TNI Dingin Suamiku

TNI Dingin Suamiku
MAMA MAMA REMPONG


__ADS_3

Mereka mengobrol sampai adzan ashar sudah berkumandang, cecil yang sebelumnya sudah mandi terlebih dahulu mengambil wudhu barulah titi mandi sekaligus mengambil wudhu…


Karena aham tidak berada di rumah jadi cecil tidak mengikuti shalat berjamaah di masjid meskipun ada titi. Itu adalah pesan aham sebelum ia berangkat ke medan tugas


Shalat magrib dan isya sudah mereka laksanakan, kemudian mereka memilih untuk kembai beristirahat sebelum besok melakukan perjalanan yang lumayan jauh


“tidur gih ti, udah malam” ucap cecil


“kamu nggak tidur cil?” tanya titi


“aku masih nunggu kak aham siapa tau ada sinyal terus dia balas pesanku, biasanya di jam segini bakalan ada sinyal ti” jawab cecil


“oh begitu, yaudah kalau gitu aku tidur dulu ya” pamit titi untuk tidur terlebih dahulu


Cecil memilih untuk bermain game sembari menunggu chat dari aham, memang sudah menjadi kebiasaan baginya akhir-akhir ini tidak bisa tidur kalau jam belum menunjukkan pukul 23.00. meskipun sudah mencoba berbagai cara namun hal tersebut tidak dapat membuat cecil tidur lebih awal…


Setelah menunggu satu jam lamanya, aham menghubungi cecil melalui telfon


“assalamu’alaikum sayang” ucap aham


“wa’alaikumussalam sayang” jawab cecil


“bagaimana kabar mas disana?” tanya cecil


“alhamdulillah mas baik-baik saja, sayang sama baby gimana?” tanya aham


“aku baik-baik aja mas, baby juga nggak rewel sama sekali” jawab cecil


“ini sayang masih di tempat mama atau udah Kembali ke asrama?” tanya aham Kembali


“aku udah balik ke asrama mas, soalnya besok petang kami semua berangkat. Ini juga titi nginep disini tidur sama aku” ucap cecil


“oh yasudah kalau begitu, hati-hati ya. Pos kita sepertinya tidak terlalu jauh, kalau ada waktu luang nanti aku dating kesana ya” kata aham


“iya mas”

__ADS_1


“yasudah kalau begitu, sudah malam cepat tidur ya sayang. Bilangin ke baby ya, nggak boleh rewel kalau nggak ada papa nya” ucap aham


“iya papa” jawab cecil membuat aham terkekeh karena sang istri menirukan suara anak kecil


“tetap kasih kabar ya sayang siapa tahu besok ada sinyal” ucap aham


“iya mas”


“yasudah kalau begitu selamat tidur”


“mas juga, istirahat ya. Assalamu’alaikum” ucap cecil


“wa’alaikumussalam” jawab aham


Anehnya setelah mendapatkan telepon dari aham, rasa kantuk cecil semakin meningkat sehingga tanpa piker panjang ia langsung meletakkan handphonenya di atas nakas dan bergegas untuk tidur, tidak lupa sembari memeluk jaket yang ditinggalkan oleh aham…


Keesokan harinya………


Titi bangun terlebih dahulu karena mendapatkan telepon dari sang mama, mama titi mengabari bahwa mereka sudah berada di depan rumah dinas cecil…


“iya ma? Ada apa pagi-pagi telepon” tanya titi


“mama sama tante-tante di depan rumah ini cepat buka pintunya” pinta mama titi


“haaaaa” ucap titi kaget karena ini baru jam 03.00 pagi


“udah jangan ha he kamu, mama kedinginan” ucap mama titi


“iya ma ini bangun” ucap titi bangun dari tidurnya sembari mematikan telepon


Karena baru bangun tidur dan belum cuci muka apalagi merapikan rambut, jadilah titi berjalan di kegelapan dengan rambut yang masih acak-acakan. Titi membuka pintu rumah dengan pelan karena takut cecil akan terbangun…


“ma” ucap titi kepada sang mama yang berdiri membelakanginya, sedangkan mama cecil dan mama aham sedang menurunkan makanan yang mereka bawa


“astagfirullah kenapa ada setan disini ya allah” ucap mama titi setelah melihat ke arah dalam rumah

__ADS_1


“gimana sih ma, anaknya kok dibilang setan.” Ucap titi


“lagian kamu juga, bangun tidur itu rambutnya di rapikan dulu dong” jawab mama titi


“Kan mama sendiri yang nyuruh cepat-cepat ya jadi aku nggak cuci muka sama sisiran dulu” sahut titi


“untung mama nggak jantungan, lampunya juga di nyalain dulu sebelum keluar biar nggak terkesan horor”


“assalamu’alaikum” ucap mama aham dan mama cecil bersamaan


“waaalaikumussalam” jawab titi dan sang mama


“silahkan masuk tante”


“cecil nya mana sayang?” tanya mama cecil


“oh cecil masih tidur tante, nanti berangkatnya jam 5 jadi aku bangunin cecil jam 4 lebih aja biar dia tidur nyenyak dulu” jawab titi


“oh yasudah kalau begitu, oh iya ini makanan buat kalian ya” ucap mama cecil


“sebenernya mama pingin bawakan kalian makanan yang frozen Cuma mengingat disana listrik juga terbatas dan kecil kemungkinan ada yang punya kulkas jadi mama bawakan se cukupnya saja. Dan nggak lupa ini ada senter 10, karena cecil nggak bisa tidur gelap-gelap jadi mama bawakan ini ya. Ini bisa di charge baterai pakai panas matahari jadi jangan khawatir” ucap mama aham


“siap tante” jawab titi


Tak lupa mama cecil dan mama aham mengecek koper yang akan dibawa oleh cecil, beliau menambahkan beberapa obat-obatan yang memang di perlukan untuk ibu hamil dan cecil belum mempunyai itu…


Para mama itu asyik bercengkerama sampai-sampai cecil yang berada di dalam kamar[un bisa mendengar suara mereka


"kayak suara mama" gumam cecil


“titi juga udah nggak ada, jadi bener kayaknya mama datang” ucap cecil sembari bangun dari tidurnya


Cecil berjalan menuju ruang tamu dan benar saja orang tua nya dan titi sedang ber gossip sembari menonton tv…


“loh mama pagi-pagi sudah sampai sini” ucap cecil

__ADS_1


__ADS_2