TNI Dingin Suamiku

TNI Dingin Suamiku
Ny Cecillia Abraham


__ADS_3

"kalau gitu aku nggak tau lagi deh, soalnya Bima nggak pernah cerita apa-apa sejak tunangan sama rindi" jawab Aham


"emm gitu ya"


"kak Bima juga jarang cerita soal hubungannya sih, dan dia kelihatannya nggak pernah komunikasi sama kak rindi" ucap Cecil


kemudian terbesit ide di kepala Cecil untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi...


"sayang" Cecil memanggil Aham


"yaa?" tanya Aham


"boleh nggak aku minta tolong?" tanya Cecil


"kenapa harus tanya, ya bolehlah yang" jawab Aham


"bantuin aku cari tahu masalah ini ya? ya ya ya?" ucap Cecil memohon pada Aham


"kita barter aja gimana?" tanya Aham


"barter maksudnya?" tanya Cecil yang bingung


"aku bantu kamu, kamu bantu aku" jawab Aham


"emang kamu perlu bantuan apa?" tanya Cecil


"bantuin aku wujud in keinginan mama kita buat segera gendong cucu" jawab Aham yang membuat Cecil reflek memukul lengan Aham


"kok kdrt sih yang" ucap Aham yang kesakitan karena pukulan Cecil


"kamu sih" jawab Cecil


"sama istri sendiri juga" sambung Cecil


"gimana sepakat nggak? mumpung aku belum berubah pikiran ini" tanya Aham


"huuhhh" Cecil menghela nafas panjang


"nggak ada yang lebih gampang apa?" tanya Cecil


"itu gampang loh sayang, aku enak kamu juga enak" ucap Aham yang membuat Cecil reflek menyentil mulut Aham yang bicaranya semakin fulgar namun sebelum bisa menyentil, jari Cecil malah ditarik masuk ke dalam mulut Aham


"ih lepasin yang" pinta Cecil


Aham hanya melirik Cecil sekilas lalu fokus pada jalanan lagi


"lepasin yang" pinta Cecil namun Aham malah semakin menyedot jari Cecil, entah apa yang ada di pikiran Aham saat ini


dia baru melepas jari Cecil saat sampai di gerbang kampus yang mengundangnya, mereka masuk sesuai arahan satpam yang ada di sana. mereka parkir di dekat gedung yang digunakan untuk seminar nanti


Cecil memperhatikan jari tangannya yang sedikit kemerahan lalu melirik ke arah Aham, di saat bersamaan Aham juga melirik ke arahnya


"Lihat, merah ini" ucap Cecil sembari menunjukkan jarinya


"maaf sayang, kamu sih main mau nyentil aja" ucap Aham


"kamu ngomongnya nggak bisa ngerem" kata Cecil


Aham hanya senyum-senyum kemudian dia meraih tangan Cecil, dia mencium satu persatu jari tangan Cecil. Hal itu membuat Cecil tersenyum lagi


Setelah selesai mencium jari Cecil, Aham lalu mencium kening Cecil membuat sang empunya pipinya bersemu merah


"blush on kamu kemerahan yang" ucap Aham memandang Cecil sambil tertawa

__ADS_1


bukannya menjawab pertanyaan Aham, Cecil malah dengan sengaja mengecup bibir Aham dengan waktu yang cukup lama. Dia memberikan sedikit lum**** untuk mengerjai Aham


"yuk keluar" ucap Cecil setelah selesai dengan misinya


Aham hanya diam mematung karena ulah Cecil, Cecil tidak tau kalau setiap sentuhan yang dilakukannya untuk Aham membuat Aham langsung bereaksi. entah kenapa saat bersama Cecil Aham merasa begitu


"yang" ucap Aham


"kenapa?" tanya Cecil


"kamu sengaja nyiksa aku ya?" tanya Aham


"nggak, emang kenapa?" tanya Cecil sok polos


"nanti tidur sama aku di barak ku" ucap Aham tiba-tiba


Cecil yang mendengar itu kaget, namun berusaha ia tutupi dan dia memilih untuk mengajak Aham keluar


"ayo keluar sayang" ucap Cecil kepada Aham


setelah mengambil atributnya, Aham berjalan keluar memutari mobil untuk membukakan pintu untuk cecil


saat Aham keluar terdengar beberapa mahasiswa yang kagum akan ketampanan Aham , hingga suaranya pun terdengar di telinga Cecil


"ya ampun ganteng banget"


"jadi semangat iku seminar kalau gini"


"gue harus duduk paling depan"


"jodohku"


"calon imam ku"


kira-kira begitulah ucapan para mahasiswi tersebut, Aham sebenarnya mendengar namun dia memilih untuk diam saja karena Aham memang terkenal cuek sih


"makasih" ucap Cecil sambil tersenyum


"kamu makin cantik deh" puji Aham


"pasti ada maunya" ucap Cecil sembari menyentuh hidung Aham


"nanti malam ya" bisik Aham di telinga Cecil membuat Cecil merinding


"dasar" ucap Cecil sambil mencubit pinggang Aham


mereka berdua berjalan sambil tertawa, tas Cecil juga masih dibawakan oleh Aham karena Aham tidak mau menyerahkan kepada Cecil. tangan kiri Aham membawa tas, sedangkan tangan kanan Aham menggandeng Cecil


"susah ya punya suami ganteng" ucap Cecil sambil melihat ke arah Aham


"kenapa?" tanya Aham


"kemana-mana dilirik sama orang terus, untung sekarang pakai baju ini jadi mereka tau kalau udah nikah. coba aja kayak waktu jalan, dikiranya kita adek kakak" ucap Cecil


"punya istri cantik juga susah yang" kata Aham


"susah kenapa?" tanya nya


"banyak banget yang DM Ig nya 'dek follback, dek salken ya, adek asli mana' " ucap Aham


mereka berdua lalu tertawa karena apa yang dikatakan oleh Aham


disisi lain beberapa mahasiswi yang sedari tadi memperhatikan mereka merasa iri, dikiranya Aham masih single

__ADS_1


"yah udah punya istri"


"iya, istrinya cantik lagi"


"mundur deh"


"serasi banget"


"kayaknya sih pacarannya lama itu"


begitulah komentarnya


Aham dan Cecil sudah sampai di aula, mereka dipersilahkan duduk di baris paling depan. Bukan hanya Aham yang akan memberikan materi, namun Cecil juga karena sebelumnya Cecil sudah diberitahu oleh Aham. dia harus menyampaikan materi tentang etika sedangkan aham menyampaikan materi bela negara


moderator sudah membuka acara pada pagi hari ini, kemudian mempersilahkan pemateri untuk duduk di kursi yang sudah disediakan di atas panggung


"Baik kepada Kapten Abraham Bagas Gautama dan Kak Cecillia Denada Pradana dipersilahkan untuk naik ke atas panggung" ucap moderator, sebelumnya moderator tidak tahu jika Cecil adalah istri Aham sehingga dia menyebutkan nama lengkap Cecil


setelah Cecil dan Aham berdiri kemudian Aham berjalan terlebih dahulu di depan Cecil , moderator baru menyadari kesalahannya


mereka berdua berdiri di samping moderator, dengan posisi Cecil berada di tengah


"Baik silahkan menyapa para audiens dahulu untuk Kapten dan Nyonya" ucap moderator


Cecil menerima mic kemudian di arahkan ke Aham


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat pagi." ucap aham


"wa'alaikummussalam"


"pagi kapten" jawaban orang yang tidak terobsesi dengan aham


"pagi kapten ganteng"


"pagi calon imam ku"


"pagi jodohku"


dan masih banyak lagi , kemudian moderator memberikan isyarat kepada Cecil untuk menyapa


"Selamat pagi semua" ucap Cecil


"pagi"


"pagi kakak cantik"


"pagi cantik"


Karena yang memberikan materi pertama adalah Aham, jadi Cecil dipersilahkan untuk duduk terlebih dahulu bersama moderator


"sebelum membuka materi pada pagi hari ini, ada baiknya saya memperkenalkan diri" ucap Aham


"nama saya Abraham Bagas Gautama, biasa dipanggil Aham. asal saya Jakarta, disini saya bertugas di Rindam xxx. umur saya 24 tahun" ucap Aham


"apakah ada pertanyaan?" tanya Aham


"status kapten?" ucap hampir seluruh mahasiswi


"status saya sudah menikah, yang duduk bersama kakak moderator adalah istri saya Ny Cecillia Abraham" ucap Aham sambil melirik ke arah Cecil dan tersenyum


"yah kirain masih jomblo"


"oke kita lanjut materi"

__ADS_1


Aham menyampaikan materi sampai selesai kira-kira 30 menit, dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Cecil hingga selesai...


tiba lah pada sesi tanya jawab


__ADS_2