkat, saat kembali ke asrama pun mereka di jemput menggunakan truk dan kini menggunakan pengawalan yang bisa dibilang ketat namun Alhamdulillah mereka dapat sampai ke asrama sesuai dengan waktu yang di jadwalkan...
mereka menginap satu malam di asrama yang sebelumnya mereka tinggali, namun kali ini Titi tidur bersama Cecil karena semua barangnya berada di tempat Cecil sedangkan Ratih dan Aisi kembali ke tempat mereka sebelumnya...
"assalamualaikum" ucap Cecil sebelum memasuki rumah dinas sementara nya itu
ia pastinya rindu melihat sekeliling rumah tersebut karena sudah lama meninggalkan tempat tinggal sementara ini..
"akhirnya ya sampai juga disini" ucap Titi
"iyaa ti, nggak kerasa akhirnya kita udah selesai" jawab Cecil
"rasanya sayang banget mau ninggalin tempat ini, banyak banget kenangan disini apalagi disini udah setahun" sambung Cecil
"iya ya, tapi aku lebih baik kembali ke Jakarta saja cil karena disini banyak kenangan yang tidak patut dikenang haha" ucap Titi sembari tertawa
"iyaa ti, aku juga takut lama-lama. setiap hari mendengar suara senjata, harus selalu waspada walaupun dalam keadaan tidur. rasanya jadi banyak pikiran yang menumpuk" jawab Cecil
"tapi mas Aham juga belum kembali, aku cuma berdoa semoga nanti saat baby lahir sudah bisa di adzan i secara langsung oleh mas aham" sambung Cecil
__ADS_1
"Aamiin, aku juga berdoa semoga kakak-kakak dan abang-abang semuanya cepat kembali dalam keadaan sehat" jawab Titi
"yaudah yuk bersih-bersih, habis ini masak-masak deh.. rasanya rindu banget sama kompor, kulkas disini" ucap Cecil sembari tertawa
"ingat yang masak aku, kalau kamu yang masak kasihan tu baby jadi ganjel an nanti" tegur Titi
"iya iya aku cuma mau lihat orang masak kok" jawab Cecil
"oh iya ti, kayaknya kita perlu belanja sih beberapa sayur aja. jadi nggak usah nyalain kulkas lagi" sambung Cecil
"udah kamu mandi aja cil biar aku yang belanja, sama aku ajak Aisi, Ratih kesini biar rame makannya" ucap Titi
"ide bagus itu"
"aku mandi dulu kalau gitu" ucap Titi di angguk i oleh Cecil
sembari menunggu Titi mandi, Cecil memilih untuk menonton tv. Setelah 6 bulan tidak menonton tv kini ia bisa melihat drama-drama kecintaannya lagi ...
"aku tunggu ya cil, siapa tau kamu butuh apa-apa" ucap Titi
"nggak usah nggak papa kali ti, kan aku juga lama tinggal disini" jawab Cecil
"yaudah nggak papa, aku tunggu aja lagian ini katanya ratih sama Aisi udah jalan kesini kok" ucap Titi
"okelahh" jawab Cecil kemudian masuk ke dalam kamar mandi
Titi yang sudah selesai mandi pun memilih untuk shalat terlebih dahulu, lalu membereskan kamar yang nanti nya akan mereka tempati untuk satu malam...
tok ....
tok ....
__ADS_1
tok ....
"assalamualaikum cecil" ucap Aisi dari luar
"wa'alaikummussalam iya sebentar" sahut Titi dari dalam
Titi keluar dari kamar berjalan menuju pintu utama
tampak rindi dan Aisi yang membawa beberapa kantong keresek
"kalian lama banget" keluh Titi
"hehe, kan katanya tadi kamu mau keluar beli sayur. ketimbang kamu keluar ninggalin Cecil sendiri ya sekalian kami belanjakan sayurnya, nih tinggal masak" jawab Aisi
"yaudah masuk masuk, makasih ya buat bantuannya" ucap Titi mempersilahkan Aisi dan Ratih masuk
mereka meletakkan belanjaan di meja dapur kemudian duduk di depan tv
"btw, Cecil kemana?" tanya Ratih
"oh lagi mandi dia" jawab Titi
"udah kamu siapin buat shalatnya?" tanya Aisi
"oh iya lupa, aku ini tadi baru beres-beres tempat buat tidur belum tak siapin lagi" ucap Titi
karena Cecil mengandung baby twin jadi dia tidak bisa shalat berdiri, mengingat kondisi perut yang sudah besar dan susah untuk bergerak...
"tunggu disini sebentar ya" ucap Titi
"oke ti" jawab Ratih
__ADS_1