TNI Dingin Suamiku

TNI Dingin Suamiku
MENGADU


__ADS_3

"kenapa? sesekali kayak gini di depan lo?" tanya Tino yang semakin mendekat kan kepala nya ke arah perut Cecil dan menciumi nya


"cil, suami lo lama-lama kok jadi nyebelin gini" ucap Tino kepada Cecil


"lah iya kak, aku juga heran. ke sambet apa dia hari ini, tadi kalian berdua lewat mana sih pas mau berangkat?" tanya Cecil


"kenapa emang nya yang?" tanya Aham


"aman sebenernya cil, nggak lewat makam juga. Tapi emang sejak lo hamil, dia itu jadi rada aneh" ucap Tino


"aneh gimana kak?" tanya Cecil


"di kantor dia sering muntah, sering minta beliin hal aneh-aneh, terus lo tau yang paling nyebelin apa? suami lo ini ganti posisi barang di kantor udah 2 kali dalam seminggu ini." jawab Tino


"kan wajar gue ganti posisi barang, lo tau kan kantor itu kelihatan sempit banget jadi gue pindah-pindah in biar nggak sempit lagi" ucap Aham


"la kalau lo mau kantor lebar, mending lo pindahin aja ke aula. Mayan lo bisa sambil guling-guling disana" jawab Tino


"ngadi-ngadi aja lo" jawab Aham


memang saat kumpul di luar asrama mereka bisa bercanda semau nya, namun saat sudah masuk di lingkungan asrama mau tidak mau Tino harus menuruti perintah Aham sebagai atasannya...


"eh Bima sama Riko nggak sampai-sampai nyasar kemana sih? tadi jam 6 udah otw katanya" tanya Aham


"nggak tau gue" jawab Tino


"mungkin masih berhenti di supermarket dulu" jawab Cecil


"ha? mereka bilang kamu yang?" tanya Aham


"aku nitip camilan-camilan sama minuman ke kak Bima" jawab Cecil


"buat apa yang?" tanya Aham


"aku hari ini sama Titi kan nginep disini, jadi hari re stock makanan sebanyak-banyaknya" jawab Cecil


"tapi ini kan bukan hari libur yang, jadi nggak bisa bermalam di luar" ucap Aham


"kan yang bermalam di luar aku mas" jawab Cecil


"jadi kamu nginep sini sendiri?" tanya Aham


"nggak , aku kan sama Titi" jawab Cecil


"ya maksudnya nggak sama aku sayang" ucap Aham


"iyaa aku sendiri"


"nanti kamu nggak bisa tidur lo yang kalau nggak peluk aku" ucap Aham


"bisa kok, siapa bilang nggak bisa?" tanya Cecil


"waktu itu kamu mau tidur aja nungguin aku dulu kan baru bisa tidur, aku sampai nggak mandi dulu gara-gara kasihan sama kamu yang udah ngantuk" ucap Aham


"itu kan dulu" jawab Cecil


"terus kamu mau peluk siapa kalau nggak ada aku? kamu kan biasa tidur deket aku" tanya Aham lagi

__ADS_1


"kan ada Titi mas, dulu aku juga sering kok tidur bareng Titi. kan kami sering nginep jadi nggak usah khawatir, kalau masalah nggak deket sama kamu kan di dalam sini ada Aham junior jadi sama aja kan sama papa nya" jawab Cecil sembari mengelus perutnya


"hmm ya ya ya" kata Aham pasrah


"tapi nanti kalau kamu nggak bisa tidur telfon aja ya, nanti aku jemput jam berapa pun" sambung nya


"siap bos" jawab Cecil


"bilang aja lo yang nggak bisa tidur ham ham, masak mau bilang gitu aja gengsi" sahut Tino


"awas ya lo" ancam Aham


mereka asyik berbincang-bincang mengenai pekerjaan sedangkan Cecil dan Titi sedang membahas laporan yang harus mereka kirim, namun tiba-tiba fia datang membawa minuman...


"eh ada apa fi?" tanya Titi


"oh kalian disini? ini aku anterin minuman buat kak Aham sama kak Tino, aku kira cuma mereka berdua yang disini" jawab fia


"minuman apa ya?" tanya Cecil


"ini teh cil" jawab fia


"oh, kak Aham sama kak Tino nggak minum teh" jawab Cecil dan Titi bersamaan membuat Aham dan Tino yang awalnya acuh langsung melihat ke arah Cecil dan Titi


"iya kah kak?" tanya fia yang tidak yakin dengan apa yang dikatakan oleh Cecil dan Titi


"ya" jawab Aham dan Tino bersamaan


"mending kamu kasi ke mama mama aja deh fi, kamu belum bikinin mama mama kan? kalau kak Aham sama kak Tino kan udah ada aku sama Titi disini jadi semua kebutuhannya udah terpenuhi, dari kebutuhan jasmani dan rohani sudah terjamin" jawab Cecil sedikit ketus


"yang" panggil Aham kepada Cecil


"apa?" tanya Cecil ketus


"kok ketus gitu sih sama suami sendiri" ucap Aham


"lagian siapa suruh tebar pesona kayak gitu" jawab Cecil


"ha tebar pesona gimana?" tanya Aham yang memang tidak paham


"makanya jangan kebanyakan senyum di depan orang baru, kan jadi kecantol itu. aku bakal bilang ke mami biar batalin perjodohan kak Bima, masak kak Bima mau dapat calon yang gitu" cerocos Cecil tanpa henti


"iya iya yang maaf ya, aku dukung kamu kok kalau mau laporin ke Tante" jawab Aham


"sama aku juga mendukung, masak nanti kita harus se geng sama dia" ucap Titi


"kakak pasti nggak dukung kan? kakak udah tergoda ya?" tanya Titi kepada Tino


"astaghfirullah sayang, mana ada aku tergoda sama dia. jelas-jelas kamu lebih dari segalanya, nunggu kamu aja bertahun-tahun masak mau lepasin gitu aja" ucap Tino


"awas aja ya kalian berdua" ucap Cecil dan Titi kompak


tak lama Riko dan Bima pun datang dan bergabung dengan mereka ber empat


"nih dek pesanan Lo" ucap Bima sembari menyerahkan se kantong keresek besar yang berisi snack-snack yang di pesan oleh Cecil


"makasih kak" jawab Cecil

__ADS_1


"kenapa muka kalian berdua lecek kayak gitu?" tanya Riko kepada Tino dan Aham


"nggak ada apa-apa, ngantuk aja" jawab Aham


"beneran? kayak habis kena amukan singa betina gitu" ucap Bima sembari tertawa


"kak, aku mau ngomong serius deh sama kakak" ucap Cecil kepada Bima


"mau ngomong apa dek?" tanya Bima


"emm kak, kalau kakak mau berkomitmen sama orang. tolong kakak pertimbangkan bener-bener ya orang nya kayak gimana, jangan sampai kakak gagal kedua kalinya" ucap Cecil kepada Bima


"bener Bim, jangan terburu-buru mengambil keputusan" tambah Aham


"kalian berdua kenapa sih?" tanya Bima


"Lo tahu kan kalau apa yang nggak Cecil suka, lambat laun lo juga nggak suka. Cecil dari dulu orangnya detail, bisa melihat sifat asli seseorang yang sebenarnya kan" imbuh Tino


"yang kalian maksud tentang fia?" tanya Riko


"ya" jawab Aham


"bukannya gue menghalangi lo berjodoh sama dia, tapi pertimbangkan dulu bagaimana kedepannya nanti kalau kalian yang sama-sama orang baru dipertemukan dan belum mengenal satu sama lain." ucap Tino


"dia bikin salah apa dek sama kamu?" tanya Bima serius


"dia....." ucap Cecil terpotong oleh kedatangan fia


"kalian semua disini, aku boleh gabung nggak? di dalam cuma mama mama" ucap fia sembari tersenyum


.


.


.


.


.


.


hallo readers ku sayang


maafin author mu ini yang nggak update - update


selama dua minggu sampai minggu depan, author masih di hantam dengan UTS dan banyaknya laporan-laporan yang harus diselesaikan 😭


belum lagi bulan puasa membuat author semakin lemas bestie 😢


jarang sahur juga karena alarm hidup author banguninnya mepet imsa' huhu (semoga alarm hidupnya nggak baca ini ya, kalau baca ya mohon maaf bapak memang kenyataan :) )


bagi resep buka puasanya dong bunda-bunda :))


author sudah lelah makan itu itu aja :v


happy reading yaawww 🖤🖤

__ADS_1


__ADS_2